Blog

  • Peringati HUT ke-81 RI, Kapolda Kaltim Hadiri Upacara Pengibaran Bendera di Samarinda

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Samarinda – Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., menghadiri Upacara Pengibaran Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Stadion Gelora Kadrie Oening, Kota Samarinda, Senin (17/08/26).

    Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur Dr. H. Rudy Mas’ud, S.E., M.M., yang juga selaku Inspektur Upacara, dan diikuti oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltim, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur TNI-Polri, ASN, tokoh masyarakat, serta perwakilan pelajar dan mahasiswa.
    Rangkaian upacara berlangsung dengan penuh khidmat dan nuansa kebangsaan. Perhatian peserta dan tamu undangan tertuju pada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang menjalankan tugas mengibarkan Sang Merah Putih dengan penuh disiplin dan tanggung jawab.

    Bertugas sebagai pembawa baki bendera yakni Beatrice Geraldine Limbong, siswi SMA Negeri 2 Berau. Sementara petugas pengerek bendera adalah Aryasuta Samudrapati Riyanto, siswa SMA Negeri 5 Balikpapan, dan petugas pembentang bendera yakni Michael Dompak Gabriel Pangaribuan, siswa SMK Negeri 2 Sangatta Utara.

    Diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, Sang Saka Merah Putih berhasil dikibarkan dengan sempurna. Seluruh peserta upacara kemudian memberikan penghormatan sebagai wujud penghargaan atas perjuangan para pahlawan sekaligus bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kemerdekaan yang telah diwariskan kepada generasi penerus.

    Kekhidmatan upacara semakin terasa saat Ketua DPRD Kaltim Dr. Ir. H. Hasanuddin Mas’ud, S.Hut., M.E., membacakan naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Momen tersebut menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan kontribusi positif bagi bangsa dan daerah.

    Ditempat terpisah, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., menerangkan bahwa kehadiran Kapolda Kaltim dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan Polri terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus wujud sinergitas antara Polda Kaltim dengan Pemerintah Provinsi Kaltim dalam memperingati momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia.

    “Kehadiran Bapak Kapolda Kaltim pada upacara ini merupakan bentuk penghormatan kita kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Selain itu, momentum ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergitas dan kebersamaan antara Polri, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan kesatuan,” ujar Kombes Pol Tedy.

    Ia menambahkan, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan semangat pengabdian, nasionalisme, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan di Kalimantan Timur.

    “Semangat kemerdekaan harus terus kita tanamkan kepada generasi muda. Apa yang ditunjukkan para Paskibraka hari ini merupakan gambaran semangat, kedisiplinan, dan tanggung jawab generasi penerus bangsa yang harus terus dijaga dan dikembangkan,” pungkasnya.

    Di penghujung kegiatan, suasana semakin meriah dengan penampilan LKBB Polisi Cilik dari Polresta Samarinda yang mendapat sambutan antusias dari para tamu undangan dan masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan marching band/drum band.

    Humas Polda Kaltim

  • Melalui Layanan 110, Polres Kubar Gerak Cepat Respon Laporan Laka Lantas dari Masyarakat

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kubar – Kesigapan jajaran Polres Kutai Barat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat kembali ditunjukkan melalui layanan Call Center 110. Petugas bergerak cepat menangani kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kampung Balok Asa, Kabupaten Kutai Barat, Minggu malam (16/08/26).

    Informasi kecelakaan tersebut diterima petugas melalui layanan 110 dari masyarakat yang melaporkan adanya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda dua (R2) dan kendaraan roda empat (R4).

    Menindaklanjuti laporan tersebut, Piket Pamapta III Polres Kutai Barat Ipda Bahtiar, S.H., bersama personel piket Satuan Lalu Lintas dan piket patroli segera menuju lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan dan melakukan penanganan awal.

    Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati kecelakaan antara sepeda motor dan kendaraan roda empat yang terlibat tabrakan secara berhadapan.

