Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Polda Kalimantan Timur menggelar apel pagi yang dilanjutkan dengan kegiatan senam bersama sebagai upaya meningkatkan disiplin, kebugaran, dan semangat personel dalam menjalankan tugas kepolisian. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Kaltim pada Jumat (7/8/2026) pagi.
Apel pagi yang dimulai pukul 08.00 WITA dipimpin oleh Kasetum Polda Kaltim dan diikuti oleh seluruh personel Polda Kalimantan Timur. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel sebagai sarana penyampaian arahan serta penguatan disiplin, sebelum kemudian dilanjutkan dengan senam pagi bersama.
Pelaksanaan senam pagi menjadi bagian dari pembinaan rutin yang bertujuan menjaga kondisi fisik dan kesehatan personel agar tetap prima dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Selain meningkatkan kebugaran, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat kekompakan dan kebersamaan antarpersonel.
Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., melalui Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa pembinaan fisik dan kedisiplinan merupakan bagian penting dalam mendukung profesionalisme anggota Polri.
“Apel pagi dan olahraga bersama merupakan kegiatan rutin yang memiliki manfaat besar, tidak hanya untuk menjaga kebugaran fisik personel, tetapi juga memperkuat disiplin, soliditas, serta kesiapan anggota dalam melaksanakan tugas memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat. Melalui kegiatan rutin tersebut, diharapkan seluruh personel Polda Kalimantan Timur senantiasa memiliki kondisi fisik yang prima, disiplin yang tinggi, serta semangat pengabdian dalam mewujudkan Polri yang Presisi dan semakin dipercaya masyarakat.
Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Semangat kepedulian terhadap sesama terus ditunjukkan Polwan Polda Kalimantan Timur bersama Bhayangkari Daerah Kaltim melalui kegiatan “Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Daerah Kaltim Berbagi”. Kali ini, kegiatan sosial tersebut dilaksanakan oleh jajaran Polwan Ditintelkam Polda Kaltim bersama Bhayangkari Ditintelkam Polda Kaltim di halaman Cafe Luniq, Jalan PU 4 RT 19, Kelurahan Prapatan, Kota Balikpapan, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut merupakan bagian dari program kepedulian sosial yang secara rutin dilaksanakan Polwan Polda Kaltim bersama Bhayangkari Daerah Kaltim untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh jajaran Polwan Ditintelkam Polda Kaltim dan diikuti empat orang Bhayangkari Ditintelkam serta 14 personel Polwan Ditintelkam Polda Kaltim. Dalam kegiatan tersebut, bantuan sosial disalurkan kepada puluhan warga sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada masyarakat.
Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., melalui Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan berbagi yang dilaksanakan Polwan bersama Bhayangkari merupakan implementasi nyata dari semangat Polri Presisi yang senantiasa hadir untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Daerah Kaltim kepada masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi.
Melalui kegiatan tersebut, Polwan Ditintelkam Polda Kaltim bersama Bhayangkari Daerah Kaltim berharap dapat terus menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kehangatan.
Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Berau – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, personel Polsek Gunung Tabur, Polres Berau, melaksanakan patroli malam pada Kamis (6/8/2026) mulai pukul 21.00 hingga 23.00 Wita.
Patroli dipimpin oleh personel Polsek Gunung Tabur, yakni Aiptu Guruh, S.P., bersama Bripda Sutrisno dengan menggunakan kendaraan dinas roda empat (R4). Kegiatan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi, di antaranya kawasan permukiman padat penduduk di Kecamatan Gunung Tabur, Jalan Ahmad Yani, kawasan Tepian, serta beberapa kampung yang berada di wilayah Kecamatan Gunung Tabur. Selama patroli berlangsung, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga berdialog dengan masyarakat serta menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas. Warga diimbau agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, menjaga kerukunan di lingkungan masing-masing, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui ataupun menemukan adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat mendapat sambutan positif karena mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminalitas. Hingga patroli berakhir, situasi Kamtibmas di seluruh wilayah yang menjadi sasaran terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kapolsek Gunung Tabur IPTU Alan Firdaus, S.H., M.Si., mengatakan bahwa patroli rutin akan terus dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Gunung Tabur.
