Blog

  • Polri Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla di Seluruh Wilayah

    Jakarta – Polri memperkuat langkah pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi masih adanya praktik pembukaan lahan dengan cara membakar yang dapat berdampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta aktivitas sosial dan ekonomi.

    Penguatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1895/VIII/OPS.1.2./2026 tanggal 31 Agustus 2026 yang ditujukan kepada seluruh Kapolda. Melalui telegram tersebut, jajaran Polda diperintahkan mengambil sejumlah langkah strategis dan terpadu dalam mencegah serta menanggulangi karhutla di wilayah masing-masing.

    Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penanganan karhutla tidak hanya dilakukan ketika kebakaran telah terjadi, tetapi harus dimulai melalui langkah pencegahan dan kesiapsiagaan sejak dini.

    “Polri memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian karhutla dengan mengedepankan kesiapsiagaan, sinergi lintas sektor, serta keterlibatan masyarakat. Pencegahan menjadi langkah utama agar potensi kebakaran dapat diminimalkan dan tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas,” ujar Trunoyudo.

    Dalam telegram tersebut, jajaran Polda diminta menetapkan kebijakan daerah yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar, termasuk melakukan moratorium terhadap peraturan yang masih memberikan ruang terhadap praktik tersebut.

    Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kehutanan, TNI, perusahaan perkebunan, serta pihak terkait lainnya diperkuat untuk melaksanakan langkah pencegahan dan penanggulangan karhutla.

    “Koordinasi dan kolaborasi seluruh pihak sangat diperlukan. Pemerintah daerah, TNI, dunia usaha, dan masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi,” katanya.

    Langkah pencegahan juga dilakukan melalui pembangunan embung dan sekat kanal di sekitar lahan perusahaan, serta mempersiapkan relawan tanggap api yang akan dibina dan dilatih dalam pengendalian karhutla.

    Di sisi kesiapsiagaan, Polri menginstruksikan pelaksanaan apel siaga di masing-masing Polres untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana. Pelatihan bagi anggota Satbrimob dan Samapta juga dilakukan sebagai bagian dari kesiapan menghadapi karhutla, termasuk pembentukan Satgas Aman Nusa II maupun pelaksanaan operasi kontinjensi sebagai power on hand Polda.

    Trunoyudo menuturkan, upaya penanganan karhutla juga memperhatikan dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk terhadap aktivitas pendidikan dan kondisi psikologis warga terdampak.

    “Polri juga mendorong keterlibatan masyarakat melalui Satgas Karhutla, pembentukan kelas aman asap bagi pelajar agar kegiatan belajar mengajar tetap dapat berjalan, serta pendampingan psikologis bagi masyarakat yang terdampak. Penanganan karhutla harus memperhatikan keselamatan dan kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

    Sementara itu, patroli terpadu terus dilakukan di wilayah yang rawan terjadi kebakaran maupun pembakaran hutan dan lahan. Jajaran Polda juga diperintahkan melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) guna mencegah, mengantisipasi, dan menanggulangi karhutla.

    Terhadap setiap pelanggaran, Polri akan melakukan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku, baik melalui sanksi administratif, denda, maupun pidana secara tegas dan terukur terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan.

    “Penegakan hukum tetap menjadi bagian dari upaya Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dan lingkungan. Setiap pelanggaran akan ditindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, secara profesional, proporsional, dan terukur,” kata Trunoyudo.

    Penguatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk memastikan pencegahan dan penanganan karhutla dilakukan secara terpadu, mulai dari kesiapan personel dan sarana prasarana, pemetaan serta patroli di wilayah rawan, pelibatan masyarakat, hingga penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.

  • 2 TITIK HOTSPOT DI MUARA PASIR DIVERIFIKASI POLSEK TANAH GROGOT


    1 Titik Sudah Padam, 1 Titik Lainnya Masih Menyala Karena Terhalang Sungai

    TANAH GROGOT – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan terus dilakukan jajaran Polres Paser. Minggu 30 Agustus 2026, Polsek Tanah Grogot melakukan verifikasi terhadap 2 titik hotspot dengan tingkat kepercayaan Medium di Desa Muara Pasir/Rantau Panjang, Kecamatan Tanah Grogot.

