MUARA SAMU – Polsek Muara Samu bersama tim gabungan bergerak cepat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Biu, Kecamatan Muara Samu, Kabupaten Paser, pada Minggu siang (20/09/2026).
Menurut keterangan masyarakat, titik api berasal dari hutan Desa Biu sekira pukul 11.00 Wita dan api menjalar ke lahan masyarakat hingga mendekati rumah warga Desa Biu.
Kegiatan pemadaman dilaksanakan oleh Kapolsek Muara Samu bersama 6 personel Polsek Muara Samu, 3 personel BKO Polda Kaltim, 2 personel Koramil Muara Samu, 6 personel Damkar, 5 personel MPA dan masyarakat Desa Biu dengan sarana 1 unit R6 Damkar, 1 unit Dum truk suplai air dan 5 unit R2 dinas dan pribadi.
Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Muara Samu IPTU MAR EKA ADRIAN, S. E menyampaikan bahwa lokasi kebakaran merupakan semak belukar yang terletak di Desa Biu dan menjalar ke perkebunan kelapa sawit milik masyarakat dengan luasan terdampak ± 1 hektar.
“Alhamdulillah api berpindah dari 1 titik ke titik lain yang mendekati rumah masyarakat berhasil dipadamkan. Saat ini situasi api sudah berhasil dipadamkan dan tetap akan dilakukan observasi untuk antisipasi api menyala kembali,” ujarnya.
Rencana tindak lanjut, Polsek Muara Samu akan kembali melakukan pengecekan terhadap bekas kebakaran yang terjadi hari ini serta akan melakukan sosialisasi dan himbauan kepada warga untuk tidak melakukan pembakaran lahan atau hutan serta melakukan penanggulangan bersama jika ditemukan titik api.
Polres PPU Polda Kaltim – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Penajam Paser Utara (PPU) bersama tim gabungan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Minggu (20/9/2026).
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 18.47 WITA di kawasan Gang Ulin, Kelurahan Nenang. Mendapat informasi tersebut, personel Sat Samapta Polres PPU yang tergabung dalam regu siaga karhutla bersama sejumlah unsur terkait langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Dalam upaya pemadaman, personel kepolisian bersama BPBD Kabupaten PPU, Dinas Pertanian Kabupaten PPU, personel KRYD Polres PPU, Damkar Penajam, Babinsa, Bhabinkamtibmas Kelurahan Nenang, serta Satpol PP PPU bekerja bersama di lapangan.
Petugas tidak hanya melakukan pemadaman, tetapi juga membantu tim BPBD membuka jalur selang agar proses distribusi air menuju titik api dapat berjalan lebih efektif. Sejumlah kendaraan operasional turut dikerahkan, di antaranya satu unit mobil barrier Polres PPU, satu unit mobil pemadam kebakaran Penajam, dua unit mobil operasional BPBD PPU, serta satu unit mobil operasional Disperkimtan PPU.
Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., melalui Kasat Samapta Polres PPU AKP Wiji Santosa menyampaikan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kecepatan, koordinasi, dan kerja sama seluruh pihak, terutama ketika api muncul di kawasan yang berpotensi meluas.
“Personel kami langsung bergerak setelah menerima laporan. Bersama unsur terkait, kami melakukan pemadaman dan membantu membuka jalur selang untuk mempercepat proses penanganan. Yang terpenting adalah memastikan api dapat dikendalikan dan tidak meluas sehingga tidak membahayakan masyarakat maupun lingkungan sekitar,” ujar Kasat Samapta Polres PPU.
Ia menambahkan, setelah api berhasil dipadamkan, petugas tetap melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api maupun bara yang berpotensi kembali menyala.
“Setelah api padam, kami tidak langsung meninggalkan lokasi. Proses pendinginan tetap dilakukan untuk memastikan kondisi benar-benar aman. Kami juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran,” lanjutnya.
Hingga pukul 21.00 WITA, api dilaporkan telah berhasil dipadamkan dan petugas masih melakukan proses pendinginan di lokasi. Sementara itu, luas area yang terdampak masih dalam proses penghitungan, sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Polres PPU bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan terhadap lokasi untuk memastikan situasi tetap aman serta mencegah munculnya kembali titik api.
Kecepatan respons dan kolaborasi lintas instansi menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla, sekaligus menjadi wujud kehadiran aparat dan pemerintah dalam melindungi masyarakat serta menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.
Kukar – Kebakaran lahan gambut kembali terjadi di kawasan Area Objek Vital Nasional (Obvitnas) PT ENI Muara Bakau, RT 012, Kelurahan Handil Baru, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara, Minggu (20/9/2026).
Kebakaran yang membakar semak belukar di lahan gambut dengan luasan sekitar 3 hektare itu langsung mendapat penanganan serius.
Polsek Samboja menjadi salah satu unsur terdepan dalam respons di lapangan, bergerak bersama tim pemadam dan unsur terkait untuk mencegah api kembali meluas di sekitar kawasan vital tersebut.
Begitu titik api diketahui sekitar pukul 13.30 Wita, personel Polsek Samboja langsung menuju lokasi yang berjarak sekitar 20 kilometer dari Mako Polsek Samboja. Enam personel kepolisian diterjunkan dalam penanganan bersama Damkar Kecamatan Samboja, tim pemadam PT PHM, PT ENI Muara Bakau, PMI Samboja dan Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Tanjung Harapan.
Bagi personel Polsek Samboja, penanganan tidak berhenti pada upaya memadamkan kobaran. Petugas turut memastikan proses pembasahan dan pendinginan dilakukan secara menyeluruh, mengingat lokasi merupakan lahan gambut dan kebakaran kali ini diduga berkaitan dengan area yang sebelumnya telah terbakar.
Kondisi tersebut membuat penanganan membutuhkan ketelitian. Api yang terlihat padam belum serta-merta menjamin tidak adanya bara yang tersisa di dalam atau sekitar vegetasi gambut.
Untuk mempercepat penanganan, puluhan personel dan berbagai sarana pemadam dikerahkan. Dukungan di lapangan meliputi mobil tangki pemadam, mobil patroli Damkarmatan, mobil pemadam PT ENI Muara Bakau, dua mobil tandon air, mobil tangki suplai air, mobil tangki PMI serta mobil tandon air MPA.
Polsek Samboja bersama seluruh unsur yang terlibat terus melakukan pemadaman, pembasahan dan pendinginan hingga api benar-benar berhasil dikendalikan.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Setelah penanganan berlangsung selama beberapa jam, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 Wita.
Polsek Samboja selanjutnya memastikan kondisi lokasi tetap dipantau untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, terlebih kebakaran terjadi di lahan gambut yang sebelumnya telah mengalami kebakaran.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara api merupakan lanjutan dari kebakaran sebelumnya yang menyebabkan asap tebal di sekitar wilayah kerja Obvitnas. Kondisi cuaca ekstrem di wilayah Samboja juga menjadi salah satu faktor yang turut diperhatikan dalam proses penanganan, namun belum dapat dijadikan kesimpulan penyebab sebelum penyelidikan selesai.
Penanganan Karhutla di kawasan tersebut memperlihatkan pentingnya respons cepat kepolisian dan koordinasi lintas unsur, terutama ketika kebakaran terjadi di kawasan strategis.
Polsek Samboja bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan untuk memastikan tidak terjadi kebakaran susulan.
Kukar – Kobaran api di lahan gambut kawasan konsesi HTI PT SHJ, Petak 61B, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara, Minggu (20/9/2026), membuat petugas harus bekerja ekstra keras.
Kebakaran yang diperkirakan melanda sekitar 2 hektare lahan itu pertama kali diketahui sekitar pukul 14.00 Wita setelah kepulan asap terlihat dari area tersebut.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin memerintahkan personel pengamanan untuk segera menuju lokasi dan membantu proses pemadaman bersama tim pemadam.
Dua personel Polsek Muara Kaman, Brigpol Alfian dan Bripda Dharma Putra Girsang, bergabung dengan 20 personel Damkar Distrik 32 Sebulu serta enam personel sekuriti dalam penanganan kebakaran.
Medan yang dihadapi bukan perkara mudah. Angin yang cukup kencang membuat api sulit dikendalikan, sementara karakter lahan gambut membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan lebih intensif.
Petugas mengerahkan lima unit mesin pompa (Alkon) dan satu mobil tangki berkapasitas 10 ton untuk menyemprot titik api. Pemadaman dilakukan secara bertahap sembari mengendalikan area yang masih terbakar.
Berkat kerja bersama di lapangan, api berhasil dipadamkan. Namun petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.
Selain terlibat langsung dalam pemadaman, Polsek Muara Kaman melakukan pemantauan perkembangan situasi, berkoordinasi dengan unsur terkait serta melakukan pendalaman untuk mengetahui awal mula dan penyebab kebakaran.
Polsek Muara Kaman juga memastikan pemantauan tetap dilakukan terhadap area bekas terbakar, mengingat kondisi lahan gambut memiliki potensi menyimpan bara yang dapat kembali menimbulkan titik api.
Hingga penanganan berlangsung, situasi di lokasi dalam kondisi terkendali. Polsek Muara Kaman bersama unsur terkait terus memastikan api tidak kembali muncul dan tidak meluas ke area lainnya.
Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H. menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) PT Jasa Raharja (Persero) Provinsi Kalimantan Timur di Ruang Rapat Kapolda Kaltim, Senin (21/9/2026).
Audiensi yang berlangsung pada pukul 10.00 WITA tersebut menjadi momentum untuk mempererat komunikasi dan sinergi antara Polda Kaltim dengan PT Jasa Raharja, khususnya dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat di bidang lalu lintas.
Dalam kegiatan tersebut, Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H. didampingi Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kaltim serta Kabid Humas Polda Kaltim.
Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kerja sama antarlembaga dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian serta peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Sinergi antara Polda Kaltim dan Jasa Raharja juga diharapkan dapat terus diperkuat, terutama dalam mendukung upaya peningkatan keselamatan lalu lintas serta memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat yang membutuhkan.
Melalui komunikasi dan koordinasi yang berkesinambungan, kedua pihak diharapkan dapat terus membangun kolaborasi yang efektif dalam mendukung terciptanya pelayanan lalu lintas yang semakin baik di wilayah Kalimantan Timur.
Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Timur menerima kunjungan edukasi dari anak-anak TK Babulfalah di Mako Ditpolairud Polda Kaltim, Senin (21/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi para peserta didik untuk mendapatkan pengalaman belajar secara langsung mengenai lingkungan pesisir sekaligus mengenal tugas dan sarana yang digunakan personel Ditpolairud dalam menjaga keamanan wilayah perairan.
Dalam kegiatan tersebut, personel Subdit Patroli Ditpolairud Polda Kaltim memberikan edukasi sederhana mengenai ekosistem mangrove. Para peserta dikenalkan dengan keberadaan mangrove serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
Tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai mangrove, anak-anak TK Babulfalah juga diajak mengenal kapal-kapal patroli milik Ditpolairud Polda Kaltim. Para personel memberikan penjelasan mengenai fungsi kapal patroli dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah perairan.
Kegiatan dikemas secara edukatif dan interaktif sehingga para peserta dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih dekat dengan objek yang dipelajari. Antusiasme peserta terlihat saat mereka mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung sarana patroli yang digunakan oleh personel Ditpolairud.
Melalui kegiatan tersebut, Ditpolairud Polda Kaltim turut mendorong pengenalan lingkungan dan keselamatan wilayah perairan sejak usia dini, sekaligus memperkenalkan tugas kepolisian secara humanis kepada generasi muda.
Kegiatan kunjungan edukasi berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Polisi Wanita (Polwan) Polda Kalimantan Timur bersama Bhayangkari Daerah Kaltim melaksanakan kegiatan berbagi tali asih di Posyandu RT 28, Jalan Strat 3, Senin (21/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA tersebut dilaksanakan oleh Polwan Biro Operasi dan Polwan Yanma Polda Kaltim bersama Bhayangkari Biro Operasi serta Bhayangkari Yanma Polda Kaltim.
Dalam kegiatan tersebut, Polwan dan Bhayangkari menyerahkan tali asih berupa bantuan uang tunai dari Ibu Kapolda Kaltim. Bantuan diberikan sebanyak 50 amplop, dengan masing-masing amplop senilai Rp250.000.
Penyerahan tali asih tersebut menjadi wujud perhatian dan kepedulian keluarga besar Polda Kaltim terhadap masyarakat. Selain memberikan manfaat secara langsung, kegiatan berbagi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta membangun hubungan yang semakin dekat antara Polri dan masyarakat.
Melalui kegiatan sosial tersebut, Polwan dan Bhayangkari Polda Kaltim terus berupaya menghadirkan kepedulian dan semangat berbagi di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong.
Kegiatan Polwan dan Bhayangkari Polda Kaltim Berbagi berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Selama pelaksanaan kegiatan tidak terdapat hambatan maupun kendala yang berarti.
Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kukar – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di kawasan vegetasi KM 54 RT 16, Kelurahan Bukit Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu (20/9/2026) malam.
Kebakaran yang melanda kawasan pohon dan semak belukar dengan luas sekitar 5 hektare tersebut mendapat penanganan cepat dari tim gabungan. Upaya pemadaman bahkan berlangsung hingga Senin (21/9/2026) dini hari untuk memastikan kobaran api tidak meluas ke area lainnya.
Informasi kebakaran diterima sekitar pukul 22.30 WITA. Meski lokasi berada sekitar 32 kilometer dari Mako Polsek Samboja, personel kepolisian segera menuju lokasi dan bergabung dengan unsur terkait untuk melakukan penanganan.
Sebanyak 45 personel dari berbagai unsur terlibat dalam proses pemadaman. Mereka terdiri dari personel Polsek Samboja, PMI, Damkar Samboja, Dinas Kehutanan, Yayasan Jejak Pulang, Manggala Agni, PT Lembuswana Perkasa, Otorita IKN, MPA Tanjung Harapan, serta masyarakat setempat.
Kondisi medan yang merupakan kawasan vegetasi dan penanganan yang berlangsung pada malam hari menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Namun, melalui koordinasi dan kerja sama lintas unsur, proses pemadaman terus dilakukan secara bersama-sama.
Selain memadamkan kobaran api, petugas juga melakukan pengendalian asap serta pemantauan terhadap area sekitar guna mengantisipasi munculnya titik api baru yang dapat menyebabkan kebakaran kembali meluas.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, sekitar pukul 03.55 WITA, api berhasil dipadamkan dan kondisi asap dapat dikendalikan. Tidak terdapat laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Pasca pemadaman, tim gabungan melakukan pengecekan terhadap lokasi untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali. Dokumentasi serta hasil penanganan juga dilakukan sebagai bagian dari pemantauan dan pelaporan lebih lanjut.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Kepolisian belum menyimpulkan sumber maupun faktor yang menjadi pemicu munculnya api.
Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid menekankan pentingnya kecepatan dalam merespons setiap laporan Karhutla, terlebih apabila kebakaran terjadi pada malam hari dan berada jauh dari pusat permukiman.
Menurutnya, penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Informasi cepat dari masyarakat, respons kepolisian, serta sinergi bersama instansi dan unsur terkait menjadi faktor penting dalam mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
Polsek Samboja juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kepulan asap di kawasan hutan dan lahan. Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran.
Penanganan Karhutla di KM 54 Samboja Barat tersebut menjadi bentuk nyata sinergi lintas unsur dalam menjaga kawasan hutan dan lahan sekaligus memastikan keselamatan masyarakat dari potensi dampak kebakaran.
Tribratanews.kaltim.polri.go.id, PPU – Jajaran Polres Penajam Paser Utara (PPU) bersama tim gabungan bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di kawasan Gang Ulin, Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Minggu (20/9/2026).
Laporan mengenai kebakaran diterima sekitar pukul 18.47 WITA. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Sat Samapta Polres PPU yang tergabung dalam regu siaga Karhutla langsung menuju lokasi bersama unsur terkait untuk melakukan upaya pemadaman.
Penanganan melibatkan personel Polres PPU bersama BPBD Kabupaten PPU, Dinas Pertanian Kabupaten PPU, personel KRYD Polres PPU, Damkar Penajam, Babinsa, Bhabinkamtibmas Kelurahan Nenang, serta Satpol PP PPU.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman terhadap titik api. Personel kepolisian juga membantu tim BPBD membuka jalur selang guna memperlancar distribusi air menuju area yang terbakar sehingga proses pemadaman dapat dilakukan secara lebih efektif.
Sejumlah sarana operasional turut dikerahkan dalam penanganan tersebut, yakni satu unit mobil barrier Polres PPU, satu unit mobil pemadam kebakaran Penajam, dua unit kendaraan operasional BPBD PPU, serta satu unit kendaraan operasional Disperkimtan PPU.
Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., melalui Kasat Samapta Polres PPU AKP Wiji Santosa mengatakan, respons cepat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah kebakaran meluas, khususnya ketika api muncul di kawasan yang memiliki potensi penyebaran.
“Personel kami langsung bergerak setelah menerima laporan. Bersama unsur terkait, kami melakukan pemadaman dan membantu membuka jalur selang untuk mempercepat proses penanganan. Yang terpenting adalah memastikan api dapat dikendalikan dan tidak meluas sehingga tidak membahayakan masyarakat maupun lingkungan sekitar,” ujar AKP Wiji Santosa.
Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Proses pendinginan tetap dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang berpotensi kembali menyala.
“Setelah api padam, kami tidak langsung meninggalkan lokasi. Proses pendinginan tetap dilakukan untuk memastikan kondisi benar-benar aman. Kami juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran,” lanjutnya.
Hingga pukul 21.00 WITA, api telah berhasil dipadamkan dan tim gabungan masih melaksanakan pendinginan di lokasi. Sementara itu, luas area yang terdampak masih dalam proses pendataan, sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Polres PPU bersama instansi terkait selanjutnya melakukan pemantauan di sekitar lokasi guna mengantisipasi munculnya kembali titik api serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Penanganan tersebut menjadi bentuk sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan unsur terkait dalam merespons Karhutla secara cepat sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.
BALIKPAPAN — Polda Kalimantan Timur menerima audiensi jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kalimantan Timur dan Utara, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Kalimantan Timur, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Samarinda, KPKNL Balikpapan, serta Kantor Pertanahan Kabupaten Kutai Kartanegara, di Ruang Rapat Kapolda Kaltim, Selasa (22/9/2026).
Audiensi tersebut diterima langsung oleh Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Kaltim. Kegiatan menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergitas antarlembaga, khususnya dalam mendukung pengelolaan aset serta pelayanan pertanahan di wilayah Kalimantan Timur.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kakanwil DJKN Kaltimra Dr. Sugeng Apriyanto, S.Sos., M.Si., beserta jajaran; perwakilan Kanwil DJP Kaltimtara; Kakanwil BPN Provinsi Kalimantan Timur Shamy Ardian, S.T., M.Eng., beserta jajaran; Kepala KPKNL Samarinda Adi Suranto, S.H., M.Ec.De; Kepala KPKNL Balikpapan Naf’an Widiarso Rafid, S.S.T., Ak., M.B.A., Ph.D.; serta Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kutai Kartanegara Heru Maulana, S.P., M.Si., QRMP.
Kegiatan diawali dengan penyambutan rombongan dan perkenalan masing-masing jajaran. Selanjutnya, audiensi dilanjutkan dengan penyampaian maksud dan tujuan kunjungan serta pembahasan berbagai hal yang berkaitan dengan sinergitas Polda Kaltim bersama BPN dan instansi terkait dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Selain membahas penguatan koordinasi kelembagaan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan dokumen tanah Hak Guna Bangunan (HGB) Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kaltim kepada Polda Kaltim.
Kapolda Kaltim menegaskan bahwa sinergitas dan koordinasi lintas instansi merupakan bagian penting dalam mendukung tertib administrasi serta memberikan kepastian hukum terhadap aset negara.
“Sinergitas dan koordinasi dengan BPN, DJKN, KPKNL, serta instansi terkait perlu terus diperkuat. Hal ini penting untuk memastikan pengelolaan aset negara berjalan tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sekaligus mendukung pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolda Kaltim.