Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Ditpolairud Polda Kaltim terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi lingkungan dan aksi bersih sampah pesisir bersama komunitas Ocean Youth Indonesia di kawasan Pantai Monpera, Kota Balikpapan, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan tersebut diisi dengan edukasi kepada para peserta mengenai pentingnya menjaga kebersihan kawasan pesisir serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan laut.
Dalam kesempatan itu, AIPDA Taufik Ismail personel Binmas Air Ditpolairud Polda Kaltim menyampaikan pemahaman kepada peserta mengenai dampak sampah terhadap ekosistem laut. Ia juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak hanya menjadi pengguna kawasan pesisir, tetapi turut mengambil peran dalam menjaga kebersihan dan kelestariannya.
Usai kegiatan edukasi, personel Ditpolairud Polda Kaltim bersama komunitas Ocean Youth Indonesia bergerak melakukan aksi bersih-bersih di sepanjang kawasan pesisir Pantai Monpera. Sampah yang ditemukan di area pantai dikumpulkan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan.
Kolaborasi antara Kepolisian dan komunitas tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga lingkungan pesisir. Sinergi berbagai unsur dinilai penting untuk menciptakan gerakan peduli lingkungan yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Ditpolairud Polda Kaltim berharap kepedulian terhadap kebersihan pantai dan lingkungan perairan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi kebiasaan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ditpolairud Polda Kaltim pun terus mendorong masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan kawasan pesisir dan perairan, sehingga tercipta lingkungan pantai yang bersih, sehat, nyaman, serta mampu mendukung kelestarian ekosistem laut secara berkelanjutan.
Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Berau – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali dilakukan jajaran Polres Berau menyusul munculnya sejumlah titik api di wilayah Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Rabu (12/8/2026).
Kobaran api yang disertai kepulan asap tebal terjadi di kawasan Kampung Kasai serta enam titik lahan perkebunan milik warga di wilayah Tanjung Batu. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius lantaran sejumlah titik kebakaran berada tidak jauh dari kawasan permukiman masyarakat.
Merespons kejadian tersebut, Polres Berau bergerak cepat dengan mengerahkan personel untuk membantu proses pemadaman sekaligus mencegah api merambat ke area yang lebih luas. Kabagops Polres Berau AKP Kasiyono turut turun langsung memimpin personel bersama jajaran Polsek Pulau Derawan di lokasi kejadian.
Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan petugas Pemadam Kebakaran, Manggala Agni dan masyarakat setempat. Sejumlah armada pemadam juga dikerahkan untuk menjangkau titik-titik kebakaran yang dinilai membutuhkan penanganan segera, terdiri dari tiga unit mobil pemadam kebakaran serta lima armada pemadam berukuran kecil.
Di tengah kondisi medan yang cukup sulit dan cuaca panas, petugas terus bekerja mengendalikan api. Selain pemadaman, personel gabungan juga melakukan upaya pelokalan agar kobaran tidak menjalar menuju kawasan permukiman warga.
AKP Kasiyono menekankan kepada seluruh personel agar mengedepankan kerja sama dan keselamatan selama proses pemadaman berlangsung. Menurutnya, kondisi lapangan yang berat membutuhkan kekompakan sehingga setiap petugas dapat saling membantu dan menghindari risiko kelelahan berlebihan.
“Kita harus saling membantu dan menjaga satu sama lain. Sebelumnya ada petugas yang sampai tumbang karena berusaha memadamkan api seorang diri. Hari ini kita bekerja bersama-sama, jangan sampai kejadian seperti itu kembali terjadi,” tegas AKP Kasiyono di lokasi.
Kondisi cuaca yang panas dan kering turut menjadi tantangan dalam penanganan karhutla di wilayah tersebut. Situasi itu membuat petugas harus tetap waspada terhadap potensi munculnya kembali titik api setelah proses pemadaman dilakukan.
Hingga proses penanganan berlangsung, tim gabungan masih berada di lokasi untuk melanjutkan pemadaman dan pendinginan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bara api benar-benar padam dan tidak kembali memicu kebakaran baru.
Polres Berau bersama unsur terkait juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan hutan maupun lahan.
Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kukar – Polres Kukar kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui Program Warung Berkah yang dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan tersebut digelar di Kedai Ojol Kamtibmas Polres Kukar, Kelurahan Timbau, Kabupaten Kutai Kartanegara, Jumat (14/8/2026) mulai pukul 08.00 WITA.
Kegiatan dipimpin Ps. Kasat Binmas Polres Kukar IPTU Dewa Gede Ertana bersama Kasi Dokkes Polres Kukar IPTU Supriadi Nurdin. Turut hadir para Kanit Satbinmas, personel Satbinmas dan Dokkes, serta personel yang terlibat dalam Sprin Jumat Berkah.
Program tersebut mendapat antusiasme masyarakat. Sekitar 250 orang turut hadir dan mendapatkan manfaat dari kegiatan, yang terdiri atas pengemudi ojek online, petugas kebersihan DLHK, pemulung, pekerja kasar, serta masyarakat umum di sekitar lokasi.
Dalam kegiatan itu, personel Dokkes Polres Kukar memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada masyarakat. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, konsultasi medis, serta pemeriksaan kesehatan dasar sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kondisi kesehatan.
Tidak hanya pelayanan kesehatan, Polres Kukar juga menyalurkan bantuan sosial berupa 250 paket beras, masing-masing seberat 2 kilogram, kepada masyarakat yang membutuhkan. Personel turut membagikan makanan siap saji dan minuman secara gratis kepada para peserta.
Di sela-sela kegiatan, masyarakat juga diberikan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta bersama-sama menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal maupun tempat beraktivitas.
Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui Ps. Kasat Binmas IPTU Dewa Gede Ertana menyampaikan bahwa Program Warung Berkah tidak hanya menjadi wadah untuk berbagi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang lebih dekat antara Polri dengan masyarakat.
“Program Warung Berkah ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polres Kukar kepada masyarakat. Selain berbagi, kami juga ingin membangun komunikasi dan silaturahmi agar hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat,” ujar IPTU Dewa Gede Ertana.
Ia menambahkan, kegiatan serupa diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib dan lancar. Melalui Program Warung Berkah dan pelayanan kesehatan gratis tersebut, Polres Kukar berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang humanis serta menghadirkan keberadaan Polri yang bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kubar – Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan jajaran Polres Kutai Barat. Kapolsek Jempang AKP Suyoto, S.H., menyalurkan bantuan sembako kepada korban kebakaran di Kampung Lembonah RT 03, Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat, Jumat (14/8/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung di lokasi kejadian kepada warga dan keluarga yang terdampak musibah kebakaran. Penyerahan bantuan berlangsung penuh keakraban dan diwarnai haru dari warga yang menerima perhatian di tengah kondisi sulit pasca kebakaran.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Desa Kampung Lembonah Hendri Gus Ang, Kepala Adat Luy, personel Polsek Jempang, Banit Logistik Polres Kutai Barat, serta sekitar 30 warga Kampung Lembonah.
Kapolsek Jempang AKP Suyoto mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian dan empati pimpinan Polres Kutai Barat terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Kami dari Polres Kutai Barat hadir untuk berbagi dan meringankan beban saudara-saudara kita. Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” ujar AKP Suyoto.
Menurutnya, kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga yang membutuhkan dukungan.
Bantuan sembako tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak selama menjalani masa pemulihan sekaligus memberikan dukungan moril agar para korban tetap kuat dalam menghadapi musibah. Sementara itu, perwakilan warga dan keluarga korban menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Kapolres Kutai Barat dan jajaran Polsek Jempang atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. Melalui aksi sosial tersebut, Polres Kutai Barat menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan, kepedulian, serta dukungan kepada masyarakat, terutama mereka yang tengah menghadapi musibah.
Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Kesigapan personel Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur kembali ditunjukkan dalam penanganan bencana. Tim Piket Respon Bencana Batalyon A Pelopor diterjunkan untuk membantu menangani kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Bukit Cinta Damai RT 41, Kelurahan Gunung Sari Ulu, Kecamatan Balikpapan Tengah, Kamis (13/8/2026).
Personel Brimob bergerak menuju lokasi setelah menerima informasi adanya kebakaran lahan sekitar pukul 14.45 WITA. Tim yang dipimpin Aipda Nauval Abdullah tersebut langsung melakukan langkah penanganan setibanya di lokasi.
Dalam pelaksanaannya, personel Batalyon A Pelopor bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), petugas pemadam kebakaran, serta masyarakat setempat untuk melakukan upaya pemadaman. Petugas di lapangan berjibaku mengendalikan kobaran api sekaligus melakukan langkah antisipasi agar titik api tidak meluas dan mengancam permukiman warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Hingga proses penanganan berlangsung, personel gabungan masih terus melakukan pemadaman dan pendinginan di area terdampak. Kesigapan petugas menjadi hal penting mengingat kondisi kebakaran lahan berpotensi meluas apabila tidak segera dikendalikan.
Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Ronny Suseso, S.I.K., M.H., melalui Danyon A Pelopor Kompol Iwan Pamuji, S.H., M.H., mengatakan keterlibatan personel Brimob dalam penanganan bencana merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.
“Kehadiran kami di tengah masyarakat adalah untuk membantu dan memastikan situasi segera tertangani. Personel akan terus siaga hingga api benar-benar padam,” ujarnya.
Ia menegaskan, personel Brimob Polda Kaltim akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam setiap upaya penanganan bencana, khususnya untuk memastikan keselamatan masyarakat dan mencegah dampak kebakaran meluas.
Dengan respons cepat dan sinergi lintas instansi tersebut, proses penanganan kebakaran lahan diharapkan dapat segera dituntaskan sehingga kondisi di sekitar lokasi kembali aman dan masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang.
JAKARTA – Bareskrim Polri mengungkap dua kasus tindak pidana perjudian online jaringan internasional yang beroperasi di Indonesia dan terhubung dengan jaringan di Kamboja. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 23 tersangka serta menyita berbagai barang bukti, termasuk uang tunai sekitar Rp10 miliar dari kasus pertama.
Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pemberantasan judi online menjadi perhatian pemerintah dan merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas praktik perjudian.
“Ini merupakan perhatian kita bersama dan menjadi komitmen pemerintah dalam hal ini Bapak Presiden Republik Indonesia. Presiden juga menegaskan untuk memberantas judi dan judi online,” kata Trunoyudo.
Ia menegaskan Kapolri juga konsisten mendorong jajaran Polri untuk mengungkap praktik perjudian online yang terus berkembang dengan memanfaatkan kemudahan sistem pembayaran.
“Maka Bapak Kapolri juga konsisten dan komitmen untuk mengungkap semua ini melalui Bareskrim dan seluruh jajaran,” ujarnya.
Sementara itu, Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Wira Satya Triputra menjelaskan pengungkapan dilakukan setelah penyidik menerima informasi masyarakat mengenai maraknya perjudian online. Penyelidikan kemudian dilakukan oleh Subdit III Jatanras Dittipidum dan Satresmob Bareskrim Polri bersama jajaran Polda.
Kasus pertama berkaitan dengan situs judi online Ujangbet yang menggunakan skema deposit pulsa. Penindakan dilakukan secara serentak di tujuh lokasi, yakni Grogol Petamburan dan Kebon Jeruk, Jakarta, Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, Pekanbaru Riau, Medan Johor, Medan Kota, serta Lubuk Baja Batam.
Dari penindakan tersebut, penyidik mengamankan sembilan tersangka. Polisi juga menyita 28 unit handphone, empat laptop, 34 buku tabungan, 34 kartu ATM/debit, uang dalam berbagai mata uang asing, enam item perhiasan emas dan perak, serta uang tunai sekitar Rp10 miliar.
Wira menjelaskan berdasarkan hasil penyelidikan, server situs Ujangbet berada di Kamboja. Jaringan yang berada di Indonesia berperan menyediakan rekening dan nomor telepon yang digunakan sebagai sarana deposit pulsa.
Pulsa yang dikirimkan pemain kemudian dikumpulkan oleh admin di Kamboja. Pulsa tersebut selanjutnya dikonversi kembali menjadi uang rupiah melalui jaringan agen dan distributor pulsa di Indonesia yang berada di Batam, Medan, dan Pekanbaru.
Pulsa tersebut kemudian dijual kembali kepada agen maupun toko pulsa dengan harga tertentu sehingga aktivitas bisnis pulsa tersebut digunakan untuk menyamarkan hasil tindak pidana perjudian online.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan PPATK, penyidik menemukan transaksi yang berkaitan dengan aktivitas tersebut mencapai lebih dari Rp890 miliar dalam periode April 2025 hingga April 2026.
“Setelah dilakukan akumulasi terhadap transaksi ataupun yang mungkin kita kategorikan sebagai pembelian pulsa yang dilakukan oleh para tersangka pada periode April 2025 sampai dengan April 2026, terhadap para pelaku ini telah melakukan transaksi kurang lebih sebesar Rp890 miliar lebih,” jelas Wira.
Dalam jaringan tersebut, para tersangka memiliki peran berbeda, mulai dari penyedia rekening, pengendali rekening penampung, admin transfer pulsa, pengendali admin pulsa, penyedia nomor handphone, agen, hingga penampung pembelian pulsa hasil pengisian dari aktivitas perjudian online.
Wira kemudian menjelaskan pengungkapan kasus kedua yang dilakukan Satresmob Bareskrim Polri. Dalam kasus ini, polisi mengamankan 14 tersangka dari tiga lokasi di wilayah Tangerang.
Lokasi pertama berada di Perumahan Amelio Village, Pagedangan, Tangerang. Empat tersangka di lokasi tersebut berperan sebagai telemarketing dan bagian keuangan. Lokasi kedua berada di Ruko Alam Sutera Town Square, Pakulonan, Serpong Utara, dengan empat tersangka yang berperan sebagai customer service.
Sementara lokasi ketiga berada di Perumahan Tesla Utara, Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Di lokasi tersebut diamankan enam tersangka yang berperan sebagai streamer, teknisi IT, dan admin judi online.
Dari tiga lokasi tersebut, polisi menyita 46 unit handphone, dua laptop, dua buku tabungan, 45 kartu ATM, enam unit komputer/PC, uang tunai sekitar Rp100 juta, sejumlah mata uang asing, serta perhiasan emas.
Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai penawaran dan penyelenggaraan perjudian online di wilayah Tangerang dan sekitarnya. Setelah melakukan pendalaman, observasi, dan pemetaan lokasi, tim melakukan penindakan pada 31 Juli 2026 sekitar pukul 19.00 WIB.
Para tersangka diketahui mengelola sejumlah situs judi online, di antaranya Desa, Nonstop, Badut, Tawaslot, Miabislot, Doremi, Tobrut, Miagacor, dan Top Global.
Menurut Wira, jaringan tersebut juga memiliki kantor operasional di Kamboja yang mempekerjakan WNI sebagai admin maupun operator. Berdasarkan keterangan sementara para pelaku, omzet perjudian dari jaringan tersebut mencapai Rp1 miliar hingga Rp2 miliar per bulan.
“Berdasarkan keterangan para pelaku, omzet daripada perjudian yang diungkap oleh Satresmob Bareskrim ini antara Rp1 miliar sampai dengan Rp2 miliar per bulan,” ujarnya.
Bareskrim Polri telah melakukan pemblokiran terhadap situs-situs judi online tersebut melalui koordinasi dengan Komdigi. Penyidik juga masih melakukan pengembangan untuk menelusuri aset hasil tindak pidana dengan menggandeng PPATK.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 426 dan/atau Pasal 607 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.
Kasubdit III Jatanras Dittipidum Bareskrim Polri Kombes Pol Dony Alexander menjelaskan modus deposit pulsa pada situs Ujangbet. Menurutnya, pemain cukup memasukkan sejumlah pulsa ke nomor telepon yang tercantum dalam situs judi online. Setelah pulsa masuk, pemain memperoleh koin yang kemudian digunakan untuk bermain.
“Nomor telepon yang tertera dalam website tersebut, kemudian kita akan memasukkan top up pulsa yang dimiliki oleh para pemain. Setelah masuk ke dalam rekening ataupun juga top up pulsanya, akan mendapatkan koin. Koin inilah yang dipergunakan untuk melakukan permainan perjudian online tersebut,” jelas Dony.
Polri menilai penggunaan pulsa sebagai metode deposit perlu menjadi perhatian karena dapat semakin memudahkan akses perjudian online, termasuk bagi anak-anak dan pelajar yang memiliki handphone.
Polri mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan keluarga dari ancaman kejahatan digital yang semakin berkembang.
“Semakin berkembangnya kejahatan dan semakin memudahkannya dalam sistem pembayaran, bahkan nilainya yang semakin kecil sehingga berpotensi semua bisa terlibat, maka tentunya kita saling menjaga anak-anak kita, lingkungan kita,” tutur Trunoyudo.
Polri menegaskan akan terus melakukan penindakan terhadap praktik perjudian online sekaligus mengajak masyarakat, khususnya orang tua, meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan handphone dan pulsa anak agar tidak disalahgunakan untuk mengakses perjudian online.
POLRES PASER – KUARO – Suasana malam di Kecamatan Kuaro mendadak riuh dan hangat, Kamis (13/8/2026). Ratusan cahaya obor tampak membelah kegelapan, menandai dimulainya Pawai Obor Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Kuaro dalam rangka memeriahkan HUT Ke-81 Republik Indonesia sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-65 Pramuka.
Guna memastikan jalannya acara berlangsung aman dan tertib, jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) hadir langsung di tengah masyarakat. Atas arahan Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H., Kapolsek Kuaro AKP Hermawan, S.H., M.H. turun memimpin langsung pengamanan di lapangan bersama personel gabungan dari Koramil, Satpol PP, Dishub, MPA, hingga Damkar Kuaro.
Mengambil titik start dari Halaman Kantor Kecamatan Kuaro dan finish di Arena MTQ Kuaro, kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WITA ini diikuti sekitar 800 peserta dari tingkatan sekolah se-Kecamatan Kuaro. Kehadiran jajaran Muspika, termasuk Camat Kuaro Finandar Astaman, S.STP, turut menambah khidmat pelepasan rombongan pawai.
Masyarakat setempat pun tampak sangat antusias memadati sepanjang rute jalan untuk menyaksikan kemeriahan tradisi tahunan ini. Hingga akhir acara, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan kondusif berkat pengawalan ketat petugas di lapangan.
TANJUNG HARAPAN — Menjaga kondusifitas wilayah dan memastikan rasa aman di tengah masyarakat, Kapolsek Tanjung Harapan, Ipda Arif Hadi, S.H., menerjunkan personilnya dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) patroli malam pada Kamis (13/8/2026). Langkah ini menjadi bentuk upaya nyata Kepolisian sebagai pengayom dan pelayan masyarakat dalam mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Tanjung Harapan.
Dipimpin oleh Aiptu Sucipto bersama tiga personil lainnya, patroli yang berlangsung malam ini menyisir sejumlah titik krusial, mulai dari warung makan hingga bengkel di Desa Tanjung Aru. Patroli ini berfokus pada pencegahan aksi kriminalitas 3C (Curat, Curas, Curanmor), penyalahgunaan narkoba, kepemilikan senjata tajam (sajam), peredaran minuman keras (miras), serta potensi perkelahian antarwarga.
Dalam pelaksanaannya, personil Polsek Tanjung Harapan mengedepankan pendekatan dialogis dan humanis. Petugas menyapa langsung para pedagang dan warga yang tengah beraktivitas untuk memberikan himbauan kewaspadaan.
Masyarakat diingatkan agar senantiasa memastikan kondisi rumah dalam keadaan terkunci saat ditinggal, mewaspadai tindak pencurian kendaraan, serta bijak dalam menyikapi informasi dengan tidak mudah mempercayai berita bohong atau hoaks yang beredar di media sosial. Melalui kehadiran polisi di lapangan, situasi keamanan di Desa Tanjung Aru dipastikan tetap aman, tertib, dan kondusif.
TANAH GROGOT – Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H melalui Waka Polres Paser Kompol Anton Saman, S.H., M.M menghadiri Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kab. Paser Tahun 2026 di Pendopo Lou Bapekat, Jumat 14/8/2026 malam.
Upacara dipimpin Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari selaku Pembina. Sebanyak 80 siswa-siswi terbaik SMA/SLTA se-Kab. Paser dikukuhkan. Terdiri dari 40 putra dan 40 putri. Mereka akan bertugas pada Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT RI ke-81 tanggal 17 Agustus 2026.
Polres Paser melalui Kabagops hadir memastikan pengamanan kegiatan berjalan aman dan lancar. Sinergi TNI-Polri dan Pemda terus dikuatkan demi suksesnya peringatan kemerdekaan.
Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. melaporkan capaian pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi dalam acara peresmian Jembatan TNI-Polri dan sumber air bersih oleh Presiden Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026).
Kapolri menyampaikan bahwa Polri telah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya yang tersebar di 30 Polda. Dari jumlah tersebut, 874 jembatan telah selesai, 17 jembatan masih dalam tahap pembangunan, dan 4 jembatan dalam tahap perencanaan.
“874 jembatan yang telah selesai dibangun memiliki total panjang 19,2 kilometer, menghubungkan 1.314 desa, dan memberikan manfaat bagi 2 juta orang, mulai dari anak sekolah, petani, pedagang, pekerja, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum,” ujar Kapolri.
Kapolri menuturkan, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus mendukung konektivitas dan pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah perdesaan.
“Kami berharap pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tentunya dapat memberikan multiplier effect bagi masyarakat melalui kelancaran distribusi hasil pertanian dan perdagangan, kemudian juga tentunya akses bagi para pelajar yang akan menuju ke sekolah, serta tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di pedesaan,” kata Kapolri.
Khusus di wilayah Banten, Polri telah membangun dan merevitalisasi 145 jembatan dengan total panjang sekitar 3 kilometer. Infrastruktur tersebut menghubungkan 203 desa dan memberikan manfaat bagi sekitar 500 ribu jiwa. Capaian tersebut menjadikan Polda Banten sebagai wilayah dengan jumlah pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi terbanyak dibandingkan Polda lainnya.
Selain Banten, pembangunan juga dilaksanakan di berbagai wilayah, antara lain Polda Jawa Barat sebanyak 137 jembatan, Polda Riau 110 jembatan, Polda Jawa Tengah 86 jembatan, dan Polda Sumatera Selatan 81 jembatan. Pembangunan juga terus dilakukan di Polda-Polda lainnya dengan rata-rata 20 hingga 30 jembatan di setiap wilayah.
Tak hanya pembangunan reguler, Polri turut membangun 39 jembatan untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera. Dari jumlah tersebut, enam di antaranya merupakan Jembatan Bailey, yakni empat unit di Provinsi Aceh dan dua unit di Provinsi Sumatera Barat. Pembangunan tersebut ditujukan untuk memulihkan akses masyarakat, memperlancar mobilitas, serta menghubungkan kembali wilayah yang terdampak bencana.
Peresmian secara khusus dipusatkan di Jembatan Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Jembatan tersebut menghubungkan Desa Bayah Barat dengan Desa Darmasari dan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 8.000 jiwa.
Dalam kegiatan tersebut, Polri juga memberikan sejumlah bantuan kepada masyarakat, di antaranya 7.500 paket sembako, 1.000 paket tas pelajar, 140 buah kacamata gratis, layanan SIM gratis, serta bakti kesehatan.
Kapolri menegaskan, pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir dan membersamai masyarakat, khususnya dalam menjawab kebutuhan dasar dan membuka akses bagi masyarakat di berbagai wilayah.
“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kita harus terus bersama-sama berada di tengah-tengah rakyat, serta memahami dan mengerti apa yang menjadi masalah di masyarakat,” ujar Kapolri.
Kapolri juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo Subianto yang memberikan semangat kepada seluruh personel TNI-Polri untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan nasional.
Menutup sambutannya, Kapolri menyatakan Polri akan terus berkomitmen menjalankan arahan Presiden agar institusi kepolisian senantiasa dekat dengan masyarakat.
“Polri kita lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi polisi rakyat. Semoga amanah dan pesan dari Bapak betul-betul bisa kita laksanakan dan kita bisa memberikan pengabdian terbaik agar terciptanya Polri untuk masyarakat,” pungkas Kapolri.