    Verifikasi dimulai pukul 10.00 WITA hingga 12.30 WITA. Tim yang turun ke lapangan dipimpin Bripka Yakop Muslihin, bersama Brigpol Alfando Sembiring, Briptu Yusuf Kurniawan, Bripda Irwan Wahyunu dan Bripda Muhammad Rizky dari personel BKO Polda Kaltim.

    Berdasarkan data Aplikasi Lembuswana Polda Kaltim sumber NASA, kedua titik tersebut berada di koordinat 1° 50′ 54.06″ S, 116° 16′ 59.63″ E dan 1° 50′ 37.57″ S, 116° 16′ 59.88″ E.

    Setelah dilakukan pengecekan langsung, petugas memastikan sumber panas berasal dari lahan gambut yang terbakar. Luas area yang terdampak diperkirakan mencapai ±10 hektar.

    “Titik api pertama sudah terbakar sejak 2 hari lalu. Alhamdulillah sudah bisa kita padamkan dan saat ini dalam tahap pendinginan,” ujar Kapolsek Tanah Grogot.

    Namun untuk titik api kedua, petugas terkendala akses. Lokasi terhalang sungai dan semak belukar yang lebat sehingga belum bisa dilakukan pemadaman. Hingga laporan ini dibuat, titik api kedua masih menyala.

    Selain melakukan pemadaman, tim juga memberikan himbauan kepada para petani di sekitar lokasi agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Penyebab kebakaran sendiri masih dalam penyelidikan.

    Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H. menegaskan jajaran akan terus memantau titik-titik rawan Karhutla.

    “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Musim kemarau ini sangat rawan. Satu tindakan kecil membakar bisa berdampak besar,” tegasnya.

    #HumasPolresPaser

  • Meriah, Polsek Long Kali Gelar Lomba Safety Riding Bersama Warga Masyarakat

    Long Kali, 30 Agustus 2026 – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas, Polsek Long Kali menggelar Lomba Safety Riding bersama warga masyarakat Kecamatan Long Kali.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 30 Agustus 2026, sekitar pukul 09.00 WITA, bertempat di Mini Sirkuit Safety Riding Bayo Telake yang berada di halaman Mako Polsek Long Kali, Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

    Kegiatan dihadiri oleh Forkopimcam, para Tokoh Agama (Toga), Tokoh Masyarakat (Tomas), Tokoh Adat (Todat), Tokoh Pemuda (Toda) Kecamatan Long Kali, personel Polsek Long Kali, para peserta lomba serta masyarakat Kecamatan Long Kali.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan-sambutan dari para pejabat yang hadir. Salah satu rangkaian penting dalam kegiatan tersebut yaitu penandatanganan Deklarasi Stop Balap Liar dan Penggunaan Knalpot Brong sebagai bentuk komitmen bersama antara Polri, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat dan warga dalam menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kecamatan Long Kali.

    Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penampilan eksibisi Safety Riding yang memberikan edukasi sekaligus contoh kepada masyarakat mengenai cara berkendara yang aman, tertib dan mengutamakan keselamatan.
    Selanjutnya dilaksanakan perlombaan Safety Riding yang diikuti oleh para peserta dengan penuh antusias. Perlombaan berlangsung meriah dan mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir menyaksikan kegiatan tersebut.

    Kapolsek Long Kali AKP Andi Kasman, S.H., M.M. dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan Safety Riding tidak hanya menjadi ajang perlombaan dan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran para pengendara agar selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi peraturan lalu lintas serta menjauhi aksi balap liar dan penggunaan knalpot yang tidak sesuai ketentuan.

    Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polsek Long Kali, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat dan seluruh warga dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas serta mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Long Kali.
    Kegiatan Lomba Safety Riding Polsek Long Kali berjalan dengan meriah, aman, tertib dan lancar.

    #polriuntukmasyarakat #polripresisi

  • BHABINKAMTIBMAS DESA MAKMUR JAYA HADIRI RESEPSI HUT KEMERDEKAAN RI KE-81

    Long Kali, 29 Agustus 2026 – Bhabinkamtibmas Desa Makmur Jaya Brigpol T.Y. Anwar Hartanto, S.H. menghadiri kegiatan Resepsi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilaksanakan pada Sabtu, 29 Agustus 2026, sekira pukul 20.00 WITA, bertempat di GOR Desa Makmur Jaya, Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pemerintah Desa Makmur Jaya, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga masyarakat Desa Makmur Jaya. Resepsi berlangsung dalam suasana meriah, aman, dan penuh kebersamaan sebagai bentuk rasa syukur serta semangat dalam memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

    Adapun susunan kegiatan meliputi Pembukaan, Pembacaan doa, Sambutan-sambutan, Sambutan Kepala Desa Makmur Jaya, Penyerahan hadiah dan piala kepada para pemenang Lomba Lingkungan Desa dalam rangka memperingati HUT RI ke-81, Hiburan Kuda Lumping dan Penutup.

    Dalam kesempatan tersebut, kehadiran Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari upaya Polri untuk terus menjalin komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Desa dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.

    Seluruh rangkaian kegiatan resepsi HUT RI ke-81 di Desa Makmur Jaya berjalan dengan aman, tertib, lancar dan kondusif.

    #polriuntukmasyarakat #polripresisi

  • POLRES PASER GENCARKAN HIMBAUAN KARHUTLA DAN SOSIALISASI LAYAN 110


    Warga Diingatkan: Bakar Hutan Dikenai Sanksi Hukum, Ada Dampak Buruk Bagi Kesehatan

    TANAH GROGOT – Polres Paser terus mengintensifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Senin 31 Agustus 2026 pukul 10.45 WITA, jajaran Polres Paser menggelar podcast himbauan Kamtibmas sekaligus sosialisasi Maklumat Kapolda Kaltim dan layanan Call Center 110 di Kantor Media Center Kominfo Kabupaten Paser.

    Dalam podcast tersebut, Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H melalui KA SPKT Iptu Baharudin menegaskan kembali isi Maklumat Kapolda Kaltim Nomor: MAK/1/VIII/2026 tentang larangan membakar hutan dan lahan.

    “Membakar hutan dan lahan bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga berdampak buruk pada kesehatan. Asap menyebabkan ISPA dan mengganggu aktivitas warga. Ada sanksi hukumnya sesuai UU, jangan coba-coba,” tegas IPTU Baharuddin.

    Selain isu Karhutla, petugas juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap kejahatan penipuan secara online melalui media sosial yang saat ini marak terjadi.

    Pada kesempatan yang sama, Pamapta Ipda Indrawan juga mensosialisasikan layanan Call Center 110. Layanan ini dapat diakses masyarakat 24 jam untuk melaporkan segala bentuk gangguan Kamtibmas, termasuk jika melihat adanya pembakaran hutan dan lahan.

    “Silakan hubungi 110 jika butuh bantuan polisi. Gratis dan cepat ditindaklanjuti,” tambah IPDA Indrawan.K.

    #HumasPolresPaser

  • KAPOLRES DAN DANDIM PASER DAMPINGI STAF KHUSUS KASAD CEK KESIAPAN POSKO KARHUTLA PASER BELENGKONG


    Pembagian Vitamin dan Masker Untuk Personel, Sinergi TNI-Polri Jaga Wilayah Dari Kebakaran Hutan

    PASER BELENGKONG – Sinergitas TNI-Polri dan pemerintah daerah terus dikuatkan dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Senin 31 Agustus 2026 pukul 10.00 WITA, Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H. bersama Dandim 0904 Paser LETKOL Inf. Edy Wahyu Satriyadi, S.I.P., M.I.P mendampingi Staf Khusus Kasad Brigjen TNI Joko Setyo Putro dalam rangka pengecekan kesiapan Posko Karhutla Kecamatan Paser Belengkong, Kabupaten Paser.

    Kunjungan ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam mengantisipasi potensi Karhutla di musim kemarau. Rombongan langsung meninjau kesiapan personel Posko Terpadu Karhutla yang disiagakan di wilayah tersebut.

    Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kabag Ops Polres Paser KOMPOL Hendro Wibowo, S.H., M.H., Kasat Intelkam AKP Cecep Ikon Safeullah, S.H., Kasat Samapta AKP Agus Sanyoto, Kasi Propam AKP Suradin, Kasi Dokkes IPTU Ari Munandar, KBO Reskrim IPTU Sagino, S.H., PJS Kapolsek Paser Belengkong IPDA Mardos Sinaga, dan PLT Camat Paser Belengkong Eko Arisyandi, S.IP., M.Si.

    Beberapa rangkaian kegiatan dilakukan dalam kunjungan tersebut. Mulai dari pengecekan langsung terhadap personel Posko Terpadu Karhutla, pengecekan kesehatan personel, hingga pembagian vitamin dan masker sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi kesehatan anggota di lapangan.

    “Personel di posko ini adalah garda terdepan. Kesehatan dan kesiapan mereka harus selalu kita jaga agar mampu bergerak cepat jika terjadi kebakaran,” ujar Brigjen TNI Joko Setyo Putro.

    Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H. menegaskan Polres Paser bersama TNI dan instansi terkait akan terus bersinergi melakukan patroli, pemadaman, dan sosialisasi kepada masyarakat.

    “Kami tidak ingin ada lagi pembakaran hutan dan lahan di Paser. Mari kita jaga bersama,” tegas Kapolres.

    Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh personel yang terlibat. Situasi selama kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif.

    #HumasPolresPaser

  • KAPOLRES PASER CEK KESEHATAN PERSONEL POSKO KARHUTLA PASER BELENGKONG


    AKBP Sofyan Bagikan Masker dan Vitamin, Tegaskan Kesiapan Hadapi Karhutla

    PASER BELENGKONG – Komitmen dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan terus ditunjukkan Polres Paser. Senin 21 Agustus 2026 pukul 10.00 WITA, Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H. mengunjungi Posko Penanganan Karhutla di Kecamatan Paser Belengkong, Kabupaten Paser.

    Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana prasarana di posko yang menjadi garda terdepan pencegahan Karhutla di wilayah tersebut.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Paser didampingi, Dandim 0904 Paser LETKOL Inf. Edy Wahyu Satriyadi, S.I.P., M.I.P, dan Pejabat Utama Polres Paser , PJS Kapolsek Paser Belengkong IPDA Mardos Sinaga, dan PLT Camat Paser Belengkong Eko Arisyandi, S.IP.,M.Si.

    Setibanya di lokasi, rombongan langsung melakukan pengecekan terhadap personel Posko Terpadu Karhutla. Pengecekan kesehatan personel juga dilakukan oleh Tim Dokkes Polres Paser.

    Sebagai bentuk kepedulian, Kapolres Paser secara langsung membagikan vitamin dan masker kepada seluruh anggota yang bertugas di posko.

    “Kesehatan rekan-rekan adalah prioritas. Dengan kondisi prima, kita bisa bergerak cepat jika terjadi kebakaran. Masker ini juga penting untuk melindungi dari asap,” ujar AKBP Sofyan.

    Kapolres menegaskan seluruh personel diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan patroli di titik-titik rawan. Sinergi TNI-Polri dan pemerintah kecamatan juga terus diperkuat agar penanganan Karhutla dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

    Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh personel posko. Secara umum situasi selama kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar.

    #HumasPolresPaser

  • SAT BINMAS POLRES PASER JADI PEMBINA UPACARA DI SMPN 2 TANAH GROGOT


    Sampaikan Edukasi Kenakalan Remaja Hingga Bahaya Karhutla, 600 Siswa Terima Pin Remaja Berkualitas

    TANAH GROGOT – Upaya pembinaan generasi muda terus digencarkan Polres Paser. Senin 31 Agustus 2026 pukul 07.30 WITA, Satuan Binmas Polres Paser menjadi Inspektur Upacara di SMP Negeri 2 Tanah Grogot, Kabupaten Paser.

    Bertindak sebagai Irup adalah Kanit Bintibsos Sat Binmas Polres Paser IPTU Agus Maryana. Upacara diikuti sekitar 600 siswa-siswi, dewan guru, dan Kepala Sekolah SMPN 2 Tanah Grogot. Turut hadir AIPTU Obet N dan BRIPDA Catur Enggal P. dari personel Sat Binmas.

    Dalam amanatnya, IPTU Agus Maryana menyampaikan sejumlah materi penting untuk membentuk karakter pelajar yang disiplin dan berprestasi.

    Poin pertama yang ditekankan adalah tentang aturan dan larangan di lingkungan sekolah guna mengantisipasi terjadinya kenakalan remaja.

    Selanjutnya, petugas juga memberikan edukasi tertib berlalu lintas dan larangan keras aksi balapan liar yang kerap membahayakan diri sendiri dan orang lain.

    “Adik-adik adalah generasi penerus. Jauhi bullying, narkoba dan miras. Sayangi diri sendiri dan masa depan kalian,” tegas IPTU Agus di hadapan peserta upacara.

    Khusus terkait Karhutla, Sat Binmas juga memberikan himbauan kepada para siswa. Mereka diminta menyampaikan kepada orang tua dan lingkungan agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Siswa juga diingatkan untuk selalu memakai masker saat keluar rumah sebagai antisipasi dampak polusi udara.

    Sebagai simbol pembinaan, pembina upacara bersama anggota Sat Binmas menyematkan Pin Remaja Berkualitas kepada sejumlah siswa SMPN 2 Tanah Grogot.

    Kegiatan yang berakhir pukul 08.45 WITA ini berlangsung aman, tertib dan kondusif. Pihak sekolah mengapresiasi kehadiran Polri yang dinilai memberikan motivasi dan wawasan baru bagi para pelajar.

    #HumasPolresPaser

  • KAPOLRES PASER KUNJUNGI POSKO TANGGAP DARURAT KARHUTLA TANAH GROGOT


    Tegaskan Tidak Ada Toleransi Bagi Pelaku Pembakaran Lahan, Paser Peringkat 1 Hotspot se-Kaltim

    TANAH GROGOT – Polres Paser meningkatkan intensitas pengawasan terhadap kebakaran hutan dan lahan. Senin 31 Agustus 2026 pukul 11.30 WITA, Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H. melakukan kunjungan ke Posko Tanggap Darurat Karhutla Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser.

    Kedatangan Kapolres bersama Pejabat Utama Polres Paser disambut langsung oleh Camat Tanah Grogot Abdul Rasyid, S.STP., M.A., Danramil KAPTEN Inf. Hari Subagyo, dan Kapolsek Tanah Grogot IPTU H. Suparman beserta tamu undangan.

    Dalam arahannya di hadapan unsur Forkopimca, Kepala Desa, MPA, dan personel gabungan, Kapolres Paser menyampaikan sikap tegas terhadap pelaku Karhutla.

    “Tidak ada toleransi bagi pemilik lahan yang terbukti melakukan pembakaran. Berdasarkan data, 90 persen kebakaran terjadi karena unsur kesengajaan,” tegas AKBP Sofyan.

    Kapolres juga memaparkan data satelit yang menunjukkan Kabupaten Paser menempati peringkat pertama jumlah hotspot di Kalimantan Timur dari 5 kabupaten.

    “Ini memprihatinkan. Polres Paser akan menindak tegas siapapun yang terbukti sengaja membakar lahan sesuai Maklumat Kapolda Kaltim,” lanjutnya.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabagops KOMPOL Hendro Wibowo, S.H., M.H., Kasat Intelkam AKP Cecep Ikon Saefuloh, S.H., Kasat Samapta AKP Agus Sanyoto, S.H., Kasi Propam AKP Suradin, Kasat Binmas IPTU Darwito, Kasi Dokkes IPTU Ary Munandar, Lurah Tanah Grogot Husnia Hadijah, S.Sos., serta personel Polsek, Koramil, BKO Polda Kaltim, dan Masyarakat Peduli Api.

    Pukul 12.10 WITA, Kapolres Paser menyerahkan bantuan berupa masker, vitamin, dan air mineral kepada personel posko. Dilanjutkan dengan pengecekan kesehatan oleh Tim Dokkes Polres Paser untuk memastikan kondisi anggota yang bertugas di lapangan tetap prima.

    Kegiatan berakhir pukul 12.30 WITA dalam keadaan aman, lancar dan kondusif. Kapolres berharap sinergi seluruh elemen dapat menekan angka Karhutla di wilayah Paser.

    #HumasPolresPaser

  • Kebakaran Lahan di Gunung Bayan Capai 2 Hektare, Polsek Muara Pahu Bersama Tim Gabungan Cegah Api Menjalar ke Permukiman

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kubar – Personel Polsek Muara Pahu bersama tim gabungan bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Dusun Manau RT 004, Kampung Gunung Bayan, Kecamatan Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat, Minggu (29/8/2026) malam.

    Kebakaran yang diperkirakan menghanguskan lahan seluas kurang lebih 2 hektare tersebut sempat menjalar ke arah permukiman warga. Kondisi tersebut langsung mendapat respons dari personel Polsek Muara Pahu bersama BPBD Kecamatan Muara Pahu, Koramil Muara Pahu, pihak perusahaan, aparat kampung, serta masyarakat setempat.

    Setibanya di lokasi sekitar pukul 20.30 WITA, personel Polsek Muara Pahu langsung melakukan pengecekan dan berupaya memblokir jalur perambatan api. Penanganan turut didukung satu unit mobil tangki air dari PT Karunia dan PT GBPC.

    Sekitar pukul 21.00 WITA, tim gabungan memusatkan upaya pemadaman pada titik api yang berada di belakang rumah warga. Langkah tersebut dilakukan sebagai prioritas untuk mencegah kobaran api merambat lebih jauh dan mengancam keselamatan masyarakat maupun permukiman.

    Upaya pemadaman kemudian diperkuat dengan kedatangan dua unit kendaraan pengendalian karhutla milik BPBD Kabupaten Kutai Barat sekitar pukul 22.00 WITA. Seluruh unsur yang berada di lokasi selanjutnya bekerja secara bersama-sama melakukan pemadaman dan penanganan terhadap titik-titik api.

    Berkat respons cepat dan sinergi seluruh pihak, sekitar pukul 22.30 WITA kobaran api yang menjalar ke arah permukiman warga maupun kawasan hutan berhasil dikendalikan dan dipadamkan.

    Setelah kondisi dinyatakan terkendali, personel Polsek Muara Pahu bersama BPBD Kecamatan Muara Pahu meninggalkan lokasi sekitar pukul 23.50 WITA. Namun, pemantauan tetap dilakukan melalui koordinasi dengan aparat Kampung Gunung Bayan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.

    Kapolsek Muara Pahu melalui personel di lapangan juga terus melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan Muara Pahu, Koramil Muara Pahu, BPBD, perusahaan, aparat kampung, serta masyarakat dalam rangka memastikan penanganan berjalan optimal sekaligus mencegah meluasnya kebakaran.

    Berdasarkan hasil pengecekan sementara, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±2 hektare. Kondisi lahan yang didominasi tanah gambut dan akar gambut, ditambah banyaknya daun serta pepohonan kering dan kondisi cuaca berangin, diduga menjadi faktor yang mempercepat perambatan api.

    Polsek Muara Pahu memastikan monitoring terhadap lokasi akan terus dilakukan hingga situasi benar-benar aman dan tidak ditemukan lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

    Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, khususnya di tengah kondisi lahan yang kering dan mudah terbakar. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.