    Dalam kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Petugas kemudian memberikan penanganan awal sebelum mengevakuasi korban ke Rumah Sakit HIS untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

    Sementara itu, pengemudi kendaraan roda empat diamankan oleh petugas dan dibawa ke Mako Polres Kutai Barat untuk menjalani pemeriksaan serta dimintai keterangan terkait kecelakaan yang terjadi.

    “Begitu menerima laporan melalui 110, tim langsung bergerak ke TKP. Korban sudah kami bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, dan kasusnya ditangani oleh Sat Lantas Polres Kutai Barat,” ujar Ipda Bahtiar.

    Kecepatan personel dalam merespons laporan masyarakat tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Kutai Barat memberikan pelayanan kepolisian yang cepat, responsif dan humanis, khususnya dalam situasi yang membutuhkan penanganan segera.

    Polres Kubar juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, mematuhi peraturan lalu lintas dan meningkatkan kewaspadaan selama berada di jalan raya.

    Masyarakat juga diingatkan untuk tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila menemukan atau mengalami keadaan darurat yang membutuhkan kehadiran dan bantuan kepolisian.

    Humas Polda Kaltim

  • Semarak HUT RI ke-81, Polres Paser Bagikan Bendera Merah Putih kepada Masyarakat

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Paser – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Polres Paser mengajak masyarakat untuk turut menyemarakkan suasana kemerdekaan dengan mengibarkan Bendera Merah Putih.

    Ajakan tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembagian Bendera Merah Putih kepada masyarakat yang berlangsung di sejumlah wilayah Kabupaten Paser, Minggu (16/08/26).

    Kegiatan dipimpin sejumlah pejabat utama Polres Paser, di antaranya Kasat Intelkam AKP Cecep Ikon Saefuloh, S.H., Kasat Lantas AKP Weny Wahyuningsih, S.H., dan Kasat Samapta AKP Agus Sanyoto, S.H.

    Dalam kegiatan tersebut, personel dari Satintelkam, Satlantas, Satreskrim, Satsamapta, Satpolairud, serta SPKT turun langsung ke lapangan untuk membagikan Bendera Merah Putih kepada pengguna jalan dan masyarakat.

    Pembagian bendera menyasar lima lokasi, yakni kawasan depan Mako Polres Paser di Jalan Jenderal Sudirman, Stand UMKM Car Free Day Jalan Jenderal Sudirman, Tepian Siring Kandilo Jalan Yos Sudarso, kawasan bawah Jembatan Sungai Tuak Jalan Kandilo Bahari, serta Desa Pondong Baru, Kecamatan Kuaro.

    Antusiasme masyarakat terlihat saat petugas menyerahkan bendera secara langsung kepada pengendara roda dua, roda empat, maupun warga yang tengah beraktivitas di lokasi kegiatan.

    Selain membagikan bendera, personel Polres Paser juga mengimbau masyarakat untuk memasang dan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, tempat usaha, perkantoran, maupun lingkungan masing-masing sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.

    Kasat Lantas Polres Paser mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari semarak peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat rasa persatuan dan kecintaan masyarakat terhadap Tanah Air.

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bendera Merah Putih merupakan simbol persatuan dan semangat kebangsaan yang harus terus kita jaga,” ungkap AKP Weny.

    Ia menambahkan, keterlibatan Polri bersama masyarakat dalam momentum kemerdekaan diharapkan dapat semakin mempererat hubungan serta membangun semangat kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Paser.

    Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam membangun semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

    Humas Polda Kaltim

  • Gerak Cepat, Polsek Talisayan Bersama Damkar Padamkan Karhutla di Biatan Bapinang

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Berau – Upaya cepat dalam mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali ditunjukkan jajaran Polsek Talisayan. Personel Pospol Biatan bergerak bersama petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan masyarakat untuk menangani kebakaran lahan di Kampung Biatan Bapinang, Kec.Biatan, Kab.Berau.

