Blog

  • E-Sports Kapolri Cup 2026 Jadi Wadah Gen Z Kembangkan Potensi di Ekosistem Digital

    Jakarta – E-Sports Kapolri Cup 2026 menjadi salah satu wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Ajang ini juga menjadi bagian dari semangat Polri Youth Movement: Polri Indonesia Emas 2045 yang mendorong kolaborasi pemerintah, Polri, komunitas, dan sektor swasta dalam menyiapkan talenta muda.

    Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol. Dr. Adex Yudiswan mengatakan, penyelenggaraan E-Sports Kapolri Cup 2026 merupakan bentuk kolaborasi untuk memberikan ruang sekaligus edukasi kepada generasi Z dan generasi Alpha mengenai peluang di industri esports.

    “Esports ini bukan hanya tentang menjadi atlet. Ada ekosistem yang luas, mulai dari caster, pembawa acara, atlet, pembuat gim, event organizer, hingga UMKM yang menyediakan merchandise,” kata Adex di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (9/8/2026).

    Menurut Adex, pemerintah perlu memberikan gambaran yang utuh kepada generasi muda mengenai peluang di dunia digital, khususnya di tengah perkembangan teknologi artificial intelligence (AI) yang berpotensi mengubah kebutuhan dan peluang pekerjaan.

    “Di tengah gempuran teknologi AI yang berpotensi menggerus peluang kerja adik-adik Gen Z dan Gen Alpha, tugas kami sebagai pemerintah adalah memberikan gambaran bahwa ada banyak peluang di dunia digital yang bisa dibangun,” ujarnya.

    Ia menegaskan, pengembangan minat terhadap esports tetap harus berjalan seimbang dengan pendidikan. Literasi yang diberikan Polri melalui jajaran di tingkat Polres hingga Polda menekankan agar sekolah tetap menjadi prioritas utama, sedangkan gim menjadi prioritas pendukung.

    “Sekolah tetap primer, gim sekunder. Harapannya mereka bisa sukses secara akademik sekaligus mampu meraih peluang karier di bidang esports maupun bidang lainnya,” tutur Adex.

    Sementara itu, Ketua Umum IESPA Ibnu Sulistyo Riza Pradipto mengapresiasi penyelenggaraan E-Sports Kapolri Cup 2026 yang dinilai memberikan kesempatan bagi para gamers amatir untuk tampil di panggung nasional.

    “Teman-teman gamers, khususnya kategori amatir, sebelumnya tidak pernah bermimpi bisa bertanding di acara sebesar ini. Ini menjadi bukti nyata tagline ‘Dream to Become’ benar-benar terwujud,” kata Ibnu.

    Ia menilai kolaborasi antara Polri, IESPA, jajaran Polda, komunitas, dan berbagai pihak menjadi langkah positif untuk membangun ekosistem esports nasional. Ia juga menyambut baik komitmen Kapolri agar kegiatan tersebut dapat terus berkelanjutan.

    Apresiasi juga disampaikan kreator konten sekaligus perwakilan Gen Z, Willy Salim. Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap esports memberikan ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan prestasi melalui bidang yang dekat dengan kehidupan mereka.

    “Dulu, waktu saya masih sekolah, jika ada acara seperti ini pasti akan sangat saya nantikan. Kapan lagi anak sekolah bisa membuktikan prestasinya di bidang gim dan didukung langsung oleh pemerintah?” ujar Willy.

    E-Sports Kapolri Cup 2026 sebelumnya telah menjadi bagian dari rangkaian Polri Youth Movement yang melibatkan peserta dari berbagai daerah. Selain kompetisi, rangkaian kegiatan juga menghadirkan sejumlah side event untuk memperkenalkan berbagai peluang dalam industri esports sekaligus memperkuat literasi digital bagi generasi muda.

    Melalui penyelenggaraan tersebut, Polri mendorong esports tidak hanya dipandang sebagai aktivitas hiburan, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem ekonomi dan industri kreatif digital yang dapat menjadi ruang tumbuh bagi talenta muda menuju Indonesia Emas 2045.

