Blog

  • Kepala Suku Besar Kamoro Kecam Penembakan Warga Sipil di Jayawijaya, Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian Papua

    Timika – Kepala Suku Besar Kamoro di Kabupaten Mimika, Timotius Samin, mengecam tindakan penembakan terhadap warga sipil yang terjadi di sekitar Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), Walesi, Kabupaten Jayawijaya. Ia mengajak masyarakat Papua, khususnya di Kabupaten Mimika, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

    Pernyataan tersebut disampaikan Timotius Samin saat memberikan testimoni kepada personel Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 di Kabupaten Mimika, Selasa (11/8/2026).

    Timotius menilai tindakan kekerasan terhadap masyarakat sipil tidak dapat dibenarkan karena dapat menimbulkan penderitaan dan mengganggu rasa aman masyarakat. Menurutnya, keamanan dan kedamaian di Tanah Papua merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dijaga.

    “Salam kedamaian untuk seluruh masyarakat Papua, khususnya masyarakat di Kabupaten Mimika. Saya mengutuk keras tindakan penembakan terhadap masyarakat sipil yang dilakukan oleh kelompok bersenjata pada Festival Budaya Lembah Baliem di Walesi, Kabupaten Jayawijaya. Saya mengecam setiap bentuk tindakan kekerasan dan pembunuhan terhadap warga sipil. Tindakan seperti ini tidak dapat dibenarkan dan hanya akan merugikan masyarakat serta mengganggu keamanan dan kedamaian di Tanah Papua,” ujar Timotius.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada petugas kepolisian dan aparat keamanan yang telah memberikan perlindungan serta merespons kejadian tersebut. Menurutnya, kehadiran aparat di lapangan penting untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan ketika terjadi gangguan keamanan.

    “Saya menyampaikan terima kasih kepada petugas kepolisian setempat dan aparat keamanan lainnya yang dibantu Satgas Operasi Damai Cartenz atas perlindungan serta respons cepat yang diberikan dalam menangani kejadian penembakan di Jayawijaya. Kami mengapresiasi tindakan yang profesional dan terukur dengan tetap mengedepankan keselamatan masyarakat,” katanya.

    Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Timotius mengajak masyarakat di Kabupaten Mimika untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban serta mengisi momentum kemerdekaan dengan kegiatan yang mempererat persatuan.

    Ia juga mengajak masyarakat untuk mengibarkan bendera Merah Putih sebagai bagian dari semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Kemerdekaan.

    “Saya mengajak dan mengimbau seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Mimika, untuk bersama-sama dengan aparat keamanan menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Mari kita ciptakan suasana kedamaian dalam menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia. Mari kita kibarkan bendera Merah Putih secara serentak sebagai simbol kebanggaan, persatuan, dan cinta kita kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mari kita jaga Papua tetap aman, damai, dan kondusif. Bersama-sama kita wujudkan Papua yang damai demi masa depan yang lebih baik bagi kita semua,” pungkasnya.

  • Kompolnas Visitasi Polres Barito Selatan, Verifikasi Inovasi Dua Bhabinkamtibmas dalam Kompolnas Awards 2026

    Barito Selatan, Selasa, 11 Agustus 2026 – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melaksanakan visitasi dalam rangka penilaian Kompolnas Awards 2026 di Polres Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Selasa (11/8/2026). Visitasi tersebut menjadi bagian dari tahapan verifikasi lapangan terhadap inovasi dan kinerja personel Polri yang masuk nominasi.

    Anggota Kompolnas Dr. Yusuf, S.Ag., M.H. bersama tim melakukan pengecekan langsung terhadap program yang dijalankan dua Bhabinkamtibmas Polres Barito Selatan yang berhasil masuk tiga besar nominasi Kompolnas Awards 2026 Kategori Perorangan Partnership, yakni Aipda Yogi Friatno Setiawan, S.I.Kom. dan Brigpol Lidya Aprilia Anisa A.Ng., S.H Kategori Perorangan People.

    Dalam keterangannya, Dr. Yusuf mengatakan visitasi dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara hasil penilaian tahap awal, dokumen yang disampaikan, serta kondisi nyata di lapangan.

    “Visitasi ini merupakan bagian dari proses penilaian untuk memperoleh gambaran secara komprehensif mengenai implementasi kinerja, inovasi, kualitas pelayanan publik, tata kelola organisasi, serta dampak program yang dilaksanakan oleh peserta,” ujar Dr. Yusuf.

    Ia menjelaskan, Kompolnas Awards merupakan salah satu bentuk penilaian terhadap praktik-praktik baik yang dilakukan anggota maupun satuan kerja Polri. Karena itu, tim Kompolnas melakukan verifikasi secara langsung untuk memastikan inovasi yang diajukan benar-benar dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

    “Melalui visitasi ini kami ingin memastikan kesesuaian hasil penilaian tahap pertama dan dokumen dengan kondisi nyata, sekaligus memverifikasi keaslian inovasi dan praktik baik yang dilakukan di lapangan,” katanya.

    Dalam kegiatan tersebut, tim Kompolnas yang terdiri dari Dr. Yusuf, Nining Desiwati, serta Dr. Mardonna Lamtio, S.Pd., M.M., didampingi Irwasda Polda Kalimantan Tengah. Kedatangan tim disambut Kapolres Barito Selatan AKBP Jecson R. Hutapea, S.I.K., M.H., Bupati Barito Selatan, Forkopimda, Forkopimcam Dusun Selatan, Wakapolres, serta jajaran pejabat utama Polres Barito Selatan.

    Setelah rangkaian penyambutan dan arahan di Mapolsek Dusun Selatan, tim Kompolnas melanjutkan kegiatan dengan melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah program unggulan yang menjadi bagian dari nominasi kedua personel tersebut.

    Salah satunya adalah program yang dikembangkan Aipda Yogi Friatno Setiawan selaku Bhabinkamtibmas Desa Kalahien, Kecamatan Dusun Selatan. Aipda Yogi mengembangkan budidaya jamur tiram bersama Pemerintah Desa Kalahien dan PT Nusantara sebagai upaya pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan.

    Selain itu, Aipda Yogi juga menjalankan program BAJAKA PRESISI yang diwujudkan melalui kegiatan perpustakaan keliling untuk meningkatkan akses dan literasi anak-anak di wilayah binaannya.

    Tim Kompolnas juga melakukan pengecekan program pembinaan masyarakat yang dijalankan Brigpol Lidya Aprilia Anisa A.Ng., S.H., Bhabinkamtibmas Kelurahan Hilir Sper. Program tersebut antara lain kegiatan Anak Asuh yang berfokus pada pembinaan dan pendampingan anak, serta sejumlah program pemberdayaan dan pembinaan masyarakat.

    Sebelumnya, Brigpol Lidya juga dikenal melalui program BHAMASAK atau Bhabinkamtibmas Membangun dan Membina Satkamling serta BAKMIE atau Bhabinkamtibmas Membina Pelajar. Program-program tersebut diarahkan untuk memperkuat keamanan lingkungan, pembinaan generasi muda, serta meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

    Dr. Yusuf menegaskan bahwa kehadiran Kompolnas dalam visitasi bukan hanya untuk melihat kelengkapan administrasi, tetapi juga memastikan dampak nyata dari program yang dijalankan oleh personel Polri.

    “Yang kami lihat bukan hanya dokumen atau laporan kegiatan, tetapi bagaimana inovasi tersebut benar-benar diimplementasikan dan memberikan manfaat kepada masyarakat,” ungkapnya.

    Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi pemacu bagi seluruh personel Polres Barito Selatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat kemitraan dengan masyarakat, serta menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan warga.

    Visitasi Kompolnas Awards 2026 di Polres Barito Selatan kemudian dilanjutkan dengan pengecekan langsung terhadap lokasi program yang dijalankan kedua Bhabinkamtibmas. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penilaian sebelum Kompolnas menetapkan penerima penghargaan Kompolnas Awards 2026.

  • Polri Pastikan Pengelolaan Rutan Bareskrim Berjalan Sesuai Prosedur

    JAKARTA — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memastikan pengelolaan Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku, mulai dari penerimaan dan penempatan tahanan, pelayanan, kunjungan, pemenuhan kebutuhan dasar, hingga pengawasan keamanan dan ketertiban.

    Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, pengelolaan Rutan Bareskrim mengacu pada Perkap Nomor 4 Tahun 2015 tentang ketentuan mengenai perawatan tahanan di lingkungan Polri. Setiap proses dilaksanakan melalui mekanisme yang telah ditetapkan dan berada dalam sistem pengawasan secara berjenjang.

    “Pengelolaan Rutan Bareskrim dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Mulai dari penempatan tahanan, pelayanan, kunjungan, pemenuhan kebutuhan makanan dan kesehatan, sampai dengan pengawasan dan penjagaan semuanya memiliki ketentuan yang harus dipatuhi,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

    Ia menjelaskan, pelayanan terhadap tahanan mencakup pembinaan kerohanian dan jasmani, pemberian makanan, pemeriksaan kesehatan, pakaian tahanan, waktu kunjungan, serta mekanisme penyampaian keluhan. Seluruh bentuk pelayanan tersebut merupakan bagian dari perawatan tahanan yang telah diatur.

    “Fasilitas dan pelayanan yang diberikan kepada tahanan juga sudah diatur dalam Perkap Nomor 4 Tahun 2015,” ujarnya.

    Dalam pelaksanaan kunjungan, misalnya, setiap pengunjung wajib melalui pemeriksaan dan pencatatan identitas serta pemeriksaan barang bawaan. Kunjungan juga dilaksanakan pada waktu yang telah ditentukan dan tidak dipungut biaya.

    Johnny menegaskan, aspek keamanan juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan Rutan. Petugas jaga memiliki kewajiban melakukan pemeriksaan secara berkala dan insidentil, termasuk pemeriksaan terhadap kondisi ruang tahanan serta penggeledahan apabila diperlukan.

    “Penjagaan dilakukan secara berlapis. Ada pemeriksaan secara periodik dan insidentil, pengawasan ruang tahanan secara berkala, serta pencatatan setiap kegiatan jaga. Ini semua dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban di dalam Rutan,” kata Johnny.

    Selain itu, terdapat sejumlah larangan yang wajib dipatuhi oleh tahanan, di antaranya membawa alat komunikasi, membawa uang, melakukan perjudian, serta memasukkan, menyimpan, menggunakan maupun mengedarkan narkoba di dalam Rutan.

    Pengawasan dan pengendalian perawatan tahanan di tingkat Mabes Polri juga dilaksanakan melalui supervisi, monitoring dan evaluasi, serta bimbingan teknis dan arahan. Pelaksanaannya berada dalam koordinasi Kabareskrim Polri dan dilakukan secara berjenjang.

    Menurut Johnny, keberadaan fasilitas Rutan juga telah disesuaikan dengan kebutuhan perawatan tahanan, antara lain ruang penjagaan, ruang tahanan, MCK, ruang kunjungan, ruang makan, ruang ibadah, tempat penyimpanan barang titipan, serta sarana pengamanan seperti CCTV dan metal detector.

    “Prinsipnya, seluruh proses perawatan tahanan dilaksanakan berdasarkan prosedur, dengan mengedepankan aspek keamanan, ketertiban, pelayanan, dan penghormatan terhadap hak-hak tahanan. Pengawasan juga terus dilakukan untuk memastikan seluruh ketentuan berjalan sebagaimana mestinya,” pungkas Johnny.

  • Cegah Penyimpangan Distribusi, Polres Berau Gelar Rakor Bersama Pertamina dan Pengelola SPBU

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Berau – Polres Berau memperkuat koordinasi bersama instansi terkait dan pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam menyikapi persoalan antrean panjang serta dugaan keterbatasan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Kabupaten Berau.

    Langkah tersebut dilakukan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) pengawasan dan penyaluran BBM bersubsidi yang digelar Satuan Reserse Kriminal Polres Berau di Ruang Gelar Sat Reskrim Polres Berau, Jalan Gatot Subroto, Senin (10/08/26).

    Rakor dipimpin Kasat Reskrim Polres Berau AKP Muhammad Fajri dan dihadiri perwakilan PT Pertamina Patra Niaga, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau serta para pengelola SPBU se-Kabupaten Berau.

    Dalam pertemuan tersebut, peserta membahas sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat, khususnya berkaitan dengan antrean kendaraan yang cukup panjang dan kelancaran penyaluran BBM bersubsidi di sejumlah SPBU.

    Kasat Reskrim Polres Berau AKP Muhammad Fajri mengatakan, rakor tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesamaan langkah dalam melakukan pengawasan sekaligus mencegah terjadinya penyimpangan dalam distribusi BBM bersubsidi.

    “Kami ingin mengetahui secara langsung persoalan yang terjadi di lapangan, mulai dari keterbatasan kuota, mekanisme pengawasan hingga kemungkinan adanya penyalahgunaan QR Code dan identitas kendaraan. BBM bersubsidi harus dapat diterima masyarakat yang memang memiliki hak,” ujarnya.

    Menurutnya, pengawasan yang dilakukan secara bersama-sama diperlukan untuk memastikan proses distribusi berjalan sesuai ketentuan. Selain itu, langkah tersebut juga penting untuk mencegah munculnya permasalahan yang dapat berdampak terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Dalam rakor, Polres Berau turut memberikan sejumlah penekanan kepada pihak terkait agar meningkatkan pengawasan di lingkungan SPBU, terutama terhadap proses pengisian dan penerapan ketentuan bagi konsumen.

    Penataan mekanisme antrean juga menjadi salah satu pembahasan. Hal tersebut dilakukan agar aktivitas masyarakat di kawasan SPBU dapat berlangsung lebih teratur serta menghindari potensi gesekan maupun gangguan ketertiban.

    Dari hasil pembahasan, Polres Berau bersama instansi terkait dan pengelola SPBU menyepakati sejumlah langkah tindak lanjut, di antaranya memperketat pengawasan distribusi, meningkatkan koordinasi apabila ditemukan kendala di lapangan, serta melakukan penataan antrean kendaraan.

    Polres Berau menegaskan akan terus melakukan pemantauan terhadap penyaluran BBM bersubsidi sebagai bentuk upaya menjaga distribusi tetap berjalan tertib, transparan dan tepat sasaran.

    Melalui sinergitas antara kepolisian, pemerintah daerah, pihak Pertamina dan pengelola SPBU, diharapkan persoalan antrean panjang dan potensi kelangkaan BBM bersubsidi dapat diminimalisir serta pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan aman dan kondusif.

    Humas Polda Kaltim

  • Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Karhutla, Polres PPU Gelar Apel Pasukan

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, PPU – Mengantisipasi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Polres Penajam Paser Utara menggelar Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Penanganan Karhutla di halaman Mako Polres PPU, Selasa (11/08/26).

    Apel dipimpin Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., dan diikuti personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satpol PP serta sejumlah instansi terkait.

    Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memastikan kesiapan personel sekaligus mengecek kondisi kendaraan operasional, perlengkapan pemadaman, sarana komunikasi dan berbagai peralatan pendukung yang sewaktu-waktu diperlukan dalam penanganan Karhutla.

    Dalam arahannya, Kapolres PPU menekankan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan langkah pencegahan dan deteksi dini, bukan hanya tindakan ketika kebakaran sudah terjadi.

    “Jangan menunggu api membesar untuk bertindak. Cegah sejak dini, deteksi secepat mungkin, dan tangani secara terpadu,” tegas AKBP Andreas.

    Menurutnya, potensi Karhutla perlu menjadi perhatian bersama karena dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat, keselamatan warga serta aktivitas sosial dan perekonomian.

    Menghadapi kondisi cuaca panas dan kering yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran, seluruh personel diminta meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

    Kapolres juga menginstruksikan jajarannya untuk mengintensifkan patroli dan deteksi dini. Setiap informasi mengenai adanya titik api maupun aktivitas masyarakat yang berpotensi memicu kebakaran harus segera ditindaklanjuti.

    “Setiap informasi harus segera dikomunikasikan dan ditangani. Kecepatan informasi dan respons di lapangan menjadi salah satu kunci dalam mencegah kebakaran berkembang lebih luas,” ujarnya.

    Selain kesiapan personel, Kapolres memastikan sarana dan prasarana pendukung harus dalam kondisi siap operasional. Kendaraan pemadam, perlengkapan keselamatan, peralatan pemadaman hingga perangkat komunikasi harus dilakukan pengecekan secara berkala.

    Sinergitas antarinstansi juga menjadi perhatian. TNI, Polri, BPBD, Damkar, Satpol PP dan stakeholder lainnya diminta membangun komunikasi yang efektif sehingga penanganan setiap kejadian dapat dilakukan secara cepat, terpadu dan sesuai tugas masing-masing.

    Khusus kepada BPBD dan unsur Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kapolres mengingatkan agar kesiapsiagaan personel dan peralatan terus dijaga, mengingat kecepatan respons sangat menentukan dalam penanganan kebakaran.

    Sementara itu, personel TNI, Polri dan Satpol PP diharapkan turut memperkuat patroli wilayah, memberikan edukasi kepada masyarakat serta melakukan langkah-langkah pencegahan sesuai kewenangan masing-masing.

    Kapolres juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat. Sosialisasi mengenai bahaya pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan harus terus dilakukan, sehingga masyarakat memahami dampak dan risiko yang dapat ditimbulkan.

    “Karhutla bukan hanya tanggung jawab pemerintah maupun petugas. Ini merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat memiliki peran penting dengan menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” jelasnya.

    Dalam setiap penanganan Karhutla, Kapolres turut mengingatkan seluruh personel untuk mengutamakan keselamatan. Pelaksanaan pemadaman maupun penanganan di lapangan harus dilakukan dengan memperhatikan kondisi dan risiko yang dihadapi.

    Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan patroli Soft Force sebagai langkah preventif. Patroli tersebut dilakukan untuk meningkatkan kehadiran personel di tengah masyarakat, memantau wilayah rawan Karhutla sekaligus memberikan imbauan kepada warga.

    Melalui kegiatan tersebut, Polres PPU bersama TNI, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder terkait menegaskan komitmen untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman Karhutla.

    Dengan mengedepankan pencegahan, deteksi dini, respons cepat dan sinergitas lintas instansi, diharapkan potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dapat ditekan sehingga masyarakat dan lingkungan tetap terlindungi.

    Polres PPU juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran dalam membuka maupun membersihkan lahan serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan potensi maupun kejadian kebakaran.

    Humas Polda Kaltim

  • Cegah Penyalahgunaan BBM, Polsek Sangatta Utara Perketat Pengawasan di SPBU

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kutim – Dalam rangka memastikan pelayanan pengisian bahan bakar minyak (BBM) berjalan aman dan tertib, Polsek Sangatta Utara meningkatkan kegiatan pengamanan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

    Salah satunya dilaksanakan di SPBU yang berada di Jalan Yos Sudarso II, tepat di depan STC Sangatta, Kec.Sangatta Utara, Kab.Kutim, Senin (10/08/26).

    Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Sangatta Utara melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas masyarakat maupun kendaraan yang melakukan pengisian BBM. Petugas turut melakukan pemeriksaan barcode serta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sebagai bagian dari pengawasan terhadap ketertiban dan ketepatan sasaran pengisian BBM.

    Pengamanan tidak hanya dilakukan di area pengisian. Personel juga melaksanakan patroli di sekitar lingkungan SPBU guna mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat.

    Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko menjelaskan, kehadiran personel kepolisian di SPBU merupakan langkah preventif untuk menciptakan situasi yang aman, tertib dan nyaman bagi masyarakat maupun pengelola SPBU.

    “Pengamanan ini kami lakukan untuk memastikan seluruh proses pengisian BBM berjalan tertib. Pemeriksaan barcode dan STNK juga menjadi bagian dari upaya pengawasan guna mencegah adanya penyalahgunaan maupun tindakan yang tidak sesuai ketentuan,” jelasnya.

    Selain melakukan pengawasan, personel juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap mematuhi ketentuan yang berlaku selama berada di kawasan SPBU, termasuk menjaga antrean dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu pengguna lainnya.

    “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban. Patuhi aturan yang berlaku dan saling menghormati selama melakukan pengisian BBM,” imbuh AKP Bambang.

    Kapolsek menambahkan, kegiatan patroli dan pengamanan akan terus ditingkatkan, khususnya pada lokasi SPBU yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi.

    “Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat dan petugas SPBU. Apabila ditemukan adanya potensi gangguan kamtibmas, kami akan segera mengambil langkah sesuai dengan ketentuan dan kewenangan yang ada,” tegasnya.

    Polsek Sangatta Utara mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan SPBU. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya aktivitas mencurigakan atau gangguan kamtibmas.

    Humas Polda Kaltim

  • Ringankan Beban Masyarakat Terdampak Longsor, Polsek Melak Salurkan Bantuan Kemanusiaan

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kubar – Kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana kembali diwujudkan oleh jajaran Polres Kutai Barat. Melalui Polsek Melak, bantuan berupa pakaian disalurkan kepada warga terdampak tanah longsor di Kampung Muara Bunyut RT.001, Kec.Melak, Kab.Kubar, Senin (10/08/26).

    Penyaluran bantuan dipimpin langsung Kapolsek Melak Iptu Rinto C. Simanjuntak, S.H., didampingi tiga personel Polsek Melak. Bantuan diberikan secara langsung kepada warga terdampak dengan harapan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari pascabencana.

    Sebanyak 18 warga menerima bantuan pakaian dengan rincian delapan orang dewasa masing-masing mendapatkan dua stel pakaian, sembilan anak-anak masing-masing menerima tiga stel pakaian seragam sekolah, serta satu balita mendapatkan dua stel pakaian.

    Kapolsek Melak Iptu Rinto C. Simanjuntak mengatakan, kehadiran personel di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Polri untuk membantu warga yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana.

    “Kami ingin memastikan warga yang terdampak bencana mendapatkan perhatian dan dukungan. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pakaian dan perlengkapan sekolah anak-anak,” ujarnya.

    Selain menyerahkan bantuan, personel Polsek Melak juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bersilaturahmi dan berdialog bersama warga. Dalam komunikasi tersebut, personel mendengarkan secara langsung kondisi serta kebutuhan masyarakat setelah terjadinya tanah longsor.

    Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Polri untuk memastikan situasi pascabencana tetap aman dan kondusif, serta memberikan dukungan moril kepada masyarakat yang terdampak.

    Warga Kampung Muara Bunyut menyambut baik bantuan yang diberikan. Mereka menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolres Kutai Barat beserta jajaran Polsek Melak atas perhatian dan kepedulian yang telah diberikan.

    Polres Kutai Barat berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat maupun pascabencana, sebagai wujud nyata Polri yang responsif, humanis dan peduli terhadap kondisi masyarakat.

    Humas Polda Kaltim

  • Pastikan Kebutuhan Masyarakat Tersedia, Polsek Long Kali Intensifkan Monitoring Bapok dan BBM

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Paser – Dalam rangka mengantisipasi gangguan ketersediaan kebutuhan masyarakat, personel Polsek Long Kali melakukan pemantauan terhadap stok bahan kebutuhan pokok (bapokting) dan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kec.Long Kali, Kab.Paser, Senin (10/08/26).

    Kegiatan dilakukan dengan mendatangi sejumlah toko kelontong, gerai minimarket, hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mengetahui secara langsung kondisi pasokan barang kebutuhan masyarakat serta ketersediaan BBM di lapangan.

    Pemantauan tersebut sekaligus menjadi langkah preventif kepolisian dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya kelangkaan, kenaikan harga yang tidak wajar maupun gangguan distribusi yang dapat berdampak kepada masyarakat.

    Berdasarkan hasil pengecekan, ketersediaan minyak goreng dan gula pasir masih relatif mencukupi. Meski demikian, petugas menemukan adanya perbedaan harga gula pasir di tingkat pedagang, dengan kisaran Rp17.800 hingga Rp18.500 per kilogram.

    Sementara untuk ketersediaan BBM, stok Pertamax di SPBU Long Kali tercatat sekitar 8.000 liter dan Dexlite sekitar 5.000 liter. Adapun BBM jenis Pertalite untuk hari tersebut dilaporkan dalam kondisi kosong.

    Dari hasil pemantauan, keterlambatan pasokan dari agen distributor masih menjadi salah satu kendala yang memengaruhi kelancaran distribusi sejumlah komoditas maupun BBM.

    Personel Polsek Long Kali turut memberikan imbauan kepada para pemilik toko dan pengelola SPBU agar tidak melakukan penimbunan maupun tindakan yang dapat menghambat distribusi kebutuhan masyarakat.

    Pedagang juga diingatkan untuk tidak memanfaatkan kondisi pasar dengan menaikkan harga secara tidak wajar demi memperoleh keuntungan pribadi.

    “Kami mengajak para pedagang untuk bersama-sama menjaga ketersediaan kebutuhan masyarakat. Jangan melakukan penimbunan atau memainkan harga karena dapat merugikan masyarakat dan berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas,” ujar personel di lapangan.

    Polsek Long Kali akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap ketersediaan bahan pokok dan BBM di wilayah hukumnya. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

    Humas Polda Kaltim

  • Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Polresta Balikpapan Gelar Edukasi Tertib Berlalu Lintas

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Upaya membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan keselamatan berlalu lintas terus dilakukan Polresta Balikpapan. Melalui Satuan Lalu Lintas bersama Dishub Kota Balikpapan, edukasi tertib berlalu lintas kembali diberikan kepada para pelajar melalui program Polisi Sahabat Anak, Senin (10/08/26).

    Kegiatan yang berlangsung di Taman Lalu Lintas Balikpapan tersebut diikuti pelajar dari berbagai jenjang pendidikan. Edukasi diberikan sebagai langkah preventif untuk mengenalkan pentingnya keselamatan berlalu lintas sekaligus membentuk karakter disiplin sejak usia dini.

    Dalam kegiatan tersebut, personel Unit Kamsel Satlantas Polresta Balikpapan menyampaikan sejumlah materi keselamatan. Para pelajar diberikan pemahaman mengenai tata cara aman saat berangkat dan pulang sekolah, pentingnya menggunakan helm ketika berkendara maupun saat dibonceng, penggunaan sabuk keselamatan di dalam kendaraan roda empat, hingga cara menyeberang jalan dengan benar.

    Selain itu, petugas juga memperkenalkan berbagai jenis rambu lalu lintas serta menjelaskan fungsi dan maknanya agar dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Kasat Lantas Polresta Balikpapan Kompol MD Djauhari mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas sekaligus membangun kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini.

    “Anak-anak belum memiliki kemampuan mengambil keputusan secara cepat dan tepat ketika menghadapi situasi darurat di jalan. Karena itu, diperlukan pemahaman dan pengawasan agar mereka tidak menjadi korban kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

    Menurutnya, terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Edukasi kepada pelajar menjadi salah satu langkah penting dalam membangun budaya keselamatan sekaligus menekan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

    Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa TK Pembina Balikpapan tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan petugas, termasuk saat diberikan kesempatan untuk berinteraksi dan mempraktikkan secara langsung tata cara berlalu lintas yang aman.

    Polresta Balikpapan juga mengajak para pelajar, orang tua, serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, dimulai dari kepatuhan terhadap aturan saat berada di jalan raya.

    Kasat Lantas turut mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi layanan kepolisian apabila menemukan gangguan maupun kejadian yang membutuhkan penanganan petugas.

    “Apabila masyarakat menemukan kemacetan, permasalahan lalu lintas maupun kecelakaan, segera hubungi Call Center Polresta Balikpapan 110. Layanan tersebut gratis dan petugas akan memberikan respons sesuai kebutuhan di lapangan,” imbaunya.

    Sementara itu, Ps. Kasi Humas Polresta Balikpapan Ipda Sangidun menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama setiap pengguna jalan.

    “Keselamatan dalam berkendara merupakan hal yang paling utama. Jangan sampai kelalaian sesaat justru menimbulkan kerugian dan menjadi penyebab jatuhnya korban,” pungkasnya.

    Melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak, Polresta Balikpapan berharap kesadaran tertib berlalu lintas dapat tumbuh sejak dini dan menjadi kebiasaan yang diterapkan para pelajar dalam kehidupan sehari-hari.

    Humas Polda Kaltim

  • Sambut HUT RI ke-81, Wakapolres Kukar Hadiri Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kukar – Semarak menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terus digelorakan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Salah satunya melalui Gerakan Nasional Pembagian Bendera Merah Putih Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Senin (10/08/26).

    Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Odah Etam, Jalan Kartanegara, Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong tersebut turut dihadiri Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran pemerintah daerah.

    Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Adji Mohammad Arifin, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani, Sekda Kukar Sunggono, perwakilan Kodim 0906 Kukar, Kejaksaan Negeri Tenggarong, Pengadilan Agama Tenggarong, serta para kepala OPD, camat, lurah, kepala desa dan perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan.

    Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian Bendera Merah Putih secara simbolis kepada masyarakat. Bupati Kukar bersama unsur Forkopimda dan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura menyerahkan bendera kepada sejumlah perwakilan masyarakat, tokoh agama, pemuda, paguyuban hingga pelajar.

    Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus mengajak masyarakat untuk turut menyemarakkan peringatan kemerdekaan dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing.

    Tidak berhenti di situ, rangkaian kegiatan berlanjut di SMP Negeri 3 Tenggarong melalui penyerahan seragam dan perlengkapan sekolah gratis dalam program Kukar Idaman Terbaik. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pelajar jenjang PAUD, SD hingga SMP, yang sekaligus menerima Bendera Merah Putih dalam rangka Gerakan Nasional Pembagian Bendera Merah Putih Tahun 2026.

    Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyampaikan, program bantuan perlengkapan sekolah tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak.

    Hampir 30.000 perlengkapan sekolah disalurkan kepada para siswa sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kukar dalam mendukung keberlanjutan pendidikan.

    “Program ini diharapkan dapat membantu keluarga dan memberikan motivasi kepada anak-anak untuk terus belajar. Ke depan, program ini akan terus dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan di Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujar Bupati Kukar.

    Sementara itu, Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra menegaskan bahwa Polres Kukar siap mendukung berbagai kegiatan pemerintah daerah yang bertujuan membangun semangat kebangsaan dan kebersamaan masyarakat.

    “Kehadiran Polri merupakan wujud sinergitas bersama pemerintah daerah, TNI dan seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, semangat persatuan, nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dapat terus ditumbuhkan,” ungkapnya.

    Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan kondusif. Gerakan pembagian Bendera Merah Putih tersebut diharapkan semakin meningkatkan semangat nasionalisme masyarakat dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

    Humas Polda Kaltim