    Peristiwa tersebut diketahui setelah adanya informasi mengenai titik api yang muncul pada lahan yang hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan terkait kepemilikannya. Mendapat laporan tersebut, personel Pospol Biatan segera mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi sekaligus melakukan langkah penanganan.

    Dalam kegiatan tersebut, dua personel Pospol Biatan bersama satu petugas Damkar dan dua warga yang turut membantu melakukan upaya pemadaman. Penanganan dilakukan menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran beserta perlengkapan pendukung lainnya.

    Sinergi antara kepolisian, petugas Damkar dan masyarakat membuahkan hasil. Api yang membakar lahan berhasil dikendalikan dan dipadamkan sehingga tidak merembet ke area lainnya. Dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa.

    Kasi Humas Polres Berau AKP Suradi menyampaikan bahwa kecepatan dalam menangani setiap kejadian karhutla menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah kebakaran berkembang semakin luas.

    “Respons cepat sangat diperlukan ketika ditemukan adanya titik api. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera menyampaikan informasi kepada petugas apabila menemukan kebakaran,” kata AKP Suradi.

    Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas di sekitar lahan, terutama kegiatan yang berpotensi menimbulkan sumber api. Pencegahan sejak dini dinilai penting mengingat api dapat dengan cepat menyebar apabila kondisi lahan kering.

    Usai proses pemadaman, personel Pospol Biatan bersama petugas terkait melakukan penyisiran dan pemeriksaan di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang berpotensi kembali menyala.

    Setelah kondisi dinyatakan aman dan tidak ditemukan lagi titik api, personel kemudian meninggalkan lokasi dan kembali ke Pospol Biatan. Jajaran Polsek Talisayan juga terus mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya karhutla di wilayah hukum Polsek Talisayan.

    Humas Polda Kaltim

  • Kenang Jasa Para Pahlawan Bangsa dalam Peringatan HUT Ke-81 RI, Kapolda Kaltim Pimpin Malam Renungan Suci di TMP Kesuma Bangsa

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Samarinda – Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., memimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kesuma Bangsa, Samarinda, Senin dini hari (17/08/26) tepat pukul 00.00 Wita.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Kaltim bertindak selaku Inspektur Upacara. Pelaksanaan apel pada detik pergantian hari menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

    Apel turut dihadiri Gubernur Kaltim Dr. H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E., Wakil Gubernur Kaltim Dr. Ir. H. Seno Aji, M.Si., Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, S.H., M.Si., jajaran Forkopimda Kaltim, Danrem 091/ASN, Wali Kota Samarinda, Sekda Kaltim, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim, serta personel TNI, Polri dan Satpol PP.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan. Selanjutnya, Inspektur Upacara membacakan naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci sebagai bentuk penghargaan atas pengorbanan para pejuang bangsa yang telah memberikan jiwa dan raganya demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Prosesi kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa dan perjuangan para pahlawan, serta penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan yang dimakamkan di TMP Kesuma Bangsa.

    Suasana hening di tengah malam semakin menegaskan makna Apel Kehormatan dan Renungan Suci. Para peserta sejenak menundukkan kepala, mengenang jasa para pahlawan sekaligus merefleksikan perjuangan yang telah dilalui bangsa Indonesia hingga mencapai kemerdekaan.

    Ditempat terpisah, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., menerangkan bahwa Apel Kehormatan dan Renungan Suci merupakan momentum untuk mengenang sekaligus menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang dengan penuh pengorbanan demi kemerdekaan Indonesia.

    “Kegiatan ini menjadi wujud penghormatan dan penghargaan kita kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan. Semangat pengorbanan dan kecintaan kepada bangsa yang telah mereka tunjukkan harus terus menjadi teladan bagi generasi penerus,” ujar Kombes Pol Tedy.
    Ia menambahkan, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat akan tanggung jawab seluruh elemen bangsa dalam menjaga persatuan, keamanan dan keutuhan NKRI.

    “Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Karena itu, tugas kita bersama adalah mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, menjaga persatuan serta memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara,” tuturnya.