  • Brimob Kaltim Berprestasi, Bripda Syaiful Bahri Raih Juara 1 Karate Wadokai Cup 2026

    SIARAN PERS

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, SAMARINDA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan personel Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur. Bripda Syaiful Bahri, personel Batalyon A Pelopor, berhasil meraih Juara 1 kategori Kumite -55 Kg Senior Putra pada Kejuaraan Karate Wadokai Cup 2026 dan Sirkuit Pra PON yang digelar di GOR Sempaja Samarinda, Minggu (9/8/2026).

    Kejuaraan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA tersebut diikuti ratusan karateka dari berbagai daerah di Kalimantan. Bripda Syaiful Bahri tampil dengan mengandalkan kecepatan, teknik, serta mental bertanding yang kuat hingga berhasil mengalahkan para pesaingnya dan menempati podium tertinggi pada kelas -55 Kg Senior Putra.

    Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi Satuan Brimob Polda Kaltim sekaligus menunjukkan bahwa kemampuan dan kedisiplinan yang dibangun melalui latihan di lingkungan kesatuan dapat diterapkan secara positif dalam berbagai bidang, termasuk olahraga.

    Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Ronny Suseno, S.I.K., M.H., melalui Danyon A Pelopor Kompol Iwan Pamuji, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Bripda Syaiful Bahri. Menurutnya, Satuan Brimob Polda Kaltim akan terus memberikan dukungan kepada personel yang memiliki potensi dan prestasi di bidang olahraga.

    “Ini bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi Satuan Brimob Polda Kaltim. Kami akan terus mendukung personel yang berprestasi untuk mengharumkan nama Polri dan Kalimantan Timur di tingkat nasional,” ujarnya.

    Raihan Juara 1 tersebut sekaligus membuka peluang bagi Bripda Syaiful Bahri untuk melanjutkan perjuangan pada tahapan seleksi Sirkuit Pra PON berikutnya.

    Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, menjaga kebugaran, serta mengukir prestasi di berbagai bidang dengan tetap menjunjung tinggi disiplin dan nama baik institusi Polri.

    Satuan Brimob Polda Kaltim berkomitmen untuk terus memberikan ruang dan dukungan kepada personel dalam mengembangkan potensi, baik dalam pelaksanaan tugas kepolisian maupun melalui bidang olahraga dan kegiatan positif lainnya.

    Humas Polda Kaltim

  • Gerak Cepat Polres PPU Padamkan Karhutla di Lahan Gambut Gunung Seteleng

    SIARAN PERS

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, PENAJAM PASER UTARA – Jajaran Polres Penajam Paser Utara (PPU) bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di kawasan lahan gambut, Kelurahan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Minggu (9/8/2026) sore.

    Kebakaran diketahui sekitar pukul 17.08 WITA setelah warga melihat kepulan asap disertai kobaran api di area lahan kosong. Kondisi cuaca yang panas dan hembusan angin cukup kencang membuat api berpotensi dengan cepat merambat ke area di sekitarnya.

    Mendapat informasi tersebut, Tim Pammat Satuan Samapta Polres PPU bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa dan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

    Setibanya di lokasi, personel gabungan langsung melakukan pemadaman dengan mengerahkan satu unit AWC Polres PPU, dua unit mobil BPBD, satu unit kendaraan Ranger BPBD, serta satu unit mobil suplai air.
    Petugas melakukan penyekatan, penyemprotan air, hingga pendinginan pada sejumlah titik yang masih terdapat bara api. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api merambat ke area lain sekaligus memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali menyala.

    Berkat respons cepat dan sinergi seluruh unsur di lapangan, kobaran api berhasil dipadamkan setelah sekitar satu jam penanganan. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan kondisi lokasi benar-benar aman dan terkendali.

    Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., melalui Kapolsek Penajam AKP Syaifudin, S.H., menyampaikan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan, kesiapsiagaan, serta sinergi antarinstansi.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang panas. Jangan melakukan pembakaran lahan secara sembarangan karena api dapat dengan cepat merambat dan menimbulkan dampak yang lebih luas. Apabila menemukan titik api atau kepulan asap, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin,” ujarnya.

    Polres PPU bersama seluruh unsur terkait akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap setiap potensi Karhutla sebagai langkah perlindungan terhadap masyarakat dan lingkungan sekaligus mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih luas.

    Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Sementara penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.