Sementara itu, Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., melalui Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa patroli preventif merupakan langkah nyata Polri dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. “Kehadiran anggota Polri di lapangan diharapkan mampu mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Polri akan terus meningkatkan kegiatan preventif guna mewujudkan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di seluruh wilayah Kalimantan Timur,” pungkasnya.
Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kubar – Dalam upaya memperkuat sinergi antara Polri dan tokoh agama guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan, S.I.K., M.I.K. melaksanakan kegiatan Silaturahmi Kamtibmas di Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning, Kelurahan Simpang Raya, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Intelkam Polres Kutai Barat AKP Andi Ahmad Salman, S.H., Kasat Binmas Iptu H. Syamsul, Pimpinan Ponpes Assalam Romo K.H. Arief Heri Setyawan, serta Tokoh Masyarakat H. Supriyanto. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban sebagai wadah mempererat komunikasi dan membangun kolaborasi antara kepolisian dengan para tokoh agama.
Dalam kesempatan itu, AKBP Haris Kurniawan memperkenalkan diri sebagai Kapolres Kutai Barat yang baru sekaligus memohon doa dan dukungan agar dapat menjalankan amanah dengan baik. Ia juga menegaskan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi yang seluas-luasnya kepada masyarakat, khususnya para ulama dan tokoh agama.
“Kami berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat. Apabila terdapat kekurangan atau hal-hal yang perlu menjadi perhatian terkait pelayanan maupun perilaku anggota di lapangan, kami sangat terbuka untuk menerima masukan sebagai bahan evaluasi demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Kapolres.
Kapolres juga menekankan bahwa keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban tidak dapat diwujudkan hanya oleh Polri semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk para tokoh agama dan lembaga pendidikan keagamaan yang memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Assalam Romo K.H. Arief Heri Setyawan menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres Kutai Barat beserta jajaran. Menurutnya, pondok pesantren siap menjadi mitra Polri dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta membina generasi muda agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif yang dapat mengganggu persatuan bangsa.
Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., melalui Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa silaturahmi dengan tokoh agama merupakan bagian dari strategi Polri dalam memperkuat kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat.
“Tokoh agama memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, menanamkan nilai-nilai moral, serta menciptakan suasana yang sejuk di tengah masyarakat. Oleh karena itu, sinergi yang harmonis antara Polri dan tokoh agama harus terus dipelihara sebagai fondasi dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi.
Melalui kegiatan silaturahmi tersebut, diharapkan hubungan yang telah terjalin baik antara Polres Kutai Barat dan para tokoh agama semakin solid, sehingga mampu menciptakan kerja sama yang berkelanjutan dalam menjaga keamanan, kerukunan, serta kedamaian di wilayah Kabupaten Kutai Barat.
Palangka Raya, 6 Agustus 2026 – Polri terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui Pusat Studi Kepolisian Universitas Palangka Raya yang telah dibentuk pada 10 Maret 2026. Memasuki fase operasionalisasi, pusat studi tersebut diarahkan menjadi ruang kolaborasi antara Polri dan perguruan tinggi untuk menghasilkan riset, inovasi, serta rekomendasi kebijakan yang dapat diterapkan langsung dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Penguatan tersebut dibahas dalam pertemuan strategis Tim Asistensi Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK Lemdiklat Polri yang terdiri atas Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si., Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si., dan Irjen Pol. Dr. Barito Mulyo Ratmono, M.Si., bersama Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Drs. Yosi Muhammartha, serta jajaran Universitas Palangka Raya yang dihadiri Prof. Bayu Rama selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Dr. Ir. Herry, M.P. selaku Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Dr. Fransisco, S.H., LL.M. selaku Ketua Pusat Studi Kepolisian Universitas Palangka Raya, dan Andika Wijaya, S.H., M.H. selaku Wakil Dekan II Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Hukum.
Forum tersebut menandai tahapan baru pengembangan Pusat Studi Kepolisian Universitas Palangka Raya. Fokus pembahasan bergeser dari pembentukan kelembagaan menuju implementasi program melalui penyusunan roadmap riset, pengembangan Police Science, penguatan pendidikan kepolisian, publikasi ilmiah, serta penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis evidence-based policing. Agenda riset juga diarahkan pada isu-isu strategis seperti transformasi digital kepolisian, keamanan siber, Green Policing, ketahanan pangan, manajemen bencana, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menegaskan bahwa penguatan jejaring Pusat Studi Kepolisian merupakan strategi Polri dalam membangun organisasi pembelajar (learning organization) yang mampu menjawab tantangan keamanan masa depan.