    Melalui kegiatan tersebut, jajaran Forkopimda Kaltim bersama seluruh peserta meneguhkan kembali semangat nasionalisme dan kebangsaan. Momentum tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh generasi penerus untuk terus menjaga nilai-nilai perjuangan serta mengisi kemerdekaan dengan kontribusi positif bagi kemajuan daerah dan Indonesia.

    Humas Polda Kaltim

  • Berjalan dengan Khidmat, Polda Kaltim Gelar Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI


    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polda Kalimantan Timur menggelar upacara bendera di Lapangan Mapolda Kaltim, Senin (17/08/26).
    Upacara tersebut dipimpin oleh Irwasda Polda Kaltim Kombes Pol Aloysius Suprijadi, S.I.K., M.H., M.Han., dan diikuti oleh para Pejabat Utama Polda Kaltim, personel Polri, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polda Kaltim.

    Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada sang Merah Putih yang kemudian dikibarkan oleh Pasukan Pengibar Bendera Polda Kaltim. Prosesi pengibaran berlangsung khidmat dengan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

    Suasana semakin khidmat saat rangkaian upacara dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila dan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Seluruh peserta mengikuti setiap tahapan upacara dengan penuh penghormatan dan semangat nasionalisme.

    Mengheningkan cipta juga dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

    Sementara itu ditempat yang sama, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., menerangkan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan menghargai perjuangan para pahlawan.
    “Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi kita semua untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat semangat persatuan, nasionalisme dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Kombes Pol Tedy.

    Ia menambahkan, semangat kemerdekaan hendaknya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas dan tanggung jawab secara profesional, disiplin serta senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    “Bagi anggota Polri dan ASN di lingkungan Polda Kaltim, semangat kemerdekaan harus tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, dengan memberikan pelayanan yang humanis, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta terus berkontribusi dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” tambahnya.

    Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut menjadi momentum bagi seluruh personel Polda Kaltim untuk memperkuat komitmen dalam menjaga nilai-nilai perjuangan, persatuan dan kesatuan, serta mengisi kemerdekaan melalui pengabdian nyata kepada masyarakat, bangsa dan negara.

    Humas Polda Kaltim

  • Respon Cepat, Polda Kaltim Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Kawasan Km.54 Tol Balikpapan-Samarinda

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kukar – Tim gabungan dari Polda Kalimantan Timur, Polres Kutai Kartanegara, Damkar Kabupaten Kutai Kartanegara, dan pihak Jasa Marga bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kilometer 54, Tol Balikpapan-Samarinda, Kec.Muara Jawa, Kab.Kukar, Minggu (16/08/26) sekitar pukul 14.00 Wita.

    Personel yang turun langsung ke lapangan terdiri dari Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus dan Sat PJR Ditlantas Polda Kaltim, Polsek Muara Jawa dan Polsek Samboja, Damkar Kabupaten Kukar, serta Rescue Toll dan Si Kamtib Jasa Marga. Petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus penanganan terhadap titik kebakaran.
    Dari hasil penyelidikan awal, lokasi kebakaran berada di kawasan Taman Hutan Raya Bukit Soeharto dengan luas lahan yang terdampak diperkirakan sekitar lima hektare. Vegetasi di lokasi berupa kayu campuran, sementara api diketahui lebih banyak menjalar pada bagian bawah berupa rumput dan ilalang.

    Petugas kemudian melakukan pemadaman menggunakan mobil pemadam. Kondisi api berangsur mengecil, namun sejumlah titik masih mengalami penjalaran pada bagian bawah rumput dan ilalang sehingga personel tetap melakukan penyemprotan serta pemantauan di sekitar lokasi.

    Dalam pengecekan awal, petugas tidak menemukan aktivitas masyarakat berupa perkebunan maupun permukiman di sekitar lokasi. Dugaan sementara kebakaran dipengaruhi kondisi cuaca, namun kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab terjadinya Karhutla tersebut.

    Ditempat terpisah, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., mengatakan penanganan Karhutla dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan kecepatan respons dan pencegahan agar api tidak meluas.

    “Kami memastikan personel bersama seluruh unsur terkait langsung melakukan penanganan di lokasi. Selain pemadaman, kepolisian juga melakukan penyelidikan awal untuk mengetahui penyebab kebakaran secara pasti. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah kondisi musim kemarau,” ujar Kombes Pol Tedy.

    Ia menjelaskan, proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, terutama tidak tersedianya sumber air di sekitar lokasi sehingga petugas harus mengandalkan mobil dan tangki air. Selain itu, keterbatasan jangkauan selang juga membuat pemadaman dilakukan secara bertahap.
    “Kami bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan dan pemadaman lanjutan sampai seluruh titik api benar-benar dinyatakan aman. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mencegah Karhutla meluas dan menjaga kelestarian kawasan hutan,” tambahnya.

    Selanjutnya, Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Kaltim bersama Polres Kukar akan melakukan penyelidikan lanjutan dan mengambil keterangan guna mengetahui penyebab kebakaran. Sementara tim gabungan tetap bersiaga dan melaksanakan pemadaman lanjutan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

    Humas Polda Kaltim

  • Wujudkan Rasa Aman Beribadah, Sat Brimob Polda Kaltim Intensifkan Pengamanan Gereja-Gereja di Sejumlah Wilayah

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur meningkatkan kegiatan patroli dan pengamanan rumah ibadah untuk memastikan pelaksanaan ibadah Minggu umat Kristiani berlangsung aman, tertib, dan khidmat. Pengamanan tersebut dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Batalyon Pelopor di sejumlah wilayah Kalimantan Timur, Minggu (16/08/26).

    Kegiatan patroli menyasar sejumlah gereja di wilayah Samarinda, Balikpapan, Tanah Grogot Kabupaten Paser, hingga Tanjung Redeb Kabupaten Berau. Kehadiran personel Brimob merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah.
    Di Kota Samarinda, personel patroli Batalyon B Pelopor menyambangi Gereja Katolik Hati Kudus dan Gereja KIBAID di kawasan Jalan SMPN 8 Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir, serta GPSI Jemaat Filadelfia di Jalan Manunggal, Kelurahan Mangkupalas, Kecamatan Samarinda Seberang.

    Sementara itu, pengamanan di Kota Balikpapan dilaksanakan oleh personel Kompi 1 Batalyon C Pelopor dengan menyambangi Gereja Katolik Kristus Bangkit di Jalan Soekarno-Hatta Km 15, Balikpapan Utara. Selain memantau situasi sekitar gereja, personel turut memastikan akses keluar-masuk tempat ibadah tetap lancar dan membantu mengantisipasi kepadatan kendaraan jemaat.
    Di Kabupaten Paser, personel Kompi 2 Batalyon C Pelopor melaksanakan patroli di sejumlah rumah ibadah yang berada di kawasan Tanah Grogot, di antaranya Gereja GPIB di Jalan Jenderal Sudirman dan Gereja Katolik Paroki Alleluia di Jalan R.A. Kartini. Pengamanan dilakukan dengan pemantauan lingkungan sekitar serta pengaturan arus kendaraan untuk mendukung kelancaran kegiatan ibadah.

    Hal serupa juga dilakukan personel Kompi 3 Batalyon C Pelopor di Kabupaten Berau. Patroli menyasar Gereja GPIB di Jalan Mangga 1 dan Gereja GPPS di Jalan Merah Delima, Tanjung Redeb. Personel melakukan pemantauan situasi dan memastikan lingkungan sekitar rumah ibadah dalam kondisi aman selama kegiatan berlangsung.
    Dalam pelaksanaannya, personel Brimob melakukan pemeriksaan dan pemantauan lingkungan sekitar gereja, berkoordinasi dengan pengurus rumah ibadah, serta mengantisipasi titik-titik yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan Polri dalam memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

    Secara terpisah, Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Ronny Suseno, S.I.K., M.H., mengatakan pengamanan kegiatan keagamaan menjadi bagian dari tugas kepolisian dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat.