    Polres PPU juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dan bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla. Kewaspadaan serta pelaporan secara cepat terhadap setiap potensi kebakaran menjadi bagian penting dalam mencegah api meluas dan menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Penajam Paser Utara.

    Humas Polda Kaltim

  • Kapolres Kukar Temui Tokoh Adat dan Masyarakat Tabang, Tegaskan Penanganan Kasus Pengeroyokan Secara Profesional

    SIARAN PERS

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, KUTAI KARTANEGARA – Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Khairul Basyar bersama jajaran menggelar pertemuan dengan Lembaga Adat Dayak, unsur Muspika, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta warga Kecamatan Tabang, Minggu (9/8/2026).

    Pertemuan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Tabang tersebut membahas perkembangan penanganan kasus dugaan tindak pidana pengeroyokan yang terjadi di Jalan Poros Utama Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, yang mengakibatkan meninggalnya seorang warga.

    Kegiatan tersebut dihadiri Kabag Ops Kompol Ecky Widi Prawira, Kasat Lantas AKP Ahmad Fandoli, Kasat Reskrim AKP Elnath Splendidta Wafiq Gemilang, Kasat Intelkam AKP Andi Wahyudi, Kapolsek Kembang Janggut AKP Dedi Supriyanto, Kapolsek Tabang IPTU Yohan Lihu serta jajaran personel Polres Kukar.

    Turut hadir Camat Tabang Azmi Riyandi Elvander, Danramil Tabang Kapten Inf. Priyanto, para kepala desa, kepala adat, perwakilan Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Timur, tokoh masyarakat, serta sekitar 100 warga Kecamatan Tabang.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen menangani dan mengungkap perkara tersebut secara profesional, objektif, serta sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

    “Kami dari Polres Kutai Kartanegara akan segera mengungkap kasus penganiayaan yang terjadi di Kecamatan Tabang. Kami juga telah mendatangi pihak korban untuk menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya saudara kita akibat kejadian yang mengarah kepada tindak pidana,” ujar AKBP Khairul Basyar.

    Kapolres menyampaikan bahwa sejumlah orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian. Selanjutnya, penyidik akan melakukan pemeriksaan secara mendalam serta melaksanakan gelar perkara untuk menentukan status hukum masing-masing terduga berdasarkan alat bukti dan hasil penyidikan.

    Ia meminta masyarakat Kecamatan Tabang untuk mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian serta bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif.
    “Kami berharap masyarakat Tabang membantu kami menjaga situasi tetap kondusif. Percayakan penanganan kasus ini kepada kami. Kami akan mengungkap dan menangani perkara ini secara adil,” tegasnya.

    Selain membahas penanganan perkara, Kapolres Kukar juga mengingatkan seluruh unsur masyarakat mengenai persoalan peredaran minuman keras dan narkotika di wilayah Kecamatan Tabang.
    Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, sejumlah barang yang berkaitan dengan pengungkapan kasus narkotika diketahui berasal dari luar Kabupaten Kutai Kartanegara dan peredarannya terindikasi menuju wilayah Kecamatan Tabang.

    Untuk itu, Kapolres meminta unsur Muspika, tokoh adat, kepala desa, tokoh masyarakat, serta seluruh warga meningkatkan pengawasan terhadap peredaran minuman keras dan narkotika yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas.

    “Kami berharap seluruh unsur Muspika bersama-sama meningkatkan pengawasan dan melakukan penertiban terhadap peredaran minuman keras. Dari hasil yang kami lihat, persoalan yang terjadi berawal dari penggunaan minuman keras,” jelasnya.

    AKBP Khairul Basyar menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan, khususnya dalam memberikan informasi mengenai potensi gangguan keamanan maupun aktivitas yang berkaitan dengan peredaran narkotika dan minuman keras.

    Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak sepakat menyerahkan proses hukum kepada kepolisian agar dapat berjalan secara transparan, profesional dan berkeadilan, sekaligus bersama-sama menjaga situasi Kecamatan Tabang tetap aman dan kondusif.

    Berdasarkan hasil penanganan awal, sebanyak enam orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut telah diamankan di Mako Polsek Tabang. Selanjutnya, keenam terduga pelaku akan dipindahkan ke Polres Kutai Kartanegara untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

    Polres Kutai Kartanegara menegaskan komitmennya untuk mengusut perkara tersebut secara profesional dan berdasarkan fakta serta alat bukti yang diperoleh, sekaligus membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat guna mencegah berkembangnya konflik dan menjaga keamanan di wilayah Kecamatan Tabang.

