Blog

  • Visitasi Kompolnas Award 2026 di Polres Kutai Barat


    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kubar – Polres Kutai Barat mendapat kunjungan Tim Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dalam rangka pelaksanaan Visitasi Kompolnas Award 2026 untuk kategori Polres A. Rombongan tiba di Kabupaten Kutai Barat dan disambut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Bandara Melalan, Selasa (11/8/2026).

    Tim visitasi dipimpin Komisioner Kompolnas sekaligus Ketua Pelaksana Kompolnas Award 2026, Irjen Pol. (Purn) Ida Oetari Poernamasasi, S.A.P., M.A. Rombongan juga terdiri dari Yaya Winarno Junardy selaku anggota Dewan Juri dari unsur tokoh masyarakat, Kabag Renorg Sekretariat Kompolnas Kombes Pol Tri Suryanti, S.I.K., M.Si., Auditor Kepolisian Madya TK III Itwasda Polda Kaltim Kombes Pol Hendrik Hermawan, S.I.K., serta Analis Kebijakan Sekretariat Kompolnas Fitriani, A.MD.Ak., S.H.
    Kedatangan tim disambut langsung Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, S.H., Wakil Bupati H. Nanang Adriani, S.PKP., M.Si., Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan, S.I.K., M.I.K., Dandim 0912/KBR Letkol Inf. Doni Fransisko, S.Sos., M.Han., bersama jajaran Forkopimda dan sejumlah pemangku kepentingan di Kabupaten Kutai Barat.

    Setelah agenda penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi wawancara visitasi di Aula Tribrata Mapolres Kutai Barat mulai pukul 15.00 WITA. Dalam sesi tersebut, tim menggali informasi dan masukan dari unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta tokoh agama terkait pelaksanaan tugas dan kontribusi Polres Kutai Barat di tengah masyarakat.

    Visitasi tersebut menjadi bagian dari proses penilaian Kompolnas Award 2026 yang menggunakan lima indikator utama atau “5P”, yakni Prosperity yang menilai kontribusi kepolisian dalam mendukung kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat; Planet yang berkaitan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan penanganan bencana; serta People yang mencakup kualitas pelayanan publik dan profesionalisme personel.
    Selanjutnya, aspek Partnership menitikberatkan pada kemampuan membangun sinergi bersama pemerintah daerah, TNI dan berbagai pemangku kepentingan. Sementara aspek Peace menilai upaya kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mencegah potensi konflik.

    Tidak hanya lima indikator tersebut, Tim Kompolnas juga melakukan penilaian terhadap kondisi kesatuan, capaian kinerja, berbagai inovasi pelayanan, praktik terbaik (best practices), serta pembelajaran dari pelaksanaan tugas (lesson learned) yang telah diterapkan Polres Kutai Barat.
    Ketua Pelaksana Kompolnas Award 2026, Irjen Pol. (Purn) Ida Oetari Poernamasasi, berharap pelaksanaan visitasi dapat menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas kinerja kepolisian.

    “Melalui Kompolnas Award ini, kami berharap dapat mendorong peningkatan kinerja, integritas dan pelayanan Polres Kutai Barat kepada masyarakat,” ujarnya.

    Visitasi Kompolnas Award 2026 di Polres Kutai Barat dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai 11 hingga 12 Agustus 2026. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Polres Kutai Barat untuk menunjukkan berbagai capaian, inovasi, serta bentuk kolaborasi yang telah dibangun bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang profesional dan responsif.

    Humas Polda Kaltim

  • Satukan Komitmen Perkuat Sistem Pengamanan, Polda Kaltim dan PT KIE Tandatangani MoU

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Polda Kaltim bersama PT Kaltim Industrial Estate (KIE) memperkuat sinergi dalam bidang keamanan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Pedoman Kerja Teknis tentang Penyelenggaraan Jasa Pengamanan, Rabu (12/8/2026)

    Kegiatan yang berlangsung di Hotel Platinum, Kota Balikpapan dihadiri Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., Direktur Utama PT Kaltim Industrial Estate Budi Susilo, serta sejumlah Pejabat Utama Polda Kaltim.
    Penandatanganan nota kesepahaman dan pedoman kerja teknis ini menjadi langkah strategis dalam membangun kerja sama yang lebih terarah antara Polda Kaltim dan PT Kaltim Industrial Estate, khususnya dalam mendukung penyelenggaraan jasa pengamanan di lingkungan perusahaan.
    Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak berkomitmen meningkatkan koordinasi serta sinergitas dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat memperkuat sistem pengamanan serta mendukung kelancaran aktivitas operasional perusahaan.

    Kapolda Kaltim menekankan pentingnya sinergi antara Kepolisian dan pihak perusahaan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan. Menurutnya, penyelenggaraan pengamanan membutuhkan koordinasi yang baik, komunikasi yang efektif, serta pembagian peran yang jelas antara seluruh pihak terkait.
    “Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan pengamanan yang profesional, terpadu, dan mampu memberikan rasa aman bagi seluruh pihak. Sinergi antara Polri dan dunia usaha harus terus diperkuat demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Kapolda.

    Sementara itu, Direktur Utama PT Kaltim Industrial Estate Budi Susilo menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama dengan Polda Kaltim. Ia berharap nota kesepahaman dan pedoman kerja teknis tersebut dapat menjadi landasan dalam meningkatkan kualitas pengamanan sekaligus memperkuat koordinasi dengan kepolisian.
    Dengan ditandatanganinya MoU dan Pedoman Kerja Teknis tersebut, Polda Kaltim dan PT Kaltim Industrial Estate diharapkan dapat terus membangun kolaborasi berkelanjutan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

    Humas Polda Kaltim

  • Sambut HUT ke-81 Republik Indonesia, Polsek Penajam Bersama TNI dan Warga Rawat Cagar Budaya


    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Penajam – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polsek Penajam bersama TNI, pemerintah kelurahan, organisasi kemasyarakatan, pemuda, mahasiswa, serta warga melaksanakan kerja bakti di kawasan cagar budaya meriam peninggalan Jepang yang berada di Jalan Kapao, RT 06, Kelurahan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam, Rabu (12/8/2026).

    Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari persiapan menyambut momentum kemerdekaan, tetapi juga menjadi upaya bersama dalam menjaga kebersihan sekaligus merawat salah satu peninggalan sejarah yang memiliki nilai penting bagi masyarakat.

    Sejumlah personel Polsek Penajam turut terjun langsung dalam kegiatan tersebut. Ps. Kanit Provos Polsek Penajam Aipda Zet Untung dan Ps. Kanit Samapta Aipda Rachmad Hidayat, S.H., M.H., bersama anggota lainnya berbaur dengan peserta gotong royong membersihkan dan menata kawasan cagar budaya.
    Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Seteleng Aipda Paimin, S.H., juga hadir untuk mendampingi masyarakat. Kehadirannya sekaligus menjadi sarana mempererat komunikasi antara kepolisian dan warga serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan aset sejarah di wilayahnya.

    Berbagai pekerjaan dilakukan dalam kegiatan tersebut, mulai dari membersihkan rumput dan lingkungan sekitar, melakukan pengecatan pada meriam serta pagar, hingga memasang umbul-umbul untuk mempercantik kawasan menjelang perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

    Kegiatan berlangsung dengan melibatkan sejumlah unsur, di antaranya 10 personel Koramil Penajam, empat personel Polsek Penajam, empat personel Subdenpom PPU, 10 staf Kelurahan Gunung Seteleng, anggota Pemuda Pancasila, Komando Kawal Muhammadiyah (Kokam), serta 10 mahasiswa dan mahasiswi KKN Universitas Balikpapan (Uniba).
    Kapolsek Penajam AKP Syaifudin, S.H., M.H., mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, gotong royong merupakan salah satu cara sederhana namun bermakna dalam mengisi kemerdekaan sekaligus memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat.

    “Semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia harus kita isi dengan memperkuat persatuan, kepedulian dan kebersamaan. Kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga lingkungan serta melestarikan peninggalan sejarah,” ujar AKP Syaifudin.

    Ia menegaskan, keberadaan cagar budaya merupakan tanggung jawab bersama. Selain memiliki nilai sejarah, peninggalan tersebut juga dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal perjalanan bangsa dan memahami arti penting perjuangan dalam meraih kemerdekaan.
    “Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Kami berharap kepedulian terhadap lingkungan dan peninggalan sejarah dapat terus ditumbuhkan,” tambahnya.

    Sinergitas yang terbangun dalam kegiatan tersebut diharapkan terus dipertahankan, sehingga semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan maupun warisan sejarah semakin mengakar di tengah masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara.

    Humas Polda Kaltim

  • Dit Polairud Polda Kaltim Bersama Mahasiswa KKN Uniba Tanam 100 Bibit Mangrove di Margomulyo


    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Dit Polairud Polda Kaltim bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Balikpapan (Uniba) Angkatan ke-20 melaksanakan kegiatan penanaman bibit mangrove di Hutan Kota Konservasi Mangrove Margomulyo, Kelurahan Margomulyo, Kecamatan Balikpapan Barat, Rabu (12/8/2026).

    Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program kerja mahasiswa KKN Universitas Balikpapan sekaligus wujud kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem mangrove yang memiliki peran penting dalam menjaga kawasan pesisir.
    Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 100 bibit mangrove ditanam secara bersama-sama di kawasan konservasi. Penanaman dilakukan dengan melibatkan unsur kepolisian, mahasiswa, serta pelajar sebagai bentuk kolaborasi lintas generasi dalam menjaga dan merawat lingkungan.

    Tidak hanya mahasiswa KKN, sejumlah siswa SMK Negeri 07 Balikpapan juga tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Para pelajar turut terlibat langsung dalam proses penanaman bibit mangrove, mulai dari menyiapkan lokasi hingga menanam bibit pada area yang telah ditentukan.
    Keterlibatan para pelajar diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta memberikan pengalaman langsung dalam upaya pelestarian kawasan pesisir.

    Melalui kegiatan tersebut, Dit Polairud Polda Kaltim menunjukkan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan positif masyarakat dan dunia pendidikan yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan. Sinergi bersama mahasiswa dan pelajar diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam menjaga keberlangsungan hutan mangrove di Kota Balikpapan.
    Penanaman mangrove ini juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dilanjutkan dengan kepedulian dan pemeliharaan secara berkelanjutan agar bibit yang telah ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat ekologis bagi lingkungan serta masyarakat sekitar.

    Humas Polda Kaltim

  • Rakor Perencanaan dan Penganggaran Polda Kaltim, Kapolda Berikan Penghargaan Kepada Satker Berprestasi


    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menggelar Rapat Koordinasi Perencanaan dan Penganggaran Polda Kaltim Tahun 2026 di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Rabu (12/8/2026).

    Rapat Koordinasi dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., didampingi Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han. Rakor turut dihadiri Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Timur, para pejabat utama Polda Kaltim, serta para Wakapolresta dan Wakapolres jajaran yang mengikuti kegiatan secara daring.

    Rakor menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi dan menyelaraskan perencanaan serta penganggaran di lingkungan Polda Kaltim. Melalui kegiatan tersebut, seluruh satuan kerja didorong untuk meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban anggaran secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
    Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kaltim juga memberikan penghargaan kepada sejumlah satuan kerja yang dinilai berhasil menunjukkan kinerja terbaik dalam pengelolaan anggaran sepanjang tahun 2025.

    Pada kategori Nilai Kinerja Anggaran Terbaik Tahun 2025 berdasarkan sumber Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kementerian Keuangan, Juara 1 diraih Bidang Humas Polda Kaltim, Juara 2 Bidang Propam Polda Kaltim, dan Juara 3 Bidang Hukum (Bidkum) Polda Kaltim.

    Sementara itu, pada kategori Pengelolaan Anggaran Belanja dengan Jumlah Revisi Anggaran Paling Sedikit Tahun 2025 berdasarkan aplikasi SAKTI Kementerian Keuangan, Juara 1 diraih Direktorat Binmas Polda Kaltim, Juara 2 Bidkum Polda Kaltim, dan Juara 3 Bid Humas Polda Kaltim.
    Penghargaan berikutnya diberikan untuk kategori Penyerapan Anggaran Setelah Pagu Blokir Tahun 2025 berdasarkan aplikasi OMSPAN Kementerian Keuangan. Juara 1 diraih Direktorat Samapta Polda Kaltim, Juara 2 Biro Perencanaan (Roren) Polda Kaltim, dan Juara 3 Direktorat Binmas Polda Kaltim.
    Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pimpinan sekaligus motivasi bagi seluruh satuan kerja agar terus meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan anggaran. Capaian tersebut juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi jajaran lainnya untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran sesuai dengan perencanaan dan ketentuan yang berlaku.
    Kapolda Kaltim menekankan bahwa perencanaan dan penganggaran merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas Kepolisian. Oleh karena itu, setiap satuan kerja dituntut mampu mengelola anggaran secara tepat sasaran serta berorientasi pada pencapaian kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

    Dengan pelaksanaan Rakor Perencanaan dan Penganggaran Tahun 2026 ini, Polda Kaltim diharapkan semakin mampu mewujudkan tata kelola anggaran yang baik, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, serta mendukung terwujudnya Polri yang profesional, transparan, dan Presisi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    Humas Polda Kaltim

  • Polisi bagi Anak-Anak: Hadir, Menolong, Melindungi

    Jakarta – Tiga anak menyampaikan pandangan sederhana namun bermakna tentang sosok polisi saat berkesempatan berdialog dan mendongeng di hadapan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Selasa (11/8/2026).

    Melalui tiga cerita berbeda, Faiha Samaira Khansa, Violina Firdausa, dan Gilang menggambarkan polisi dari sudut pandang yang dekat dengan kehidupan anak-anak: sosok yang memberikan pertolongan ketika menghadapi kesulitan, menghadirkan rasa aman, serta dapat dipercaya ketika membutuhkan perlindungan.

    Faiha mengangkat perubahan pandangan seorang anak yang semula takut kepada polisi hingga akhirnya merasa aman setelah mendapat pertolongan. Pesan tersebut menunjukkan bahwa kedekatan dan tindakan nyata dapat mengubah rasa takut menjadi kepercayaan.

    “Pak Polisi itu bukan untuk ditakuti. Pak Polisi tugasnya menjaga kita semua agar selamat di jalan raya,” ujar Faiha.

    Sementara itu, Vio memaknai polisi melalui keberanian dan kepedulian terhadap sesama. Melalui tokoh anak perempuan yang bercita-cita menjadi polisi, ia menunjukkan bahwa keberanian bukan hanya tentang kekuatan, tetapi juga kemauan untuk menolong orang lain. Vio sendiri dengan mantap menyampaikan cita-citanya untuk menjadi polisi.

    Adapun Gilang menempatkan polisi sebagai sosok yang dapat dipercaya ketika seorang anak berada dalam kesulitan. Ceritanya juga membawa pesan mengenai perlindungan anak dan pentingnya edukasi keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.

    Ketiga cerita tersebut memperlihatkan satu pesan penting: bagi anak-anak, citra polisi terbentuk dari pengalaman dan tindakan yang mereka rasakan secara langsung. Kehadiran, kepedulian, serta cara polisi memperlakukan masyarakat menjadi dasar tumbuhnya rasa aman dan kepercayaan.

    Kapolri pun tidak hanya mendengarkan cerita mereka, tetapi turut berbincang mengenai sekolah, keluarga, dan cita-cita masing-masing. Saat mengetahui ibunda Vio sedang sakit, Kapolri menyampaikan doa agar segera diberikan kesembuhan sekaligus memberikan semangat kepada ketiganya untuk terus belajar dan meraih cita-cita.

    Momen tersebut menunjukkan pentingnya membangun hubungan Polri dengan anak-anak melalui pendekatan yang humanis dan penuh perhatian. Sebab, kepercayaan terhadap polisi tidak hanya dibangun ketika seseorang telah dewasa, tetapi dapat tumbuh sejak dini melalui pengalaman positif bersama anggota Polri.

  • Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat, Wujud Komitmen Polri Dorong Kreativitas dan Inovasi

    Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar kegiatan bertajuk Apresiasi Kreasi “Polri untuk Masyarakat” di Grand Ballroom The Tribrata, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026).

    Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.

    Kegiatan ini menjadi momentum Polri untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat maupun satuan kerja Polri yang menghasilkan karya, inovasi, dan prestasi melalui berbagai bidang perlombaan. Selain memberikan apresiasi, kegiatan ini juga dirancang untuk mendorong lahirnya kreativitas dan inovasi berkelanjutan, memperkuat citra positif Polri yang Presisi, serta meningkatkan partisipasi dan kolaborasi masyarakat.

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat tidak sekadar menjadi ajang pemberian penghargaan, tetapi juga ruang untuk mempertemukan berbagai prestasi, inovasi, dan pengabdian yang lahir dari kolaborasi Polri bersama masyarakat.

    “Apresiasi dan kreasi ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga merupakan ruang untuk mempertemukan prestasi, inovasi, maupun pengabdian yang lahir dari kegiatan yang dilakukan bersama-sama antara Polri dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Trunoyudo di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, Polri memberikan penghargaan kepada para pemenang dari puluhan kategori lomba yang melibatkan berbagai bidang, mulai dari kreativitas dan komunikasi publik, pembinaan potensi masyarakat, ketahanan pangan, perlindungan anak dan masyarakat, hingga pemanfaatan ruang digital dan kreativitas generasi muda.

    Khusus bidang kreasi dan komunikasi publik yang diselenggarakan Divhumas Polri, terdapat berbagai kategori seperti cerpen, melukis difabel, cipta lagu, TikTok, mendongeng, fotografi, video edukasi, infografis, artikel jurnalistik, dan animasi AI. Sementara itu, sejumlah kategori lainnya mencakup Mobile Legends: Bang Bang, Character Defile, KOL (Influencer) Hunt, Capture the Flag, Kampung Bebas dari Narkoba, hingga kearifan lokal dan kebersihan.

    Trunoyudo mengatakan, keterlibatan generasi muda dalam berbagai kegiatan tersebut menjadi perhatian penting Polri, khususnya dalam membuka ruang kreativitas bagi generasi Z dan Alpha yang akan menjadi bagian penting dari Generasi Emas Indonesia 2045.

    “Bapak Kapolri hari ini memberikan awarding. Tentu hal ini menjadi satu rangkaian yang bukan sekadar penghargaan, tetapi juga merupakan pertemuan atau mempertemukan ruang bagi prestasi, inovasi, maupun pengabdian,” katanya.

    Ia menegaskan, Polri akan terus memberikan penghargaan terhadap karya dan prestasi terbaik sebagai bentuk komitmen untuk mendorong kreativitas serta inovasi yang berkelanjutan.

    “Melalui kegiatan apresiasi dan kreasi ini, Polri akan terus memberikan penghargaan atas karya dan prestasi terbaik untuk mendorong lahirnya kreativitas serta inovasi yang berkelanjutan, meningkatkan partisipasi dan kolaborasi masyarakat, serta mempererat hubungan Polri dengan seluruh elemen bangsa,” ujarnya.

    Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Ketua Dewan Pakar Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Prof. Dr. Seto Mulyadi. Ia menilai komitmen Polri dalam melibatkan dan memberikan ruang kepada anak-anak melalui kegiatan kreatif merupakan langkah positif untuk membangun kedekatan antara polisi dengan generasi muda.

    “Intinya adalah agar polisi tidak ditakuti oleh anak-anak; polisi menjadi sahabat anak, polisi bisa menanamkan karakter yang baik, dalam hal ini adalah akhlak mulia dan sebagainya kepada anak-anak,” kata Seto.

    Hal senada disampaikan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Dr. Aris Adi Leksono. Menurutnya, pemberian penghargaan melalui berbagai lomba dapat memotivasi anak untuk terus tumbuh, berkembang, dan berkreasi sesuai minat serta bakatnya.

    “Saya kira ke depan apresiasi untuk anak-anak perlu diberi ruang yang lebih luas lagi dengan berbagai macam mata lomba dan seterusnya, sehingga memberikan ruang bagi anak untuk terus berkreasi berdasarkan minat dan bakatnya sesuai dengan tumbuh kembang mereka,” ujar Aris.

    Ia pun mengapresiasi langkah Polri yang memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kreatif sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Generasi Emas Indonesia.

  • Kepala Suku Besar Kamoro Kecam Penembakan Warga Sipil di Jayawijaya, Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian Papua

    Timika – Kepala Suku Besar Kamoro di Kabupaten Mimika, Timotius Samin, mengecam tindakan penembakan terhadap warga sipil yang terjadi di sekitar Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), Walesi, Kabupaten Jayawijaya. Ia mengajak masyarakat Papua, khususnya di Kabupaten Mimika, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

    Pernyataan tersebut disampaikan Timotius Samin saat memberikan testimoni kepada personel Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 di Kabupaten Mimika, Selasa (11/8/2026).

    Timotius menilai tindakan kekerasan terhadap masyarakat sipil tidak dapat dibenarkan karena dapat menimbulkan penderitaan dan mengganggu rasa aman masyarakat. Menurutnya, keamanan dan kedamaian di Tanah Papua merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dijaga.

    “Salam kedamaian untuk seluruh masyarakat Papua, khususnya masyarakat di Kabupaten Mimika. Saya mengutuk keras tindakan penembakan terhadap masyarakat sipil yang dilakukan oleh kelompok bersenjata pada Festival Budaya Lembah Baliem di Walesi, Kabupaten Jayawijaya. Saya mengecam setiap bentuk tindakan kekerasan dan pembunuhan terhadap warga sipil. Tindakan seperti ini tidak dapat dibenarkan dan hanya akan merugikan masyarakat serta mengganggu keamanan dan kedamaian di Tanah Papua,” ujar Timotius.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada petugas kepolisian dan aparat keamanan yang telah memberikan perlindungan serta merespons kejadian tersebut. Menurutnya, kehadiran aparat di lapangan penting untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan ketika terjadi gangguan keamanan.

    “Saya menyampaikan terima kasih kepada petugas kepolisian setempat dan aparat keamanan lainnya yang dibantu Satgas Operasi Damai Cartenz atas perlindungan serta respons cepat yang diberikan dalam menangani kejadian penembakan di Jayawijaya. Kami mengapresiasi tindakan yang profesional dan terukur dengan tetap mengedepankan keselamatan masyarakat,” katanya.

    Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Timotius mengajak masyarakat di Kabupaten Mimika untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban serta mengisi momentum kemerdekaan dengan kegiatan yang mempererat persatuan.

    Ia juga mengajak masyarakat untuk mengibarkan bendera Merah Putih sebagai bagian dari semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Kemerdekaan.

    “Saya mengajak dan mengimbau seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Mimika, untuk bersama-sama dengan aparat keamanan menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Mari kita ciptakan suasana kedamaian dalam menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia. Mari kita kibarkan bendera Merah Putih secara serentak sebagai simbol kebanggaan, persatuan, dan cinta kita kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mari kita jaga Papua tetap aman, damai, dan kondusif. Bersama-sama kita wujudkan Papua yang damai demi masa depan yang lebih baik bagi kita semua,” pungkasnya.

  • Kompolnas Visitasi Polres Barito Selatan, Verifikasi Inovasi Dua Bhabinkamtibmas dalam Kompolnas Awards 2026

    Barito Selatan, Selasa, 11 Agustus 2026 – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melaksanakan visitasi dalam rangka penilaian Kompolnas Awards 2026 di Polres Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Selasa (11/8/2026). Visitasi tersebut menjadi bagian dari tahapan verifikasi lapangan terhadap inovasi dan kinerja personel Polri yang masuk nominasi.

    Anggota Kompolnas Dr. Yusuf, S.Ag., M.H. bersama tim melakukan pengecekan langsung terhadap program yang dijalankan dua Bhabinkamtibmas Polres Barito Selatan yang berhasil masuk tiga besar nominasi Kompolnas Awards 2026 Kategori Perorangan Partnership, yakni Aipda Yogi Friatno Setiawan, S.I.Kom. dan Brigpol Lidya Aprilia Anisa A.Ng., S.H Kategori Perorangan People.

    Dalam keterangannya, Dr. Yusuf mengatakan visitasi dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara hasil penilaian tahap awal, dokumen yang disampaikan, serta kondisi nyata di lapangan.

    “Visitasi ini merupakan bagian dari proses penilaian untuk memperoleh gambaran secara komprehensif mengenai implementasi kinerja, inovasi, kualitas pelayanan publik, tata kelola organisasi, serta dampak program yang dilaksanakan oleh peserta,” ujar Dr. Yusuf.

    Ia menjelaskan, Kompolnas Awards merupakan salah satu bentuk penilaian terhadap praktik-praktik baik yang dilakukan anggota maupun satuan kerja Polri. Karena itu, tim Kompolnas melakukan verifikasi secara langsung untuk memastikan inovasi yang diajukan benar-benar dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

    “Melalui visitasi ini kami ingin memastikan kesesuaian hasil penilaian tahap pertama dan dokumen dengan kondisi nyata, sekaligus memverifikasi keaslian inovasi dan praktik baik yang dilakukan di lapangan,” katanya.

    Dalam kegiatan tersebut, tim Kompolnas yang terdiri dari Dr. Yusuf, Nining Desiwati, serta Dr. Mardonna Lamtio, S.Pd., M.M., didampingi Irwasda Polda Kalimantan Tengah. Kedatangan tim disambut Kapolres Barito Selatan AKBP Jecson R. Hutapea, S.I.K., M.H., Bupati Barito Selatan, Forkopimda, Forkopimcam Dusun Selatan, Wakapolres, serta jajaran pejabat utama Polres Barito Selatan.

    Setelah rangkaian penyambutan dan arahan di Mapolsek Dusun Selatan, tim Kompolnas melanjutkan kegiatan dengan melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah program unggulan yang menjadi bagian dari nominasi kedua personel tersebut.

    Salah satunya adalah program yang dikembangkan Aipda Yogi Friatno Setiawan selaku Bhabinkamtibmas Desa Kalahien, Kecamatan Dusun Selatan. Aipda Yogi mengembangkan budidaya jamur tiram bersama Pemerintah Desa Kalahien dan PT Nusantara sebagai upaya pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan.

    Selain itu, Aipda Yogi juga menjalankan program BAJAKA PRESISI yang diwujudkan melalui kegiatan perpustakaan keliling untuk meningkatkan akses dan literasi anak-anak di wilayah binaannya.

    Tim Kompolnas juga melakukan pengecekan program pembinaan masyarakat yang dijalankan Brigpol Lidya Aprilia Anisa A.Ng., S.H., Bhabinkamtibmas Kelurahan Hilir Sper. Program tersebut antara lain kegiatan Anak Asuh yang berfokus pada pembinaan dan pendampingan anak, serta sejumlah program pemberdayaan dan pembinaan masyarakat.

    Sebelumnya, Brigpol Lidya juga dikenal melalui program BHAMASAK atau Bhabinkamtibmas Membangun dan Membina Satkamling serta BAKMIE atau Bhabinkamtibmas Membina Pelajar. Program-program tersebut diarahkan untuk memperkuat keamanan lingkungan, pembinaan generasi muda, serta meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

    Dr. Yusuf menegaskan bahwa kehadiran Kompolnas dalam visitasi bukan hanya untuk melihat kelengkapan administrasi, tetapi juga memastikan dampak nyata dari program yang dijalankan oleh personel Polri.

    “Yang kami lihat bukan hanya dokumen atau laporan kegiatan, tetapi bagaimana inovasi tersebut benar-benar diimplementasikan dan memberikan manfaat kepada masyarakat,” ungkapnya.

    Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi pemacu bagi seluruh personel Polres Barito Selatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat kemitraan dengan masyarakat, serta menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan warga.

    Visitasi Kompolnas Awards 2026 di Polres Barito Selatan kemudian dilanjutkan dengan pengecekan langsung terhadap lokasi program yang dijalankan kedua Bhabinkamtibmas. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penilaian sebelum Kompolnas menetapkan penerima penghargaan Kompolnas Awards 2026.

  • Polri Pastikan Pengelolaan Rutan Bareskrim Berjalan Sesuai Prosedur

    JAKARTA — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memastikan pengelolaan Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku, mulai dari penerimaan dan penempatan tahanan, pelayanan, kunjungan, pemenuhan kebutuhan dasar, hingga pengawasan keamanan dan ketertiban.

    Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, pengelolaan Rutan Bareskrim mengacu pada Perkap Nomor 4 Tahun 2015 tentang ketentuan mengenai perawatan tahanan di lingkungan Polri. Setiap proses dilaksanakan melalui mekanisme yang telah ditetapkan dan berada dalam sistem pengawasan secara berjenjang.

    “Pengelolaan Rutan Bareskrim dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Mulai dari penempatan tahanan, pelayanan, kunjungan, pemenuhan kebutuhan makanan dan kesehatan, sampai dengan pengawasan dan penjagaan semuanya memiliki ketentuan yang harus dipatuhi,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

    Ia menjelaskan, pelayanan terhadap tahanan mencakup pembinaan kerohanian dan jasmani, pemberian makanan, pemeriksaan kesehatan, pakaian tahanan, waktu kunjungan, serta mekanisme penyampaian keluhan. Seluruh bentuk pelayanan tersebut merupakan bagian dari perawatan tahanan yang telah diatur.

    “Fasilitas dan pelayanan yang diberikan kepada tahanan juga sudah diatur dalam Perkap Nomor 4 Tahun 2015,” ujarnya.

    Dalam pelaksanaan kunjungan, misalnya, setiap pengunjung wajib melalui pemeriksaan dan pencatatan identitas serta pemeriksaan barang bawaan. Kunjungan juga dilaksanakan pada waktu yang telah ditentukan dan tidak dipungut biaya.

    Johnny menegaskan, aspek keamanan juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan Rutan. Petugas jaga memiliki kewajiban melakukan pemeriksaan secara berkala dan insidentil, termasuk pemeriksaan terhadap kondisi ruang tahanan serta penggeledahan apabila diperlukan.

    “Penjagaan dilakukan secara berlapis. Ada pemeriksaan secara periodik dan insidentil, pengawasan ruang tahanan secara berkala, serta pencatatan setiap kegiatan jaga. Ini semua dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban di dalam Rutan,” kata Johnny.

    Selain itu, terdapat sejumlah larangan yang wajib dipatuhi oleh tahanan, di antaranya membawa alat komunikasi, membawa uang, melakukan perjudian, serta memasukkan, menyimpan, menggunakan maupun mengedarkan narkoba di dalam Rutan.

    Pengawasan dan pengendalian perawatan tahanan di tingkat Mabes Polri juga dilaksanakan melalui supervisi, monitoring dan evaluasi, serta bimbingan teknis dan arahan. Pelaksanaannya berada dalam koordinasi Kabareskrim Polri dan dilakukan secara berjenjang.

    Menurut Johnny, keberadaan fasilitas Rutan juga telah disesuaikan dengan kebutuhan perawatan tahanan, antara lain ruang penjagaan, ruang tahanan, MCK, ruang kunjungan, ruang makan, ruang ibadah, tempat penyimpanan barang titipan, serta sarana pengamanan seperti CCTV dan metal detector.

    “Prinsipnya, seluruh proses perawatan tahanan dilaksanakan berdasarkan prosedur, dengan mengedepankan aspek keamanan, ketertiban, pelayanan, dan penghormatan terhadap hak-hak tahanan. Pengawasan juga terus dilakukan untuk memastikan seluruh ketentuan berjalan sebagaimana mestinya,” pungkas Johnny.