“Polri membutuhkan kehadiran kampus, begitu juga kampus membutuhkan ruang implementasi bagi hasil risetnya. Pusat Studi Kepolisian menjadi titik temu keduanya. Di sinilah ilmu pengetahuan bertemu pengalaman lapangan untuk melahirkan solusi yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Wakapolri.
Menurut Wakapolri, tantangan kepolisian berkembang jauh lebih cepat dibanding sebelumnya. Perkembangan teknologi, kecerdasan artifisial, kejahatan siber, perubahan iklim, hingga dinamika sosial menuntut Polri memiliki sumber daya manusia yang tidak hanya kuat di lapangan, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, melakukan analisis, dan mengembangkan inovasi.
“Pusat Studi Kepolisian adalah ruang untuk membangun polisi yang cerdas. Hasil penelitian tidak boleh berhenti menjadi karya akademik, tetapi harus menjadi dasar penyusunan kebijakan, pengembangan model pemolisian, dan inovasi pelayanan kepada masyarakat. Reformasi Polri harus dibangun di atas fondasi ilmu pengetahuan,” tegas Wakapolri.
Penguatan Pusat Studi Kepolisian Universitas Palangka Raya merupakan bagian dari pengembangan jejaring nasional yang terus diperluas Polri. Hingga Agustus 2026, Polri telah menjalin 79 Nota Kesepahaman (MoU) dengan perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 38 kerja sama telah ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan menghasilkan 54 Pusat Studi Kepolisian, termasuk Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK Lemdiklat Polri.
Jejaring tersebut dibangun sebagai ekosistem nasional Police Science yang menghubungkan akademisi, peneliti, mahasiswa, pemerintah daerah, dan praktisi kepolisian. Setiap Pusat Studi Kepolisian didorong mengembangkan keunggulan sesuai karakteristik daerah, kemudian saling berbagi hasil riset, inovasi, dan praktik terbaik agar dapat diterapkan secara lebih luas dalam mendukung tugas kepolisian.
Bagi Polri, penguatan jejaring Pusat Studi Kepolisian bukan sekadar memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi, tetapi membangun ekosistem yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan praktik kepolisian. Melalui jejaring ini, Polri ingin memastikan setiap hasil riset dapat diterjemahkan menjadi inovasi, model pemolisian, dan rekomendasi kebijakan yang menjawab tantangan nyata di lapangan.
Pusat Studi Kepolisian juga menjadi instrumen pengembangan Police Science yang mempertemukan akademisi, peneliti, mahasiswa, dan personel Polri dalam satu ruang kolaborasi. Dari ruang inilah diharapkan lahir gagasan baru untuk memperkuat transformasi digital kepolisian, keamanan siber, Green Policing, ketahanan pangan, pelayanan publik, hingga pengembangan sumber daya manusia Polri.
Melalui penguatan jejaring yang kini telah mencakup 79 Nota Kesepahaman (MoU), 38 Perjanjian Kerja Sama (PKS), dan 54 Pusat Studi Kepolisian, Polri menegaskan bahwa reformasi kelembagaan tidak hanya dibangun melalui regulasi dan teknologi, tetapi juga melalui budaya riset, inovasi, dan pembelajaran berkelanjutan. Tujuannya adalah menghadirkan personel Polri yang tidak hanya profesional dalam bertugas, tetapi juga mampu berpikir kritis, menghasilkan solusi, dan mengambil keputusan berbasis ilmu pengetahuan untuk memberikan pelayanan yang semakin efektif kepada masyarakat
Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Samarinda – Personel Tim Respons Bencana Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur menunjukkan kesiapsiagaan dengan bergerak cepat membantu proses penanganan kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman warga di Jalan Perjuangan, Gang Griyatama RT 104 Blok A, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, Kamis (6/8).