    Humas Polda Kaltim

  • Pererat Silaturahmi, Polres Kutai Barat Gowes Bersama Komunitas Sepeda Melak dan Barong Tongkok

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kutai Barat – Dalam rangka mempererat silaturahmi dan membangun kedekatan dengan masyarakat, Polres Kutai Barat menggelar kegiatan Gowes Bersama bersama komunitas sepeda dari Kecamatan Melak dan Kecamatan Barong Tongkok, Minggu (9/8/2026).

    Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WITA tersebut mengambil titik start di Halaman Mako Polres Kutai Barat dan dipimpin langsung oleh Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan, S.I.K., M.I.K. Turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Kutai Barat Yon Yuviarso, S.H., M.H., Wakapolres Kutai Barat Kompol Subari, S.Sos., M.H., serta para pejabat utama Polres Kutai Barat.

    Kegiatan olahraga bersama tersebut juga diikuti oleh delapan anggota komunitas sepeda dari Kecamatan Melak dan Kecamatan Barong Tongkok. Selain menjadi sarana menjaga kebugaran, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan membangun hubungan yang harmonis antara Polri dengan komunitas serta masyarakat.

    Rombongan gowes menempuh rute dari Mako Polres Kutai Barat – Kampung Ngenyan Asa – Jalan Temenggung Ongkor – Jalan Mangku Aji Kampung Belempung – Perumahan Korpri Melak – Jalan Sendawar Raya – hingga Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak sebagai titik akhir perjalanan.

    Sepanjang perjalanan, rombongan gowes mendapat sambutan positif dari masyarakat yang berada di sepanjang jalur yang dilalui. Kehadiran jajaran Polres Kutai Barat bersama komunitas sepeda di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun citra Polri yang dekat, terbuka, dan humanis.

    Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan, S.I.K., M.I.K., mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan dan kebugaran, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dengan komunitas serta masyarakat.
    “Kegiatan ini bukan hanya untuk menjaga kesehatan, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi antara Polri dengan komunitas dan masyarakat. Kita ingin Polri hadir lebih dekat dan humanis,” ujar AKBP Haris.
    Melalui kegiatan olahraga bersama seperti ini, Polres Kutai Barat berkomitmen untuk terus membangun ruang interaksi positif dengan masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi serta menciptakan komunikasi yang semakin baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif hingga rombongan tiba di titik finish di Kelurahan Melak Ulu.

    Humas Polda Kaltim

  • Jatanras Polda Kaltim Gelar Patroli Dialogis, Sasar Sejumlah Titik Rawan di Balikpapan

    Tim Opsnal Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Kalimantan Timur melaksanakan patroli dialogis di sejumlah wilayah Kota Balikpapan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Sabtu (8/8/2026).

    Patroli tersebut menyasar sejumlah kawasan yang menjadi titik aktivitas masyarakat, di antaranya Jalan MT. Haryono, Balikpapan Baru, Sepinggan, Gunung Bakaran, Balikpapan Permai, Lapangan Merdeka hingga kawasan Gunung Sari.

    Dalam kegiatan tersebut, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga menyambangi warga yang masih terlihat berkumpul atau nongkrong di pinggir jalan, khususnya pada waktu rawan.
    Kehadiran personel Kepolisian dimanfaatkan untuk membangun komunikasi secara langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

    Petugas mengimbau warga agar turut menjaga keamanan lingkungan, menghindari aktivitas yang dapat memicu gangguan kamtibmas serta segera melaporkan kepada

  • SPKT Polda Kaltim Tingkatkan Kamtibmas melalui Patroli Dialogis di Gedung Banua Patra.

    Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Kalimantan Timur melaksanakan patroli dialogis di Gedung Banua Patra Pertamina Balikpapan, Sabtu (8/8/2026).

