Blog

  • Di Hari Kemerdekaan, Polri Serentak Gerakkan 44 Truk Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa Flores

    Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) secara serentak menggerakkan bantuan kemanusiaan dari sejumlah Polda jajaran untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

    Sebanyak 44 truk dan 1 mobil box dikerahkan membawa berbagai kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari air mineral, makanan siap saji, susu, beras, mie instan, biskuit, popok, selimut, kasur, alas tidur, terpal, pakaian, obat-obatan hingga perlengkapan kebersihan. Polri juga mengerahkan sarana pendukung operasi kemanusiaan berupa genset, tenda, perangkat komunikasi, sarana air bersih, kendaraan dapur lapangan dan water treatment.

    Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., M.I.Kom., mengatakan pengiriman bantuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian operasi kemanusiaan Polri yang terus dilakukan sejak gempa terjadi.

    “Di Hari Kemerdekaan ini, Polri serentak bergerak dari berbagai wilayah untuk membantu saudara-saudara kita di Flores. Yang kita kirim bukan hanya logistik, tetapi juga sarana pendukung seperti dapur lapangan dan water treatment agar kebutuhan masyarakat di pengungsian bisa segera ditangani,” ujar Trunoyudo.

    Dari Bali, Polda Bali mengirimkan lima truk bantuan yang dilepas langsung pada Senin (17/8/2026). Bantuan tersebut antara lain terdiri dari 1.015 dus air mineral, 318 dus mie instan, 100 dus biskuit, 5.500 selimut, 20 terpal, 6.333 dus popok, 250 kasur tipis, 60 dus susu, 250 kasur lipat serta tisu basah dan tisu kering.

    Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) juga menggerakkan delapan truk bantuan. Logistik yang dibawa meliputi air mineral, susu, makanan siap saji untuk dewasa dan balita, selimut, alas tidur, terpal, mie instan, roti dan biskuit. Dukungan dari Polda NTB menjadi bagian penting dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak mengingat posisi geografis NTB yang relatif dekat dengan NTT.

    Sementara itu, Polda Jawa Tengah mengirimkan 10 truk dan satu mobil box. Bantuan yang disiapkan antara lain 2.025 dus air mineral, 60 dus susu bubuk, 636 dus mie instan, 12.766 dus popok, 11.052 selimut, 20 terpal, 6,8 ton beras, minyak goreng, biskuit, gula, 15.000 potong pakaian anak dan remaja, satu ton abon, tiga genset serta 600 sarung.

    Polda Metro Jaya turut mengirimkan 12 truk bantuan. Pemberangkatan dilakukan melalui dukungan transportasi udara dari Halim Perdanakusuma dan dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya. Bantuan selanjutnya diarahkan menuju wilayah tujuan sesuai hasil koordinasi dan kebutuhan di lapangan.

    Adapun Polda Jawa Timur mengerahkan sembilan truk yang membawa bantuan sosial sekaligus dukungan operasional berupa dua kendaraan dapur lapangan dan dua unit water treatment. Polda Jatim juga mengirimkan 31 personel Satbrimob, empat personel Ditpolairud serta enam personel tim psikologi dan trauma healing.

    Karena membawa kendaraan dan peralatan berukuran besar, bantuan Polda Jatim diberangkatkan melalui jalur laut menggunakan Kapal Ferry Dharma Kencana V dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Kupang. Kapal dijadwalkan berangkat Selasa (18/8/2026) pukul 15.00 WIB dengan estimasi perjalanan sekitar lima hari.

    “Pergerakannya berbeda-beda sesuai moda transportasi, tetapi tujuannya sama. Bantuan kita dorong sedekat mungkin ke wilayah terdampak, kemudian dikoordinasikan dengan Polda NTT dan Polres-Polres setempat untuk segera disalurkan kepada masyarakat,” kata Trunoyudo.

    Pengiriman puluhan truk bantuan tersebut melengkapi dukungan Polri yang sebelumnya telah mengerahkan Brimob BKO, tim SAR, K9, DVI, Dokkes serta personel trauma healing untuk membantu penanganan bencana di NTT. Polri juga terus menggeser kebutuhan operasional seperti obat-obatan, tenda, Makanan Tambahan Polri (MTP), Watergen, water treatment, dapur lapangan, genset, Wi-Fi portable, Wontech dan Starlink.

    “Kebutuhan masyarakat kita lihat secara utuh. Ada kebutuhan pangan, air bersih, tempat tinggal sementara, kesehatan, komunikasi sampai dukungan psikologis. Karena itu, bantuan dan personel terus kita sesuaikan dengan data terbaru dari lapangan,” ujar Trunoyudo.

    Berdasarkan data sementara Posko Terpadu/Polda NTT, terdapat sekitar 8.861 hingga 8.911 jiwa pengungsi yang tersebar di 22 titik. Data tersebut masih terus diperbarui sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

    Setibanya di NTT, seluruh bantuan akan dikoordinasikan melalui Polda NTT untuk kemudian diteruskan kepada Polres-Polres di wilayah yang terdampak. Pola distribusi tersebut dilakukan agar bantuan dapat didorong lebih dekat kepada masyarakat dan disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing titik pengungsian.

    “Kami ingin bantuan ini tidak berhenti di gudang. Bantuan didorong sampai wilayah terdampak dan diteruskan melalui Polres setempat agar masyarakat yang membutuhkan bisa segera menerima,” tutur Trunoyodo.

    Menurut Trunoyodo, pergerakan bantuan pada momentum Hari Kemerdekaan merupakan wujud semangat gotong royong dan kepedulian Polri kepada masyarakat yang sedang menghadapi bencana.

    “Kemerdekaan bukan hanya tentang upacara dan perayaan. Hari ini jajaran Polri bergerak serentak untuk hadir dan membantu saudara-saudara kita yang sedang menghadapi bencana,” pungkasnya.

    Dengan dukungan dari berbagai wilayah, Polri terus memastikan bantuan kemanusiaan bergerak menuju masyarakat terdampak di Flores. Moda transportasi yang digunakan berbeda, namun seluruhnya diarahkan pada satu tujuan, yakni mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar dan penanganan masyarakat terdampak bencana.

  • Usai Upacara HUT RI Ke-81, Kapolda NTB Lepas 8 Truk Bantuan untuk Korban Gempa NTT

    Mataram — Usai upacara bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026) pukul 11.13 Wita, Kapolda NTB melepas bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak delapan truk bantuan diberangkatkan dari Tribun Lapangan Bhara Daksa Polda NTB.

    Irwasda dan para pejabat utama (PJU) Polda NTB turut hadir dalam pelepasan tersebut. Bantuan disiapkan untuk menunjang kebutuhan dasar warga di tempat perlindungan sementara.

    Bantuan yang dikirim cukup beragam, mulai air mineral, susu, makanan siap saji untuk dewasa dan balita, mie instan, roti atau biskuit, selimut, alas tidur, hingga terpal.

    Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. mengatakan, pengiriman bantuan menjadi bentuk empati Polda NTB terhadap warga NTT yang tengah menghadapi musibah. Ia juga mengajak seluruh pihak mendoakan korban serta keluarga yang ditinggalkan.

    “Pada hari ini kita turut mendoakan saudara-saudara kita di NTT yang mengalami musibah gempa. Bagi keluarga korban dan almarhum, mudah-mudahan diberikan jalan terang ke surga Allah Subhânahu Wa Ta’ala. Bagi saudara kita yang terdampak, mudah-mudahan diberikan ketabahan dan keikhlasan,” ujar Irjen Pol. Kalingga.

    Delapan truk bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga, selama berada di lokasi perlindungan sementara. Kapolda NTB menyadari bantuan tersebut tidak serta-merta menghapus duka dan kehilangan akibat bencana.

    “Bantuan ini mungkin belum sepenuhnya menghapus duka dan rasa kehilangan yang dirasakan. Namun kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita, untuk memenuhi kebutuhan dasar,” katanya.

    Selain bantuan logistik, Polda NTB juga menyiapkan dukungan personel untuk membantu penanganan dampak psikologis korban. 10 personel psikologi disiapkan, untuk mendukung kegiatan trauma healing bagi masyarakat terdampak.

    “Kami juga menyiapkan tenaga kesehatan dan psikologi, untuk membantu saudara-saudara kita melalui trauma healing. Kurang lebih sekitar 10 personel psikologi disiapkan untuk mendukung kegiatan tersebut,” ungkapnya.

    Dukungan lain yakni Korps Brimob Polda NTB. Personel SAR Brimob disiagakan dan siap digerakkan jika diperlukan, untuk membantu proses pencarian dan pertolongan di wilayah terdampak.

    “Untuk Brimob, kami stand by. Tim SAR senantiasa siap digerakkan untuk membantu rekan-rekan kita di Nusa Tenggara Timur jika sewaktu-waktu dibutuhkan,” tegas Irjen Kalingga.

    Perwira tinggi (Pati) Polri bintang dua itu mengajak masyarakat menjadikan momentum HUT Kemerdekaan RI, sebagai pengingat pentingnya persatuan dan kepedulian terhadap sesama, terutama saat saudara sebangsa sedang menghadapi bencana.

    “Di tengah semangat kemerdekaan, mari kita buktikan kekuatan Indonesia terletak pada persatuan, gotong royong, rasa kemanusiaan, dan kepedulian terhadap sesama,” tutup Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja.

  • Polda Bali Kirim 5 Truk Bantuan untuk Korban Bencana Alam di NTT

    DENPASAR, 17 Agustus 2026 — Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana alam di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut diberangkatkan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

    Bantuan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan bagi warga terdampak bencana tersebut dikemas dalam lima truk yang telah dilepas Polda Bali untuk selanjutnya dikirim ke NTT. Bantuan diharapkan dapat segera diterima dan didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik pengungsian.

    Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan pengiriman bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas jajaran Polda Bali terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi bencana.

    “Tentunya kita semua sangat prihatin dengan bencana yang dialami oleh saudara-saudara kita di sana. Mari kita doakan bersama semoga NTT segera pulih kembali,” ujar Daniel di Polda Bali, Senin (17/8/2026).

    Adapun bantuan yang dikirimkan antara lain air mineral, mi instan dalam kemasan cup, berbagai jenis biskuit, susu, makanan pendamping anak, popok bayi, selimut, terpal, kasur tipis, kasur lipat, serta tisu basah dan tisu kering.

    Selain bantuan logistik, Polda Bali juga menyiapkan dukungan lanjutan berupa armada dapur lapangan milik Satbrimob Polda Bali beserta personel. Polda Bali turut menyiapkan personel psikologi untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

    “Diharapkan bantuan kami ini dapat memberi manfaat, membantu meringankan beban, serta memberikan semangat bagi warga terdampak bencana yang berada di lokasi pengungsian,” ujarnya.

    Daniel menegaskan, semangat persatuan dan gotong royong harus diwujudkan melalui aksi nyata, khususnya ketika masyarakat di wilayah lain tengah menghadapi musibah.

    “Semangat Bhinneka Tunggal Ika harus kita wujudkan dengan aksi nyata dan gotong royong. Saat saudara kita di NTT mengalami musibah, maka sudah menjadi kewajiban kita untuk hadir dan membantu meringankan beban mereka,” tutur Daniel.

    Ia berharap bantuan yang dikirimkan Polda Bali dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak bencana sekaligus menjadi wujud solidaritas antarsesama anak bangsa.

    “Semoga bantuan ini bermanfaat dan membawa semangat baru bagi para korban bencana NTT,” tutup Kapolda Bali.

  • Polda Jateng Kirim 10 Truk Bantuan dan Tim Medis untuk Korban Gempa NTT

    Semarang – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) diwujudkan Polda Jawa Tengah dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan pada momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

    Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo mengatakan, pengiriman bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian keluarga besar Polda Jateng kepada masyarakat NTT yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana alam.

    “Keluarga besar Polda Jawa Tengah turut berduka cita atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Kita berdoa semoga mereka diberikan kekuatan, ketabahan, dan segera dapat pulih serta kembali menjalani kehidupan dengan baik,” ujar Irjen Pol Ribut Hari Wibowo.

    Bantuan tahap pertama diberangkatkan dari Mapolda Jateng menggunakan 10 truk dan satu mobil boks. Kendaraan tersebut membawa berbagai kebutuhan mendesak bagi masyarakat terdampak gempa. Bantuan berasal dari dukungan keluarga besar Polda Jateng, Bhayangkari se-Jawa Tengah, serta para donatur.

    Sejumlah bantuan yang dikirim antara lain air mineral, susu bubuk, makanan siap saji, mi instan, beras, minyak goreng, biskuit, gula, popok, selimut, terpal, pakaian anak dan remaja dalam kondisi baru, pakaian dalam, sarung, serta roti.

    Selain itu, Polda Jateng mengirimkan 11.000 lembar selimut tebal dan 15.000 potong pakaian baru untuk anak dan remaja yang terdampak bencana.

    “Insya Allah, Jawa Tengah juga memiliki produk makanan berupa abon kering. Kita akan mengirimkan abon kering sebanyak 1,2 ton yang dikemas dalam bungkus kecil ukuran 250 gram sehingga dapat langsung dikonsumsi. Selain enak, abon ini bergizi dan praktis untuk masyarakat di lokasi pengungsian,” jelasnya.

    Kapolda menegaskan, bantuan yang dikirimkan tidak hanya berdasarkan ketersediaan logistik, tetapi juga disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lokasi bencana. Sebelumnya, Polda Jateng telah berkoordinasi dengan jajaran Polda NTT untuk memperoleh informasi mengenai kebutuhan yang paling mendesak.

    “Semalam saya sudah berkomunikasi dengan Wakapolda Nusa Tenggara Timur untuk merinci kebutuhan apa saja yang paling diperlukan saat ini. Sebagian kita kirim melalui truk, sementara sebagian lainnya akan menyusul. Untuk efisiensi, personel kami juga akan menuju lokasi dan membeli bahan-bahan yang dibutuhkan dari tempat terdekat,” ungkap Irjen Pol Ribut.

    Tak hanya bantuan logistik, Polda Jateng juga menerjunkan tiga dokter dan lima personel untuk membantu penanganan masyarakat terdampak, termasuk memberikan dukungan trauma healing kepada warga yang mengalami tekanan psikologis pascabencana.

    Menurut Kapolda, kehadiran tim medis dan personel tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat melewati masa sulit sekaligus mendukung proses pemulihan di lokasi terdampak.

    “Bantuan ini bukan hanya berupa logistik. Kami juga mengirimkan tenaga medis dan personel untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam penanganan trauma akibat bencana. Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita di NTT tidak merasa sendirian menghadapi musibah ini,” tuturnya.

    Irjen Pol Ribut menambahkan, pengiriman bantuan tersebut merupakan tahap pertama. Polda Jateng akan terus memantau perkembangan kebutuhan di lapangan dan menyiapkan dukungan lanjutan sesuai kondisi masyarakat terdampak.

    “Ini merupakan tahap pertama dari Polda Jawa Tengah. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Kita berdoa bersama agar seluruh proses pengiriman berjalan lancar dan bantuan dapat sampai di lokasi tepat waktu,” tegasnya.

    Sebagai bentuk kepedulian dan gotong royong, Polda Jateng juga membuka donasi kemanusiaan bagi korban gempa NTT yang melibatkan seluruh personel satuan kerja di lingkungan Mapolda Jateng.

    Kapolda menegaskan, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan perayaan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama, khususnya masyarakat yang sedang menghadapi bencana.

    “Momentum kemerdekaan ini kita maknai dengan kepedulian dan gotong royong. Ketika saudara kita sedang mengalami musibah, kita harus hadir dan membantu. Inilah bentuk nyata semangat kemanusiaan dan kehadiran Polri untuk masyarakat,” pungkasnya.

  • POLRES PASER BAGIKAN BENDERA MERAH PUTIH, GELORAKAN SEMANGAT HUT RI KE-81

    TANAH GROGOT – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Polres Paser menggelar kegiatan pembagian Bendera Merah Putih kepada masyarakat. Aksi simpatik ini dilaksanakan Minggu 16 Agustus 2026 pukul 08.30 WITA hingga selesai di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Paser.

    Kegiatan dipimpin oleh para Kasat di jajaran Polres Paser, diantaranya Kasat Intelkam AKP Cecep Ikon Saefuloh, S.H., Kasat Lantas AKP Weny Wahyuningsih, S.H., dan Kasat Samapta AKP Agus Sanyoto, S.H. Ratusan personel dari Satintelkam, Satlantas, Satreskrim, Satsamapta, Satpolairud, dan SPKT turut serta membagikan bendera secara langsung.

    Pembagian bendera dilakukan di 5 lokasi strategis. Titik pertama di depan Mako Polres Paser Jl. Jendral Sudirman. Selanjutnya di Stand UMKM Car Free Day Jl. Jendral Sudirman, Tepian Siring Kandilo Jl. Yos Sudarso, sekitar bawah Jembatan Sungai Tuak Jl. Kandilo Bahari, dan Desa Pondong Baru Kec. Kuaro.

    Setiap pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas dan masyarakat yang beraktivitas di lokasi tersebut menerima Bendera Merah Putih secara gratis dari petugas. Selain membagikan bendera, personel juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memasang dan mengibarkan Sang Saka Merah Putih di rumah, kantor, dan lingkungan masing-masing.

    Kasat Lantas Polres Paser AKP Weny Wahyuningsih, S.H. menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air. “Momentum HUT RI ke-81 ini kita jadikan untuk mempererat silaturahmi antara Polri dengan masyarakat. Merah Putih adalah simbol persatuan kita,” ujarnya di sela kegiatan.

    Antusiasme warga terlihat tinggi. Banyak masyarakat yang menerima bendera dengan sukacita dan mengucapkan terima kasih kepada personel Polres Paser.

    Hingga kegiatan berakhir, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif. Polres Paser berharap gerakan pembagian bendera ini dapat menggugah semangat gotong royong dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia.

    HumasPolresPaser

  • POLRES PASER KERAHKAN PERSONEL AMANKAN PASER CUP RACE 2, LALULINTAS MENUJU SIRKUIT TETAP LANCAR

    TANAH GROGOT – Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H. melalui Kabag Ops Polres Paser Kompol Hendro Wibowo, S.H., M.H. menerjunkan personel dalam rangka pengamanan dan kelancaran Kejuaraan Balap Motor Paser Cup Race 2. Kegiatan berlangsung di Sirkuit Tana Paser, Jl. Samsul Bahri, Tanah Grogot, Sabtu 15 Agustus 2026 mulai pukul 14.00 WITA hingga selesai.

    Sebanyak 15 personel gabungan diturunkan untuk melakukan pengamanan di area sirkuit. Sementara itu, untuk mengurai kepadatan dan mencegah kemacetan, Satlantas Polres Paser juga menurunkan 10 personel yang ditempatkan di titik-titik rawan. Beberapa titik tersebut meliputi Jalan Samsul Bahri depan Pintu Masuk VIP, Jalan D.I. Panjaitan, Simpang Tiga KM 3 arah stadion, dan Simpang Tiga depan stadion arah masuk sirkuit.

    Personel yang terlibat dari Satlantas dipimpin langsung oleh IPTU Latif Sakaria, didampingi IPDA Anwarul Naim dan 8 anggota lainnya. Tugas utama mereka adalah melakukan pengaturan arus lalu lintas kendaraan roda dua maupun roda empat milik penonton dan peserta.

    Selain pengaturan, petugas juga memberikan himbauan Kamseltibcarlantas kepada masyarakat pengguna jalan. Diharapkan dengan kehadiran petugas di lapangan dapat mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas dan kecelakaan lalu lintas selama event berlangsung.

    Kabag Ops Kompol Hendro Wibowo, S.H., M.H. menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat. “Kami pastikan event olahraga berjalan aman dan lancar. Kelancaran arus lalu lintas juga menjadi prioritas agar tidak mengganggu aktivitas warga,” ujarnya.

    Berdasarkan pantauan di lapangan, situasi arus lalu lintas terpantau aman, tertib, dan lancar. Tidak ditemukan kemacetan berarti di sepanjang jalur menuju sirkuit.

    Event Paser Cup Race Round 2 ini sendiri diikuti ratusan pembalap dari dalam dan luar daerah. Kehadiran Polri diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi seluruh peserta maupun masyarakat yang hadir menyaksikan.

    HumasPolresPaser #SatlantasPolresPaser #PaserCupRace2026 #PolriUntukMasyarakat

  • KAPOLRES PASER HADIRI PISAH SAMBUT KAJARI, PERKUAT SINERGI FORKOPIMDA UNTUK PASER TUNTAS

    TANAH GROGOT – Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H. menghadiri kegiatan Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Negeri Paser yang digelar di Pendopo Bupati Lou Bapekat, Jl. Kesuma Bangsa, Kel/Kec. Tanah Grogot, Sabtu 15 Agustus 2026 pukul 19.30 WITA hingga 21.50 WITA.

    Acara tersebut menjadi momentum perpisahan dengan Kajari Paser lama Deddy Herliyantho, S.H., M.H. yang promosi menjabat Asisten Pemulihan Aset Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, sekaligus penyambutan pejabat baru Dr. Hary Palar, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Paser.

    Hadir dalam kegiatan Bupati Paser dr. Fahmi Fadli, Ketua DPRD Kab. Paser Hendra Wahyudi, S.T., Dandim 0904/PSR LETKOL Inf. Edy Wahyu Satriyadi, S.I.P., Ketua PN Tanah Grogot Ari Listyawati, S.H., M.H., Sekda Paser Drs. Katsul Wijaya, http://M.Si., serta unsur Forkopimda, Kepala OPD, pimpinan perusahaan, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tamu undangan sekitar 100 orang.

    Rangkaian acara dimulai dengan makan bersama, dilanjutkan penayangan profil pejabat lama dan baru. Dalam sambutannya, Kajari baru Dr. Hary Palar menyampaikan kehormatan dapat bertugas di Bumi Daya Taka. Ia memohon dukungan seluruh elemen masyarakat dan menyatakan siap mendukung iklim investasi yang aman demi kelancaran perekonomian Paser.

    Sementara itu, Kajari lama Deddy Herliyantho yang bertugas selama 9 bulan 13 hari di Paser menyampaikan terima kasih atas sinergi Pemda dan Forkopimda. Ia juga memohon maaf jika selama bertugas terdapat kekhilafan dan berharap silaturahmi tetap terjalin.

    Bupati Paser dr. Fahmi Fadli dalam sambutannya mengapresiasi dedikasi Kajari lama. Ia menyebut di bawah kepemimpinan Deddy Herliyantho, Kejaksaan banyak membantu OPD di bidang hukum. Kepada Kajari baru, Bupati menaruh harapan besar agar sinergi antara Kejaksaan, Polres Paser, TNI, dan Pemda terus ditingkatkan demi mewujudkan visi ‘Paser Tuntas’ dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

    Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen Polri untuk terus menjaga sinergitas dengan Kejaksaan dan seluruh unsur Forkopimda. “Kolaborasi yang kuat antar instansi adalah kunci dalam menjaga Kamtibmas dan mendukung pembangunan di Kabupaten Paser,” ujarnya.

    Sepanjang kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

    HumasPolresPaser #ForkopimdaPaser #KejariPaser

  • KAPOLRES PASER HADIRI PEMBUKAAN PASER CUP RACE 2026 ROUND 2, DUKUNG SPORT TOURISM DAN KAMTIBMAS

    TANAH GROGOT – Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H. hadir secara langsung dalam kegiatan Pembukaan Kejuaraan Balap Motor Open Paser Cup Race 2026 Round 2. Kegiatan berlangsung di Sirkuit Permanen Tanah Paser, Jl. Samsul Bahri, Kel/Kec. Tanah Grogot, Sabtu 15 Agustus 2026 pukul 15.00 WITA sampai selesai.

    Upacara pembukaan dipimpin oleh Sekda Kab. Paser Drs. Katsul Wijaya, http://M.Si. yang mewakili Bupati Paser. Turut hadir Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kaltim Hj. Yenni Eviliana, S.E., Ketua DPRD Kab. Paser Hendra Wahyudi, S.T., Dandim 0904/PSR LETKOL Inf. Edy Wahyu Satriyadi, S.I.P., M.I.P, unsur Forkopimda, Ketua IMI Prov Kaltim Narto Bulang, serta 465 rider dari dalam dan luar daerah, bahkan tingkat nasional dan internasional.

    Dalam sambutannya, Sekda Paser menyampaikan bahwa event ini digelar selama 2 hari, 15 sampai 16 Agustus 2026. Tujuannya untuk mendukung sport tourism, memperkenalkan potensi Kabupaten Paser, dan menggerakkan perekonomian daerah melalui event olahraga otomotif. Kejuaraan ini merupakan hasil kerja sama Pemkab Paser melalui Disporapar, IMI Kab. Paser, KONI Kab. Paser, dan LFN HP969 Road Race Championship.

    Sebanyak 20 kelas dipertandingkan mulai dari kategori Expert, Novice, Lokal Paser, hingga Supporting. Di antaranya Bebek 4T 150cc Expert, Bebek 2T 130cc Underbone Expert, Matic 131cc Lokal Paser, hingga kelas khusus TNI/Polri dan Ex Rider +35.

    Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H. melalui Kabag Ops Kompol Hendro Wibowo, S.H., M.H. menurunkan 15 personel Polres Paser untuk pengamanan. Sinergi juga dilakukan bersama 15 personel Satpol PP, 10 personel Dishub, 10 personel Damkar, dan 10 personel Tim Kesehatan.

    “Polri mendukung penuh kegiatan positif seperti ini. Kami pastikan pengamanan maksimal agar event berjalan aman, tertib, dan melahirkan bibit pembalap berprestasi dari Paser,” ujar Kapolres dalam kesempatan tersebut.

    Pembukaan ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Sekda Paser, dilanjutkan foto bersama Forkopimda dan para pembalap. Usai pembukaan, rangkaian lomba di setiap kelas langsung dimulai dengan dipimpin Pimpinan Lomba Simeon Palinggi dan Ketua Juri Agus Saihu.

    Hingga kegiatan berakhir, situasi berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Antusiasme masyarakat Kab. Paser terlihat memadati sirkuit untuk menyaksikan langsung para pembalap adu kecepatan.

    Humas Polres Paser

  • Jelang HUT ke-81 RI, Polres PPU Semarakkan Pelabuhan Klotok dengan Kibaran Merah Putih

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, PPU – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, jajaran Polres Penajam Paser Utara (PPU) menggelorakan semangat nasionalisme melalui kegiatan pawai Merah Putih dan pemasangan Bendera Merah Putih di kawasan Pelabuhan Klotok, Kecamatan Penajam, Sabtu (15/8/2026).

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., bersama jajaran pejabat utama dan personel Polres PPU serta Polsek Penajam. Kehadiran personel kepolisian di kawasan pelabuhan menjadi bagian dari upaya mengajak masyarakat menyambut momentum kemerdekaan dengan semangat persatuan dan kebersamaan.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan apel persiapan di Mapolres PPU. Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Kantor Pemerintah Kabupaten PPU dan melanjutkan perjalanan melalui Jalan Manunggal serta Jalan Haruna Mangapas hingga tiba di kawasan Pelabuhan Klotok.

    Setibanya di lokasi, Kapolres PPU bersama personel secara simbolis memasang Bendera Merah Putih. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi pesan kepada masyarakat bahwa semangat kemerdekaan harus terus dijaga melalui persatuan, kepedulian, serta kontribusi positif dalam kehidupan sehari-hari.

    Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., menyampaikan bahwa pengibaran dan pemasangan Bendera Merah Putih merupakan bagian dari upaya menumbuhkan rasa cinta Tanah Air sekaligus memperkuat semangat kebangsaan di tengah masyarakat.

    “Bendera Merah Putih bukan sekadar simbol negara, tetapi merupakan lambang perjuangan, persatuan, dan kebanggaan kita sebagai bangsa Indonesia. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga semangat persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif,” ujar Kapolres.

    Menurutnya, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus dimaknai tidak hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dengan menjaga keamanan dan ketertiban, memperkuat toleransi, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.

    “Kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan pengorbanan para pahlawan harus kita isi dengan menjaga persatuan, menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan Kabupaten Penajam Paser Utara,” lanjutnya.

    Kapolres juga mengajak masyarakat Kabupaten PPU untuk turut menyemarakkan peringatan HUT ke-81 RI dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, tempat usaha, perkantoran, maupun fasilitas umum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengibarkan Bendera Merah Putih. Mari jadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai pengingat bahwa persatuan merupakan kekuatan utama bangsa,” tambahnya.

    Pemilihan kawasan Pelabuhan Klotok sebagai salah satu lokasi kegiatan juga memiliki nilai strategis. Sebagai ruang publik yang menjadi bagian dari aktivitas masyarakat, pemasangan Bendera Merah Putih di kawasan tersebut diharapkan dapat menyebarkan semangat kebangsaan secara lebih luas sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

    Selain membawa pesan nasionalisme, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperlihatkan soliditas jajaran Polres PPU dalam menyambut salah satu momentum nasional terbesar bagi bangsa Indonesia. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat semakin memperkuat kedekatan, komunikasi, dan kepercayaan publik terhadap Polri.

    Setelah seluruh rangkaian pemasangan Bendera Merah Putih selesai, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Mako Polsek Penajam untuk melaksanakan ramah tamah.

    Melalui kegiatan tersebut, Polres PPU kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam menumbuhkan semangat kebangsaan, memperkuat persatuan, serta bersama-sama menjaga nilai-nilai kemerdekaan di Kabupaten Penajam Paser Utara.

  • Jelang HUT ke-81 RI, Polres Kutai Barat Bagikan Bendera Merah Putih kepada Warga

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kubar – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Kutai Barat menggelar aksi pembagian Bendera Merah Putih kepada masyarakat di sejumlah ruas jalan, pertokoan, dan pusat aktivitas warga, Minggu (16/8/2026) pagi.

    Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.40 WITA tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian jajaran Polres Kutai Barat dalam menyemarakkan momentum kemerdekaan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme dan kecintaan masyarakat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    Pembagian bendera dipimpin Kasat Intelkam Polres Kutai Barat AKP Andi Ahmad, S.H., didampingi Ipda Bahtiar, S.H. selaku Pamapta III dan Aipda Mangatas selaku Baur SIM Satlantas Polres Kutai Barat.

    Beranda – POLRES – Kubar – Jelang HUT ke-81 RI, Polres Kutai Barat Bagikan Bendera Merah Putih kepada Warga
    Kubar
    Jelang HUT ke-81 RI, Polres Kutai Barat Bagikan Bendera Merah Putih kepada Warga
    TBN Polda KaltimBy TBN Polda Kaltim16 August 2026No Comments2 Mins Read
    WhatsApp Image 2026 08 16 at 10.17.21
    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kubar – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Kutai Barat menggelar aksi pembagian Bendera Merah Putih kepada masyarakat di sejumlah ruas jalan, pertokoan, dan pusat aktivitas warga, Minggu (16/8/2026) pagi.

    Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.40 WITA tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian jajaran Polres Kutai Barat dalam menyemarakkan momentum kemerdekaan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme dan kecintaan masyarakat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    Pembagian bendera dipimpin Kasat Intelkam Polres Kutai Barat AKP Andi Ahmad, S.H., didampingi Ipda Bahtiar, S.H. selaku Pamapta III dan Aipda Mangatas selaku Baur SIM Satlantas Polres Kutai Barat.

    BACA JUGA Bhabinkamtibmas Polsek Pasir Belengkong Gelar Patroli Dialogis untuk Ciptakan Keamanan Lingkungan
    Personel gabungan dari sejumlah satuan fungsi turun langsung menyambangi masyarakat. Bendera Merah Putih dibagikan kepada para pengendara, pejalan kaki, pedagang, serta warga yang beraktivitas di kawasan pusat keramaian.

    Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung. Sejumlah warga yang menerima bendera kemudian memasangnya pada kendaraan maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing sebagai bentuk partisipasi dalam menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

    Kasat Intelkam Polres Kutai Barat AKP Andi Ahmad, S.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu wujud nyata jajaran Polres Kutai Barat dalam mengajak masyarakat menghidupkan kembali semangat kebangsaan menjelang momentum kemerdekaan.

    “Pembagian Bendera Merah Putih ini merupakan bentuk kecintaan kita terhadap NKRI sekaligus untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kami berharap semakin banyak Bendera Merah Putih yang berkibar, semakin kuat pula semangat nasionalisme dan persatuan di tengah masyarakat,” ujar AKP Andi Ahmad mewakili Kapolres Kutai Barat.

    Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kepedulian, kebersamaan, serta partisipasi masyarakat dalam menjaga persatuan dan keamanan lingkungan.

    Polres Kutai Barat mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kendaraan, tempat usaha, maupun lingkungan masing-masing sesuai ketentuan yang berlaku.

    Kegiatan pembagian Bendera Merah Putih tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan ini, Polres Kutai Barat berharap semangat kemerdekaan semakin terasa di tengah masyarakat serta menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kecintaan terhadap Tanah Air.