Blog

  • TINGKATKAN KESIAPSIAGAN BENCANA, POLSEK LONG KALI HADIRI SIMULASI PEMADAMAN KEBAKARAN DI SMAN 1

    LONG KALI – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan serta perlindungan aset daerah dari bahaya kebakaran, Kepolisian Sektor (Polsek) Long Kali menghadiri kegiatan Simulasi Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Aset Gedung/Bangunan Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026. Tanggap bencana yang dipusatkan di SMAN 01 Long Kali tersebut berlangsung pada Kamis (6/8).

    Mewakili Kapolsek Long Kali AKP Andi Kasmas, S.H., Ps. Kasium Polsek Long Kali Aiptu Bagas H. hadir langsung di lokasi untuk memantau jalannya simulasi sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga dalam penanggulangan darurat.

    Kegiatan diawali dengan penyerahan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) secara simbolis dari pihak Damkar Provinsi Kaltim kepada pengelola SMAN 01 Long Kali, diikuti pemberian materi edukasi serta peragaan teknis pemadaman api di lapangan.

    Turut hadir dalam agenda tersebut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kaltim H. Munawar, S.T., M.Si., Kabid Kebakaran Satpol PP Provinsi Robiana Hastawulan, S.S., M.Si., Kepala Cabang Dinas Pendidikan Region V Ardiansyah, S.Pd., unsur jenderal Forkopimcam Long Kali, jajaran tim Damkar Kabupaten PPU dan Kecamatan, serta ratusan siswa-siswi kelas 12 SMAN 01 Long Kali.

    Seluruh rangkaian simulasi penanggulangan kebakaran dan penyelamatan aset tersebut berjalan aman, tertib, dan lancar.

    HumasPolresPaser

  • Cegah Kriminalitas, Polres Paser Intensifkan Patroli dan Sosialisasi Call Center 110

    TANAH GROGOT – Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Polres Paser mengintensifkan Patroli Rutin Pamapta bersama Piket Fungsi di sejumlah titik vital wilayah Kecamatan Tanah Grogot, Kamis (6/8/2026) siang.

    Patroli gabungan yang dipimpin Pamapta II IPDA Susan Iriawan dan Pawas IPTU IBN Wijaya ini melibatkan personel lintas fungsi, mulai dari Samapta, Lantas, Reskrim, Narkoba, Intel, hingga Provos. Petugas menyisir area berpotensi kerawanan dan pusat aktivitas warga, meliputi SPBU KM 2, kawasan Gunung SMAN 1, hingga Kantor DPRD Kabupaten Paser.

    Selain memantau kondisi fisik di lapangan, personel juga berinteraksi langsung dengan warga untuk menyampaikan edukasi kamtibmas serta mensosialisasikan layanan Call Center 110. Layanan bebas pulsa ini disiapkan agar masyarakat dapat dengan cepat melaporkan kejadian darurat atau tindakan kriminal kepada pihak kepolisian.

    Hingga kegiatan berakhir, situasi di seluruh titik sasaran terpantau aman, tertib, dan kondusif, dengan aktivitas masyarakat yang berjalan normal.

    HumasPolresPaser

  • Wakapolres Berau Bekali Capaskibraka dengan Nilai Kepemimpinan dan Karakter Teladan

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Berau – Sebanyak 35 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaskibraka) Kabupaten Berau menerima pembekalan materi kepemimpinan dari Wakapolres Berau Kompol Noor Dhianto dalam rangkaian kegiatan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Paskibraka Tahun 2026 yang berlangsung di Stadion Mini Teluk Bayur.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter yang bertujuan membentuk generasi muda berjiwa pemimpin, disiplin, serta memiliki tanggung jawab tinggi sebelum mengemban tugas sebagai pengibar Bendera Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

    Dalam paparannya, Kompol Noor Dhianto menyampaikan bahwa esensi kepemimpinan tidak ditentukan oleh jabatan ataupun kedudukan, melainkan oleh kemampuan seseorang dalam memberikan pengaruh positif, menginspirasi, dan mengarahkan tim untuk mencapai tujuan bersama.

    “Seorang pemimpin sejati bukan hanya mampu memimpin dirinya sendiri, tetapi juga dapat membangun semangat, kebersamaan, dan membawa orang lain menuju keberhasilan,” ungkapnya.

    Ia juga memperkenalkan berbagai konsep kepemimpinan, mulai dari teori sifat (trait theory), teori perilaku (behavior theory), hingga kepemimpinan situasional. Menurutnya, pemahaman terhadap berbagai model tersebut penting agar para Capaskibraka mampu menyesuaikan gaya kepemimpinan dengan situasi dan tantangan yang dihadapi.

    Dalam kesempatan itu, Wakapolres Berau turut menjelaskan filosofi kepemimpinan LEAD, yakni Loyalty, Educate, Advice, dan Discipline. Keempat nilai tersebut dinilai menjadi fondasi utama bagi seorang pemimpin dalam membangun kepercayaan, membimbing tim, memberikan solusi, serta menjadi contoh melalui sikap disiplin dan tanggung jawab.

    Kompol Noor Dhianto juga mengajak para peserta memahami perbedaan antara sosok pemimpin (leader) dan sekadar atasan (boss). Menurutnya, seorang leader mampu mendorong potensi anggotanya untuk berkembang, menghargai setiap kontribusi, serta memiliki visi jangka panjang. Sebaliknya, kepemimpinan yang hanya mengandalkan perintah dan tekanan dinilai sudah tidak relevan dengan karakter generasi muda saat ini.

    Selain itu, peserta memperoleh materi mengenai tantangan kepemimpinan di era Generasi Z dan Generasi Alpha. Pemimpin masa kini dituntut memiliki kemampuan komunikasi yang baik, menjadi pendengar yang aktif, memberikan masukan yang membangun, serta menumbuhkan kepercayaan kepada anggota untuk berkembang dan menghadapi berbagai tantangan.

    “Jadilah pribadi yang mampu menginspirasi, karena pemimpin yang baik akan melahirkan orang-orang hebat di sekitarnya,” pesan Kompol Noor Dhianto kepada seluruh Capaskibraka.

    Ia menambahkan bahwa keteladanan merupakan kunci utama dalam membangun kepemimpinan yang efektif. Seorang pemimpin akan lebih dihormati melalui tindakan nyata daripada sekadar memberikan instruksi atau nasihat.

    Melalui pembekalan ini, diharapkan para Capaskibraka Kabupaten Berau tidak hanya memiliki kesiapan fisik, kemampuan baris-berbaris, dan kedisiplinan, tetapi juga tumbuh menjadi generasi muda yang berkarakter, bertanggung jawab, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

    Humas Polda Kaltim

  • Kapolres Kutai Barat Pastikan Keamanan Rutan dan Optimalisasi Layanan Call Center 110

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kubar – Dalam rangka memastikan seluruh pelayanan kepolisian berjalan maksimal, Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan, S.I.K., M.I.K., didampingi Wakapolres Kutai Barat Kompol Subari, S.Sos., M.H., bersama para Pejabat Utama Polres Kutai Barat melaksanakan inspeksi ke Rumah Tahanan (Rutan) Polres Kutai Barat serta Ruang Call Center 110 pada Senin (4/8/2026).

    Kegiatan diawali dengan pemeriksaan kondisi ruang tahanan untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan terpelihara dengan baik. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga memantau jumlah penghuni tahanan, kondisi kesehatan mereka, serta memastikan sistem pengamanan dan prosedur penjagaan oleh personel piket telah diterapkan sesuai standar operasional yang berlaku.

    AKBP Haris Kurniawan mengingatkan seluruh petugas jaga tahanan agar menjalankan tugas secara profesional dengan tetap mengedepankan sikap humanis. Di sisi lain, personel juga diminta meningkatkan kewaspadaan dan disiplin sehingga tidak terjadi celah yang dapat menimbulkan gangguan keamanan maupun ketertiban di dalam rumah tahanan.

    Usai melakukan pengecekan di Rutan, rombongan melanjutkan peninjauan ke Ruang Call Center 110 Polres Kutai Barat. Pada kesempatan itu, Kapolres melakukan simulasi untuk menguji kesiapan personel dalam menerima dan merespons laporan masyarakat secara cepat dan tepat.

    Kapolres menjelaskan bahwa Call Center 110 merupakan layanan pengaduan Polri yang dapat diakses masyarakat tanpa dipungut biaya selama 24 jam penuh, khususnya untuk pelaporan keadaan darurat. Oleh karena itu, setiap laporan yang diterima harus ditindaklanjuti secara profesional, akurat, dan responsif agar masyarakat memperoleh pelayanan yang optimal.

    “Layanan kepada masyarakat merupakan tanggung jawab utama Polri. Pastikan keamanan ruang tahanan selalu terjaga dan Call Center 110 siap memberikan pelayanan selama 24 jam. Setiap laporan harus ditangani dengan cepat, tepat, dan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis,” tegas AKBP Haris Kurniawan.

    Melalui kegiatan monitoring tersebut, Kapolres Kutai Barat menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memastikan seluruh fungsi operasional kepolisian berjalan secara optimal. Langkah ini diharapkan mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Kutai Barat tetap aman, tertib, dan kondusif.

    Humas Polda Kaltim

  • Sat Polairud Polres PPU Sebarkan 200 Bendera Merah Putih, Ajak Warga Pesisir Semarakkan HUT ke-81 RI

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Penajam – Dalam rangka menyambut peringatan HUT RI ke-81, Sat Polairud Polres PPU menggelar aksi pembagian 200 lembar Bendera Merah Putih kepada masyarakat di kawasan Pelabuhan Klotok dan Pelabuhan Speed Penajam, Kamis (6/8/2026).

    Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri dalam menumbuhkan semangat kebangsaan di tengah masyarakat, sekaligus mengajak seluruh warga untuk ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, tempat usaha, maupun lingkungan sekitar.

    Sebanyak 200 bendera dibagikan kepada para penumpang kapal, nahkoda, awak kapal, pedagang, hingga masyarakat yang sedang beraktivitas di area pelabuhan. Kehadiran personel Sat Polairud mendapat sambutan positif dari warga yang antusias menerima bendera sebagai simbol kecintaan terhadap bangsa dan negara.

    Polairud AKP Abiyantoro, S.E., menjelaskan bahwa pembagian Bendera Merah Putih merupakan bagian dari upaya Polri untuk menggelorakan kembali nilai-nilai nasionalisme menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

    “Bendera Merah Putih memiliki makna yang sangat besar sebagai lambang persatuan, semangat perjuangan, dan identitas bangsa. Kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir dan perairan, semakin terdorong untuk bersama-sama menyemarakkan Hari Kemerdekaan serta memperkuat rasa cinta kepada Indonesia,” ungkap AKP Abiyantoro.

    Tidak hanya membagikan bendera, personel Sat Polairud juga memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan di kawasan pelabuhan serta mengutamakan faktor keselamatan saat menggunakan transportasi air. Pendekatan yang humanis terus dikedepankan guna mempererat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat.

    Melalui kegiatan tersebut, Sat Polairud berharap hubungan yang harmonis dengan masyarakat pesisir semakin kuat, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong, persatuan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar sebagai bagian dari nilai-nilai kebangsaan.

    Polres Penajam Paser Utara menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang tidak hanya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, tetapi juga memperkokoh semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Humas Polda Kaltim

  • Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kota Bangun Ikuti Panen Raya Padi Inpari 32 HDB Bersama Petani

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kukar – Sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional swasembada pangan, Polsek Kota Bangun menghadiri sekaligus berpartisipasi dalam kegiatan Panen Raya padi varietas Inpari 32 HDB yang digelar di areal persawahan Kelompok Tani Kutai Raya, Desa Sumber Sari RT 001, Kecamatan Kota Bangun Darat, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (5/8/2026) pagi.

    Panen raya dilaksanakan di lahan pertanian seluas sekitar empat hektare yang selama ini dikelola oleh Kelompok Tani Kutai Raya. Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, aparat kepolisian, dan para petani dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian guna memperkuat ketahanan pangan daerah.

    Sejumlah pejabat dan unsur terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian Ahmad Subhan, Kabid Pertanian dan Ketahanan Pangan Farid, Kapolsek Kota Bangun AKP Asnan Rusmawan, Sekretaris Kecamatan Ahmad Huseini, Kepala Desa Sumber Sari Imtihan Amirusolihin, Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kota Bangun Ivan Manosa, serta anggota Kelompok Tani Kutai Raya.

    Kapolsek Kota Bangun AKP Asnan Rusmawan mengatakan bahwa keberhasilan panen padi varietas Inpari 32 HDB menunjukkan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.

    “Polri memiliki komitmen untuk terus mendukung berbagai program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Melalui pendampingan dan keterlibatan dalam sektor pertanian, kami berharap dapat memberikan motivasi kepada para petani agar terus meningkatkan hasil produksi demi mendukung swasembada pangan nasional,” ungkapnya.

    Varietas Inpari 32 HDB dipilih karena memiliki tingkat produktivitas yang tinggi serta ketahanan yang baik terhadap berbagai serangan penyakit tanaman. Keunggulan tersebut menjadikannya salah satu varietas yang potensial dikembangkan untuk meningkatkan hasil panen, khususnya di kawasan pertanian pedesaan seperti Desa Sumber Sari.

    Melalui kegiatan panen raya ini diharapkan semangat kolaborasi antara pemerintah, aparat kepolisian, dan masyarakat terus terjalin sehingga mampu mendorong tercapainya ketahanan pangan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani di Kabupaten Kutai Kartanegara.

    Humas Polda Kaltim

  • Binrohtal Rutin, Polres Paser Perkuat Integritas dan Karakter Personel Melalui Pembinaan Spiritual

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id,Paser – Sebagai upaya membangun sumber daya manusia Polri yang berintegritas, profesional, dan berlandaskan nilai-nilai religius, Polres Paser kembali menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi personel beragama Islam. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (6/8/2026) tersebut berlangsung secara virtual dari Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mako Polres Paser dan terhubung dengan Bagbinreligi Rowatpers SSDM Polri.

    Pelaksanaan Binrohtal merupakan bagian dari program pembinaan internal yang secara konsisten dilaksanakan guna memperkuat mental, spiritual, dan etika personel dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Di Polres Paser, kegiatan tersebut diikuti oleh personel dan diwakili oleh Kabag SDM AKP Andi Bagus Wicaksono, S.H., M.H.

    Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai keagamaan menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk karakter anggota Polri yang memiliki integritas, disiplin, serta mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.

    Menurutnya, pembinaan rohani tidak hanya bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga menjadi bekal moral bagi setiap personel dalam menghadapi berbagai dinamika tugas di lapangan. Dengan landasan spiritual yang kuat, anggota Polri diharapkan mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat secara humanis, bijaksana, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.

    Selama kegiatan berlangsung, para peserta diajak untuk memperdalam pemahaman keagamaan sekaligus menjadikan momentum tersebut sebagai sarana introspeksi dan refleksi atas amanah yang diemban sebagai anggota Polri. Nilai-nilai yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun saat melaksanakan tugas kepolisian.

    Melalui pelaksanaan Binrohtal secara rutin, Polres Paser berharap seluruh personelnya senantiasa memperoleh kekuatan moral, ketenangan batin, serta semangat pengabdian yang tinggi. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan seiring terpeliharanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Paser.

    Humas Polda Kaltim

  • PENGGANTIAN KAPOLRI”DIHEMBUS OLEH PIHAK PIHAK TERGANGGU KENYAMANANNYA”

    Pasca penetapan Febrie Adriansyah menjadi tersangka oleh penyidik Polri, berhembus kencang isu untuk melakukan penggantian Kapolri. Memperkuat isu tersebut muncul isu tambahan, calon pengganti Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo pun sudah sempat dipanggil untuk menghadap salah satu pejabat penting dan berpengaruh di Republik ini, namanya isu tentu kebenarannya masih belum dapat dipertanggungjawabkan. Namun bisa juga mengandung kebenaran.

    Menanggapi isu itu Prof Dr. Juanda, SH.MH. Guru Besar Hukum Tata Negara Esa Unggul Jakarta menyatakan bahwa jika isu itu menjadi kenyataan. dan terjadi penggantian Kapolri , maka secara hukum tidak ada yang salah dan itu memang yurisdiksi kompetensi Presiden.

    Namun yang tidak bisa diterima hukum akal sehat kita di dalam negara hukum seperti Indonesia ini adalah mengapa terhadap Kapolri yang jelas jelas sedang berjuang dan konsisten menjalankan tugas dan wewenangnya dalam memberantas korupsi harus diganti, dianggap salah atau dinilai tidak loyal dengan Presiden, ini merupakan sikap Anomali, negara hukum apa ini , sementara Presiden Prabowo sendiri dari sebelum manjabat Presiden saat kampanye dulu sampai sudah terpilih menjabat Presiden dengan selalu lantang dan tegas menyatakan Bapak Presiden Prabowo akan melawan dan memberantas korupsi, korupsi itu musuh rakyat oleh karena itu bila perlu akan mengejar para koruptor koruptor itu sampai ke antartika. Bahkan siap mati untuk membela kepentingan rakyat. Demikian semangat dan komitmen Presiden Prabowo untuk memberantas Korupsi.