    Patroli dipimpin oleh Iptu Eddy Wijaya selaku PA Siaga SPKT Regu 2. Dalam kegiatan tersebut, personel SPKT menyambangi petugas keamanan atau security Gedung Banua Patra Pertamina untuk berdialog sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

    Dalam kesempatan itu, Iptu Eddy Wijaya mengingatkan petugas security agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi di sekitar lingkungan gedung. Petugas keamanan juga diminta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan adanya gangguan keamanan maupun kejadian menonjol.

    “Apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas atau melihat kejadian yang menonjol, segera menghubungi Command Center 110 atau SPKT Polda Kaltim, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh personel kepolisian,” imbau Iptu Eddy Wijaya.

    Selain menyampaikan imbauan, patroli dialogis tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dengan petugas keamanan yang memiliki peran penting dalam menjaga situasi kondusif di lingkungan objek vital maupun kawasan perkantoran.

    Melalui kegiatan patroli dialogis secara rutin, SPKT Polda Kaltim berupaya memastikan kehadiran polisi di tengah masyarakat sekaligus membangun sinergi dengan berbagai pihak. Langkah tersebut diharapkan mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat dan para pekerja di lingkungan Gedung Banua Patra Pertamina Balikpapan.

  • Semarak HUT RI ke-81, Polsek Loa Janan Bagikan Bendera Merah Putih kepada Warga

    Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, jajaran Polsek Loa Janan menggelar aksi pembagian Bendera Merah Putih kepada masyarakat, Minggu (9/8/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di wilayah Kecamatan Loa Janan tersebut dipimpin Kapolsek Loa Janan AKP Abdillah Dalimunthe bersama Camat Loa Janan, Danramil Loa Janan, Kepala Desa Loa Janan Ulu, Bhabinkamtibmas Desa Loa Janan Ulu Aiptu Suwarno, serta personel Polsek Loa Janan.

    Bendera Merah Putih dibagikan secara langsung kepada warga sebagai bagian dari upaya mengajak masyarakat turut menyemarakkan suasana bulan kemerdekaan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat dalam memperkuat semangat kebangsaan.

    Selain memeriahkan HUT RI, pembagian bendera juga diarahkan untuk menanamkan nilai nasionalisme serta meningkatkan rasa cinta terhadap Tanah Air. Warga diajak memasang dan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, tempat usaha maupun lingkungan sekitar sebagai simbol penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.

    Kapolsek Loa Janan AKP Abdillah Dalimunthe mengatakan, keterlibatan seluruh unsur dalam kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam menyambut hari kemerdekaan.

    “Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama menjaga semangat persatuan dan nasionalisme. Kami berharap seluruh warga dapat ikut menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI dengan memasang Bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

    Sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah dan masyarakat diharapkan tidak hanya terlihat dalam momentum peringatan kemerdekaan, tetapi terus terjaga dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan harmonis.

    Dengan mengusung semangat “Merah Putih di Setiap Sudut Negeri”, jajaran Polsek Loa Janan mengajak masyarakat menjadikan peringatan HUT RI ke-81 sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, menjaga kerukunan dan menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
    Humas Polda Kaltim

  • Pulihkan Semangat Warga Pascabencana, Polres Kutai Barat Gelar Trauma Healing bagi Korban Longsor

    Kepolisian Resor Kutai Barat terus menunjukkan kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana tanah longsor. Bersama Polsek Melak dan Bhayangkari Ranting Melak menggelar kegiatan trauma healing bagi masyarakat terdampak longsor di Kampung Muara Bunyut RT 001, Kecamatan Melak, Sabtu (8/8/2026).

    Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk pendampingan kemanusiaan, tetapi juga upaya membantu masyarakat mengembalikan kondisi psikologis setelah mengalami bencana.

    Pelaksanaan trauma healing turut melibatkan Kapolsek Melak Iptu Rinto C. Simanjuntak, S.H., personel Satlantas Polres Kutai Barat, personel Polsek Melak, Polwan Polres Kutai Barat serta Bhayangkari Ranting Melak.

    Sebanyak 60 warga yang terdampak bencana mengikuti kegiatan tersebut. Mayoritas peserta merupakan anak-anak, yakni sebanyak 50 orang, sementara 10 peserta lainnya merupakan orang dewasa.

    Untuk menciptakan suasana yang lebih rileks dan menyenangkan, tim mengajak para korban mengikuti sejumlah kegiatan interaktif. Anak-anak mendapatkan balon, mengikuti aktivitas mewarnai, bernyanyi dan bermain bersama, hingga bermain bola bersama badut. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian makanan ringan kepada para peserta.