    “Pengamanan ibadah Minggu merupakan bentuk kehadiran Polri untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk. Kami terus mengedepankan langkah preventif serta membangun komunikasi dengan pengurus rumah ibadah guna menjaga situasi tetap kondusif,” ujar Kombes Pol Ronny.
    Ia menambahkan, patroli dan pengamanan rumah ibadah akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya Sat Brimob Polda Kaltim dalam menjaga toleransi antarumat beragama serta memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kalimantan Timur.

    Dengan kehadiran personel di lapangan, diharapkan seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan lancar sehingga masyarakat dapat beribadah dengan tenang serta situasi Kamtibmas di berbagai wilayah Kalimantan Timur tetap aman dan kondusif.

    Humas Polda Kaltim

  • Personel Polri Kembangkan Aplikasi Pengelolaan Kontinjensi Pengaduan Masyarakat Berbasis Realtime dan Quick Response

    Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus mendorong personel untuk mempercepat transformasi pelayanan publik berbasis digital guna memperkuat kecepatan dan ketepatan respons terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Salah satunya melalui proyek perubahan yang digagas Kombes Pol. Hari Brata, S.I.K., M.H., bertajuk “Membangun Manajemen Pengaduan Kontinjensi Responsif Terintegrasi sebagai Resiliensi Keamanan Nasional.”

    Gagasan tersebut dilatarbelakangi semakin kompleksnya dinamika keamanan nasional di tengah perkembangan teknologi informasi, media sosial, dan konektivitas digital. Di sisi lain, masyarakat semakin aktif menggunakan kanal digital untuk menyampaikan pengaduan maupun informasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Melalui proyek perubahan ini, pengaduan masyarakat tidak hanya dipandang sebagai layanan administratif, tetapi juga diarahkan menjadi sumber informasi strategis untuk mendukung deteksi dini, intelijen taktis, percepatan respons, serta pengambilan keputusan operasional Polri.

    Dalam keterangannya, Kombes Pol. Hari Brata mengatakan transformasi tersebut diperlukan agar pengelolaan pengaduan kontinjensi mampu mengikuti perkembangan ancaman yang semakin cepat dan kompleks.

    “Pengaduan masyarakat harus kita kelola bukan hanya sebagai laporan yang masuk, tetapi menjadi informasi strategis yang dapat mendukung deteksi dini dan mempercepat respons Polri. Karena itu, sistemnya harus responsif, terintegrasi, realtime, dan mampu mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan tepat,” kata Hari Brata dalam keterangannya di Jakarta, Senin (17/8/2026).

    Proyek perubahan tersebut diarahkan untuk mengintegrasikan pengelolaan pengaduan masyarakat melalui penguatan kebijakan, penyusunan SOP Quick Response, pengembangan Dashboard Monitoring Pengaduan Kontinjensi Realtime, serta penguatan koordinasi lintas fungsi dan lintas instansi.

    Dalam implementasinya, proyek tersebut juga mencakup pengembangan prototype dashboard yang mengintegrasikan data pengaduan masyarakat secara cepat, akurat, dan terpusat. Sistem tersebut juga diarahkan untuk menyempurnakan Daily Operating Reporting System (DORS) yang telah dimiliki Polri, sehingga pengelolaan informasi tidak hanya mencakup kejadian atau kejahatan konvensional, tetapi juga dapat mengakomodasi kejadian kontinjensi yang membutuhkan penanganan secara cepat.

    Integrasi tersebut memungkinkan informasi mengenai kejadian kontinjensi dapat diterima dan direspons secara lebih cepat, termasuk melalui mekanisme dispatch personel maupun pasukan untuk melakukan mitigasi. Langkah ini penting karena kejadian kontinjensi membutuhkan penanganan segera untuk mencegah eskalasi dan meminimalkan dampak yang lebih besar.

    Selain pengembangan sistem, dilakukan pula penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui workshop pelayanan pengaduan kontinjensi serta penyusunan komitmen bersama dalam penanganan pengaduan lintas fungsi secara terintegrasi.

    Hari Brata menjelaskan, keberadaan sistem yang terintegrasi diharapkan dapat mengubah pola penanganan pengaduan yang sebelumnya cenderung reaktif menjadi lebih cepat, prediktif, dan preventif.

    “Transformasi ini kita bangun untuk memastikan setiap pengaduan yang memiliki potensi kontinjensi dapat segera diterima, diverifikasi, didistribusikan kepada fungsi yang tepat, ditindaklanjuti, dan dimonitor. Dengan begitu, pengaduan masyarakat dapat menjadi bagian dari sistem early warning Polri,” ujarnya.

    Proyek perubahan ini juga mendorong kolaborasi lintas fungsi dan lintas instansi. Penguatan koordinasi menjadi bagian penting agar informasi yang diterima dari masyarakat dapat ditindaklanjuti secara efektif sesuai karakteristik dan tingkat urgensinya.

    Dalam rancangan proyek perubahan tersebut, Polri telah memiliki sejumlah modal pendukung, di antaranya layanan Call Center 110 dan Dumas Presisi, command center, infrastruktur teknologi informasi, jaringan komunikasi data, serta sumber daya manusia yang mendukung pengelolaan pengaduan dan pengendalian operasional.

    Hari Brata menegaskan, keberhasilan transformasi manajemen pengaduan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga membutuhkan kesiapan sumber daya manusia, standar operasional yang jelas, koordinasi lintas fungsi, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan.

    “Teknologi adalah salah satu instrumen. Yang tidak kalah penting adalah kesiapan personel, kesamaan pola kerja, koordinasi lintas fungsi dan kolaborasi dengan stakeholder. Semua harus bergerak dalam satu sistem agar respons terhadap pengaduan masyarakat benar-benar cepat dan terintegrasi,” tuturnya.

    Melalui proyek perubahan tersebut, diharapkan terwujud tata kelola pengaduan kontinjensi yang cepat, responsif, terintegrasi, dan profesional. Transformasi ini sekaligus menjadi fondasi untuk memperkuat pelayanan publik Polri, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mendukung resiliensi keamanan nasional dalam menghadapi dinamika ancaman yang terus berkembang.

  • Polda Metro Jaya Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

    JAKARTA — Polda Metro Jaya mengirim 12 truk bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur, Senin (17/8/2026). Keberangkatan bantuan dilepas langsung oleh Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri sekitar pukul 12.30 WIB.

    Logistik yang dikirim terdiri atas berbagai kebutuhan dasar, antara lain air mineral, makanan siap saji untuk dewasa dan balita, mi instan, ikan sarden, bubur bayi, minuman siap saji, makanan ringan, selimut dan sarung, alas tidur, serta terpal plastik berbagai ukuran.

    “Keluarga besar Polda Metro Jaya menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas musibah gempa bumi yang menimpa saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban, memberikan manfaat, serta menjadi penguat bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” ujar Komjen Asep Edi Suheri.

    Usai dilepas, seluruh logistik dibawa menuju Lanud Halim Perdanakusuma untuk selanjutnya diberangkatkan ke Nusa Tenggara Timur. Polda Metro Jaya juga telah berkoordinasi dengan Polda Nusa Tenggara Timur untuk menentukan skala prioritas penyaluran sesuai kebutuhan di wilayah terdampak.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto berharap bantuan tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak.

    “Kita berharap bantuan ini segera terdistribusi kepada masyarakat yang terdampak sehingga dapat dimanfaatkan dengan cepat dan memberikan manfaat sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Kombes Budi Hermanto.

    Pengiriman bantuan berlangsung bertepatan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
    “Di momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kita tetap fokus pada persatuan, gotong royong, dan rasa senasib sepenanggungan. Kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan, tetapi juga untuk diwujudkan menjadi tanggung jawab bersama sebagai satu bangsa,” tambah Kombes Budi Hermanto.