    Prof Juanda, merasa aneh dan tidak percaya jika Presiden melakukan penggantian Kapolri di saat saat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajarannya tegak lurus melaksanakan arahan Presiden dalam pemberantasan korupsi, apalagi kasus dugaan korupsi ini sangat besar nilainya dan tersangkanya adalah eks pejabat tinggi penegak hukum yang sangat strategis. Apa yang dilakukan Kapolri tersebut sepantasnya atau selayaknya Presiden memberikan dukungan penuh dan memberikan penghargaan sebagai prestasi. Sebab sudah barang tentu untuk.membongkar kasus ini sebesar ini tidaklah gampang dan harus memiliki ketangguhan mental yang prima serta didukung tingkat profesionalitas dan alat bukti yang kuat secara hukum.

    Jika isu penggantian Kapolri dihembus oleh pihak pihak yang merasa terganggu kenyamanannya akibat ditetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka, tentu Kapolri dan jajarannya tidak perlu ragu dan mundur dalam pemberantasan Korupsi di Indonesia. Rakyat pasti mendukung dan selalu bersama sama Kapolri dan Penegak hukum lainnya untuk melawan Korupsi dan kita berharap saatnya Presiden membuktikan konsistensi antara ucapan dan tindakan, rakyat menanti itu dan pasti mengawal kasus ini sampai tuntas. jelas Prof Juanda Ketua Dewan Pembina DPP PERADI MAJU mengakhiri.

  • Patroli Humanis Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz di Puncak Jaya Pererat Kedekatan dengan Masyarakat

    Puncak Jaya – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 terus mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Papua. Melalui patroli jalan kaki yang dipadukan dengan kegiatan sosial, personel Satgas Kepolisian yang tergabung dalam Ops Damai Cartenz-2026 Sektor Puncak Jaya menyambangi masyarakat di Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya, Selasa (4/8/2026).

    Selain memastikan kondisi kamtibmas tetap aman dan kondusif, personel Satgas juga melaksanakan berbagai kegiatan humanis seperti berbincang santai bersama warga, menyapa masyarakat yang sedang beraktivitas, membagikan gula-gula kepada anak-anak, hingga ikut membantu memanen hasil kebun milik warga. Suasana penuh keakraban terlihat selama kegiatan berlangsung, mencerminkan hubungan yang harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat setempat.

    Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Distrik Muara. Salah seorang warga setempat, Mama Samuel mengaku senang dengan kehadiran personel Satgas yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berbaur dengan masyarakat.

    “Kami senang karena bapak-bapak polisi datang menyapa kami, bermain dengan anak-anak, memberi gula-gula, bahkan ikut membantu memanen hasil kebun. Kehadiran mereka membuat kami merasa dekat dan tidak sungkan untuk berkomunikasi. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan karena masyarakat merasa diperhatikan,” ujar Mama Samuel.

    Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Operasi Damai Cartenz guna menjaga stabilitas keamanan di Papua.

    “Kami meyakini bahwa keamanan yang berkelanjutan dapat terwujud apabila dibangun melalui kedekatan dan kepercayaan masyarakat. Karena itu, setiap personel kami dorong untuk hadir sebagai pelindung, pengayom, sekaligus sahabat masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung,” ujar Kaops.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan bahwa patroli dialogis dan kegiatan sosial akan terus dilaksanakan secara rutin di berbagai wilayah operasi sebagai bagian dari strategi preventif dalam menjaga keamanan.

    “Patroli humanis merupakan sarana untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekaligus mendengar secara langsung aspirasi warga. Sinergi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi modal utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Papua,” kata Wakaops.

    Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di Distrik Muara terpantau aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat berlangsung normal, sementara patroli yang dipadukan dengan kegiatan humanis mendapat respons positif dari warga. Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat di wilayah Papua.

  • Tak Cuma Patroli, Polairud Paser Turun Tangan Bikin Kawasan Wisata Kemilau Laut Makin ASRI

    PASER — Wujudkan lingkungan pesisir yang bersih dan aman, Satpolairud Polres Paser menggelar aksi gotong royong Program Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) di kawasan wisata Kemilau Laut dan Pelabuhan Pondong Baru, Kecamatan Kuaro, Rabu (5/8/2026).

    Mewakili Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H., Kasat Polairud AKP Andi Ferial Junaedy, S.H., S.I.P., M.H., menerjunkan personel untuk memimpin pembersihan area sekaligus mengedukasi warga, pekerja pelabuhan, dan ABK kapal agar tidak membuang limbah sampah ke laut.

    Melalui sinergi bersama masyarakat setempat, kegiatan yang selaras dengan instruksi Kakorpolairud Baharkam Polri ini bertujuan menciptakan kawasan pesisir yang bebas sampah, sehat, dan kondusif.

    HumasPolresPaser