    Kapolsek Melak Iptu Rinto C. Simanjuntak menjelaskan bahwa trauma healing menjadi salah satu bentuk perhatian kepolisian terhadap kondisi mental masyarakat setelah menghadapi bencana.

    “Kami ingin membantu warga, terutama anak-anak, mengurangi rasa takut, kecemasan dan kesedihan yang muncul setelah bencana. Pendampingan ini juga penting agar tekanan psikologis yang dialami tidak berkembang menjadi trauma berkepanjangan,” ungkap Iptu Rinto.

    Menurutnya, kelompok rentan seperti anak-anak, lansia dan ibu hamil membutuhkan perhatian lebih dalam proses pemulihan. Karena itu, kehadiran personel kepolisian dan Bhayangkari di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa nyaman sekaligus membangun kembali kepercayaan diri para korban.

    Selain membantu warga menyesuaikan diri dengan kondisi di tempat pengungsian, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mengurangi kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan bencana susulan. Pendampingan secara berkelanjutan diharapkan dapat menumbuhkan kembali semangat, optimisme dan ketangguhan warga untuk menjalani tahapan pemulihan.

    Melalui kegiatan tersebut, Polres Kutai Barat menegaskan komitmennya untuk hadir bersama masyarakat dalam setiap kondisi, termasuk memberikan dukungan kemanusiaan dan pendampingan psikologis bagi warga yang terdampak bencana.

  • Polres Berau Perkuat Sinergi Pelestarian Lingkungan dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026

    Polres Berau turut ambil bagian dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Mercure, Tanjung Redeb. Kegiatan tersebut menjadi ruang bersama untuk memperkuat kepedulian dan kerja sama lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di Kabupaten Berau.

    Kapolres Berau dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Kabag Ren Polres Berau Kompol Panca Gunadi. Hadir pula Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih Mas, Wakil Ketua II DPRD Berau Sumadi, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, para camat, perwakilan perusahaan, tokoh adat, serta sejumlah undangan lainnya.

    Peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini menjadi pengingat bahwa persoalan lingkungan membutuhkan keterlibatan bersama. Pemerintah, masyarakat, pelaku usaha dan seluruh pemangku kepentingan didorong untuk mengambil peran nyata sesuai kewenangan dan tanggung jawab masing-masing.

    Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih Mas dalam sambutannya menekankan pentingnya mengubah peringatan Hari Lingkungan Hidup dari sekadar agenda tahunan menjadi momentum untuk melahirkan langkah konkret. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui kebiasaan dan tindakan yang berkelanjutan.

    Ia juga mengajak masyarakat menjadi bagian dari gerakan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Sementara itu, dunia usaha diharapkan semakin aktif memberikan kontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR, termasuk dalam pemulihan lahan pascatambang serta berbagai kegiatan yang mendukung pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

    Persoalan sampah turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) mencatat timbulan sampah di Kabupaten Berau telah mencapai lebih dari 54 ribu ton, sedangkan persentase sampah yang berhasil dikelola baru berada di kisaran 27 persen.

    Kondisi tersebut menunjukkan perlunya langkah bersama dalam meningkatkan kesadaran dan sistem pengelolaan sampah. Pemerintah daerah juga terus mendorong penambahan sarana pembuangan sampah di sejumlah lokasi strategis, meningkatkan pengawasan terhadap praktik pembuangan sampah sembarangan serta memperluas edukasi pengelolaan sampah melalui lingkungan pendidikan, masyarakat dan sektor usaha.

    Kabag Ren Polres Berau Kompol Panca Gunadi menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh berbagai program yang bertujuan menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Berau.

    “Pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, kepolisian, dunia usaha dan masyarakat agar berbagai upaya yang dilakukan dapat memberikan dampak nyata bagi lingkungan,” ujarnya.

    Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan juga memiliki kaitan erat dengan terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, sehat dan nyaman. Karena itu, kolaborasi lintas sektor perlu terus diperkuat dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan.

    Rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di Kabupaten Berau turut diwarnai dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan.

    Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen dalam menjaga lingkungan Kabupaten Berau agar tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang