Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Polwan Polda Kaltim bersama Bhayangkari Daerah Kaltim melalui kegiatan berbagi di Meeting Point Cafe, Ruko Bandar, Kota Balikpapan, Rabu (12/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Polwan Ditreskrimum Polda Kaltim bersama Bhayangkari Daerah Kaltim menyalurkan sebanyak 150 pcs minyak goreng kemasan 2 liter kepada masyarakat di sekitar lokasi kegiatan. Kegiatan berbagi berlangsung dengan penuh keakraban. Masyarakat penerima bantuan menyambut positif kepedulian yang diberikan dan menyampaikan apresiasi atas perhatian Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari.
Melalui kegiatan sosial tersebut, Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Daerah Kaltim berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta membantu meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat secara langsung bagi warga.
Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Samarinda – Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur melalui kegiatan patroli preventif. Tim Patroli Kompi 1 Batalyon B Pelopor kembali menyambangi sejumlah obyek vital, pusat aktivitas ekonomi, serta kawasan permukiman di wilayah hukum Polresta Samarinda, Selasa (11/8/2026).
Patroli tersebut dipimpin Bripka Juli Listiawan bersama empat personel. Kegiatan difokuskan pada sejumlah lokasi yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan maupun tindak kriminalitas.
Salah satu lokasi yang menjadi sasaran patroli yakni Kantor Bank Indonesia di Jalan Gajah Mada No. 1, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu. Setelah itu, personel melanjutkan pemantauan ke pusat perbelanjaan Joymart di Jalan Bung Tomo No. 72, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, serta kawasan permukiman warga di Jalan Pangeran Bendahara, Samarinda Seberang. Dalam pelaksanaannya, personel Brimob tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga membangun komunikasi dengan petugas keamanan, karyawan, dan warga yang ditemui di lokasi.
Dialog tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, khususnya mengenai pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar. Petugas juga mengingatkan pengamanan internal agar rutin melakukan pengawasan serta segera mengambil langkah apabila menemukan situasi yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Masyarakat turut diajak berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Personel mengimbau warga agar tidak bersikap pasif ketika melihat aktivitas maupun keberadaan orang yang mencurigakan. Setiap informasi yang berpotensi berkaitan dengan tindak kriminalitas diharapkan segera disampaikan kepada petugas patroli ataupun kepolisian terdekat. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Brimob Polda Kaltim dalam memperkuat kehadiran aparat di tengah masyarakat sekaligus menciptakan rasa aman pada lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas ekonomi dan kehidupan warga.
Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Ronny Suseno, S.I.K., M.H., menekankan bahwa pengamanan obyek vital dan pusat perekonomian membutuhkan sinergi antara kepolisian, petugas keamanan internal, pengelola lokasi, serta masyarakat.
“Obyek vital dan pusat kegiatan ekonomi merupakan bagian penting dalam menunjang aktivitas masyarakat. Karena itu, pengawasan dan kewaspadaan harus terus ditingkatkan. Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama melakukan deteksi dini dan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan,” tegasnya. Menurutnya, patroli secara rutin di sejumlah titik strategis merupakan salah satu langkah untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas sekaligus memastikan aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
Kehadiran personel Brimob di lapangan juga diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat. Melalui pendekatan dialogis, berbagai informasi mengenai situasi keamanan di lingkungan dapat diperoleh sekaligus menjadi bahan dalam menentukan langkah antisipasi.
Dengan pelaksanaan patroli secara berkesinambungan, Satuan Brimob Polda Kaltim berkomitmen mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Samarinda, khususnya pada kawasan obyek vital, pusat perekonomian, dan permukiman masyarakat.
Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Paser – Kepolisian terus memperkuat kehadiran di tengah masyarakat pesisir melalui kegiatan preventif dan edukatif. Hal tersebut diwujudkan Satpolairud Polres Paser dengan melaksanakan patroli humanis dalam program “Polisi Penolong” di kawasan Pelabuhan Rakyat Pesisir Desa Pondong Baru, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, Rabu (12/8/2026).
Patroli tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan saat beraktivitas di wilayah perairan.
Kegiatan dipimpin Iptu Edy Soetjipto dengan melibatkan tiga personel, yakni Bripka Deni Saputra, Brigpol Yacob Rachmad, dan Bripda Raihan Alfaridzi N. Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan Speed Boat dinas berkapasitas 40 PK untuk memantau aktivitas masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan. Selain melakukan pemantauan situasi, personel Satpolairud juga berinteraksi langsung dengan warga dan pengguna jasa transportasi air. Edukasi keselamatan diberikan secara langsung kepada penumpang taksi air maupun masyarakat yang berada di sekitar pelabuhan.
Petugas mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan selama berada di atas kapal atau perahu. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah penggunaan jaket pelampung atau life jacket sebagai perlengkapan keselamatan utama ketika melakukan perjalanan di perairan.
Imbauan serupa disampaikan kepada para motoris taksi air. Mereka diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca dan gelombang sebelum maupun selama melakukan perjalanan. Petugas juga mengingatkan agar keberangkatan ditunda apabila kondisi cuaca dinilai membahayakan. Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya mencegah terjadinya kecelakaan di wilayah perairan yang dapat membahayakan keselamatan penumpang maupun pengemudi.
Kasat Polairud Polres Paser AKP Andi Ferial Junaedy, S.H., S.I.P., M.H., mengatakan kegiatan “Polisi Penolong” merupakan salah satu bentuk pelayanan kepolisian yang mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat pesisir.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman sekaligus memahami pentingnya mengutamakan keselamatan ketika beraktivitas di perairan. Kehadiran polisi tidak hanya untuk melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan edukasi dan pertolongan kepada masyarakat,” ujarnya. Menurutnya, komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran bersama terkait keselamatan pelayaran. Dengan meningkatnya kewaspadaan masyarakat, potensi terjadinya kecelakaan di wilayah perairan diharapkan dapat diminimalkan.
Kegiatan patroli tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Desa Pondong Baru. Kehadiran personel Satpolairud dinilai memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat pesisir.
Melalui patroli “Polisi Penolong”, Satpolairud Polres Paser terus berupaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, responsif dan dekat dengan masyarakat, khususnya mereka yang menggantungkan aktivitas sehari-hari pada wilayah perairan.
Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kubar – Polres Kutai Barat mendapat kunjungan Tim Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dalam rangka pelaksanaan Visitasi Kompolnas Award 2026 untuk kategori Polres A. Rombongan tiba di Kabupaten Kutai Barat dan disambut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Bandara Melalan, Selasa (11/8/2026).
Tim visitasi dipimpin Komisioner Kompolnas sekaligus Ketua Pelaksana Kompolnas Award 2026, Irjen Pol. (Purn) Ida Oetari Poernamasasi, S.A.P., M.A. Rombongan juga terdiri dari Yaya Winarno Junardy selaku anggota Dewan Juri dari unsur tokoh masyarakat, Kabag Renorg Sekretariat Kompolnas Kombes Pol Tri Suryanti, S.I.K., M.Si., Auditor Kepolisian Madya TK III Itwasda Polda Kaltim Kombes Pol Hendrik Hermawan, S.I.K., serta Analis Kebijakan Sekretariat Kompolnas Fitriani, A.MD.Ak., S.H. Kedatangan tim disambut langsung Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, S.H., Wakil Bupati H. Nanang Adriani, S.PKP., M.Si., Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan, S.I.K., M.I.K., Dandim 0912/KBR Letkol Inf. Doni Fransisko, S.Sos., M.Han., bersama jajaran Forkopimda dan sejumlah pemangku kepentingan di Kabupaten Kutai Barat.
Setelah agenda penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi wawancara visitasi di Aula Tribrata Mapolres Kutai Barat mulai pukul 15.00 WITA. Dalam sesi tersebut, tim menggali informasi dan masukan dari unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta tokoh agama terkait pelaksanaan tugas dan kontribusi Polres Kutai Barat di tengah masyarakat.
Visitasi tersebut menjadi bagian dari proses penilaian Kompolnas Award 2026 yang menggunakan lima indikator utama atau “5P”, yakni Prosperity yang menilai kontribusi kepolisian dalam mendukung kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat; Planet yang berkaitan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan penanganan bencana; serta People yang mencakup kualitas pelayanan publik dan profesionalisme personel. Selanjutnya, aspek Partnership menitikberatkan pada kemampuan membangun sinergi bersama pemerintah daerah, TNI dan berbagai pemangku kepentingan. Sementara aspek Peace menilai upaya kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mencegah potensi konflik.
Tidak hanya lima indikator tersebut, Tim Kompolnas juga melakukan penilaian terhadap kondisi kesatuan, capaian kinerja, berbagai inovasi pelayanan, praktik terbaik (best practices), serta pembelajaran dari pelaksanaan tugas (lesson learned) yang telah diterapkan Polres Kutai Barat. Ketua Pelaksana Kompolnas Award 2026, Irjen Pol. (Purn) Ida Oetari Poernamasasi, berharap pelaksanaan visitasi dapat menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas kinerja kepolisian.
“Melalui Kompolnas Award ini, kami berharap dapat mendorong peningkatan kinerja, integritas dan pelayanan Polres Kutai Barat kepada masyarakat,” ujarnya.
Visitasi Kompolnas Award 2026 di Polres Kutai Barat dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai 11 hingga 12 Agustus 2026. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Polres Kutai Barat untuk menunjukkan berbagai capaian, inovasi, serta bentuk kolaborasi yang telah dibangun bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang profesional dan responsif.
Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Polda Kaltim bersama PT Kaltim Industrial Estate (KIE) memperkuat sinergi dalam bidang keamanan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Pedoman Kerja Teknis tentang Penyelenggaraan Jasa Pengamanan, Rabu (12/8/2026)
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Platinum, Kota Balikpapan dihadiri Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., Direktur Utama PT Kaltim Industrial Estate Budi Susilo, serta sejumlah Pejabat Utama Polda Kaltim. Penandatanganan nota kesepahaman dan pedoman kerja teknis ini menjadi langkah strategis dalam membangun kerja sama yang lebih terarah antara Polda Kaltim dan PT Kaltim Industrial Estate, khususnya dalam mendukung penyelenggaraan jasa pengamanan di lingkungan perusahaan. Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak berkomitmen meningkatkan koordinasi serta sinergitas dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat memperkuat sistem pengamanan serta mendukung kelancaran aktivitas operasional perusahaan.
Kapolda Kaltim menekankan pentingnya sinergi antara Kepolisian dan pihak perusahaan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan. Menurutnya, penyelenggaraan pengamanan membutuhkan koordinasi yang baik, komunikasi yang efektif, serta pembagian peran yang jelas antara seluruh pihak terkait. “Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan pengamanan yang profesional, terpadu, dan mampu memberikan rasa aman bagi seluruh pihak. Sinergi antara Polri dan dunia usaha harus terus diperkuat demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Kapolda.
Sementara itu, Direktur Utama PT Kaltim Industrial Estate Budi Susilo menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama dengan Polda Kaltim. Ia berharap nota kesepahaman dan pedoman kerja teknis tersebut dapat menjadi landasan dalam meningkatkan kualitas pengamanan sekaligus memperkuat koordinasi dengan kepolisian. Dengan ditandatanganinya MoU dan Pedoman Kerja Teknis tersebut, Polda Kaltim dan PT Kaltim Industrial Estate diharapkan dapat terus membangun kolaborasi berkelanjutan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif.
Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Penajam – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polsek Penajam bersama TNI, pemerintah kelurahan, organisasi kemasyarakatan, pemuda, mahasiswa, serta warga melaksanakan kerja bakti di kawasan cagar budaya meriam peninggalan Jepang yang berada di Jalan Kapao, RT 06, Kelurahan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari persiapan menyambut momentum kemerdekaan, tetapi juga menjadi upaya bersama dalam menjaga kebersihan sekaligus merawat salah satu peninggalan sejarah yang memiliki nilai penting bagi masyarakat.
Sejumlah personel Polsek Penajam turut terjun langsung dalam kegiatan tersebut. Ps. Kanit Provos Polsek Penajam Aipda Zet Untung dan Ps. Kanit Samapta Aipda Rachmad Hidayat, S.H., M.H., bersama anggota lainnya berbaur dengan peserta gotong royong membersihkan dan menata kawasan cagar budaya. Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Seteleng Aipda Paimin, S.H., juga hadir untuk mendampingi masyarakat. Kehadirannya sekaligus menjadi sarana mempererat komunikasi antara kepolisian dan warga serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan aset sejarah di wilayahnya.
Berbagai pekerjaan dilakukan dalam kegiatan tersebut, mulai dari membersihkan rumput dan lingkungan sekitar, melakukan pengecatan pada meriam serta pagar, hingga memasang umbul-umbul untuk mempercantik kawasan menjelang perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kegiatan berlangsung dengan melibatkan sejumlah unsur, di antaranya 10 personel Koramil Penajam, empat personel Polsek Penajam, empat personel Subdenpom PPU, 10 staf Kelurahan Gunung Seteleng, anggota Pemuda Pancasila, Komando Kawal Muhammadiyah (Kokam), serta 10 mahasiswa dan mahasiswi KKN Universitas Balikpapan (Uniba). Kapolsek Penajam AKP Syaifudin, S.H., M.H., mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, gotong royong merupakan salah satu cara sederhana namun bermakna dalam mengisi kemerdekaan sekaligus memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat.
“Semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia harus kita isi dengan memperkuat persatuan, kepedulian dan kebersamaan. Kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga lingkungan serta melestarikan peninggalan sejarah,” ujar AKP Syaifudin.
Ia menegaskan, keberadaan cagar budaya merupakan tanggung jawab bersama. Selain memiliki nilai sejarah, peninggalan tersebut juga dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal perjalanan bangsa dan memahami arti penting perjuangan dalam meraih kemerdekaan. “Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Kami berharap kepedulian terhadap lingkungan dan peninggalan sejarah dapat terus ditumbuhkan,” tambahnya.
Sinergitas yang terbangun dalam kegiatan tersebut diharapkan terus dipertahankan, sehingga semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan maupun warisan sejarah semakin mengakar di tengah masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara.
Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Dit Polairud Polda Kaltim bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Balikpapan (Uniba) Angkatan ke-20 melaksanakan kegiatan penanaman bibit mangrove di Hutan Kota Konservasi Mangrove Margomulyo, Kelurahan Margomulyo, Kecamatan Balikpapan Barat, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program kerja mahasiswa KKN Universitas Balikpapan sekaligus wujud kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem mangrove yang memiliki peran penting dalam menjaga kawasan pesisir. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 100 bibit mangrove ditanam secara bersama-sama di kawasan konservasi. Penanaman dilakukan dengan melibatkan unsur kepolisian, mahasiswa, serta pelajar sebagai bentuk kolaborasi lintas generasi dalam menjaga dan merawat lingkungan.
Tidak hanya mahasiswa KKN, sejumlah siswa SMK Negeri 07 Balikpapan juga tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Para pelajar turut terlibat langsung dalam proses penanaman bibit mangrove, mulai dari menyiapkan lokasi hingga menanam bibit pada area yang telah ditentukan. Keterlibatan para pelajar diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta memberikan pengalaman langsung dalam upaya pelestarian kawasan pesisir.
Melalui kegiatan tersebut, Dit Polairud Polda Kaltim menunjukkan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan positif masyarakat dan dunia pendidikan yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan. Sinergi bersama mahasiswa dan pelajar diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam menjaga keberlangsungan hutan mangrove di Kota Balikpapan. Penanaman mangrove ini juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dilanjutkan dengan kepedulian dan pemeliharaan secara berkelanjutan agar bibit yang telah ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat ekologis bagi lingkungan serta masyarakat sekitar.
Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menggelar Rapat Koordinasi Perencanaan dan Penganggaran Polda Kaltim Tahun 2026 di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Rabu (12/8/2026).
Rapat Koordinasi dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., didampingi Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han. Rakor turut dihadiri Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Timur, para pejabat utama Polda Kaltim, serta para Wakapolresta dan Wakapolres jajaran yang mengikuti kegiatan secara daring.
Rakor menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi dan menyelaraskan perencanaan serta penganggaran di lingkungan Polda Kaltim. Melalui kegiatan tersebut, seluruh satuan kerja didorong untuk meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban anggaran secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kaltim juga memberikan penghargaan kepada sejumlah satuan kerja yang dinilai berhasil menunjukkan kinerja terbaik dalam pengelolaan anggaran sepanjang tahun 2025.
Pada kategori Nilai Kinerja Anggaran Terbaik Tahun 2025 berdasarkan sumber Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kementerian Keuangan, Juara 1 diraih Bidang Humas Polda Kaltim, Juara 2 Bidang Propam Polda Kaltim, dan Juara 3 Bidang Hukum (Bidkum) Polda Kaltim.
Sementara itu, pada kategori Pengelolaan Anggaran Belanja dengan Jumlah Revisi Anggaran Paling Sedikit Tahun 2025 berdasarkan aplikasi SAKTI Kementerian Keuangan, Juara 1 diraih Direktorat Binmas Polda Kaltim, Juara 2 Bidkum Polda Kaltim, dan Juara 3 Bid Humas Polda Kaltim. Penghargaan berikutnya diberikan untuk kategori Penyerapan Anggaran Setelah Pagu Blokir Tahun 2025 berdasarkan aplikasi OMSPAN Kementerian Keuangan. Juara 1 diraih Direktorat Samapta Polda Kaltim, Juara 2 Biro Perencanaan (Roren) Polda Kaltim, dan Juara 3 Direktorat Binmas Polda Kaltim. Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pimpinan sekaligus motivasi bagi seluruh satuan kerja agar terus meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan anggaran. Capaian tersebut juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi jajaran lainnya untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran sesuai dengan perencanaan dan ketentuan yang berlaku. Kapolda Kaltim menekankan bahwa perencanaan dan penganggaran merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas Kepolisian. Oleh karena itu, setiap satuan kerja dituntut mampu mengelola anggaran secara tepat sasaran serta berorientasi pada pencapaian kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan pelaksanaan Rakor Perencanaan dan Penganggaran Tahun 2026 ini, Polda Kaltim diharapkan semakin mampu mewujudkan tata kelola anggaran yang baik, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, serta mendukung terwujudnya Polri yang profesional, transparan, dan Presisi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Jakarta – Tiga anak menyampaikan pandangan sederhana namun bermakna tentang sosok polisi saat berkesempatan berdialog dan mendongeng di hadapan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Selasa (11/8/2026).
Melalui tiga cerita berbeda, Faiha Samaira Khansa, Violina Firdausa, dan Gilang menggambarkan polisi dari sudut pandang yang dekat dengan kehidupan anak-anak: sosok yang memberikan pertolongan ketika menghadapi kesulitan, menghadirkan rasa aman, serta dapat dipercaya ketika membutuhkan perlindungan.
Faiha mengangkat perubahan pandangan seorang anak yang semula takut kepada polisi hingga akhirnya merasa aman setelah mendapat pertolongan. Pesan tersebut menunjukkan bahwa kedekatan dan tindakan nyata dapat mengubah rasa takut menjadi kepercayaan.
“Pak Polisi itu bukan untuk ditakuti. Pak Polisi tugasnya menjaga kita semua agar selamat di jalan raya,” ujar Faiha.
Sementara itu, Vio memaknai polisi melalui keberanian dan kepedulian terhadap sesama. Melalui tokoh anak perempuan yang bercita-cita menjadi polisi, ia menunjukkan bahwa keberanian bukan hanya tentang kekuatan, tetapi juga kemauan untuk menolong orang lain. Vio sendiri dengan mantap menyampaikan cita-citanya untuk menjadi polisi.
Adapun Gilang menempatkan polisi sebagai sosok yang dapat dipercaya ketika seorang anak berada dalam kesulitan. Ceritanya juga membawa pesan mengenai perlindungan anak dan pentingnya edukasi keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.
Ketiga cerita tersebut memperlihatkan satu pesan penting: bagi anak-anak, citra polisi terbentuk dari pengalaman dan tindakan yang mereka rasakan secara langsung. Kehadiran, kepedulian, serta cara polisi memperlakukan masyarakat menjadi dasar tumbuhnya rasa aman dan kepercayaan.
Kapolri pun tidak hanya mendengarkan cerita mereka, tetapi turut berbincang mengenai sekolah, keluarga, dan cita-cita masing-masing. Saat mengetahui ibunda Vio sedang sakit, Kapolri menyampaikan doa agar segera diberikan kesembuhan sekaligus memberikan semangat kepada ketiganya untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
Momen tersebut menunjukkan pentingnya membangun hubungan Polri dengan anak-anak melalui pendekatan yang humanis dan penuh perhatian. Sebab, kepercayaan terhadap polisi tidak hanya dibangun ketika seseorang telah dewasa, tetapi dapat tumbuh sejak dini melalui pengalaman positif bersama anggota Polri.
Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar kegiatan bertajuk Apresiasi Kreasi “Polri untuk Masyarakat” di Grand Ballroom The Tribrata, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.
Kegiatan ini menjadi momentum Polri untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat maupun satuan kerja Polri yang menghasilkan karya, inovasi, dan prestasi melalui berbagai bidang perlombaan. Selain memberikan apresiasi, kegiatan ini juga dirancang untuk mendorong lahirnya kreativitas dan inovasi berkelanjutan, memperkuat citra positif Polri yang Presisi, serta meningkatkan partisipasi dan kolaborasi masyarakat.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat tidak sekadar menjadi ajang pemberian penghargaan, tetapi juga ruang untuk mempertemukan berbagai prestasi, inovasi, dan pengabdian yang lahir dari kolaborasi Polri bersama masyarakat.
“Apresiasi dan kreasi ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga merupakan ruang untuk mempertemukan prestasi, inovasi, maupun pengabdian yang lahir dari kegiatan yang dilakukan bersama-sama antara Polri dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Trunoyudo di Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Polri memberikan penghargaan kepada para pemenang dari puluhan kategori lomba yang melibatkan berbagai bidang, mulai dari kreativitas dan komunikasi publik, pembinaan potensi masyarakat, ketahanan pangan, perlindungan anak dan masyarakat, hingga pemanfaatan ruang digital dan kreativitas generasi muda.
Khusus bidang kreasi dan komunikasi publik yang diselenggarakan Divhumas Polri, terdapat berbagai kategori seperti cerpen, melukis difabel, cipta lagu, TikTok, mendongeng, fotografi, video edukasi, infografis, artikel jurnalistik, dan animasi AI. Sementara itu, sejumlah kategori lainnya mencakup Mobile Legends: Bang Bang, Character Defile, KOL (Influencer) Hunt, Capture the Flag, Kampung Bebas dari Narkoba, hingga kearifan lokal dan kebersihan.
Trunoyudo mengatakan, keterlibatan generasi muda dalam berbagai kegiatan tersebut menjadi perhatian penting Polri, khususnya dalam membuka ruang kreativitas bagi generasi Z dan Alpha yang akan menjadi bagian penting dari Generasi Emas Indonesia 2045.
“Bapak Kapolri hari ini memberikan awarding. Tentu hal ini menjadi satu rangkaian yang bukan sekadar penghargaan, tetapi juga merupakan pertemuan atau mempertemukan ruang bagi prestasi, inovasi, maupun pengabdian,” katanya.
Ia menegaskan, Polri akan terus memberikan penghargaan terhadap karya dan prestasi terbaik sebagai bentuk komitmen untuk mendorong kreativitas serta inovasi yang berkelanjutan.
“Melalui kegiatan apresiasi dan kreasi ini, Polri akan terus memberikan penghargaan atas karya dan prestasi terbaik untuk mendorong lahirnya kreativitas serta inovasi yang berkelanjutan, meningkatkan partisipasi dan kolaborasi masyarakat, serta mempererat hubungan Polri dengan seluruh elemen bangsa,” ujarnya.
Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Ketua Dewan Pakar Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Prof. Dr. Seto Mulyadi. Ia menilai komitmen Polri dalam melibatkan dan memberikan ruang kepada anak-anak melalui kegiatan kreatif merupakan langkah positif untuk membangun kedekatan antara polisi dengan generasi muda.
“Intinya adalah agar polisi tidak ditakuti oleh anak-anak; polisi menjadi sahabat anak, polisi bisa menanamkan karakter yang baik, dalam hal ini adalah akhlak mulia dan sebagainya kepada anak-anak,” kata Seto.
Hal senada disampaikan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Dr. Aris Adi Leksono. Menurutnya, pemberian penghargaan melalui berbagai lomba dapat memotivasi anak untuk terus tumbuh, berkembang, dan berkreasi sesuai minat serta bakatnya.
“Saya kira ke depan apresiasi untuk anak-anak perlu diberi ruang yang lebih luas lagi dengan berbagai macam mata lomba dan seterusnya, sehingga memberikan ruang bagi anak untuk terus berkreasi berdasarkan minat dan bakatnya sesuai dengan tumbuh kembang mereka,” ujar Aris.
Ia pun mengapresiasi langkah Polri yang memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kreatif sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Generasi Emas Indonesia.