Peristiwa kebakaran tersebut diduga dipicu oleh ledakan kompor gas yang masih menyala sehingga api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya. Meski demikian, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
Begitu menerima informasi mengenai kejadian, personel Satbrimob Polda Kaltim langsung menuju lokasi untuk memberikan bantuan bersama unsur pemadam kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta relawan. Mereka terlibat dalam upaya pengamanan lokasi, sterilisasi area, sekaligus membantu proses pemadaman agar api tidak semakin meluas.
Komandan Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol. Ronny Suseno, S.I.K., M.H., mengapresiasi kesigapan seluruh personel yang dengan cepat hadir memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak musibah.
“Respons cepat yang dilakukan personel merupakan wujud kesiapsiagaan Brimob dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Kehadiran kami bersama unsur terkait di lokasi menjadi bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi darurat,” ungkap Kombes Pol. Ronny Suseno.
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan rumah tangga yang berpotensi memicu kebakaran, terutama kompor gas dan instalasi kelistrikan.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kompor telah dimatikan setelah digunakan serta rutin memeriksa kondisi regulator, selang gas, maupun instalasi listrik di rumah. Langkah sederhana tersebut dapat meminimalkan risiko terjadinya kebakaran,” tambahnya.
Berkat kerja sama yang baik antara Satbrimob Polda Kaltim, petugas pemadam kebakaran, BPBD, relawan, dan masyarakat sekitar, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak menyebar ke area yang lebih luas. Saat ini kondisi di lokasi telah dinyatakan aman dan kondusif, sementara proses penyelidikan terkait penyebab kebakaran masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian.
Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Ditbinmas Polda Kaltim terus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat melalui kegiatan silaturahmi dan pembinaan. Kali ini, jajaran Ditbinmas Polda Kaltim mengunjungi Komunitas SPTB BRC Balikpapan yang berlokasi di Jalan Sultan Hasanuddin Km 15, Kelurahan Kariangau, Kecamatan Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh AKBP Windia Nugraha, S.H., M.H., bersama personel Ditbinmas Polda Kaltim. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Manager BRC, Surya Atmadjaya, beserta anggota Komunitas SPTB BRC Balikpapan.
Dalam kesempatan itu, AKBP Windia Nugraha menyampaikan pentingnya membangun komunikasi yang baik antara masyarakat dengan kepolisian guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang tetap aman dan kondusif.
AKBP Windia menjelaskan bahwa Bhabinkamtibmas memiliki peran strategis sebagai penghubung antara Polri dengan unsur Tiga Pilar di tingkat kelurahan, yakni pemerintah kelurahan, TNI, dan Polri. Peran tersebut menjadi jembatan dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul, baik di lingkungan tempat tinggal maupun di lingkungan kerja, melalui pendekatan dialogis dan penyelesaian secara musyawarah.
Selain itu, Ditbinmas Polda Kaltim juga mengingatkan seluruh karyawan agar tidak ragu memanfaatkan layanan darurat Polri melalui Call Center 110 apabila terjadi gangguan kamtibmas, tindak pidana, maupun kondisi yang membutuhkan kehadiran aparat kepolisian secara cepat. Layanan tersebut dapat diakses masyarakat selama 24 jam tanpa dipungut biaya.
Tidak hanya membahas aspek keamanan, pertemuan tersebut juga menjadi sarana diskusi mengenai perlindungan tenaga kerja. Ditbinmas Polda Kaltim mendorong terjalinnya koordinasi yang baik antara perusahaan dan pekerja terkait ketenagakerjaan, termasuk pemenuhan hak-hak pekerja melalui sistem pengupahan yang sesuai ketentuan serta kepesertaan dalam program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan kepada seluruh karyawan.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, Ditbinmas Polda Kaltim berharap hubungan kemitraan antara Polri, dunia usaha, dan masyarakat semakin solid, sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman, harmonis, serta mampu mendukung terpeliharanya stabilitas kamtibmas di wilayah Kalimantan Timur.
Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H. hadiri kegiatan Forum 9 Tahun Borneo Palm Oil 2026 yang diselenggarakan oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalimantan Timur di Hotel Platinum Balikpapan, Kamis (6/8/2026).
Kehadiran Kapolda menjadi bentuk dukungan Polda Kaltim terhadap penguatan tata kelola industri kelapa sawit yang berkelanjutan sekaligus mempererat sinergi antara aparat Kepolisian dengan para pelaku usaha dalam bidang keamanan.
Forum tersebut menjadi wadah strategis untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta merumuskan langkah-langkah kolaboratif dalam menghadapi berbagai tantangan sektor perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Timur.
Saat ditemui, Kapolda Kaltim menyampaikan apresiasi kepada GAPKI Kaltim atas terselenggaranya forum yang dinilai memiliki peran penting sebagai media musyawarah dalam membahas tata kelola kelapa sawit yang lebih baik agar semakin profesional, berkelanjutan, dan memberikan manfaat.
Kapolda menegaskan bahwa aspek keamanan merupakan faktor penting dalam mendukung keberlangsungan investasi dan aktivitas sektor perkebunan. Oleh karena itu, Polda Kaltim terus berupaya meminimalisir berbagai potensi kerawanan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, langkah antisipatif menjadi kunci dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, termasuk menghadapi ancaman yang dipengaruhi oleh kondisi alam maupun aktivitas manusia.
“Dari sisi keamanan, Polda Kaltim berkomitmen meminimalisir berbagai potensi kerawanan yang dapat memengaruhi situasi di daerah. Pencegahan menjadi prioritas kami agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini,” jelasnya.
Kapolda juga menyinggung potensi dampak fenomena El Nino yang dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menurutnya, Polda Kaltim telah melakukan berbagai langkah preventif, termasuk mengawasi dan mencegah praktik pembukaan lahan dengan cara membakar yang dapat menimbulkan dampak luas terhadap lingkungan maupun aktivitas masyarakat.
Lebih lanjut, Irjen Pol. Endar Priantoro menekankan bahwa kolaborasi antara Polda Kaltim dan GAPKI memiliki peran strategis dalam menciptakan iklim usaha yang aman, kondusif, serta mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Melalui forum tersebut, diharapkan terjalin komitmen yang semakin kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, dan elemen masyarakat dalam mewujudkan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan, berwawasan lingkungan, serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur.
Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H. menghadiri pembukaan Turnamen Paser Futsal Championship (PFC) 2026 di GOR Sadurengas, Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot, Rabu (5/8/2026).
Ajang futsal terbesar di Kabupaten Paser yang memperebutkan total hadiah Rp200 juta ini dibuka langsung oleh Bupati Paser dr. Fahmi Fadli, serta dihadiri jajaran Forkopimda, perwakilan PT Kideco Jaya Agung, dan jajaran Asosiasi Futsal Kabupaten Paser.
Diikuti oleh 28 klub dari berbagai daerah termasuk Penajam Paser Utara dan Kalimantan Selatan, turnamen berstandar profesional dengan sistem gugur ini dijadwalkan berlangsung hingga 10 Agustus 2026.
Kehadiran Polres Paser dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan generasi muda dan olahraga daerah, sekaligus memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif.
TANAH GROGOT – Guna menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tanah Grogot menggelar aksi sosial Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Kamis (06/08/2026) pagi.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kuaro, IPTU Suparman tersebut dipusatkan di dua titik lokasi strategis, yakni Wilayah Kelurahan Tanah Grogot dan Desa Jone, Kecamatan Tanah Grogot.
Dimulai tepat pukul 10.00 WITA, personel kepolisian yang diterjunkan ke lapangan—terdiri dari Bripka Yakop Muslihin, Brigpol Alfando Sembiring, dan Briptu M. Alfiyan Noer—langsung dikerumuni warga yang antusias ingin mendapatkan komoditas pangan dengan harga terjangkau.
Dalam operasi pangan murah kali ini, Polsek Tanah Grogot menyalurkan komoditas Beras SPHP sebanyak 200 sak atau setara dengan 1.000 kg (1 ton). Beras kemasan 5 kilogram tersebut dilepas ke masyarakat dengan harga bersubsidi, yakni Rp60.000 per sak, jauh di bawah harga pasaran saat ini.
“Kegiatan ini merupakan komitmen nyata Polri untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga yang terjangkau. Kami ingin memastikan ketahanan pangan warga tetap terjaga,” ujar Kapolsek Tanah Grogot IPTU Suparman,
Antusiasme warga yang begitu tinggi membuat seluruh stok 1 ton beras SPHP habis terjual tanpa sisa dalam waktu singkat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif.