Blog

  • Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Polresta Kawasan IKN Gelar Apel dan Simulasi Pemadaman

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, IKN- Polresta Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) menggelar apel kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Apel Polresta Kawasan IKN, Kamis (3/9/2026).

    Apel dipimpin Kapolresta Kawasan IKN Kombes Pol Supriyanto, S.I.K., M.Si., dan diikuti personel Polri bersama unsur pemerintah, pemadam kebakaran, perusahaan, tokoh adat serta tokoh masyarakat. Dalam arahannya, Kapolresta menegaskan kesiapsiagaan dan pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui patroli terpadu, deteksi dini serta koordinasi lintas sektor.

    “Kita tidak boleh menunggu sampai kebakaran terjadi. Seluruh unsur harus siap bergerak sewaktu-waktu apabila dibutuhkan,” tegasnya.

    Setelah apel dilaksanakan, personel melakukan pengecekan sarana dan prasarana pemadaman Karhutla, dilanjutkan dengan simulasi penanganan kebakaran. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan kesiapan personel sekaligus kemampuan dalam menggunakan peralatan pemadaman secara cepat dan tepat.

    Kapolresta juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

    Melalui kegiatan tersebut, Polresta Kawasan IKN bersama seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi dan respons cepat guna mengantisipasi Karhutla, sekaligus menjaga kawasan IKN tetap aman, nyaman dan terlindungi dari ancaman kebakaran.

  • Satgas Karhutla Brimob Kaltim Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan di Berau

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Berau – Upaya cepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilakukan Tim Satgas Karhutla Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim setelah menerima laporan adanya kebakaran di wilayah Kabupaten Berau, Jumat (4/9/2026).

    Personel yang dipimpin Danki 3 AKP Rizky Chaniago langsung menuju kawasan Jalan Ahmad Yani Km. 17, Kelurahan Labanan, Kecamatan Teluk Bayur, untuk melakukan pengendalian terhadap kobaran api. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah api menjalar lebih luas dan mengganggu lingkungan maupun aktivitas masyarakat.

    Setibanya di lokasi, personel Brimob bersama tim pemadam gabungan dan masyarakat peduli api segera melakukan penanganan. Petugas menyisir area yang dipenuhi vegetasi kering, mengisolasi bagian lahan yang terbakar serta melakukan penyemprotan air pada titik-titik api yang masih aktif.

    Kondisi lahan yang cukup kering membuat proses pemadaman membutuhkan perhatian dan kewaspadaan ekstra. Tim di lapangan terus melakukan pemantauan sekaligus pendinginan pada area yang telah berhasil dikuasai untuk mengantisipasi munculnya kembali bara api.

    Dari hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diperkirakan telah berdampak pada lahan seluas ±5 hektare. Meski api sempat membakar area cukup luas, proses penanganan dapat dilakukan dengan cepat sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

    Sementara itu, penyebab awal terjadinya kebakaran masih menjadi bagian dari penyelidikan pihak Kepolisian guna memastikan sumber api dan faktor yang memicu kejadian tersebut.

    Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Ronny Suseno, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa personel Brimob akan terus mengambil peran dalam setiap upaya penanggulangan bencana yang berdampak terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan.

    “Personel Brimob harus selalu siap hadir ketika masyarakat membutuhkan, termasuk dalam menghadapi ancaman karhutla. Upaya pemadaman bukan hanya untuk menghentikan api, tetapi juga melindungi masyarakat serta mencegah dampak yang lebih luas akibat kebakaran dan asap,” ujarnya.

    Kombes Ronny juga mengingatkan masyarakat agar turut berperan aktif dalam mencegah terjadinya karhutla. Warga diminta tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar serta lebih berhati-hati ketika berada di kawasan yang memiliki vegetasi kering.

    “Jangan membuka lahan dengan cara dibakar dan jangan membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di area yang kering. Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama agar alam Kalimantan Timur tetap terpelihara dan aman bagi generasi mendatang,” pungkasnya

    Humas Polda Kaltim

  • Satgas Aman Nusa II Polres Kubar Sigap Tangani Karhutla di Simpang Raya

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kubar – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Kutai Barat dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Jalan Purai Ngeriman, RT IV, Kampung Simpang Raya, Kabupaten Kutai Barat, Jumat (4/9/2026).

    Laporan mengenai kebakaran tersebut diterima setelah seorang warga, Tresia Nova, menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menyampaikan adanya titik api. Informasi itu kemudian segera ditindaklanjuti dengan pengerahan personel Satgas Aman Nusa II Mahakam Polres Kutai Barat menuju lokasi kejadian.

    Setibanya di lokasi, personel yang dipimpin Kabag Ops Polres Kutai Barat langsung melakukan pemeriksaan terhadap kondisi lahan sekaligus memastikan area sekitar tetap aman. Berdasarkan informasi awal, lahan yang terdampak kebakaran diketahui merupakan milik warga bernama Kinam.

    Petugas bersama unsur terkait kemudian melakukan langkah pemadaman dan pengendalian api. Upaya tersebut dilakukan secara bertahap dengan menyasar titik-titik yang masih terbakar sekaligus mencegah kobaran api merambat ke area lain di sekitar lokasi.

    Selain pemadaman, tim juga melakukan pendataan terhadap kondisi lahan yang terdampak serta mengumpulkan informasi mengenai kemungkinan penyebab terjadinya kebakaran. Pemantauan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa.

    Personel juga memberikan imbauan kepada pemilik lahan maupun masyarakat sekitar agar tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar. Hal tersebut dinilai penting mengingat kondisi cuaca yang relatif kering dapat membuat api dengan mudah menyebar.

    Hingga proses penanganan berlangsung, personel Satgas Aman Nusa II Mahakam masih melakukan pemantauan dan pendinginan di lokasi. Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi munculnya kembali titik api setelah kobaran utama berhasil dikendalikan.

    Kapolres Kutai Barat melalui Kabag Ops mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama di tengah kondisi kemarau.

    “Cuaca saat ini cukup rawan terhadap terjadinya kebakaran. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat meluas apabila tidak segera ditangani. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kutai Barat agar tetap aman dari ancaman karhutla dan asap,” tegasnya.

    Polres Kutai Barat juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan asap maupun titik api di sekitar lingkungan mereka. Laporan dapat disampaikan melalui Call Center 110 maupun dengan mendatangi kantor Kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti.

    Humas Polda Kaltim

  • Warung Berkah Polres Berau Hadirkan Makanan Gratis dan Layanan Kesehatan bagi Warga

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Berau – Kepedulian terhadap masyarakat terus diwujudkan jajaran Polres Berau melalui program Warung Berkah dan bakti kesehatan. Kegiatan yang digelar Jumat (4/9/2026) tersebut menghadirkan makanan gratis, pemeriksaan kesehatan tanpa biaya, serta pembagian masker bagi masyarakat di Kecamatan Tanjung Redeb.

    Kegiatan dipusatkan di halaman Mako Polsek Tanjung Redeb, Jalan Pemuda, Kelurahan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Sejumlah warga turut hadir dan menerima manfaat, mulai dari masyarakat kurang mampu, pengemudi ojek daring, hingga petugas kebersihan yang sehari-hari bekerja di jalanan.

    Wakapolsek Tanjung Redeb Iptu Supian Nur menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian jajaran Kepolisian terhadap kondisi masyarakat sekaligus upaya membangun kedekatan dengan warga.

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. Kehadiran Polri diharapkan tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mampu memberikan kepedulian dan membantu warga yang membutuhkan,” ungkapnya.

    Dalam pelaksanaannya, sebanyak 50 porsi makanan disiapkan melalui program Warung Berkah untuk dibagikan kepada masyarakat. Tidak hanya mendapatkan makanan, warga juga memperoleh kesempatan melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis yang diberikan oleh personel Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Berau.

    Untuk mendukung upaya menjaga kesehatan masyarakat, petugas turut membagikan masker kepada para penerima manfaat. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari perhatian Polri terhadap kesehatan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

    Menurut Supian, kegiatan tersebut memiliki nilai lebih karena dapat menjadi ruang komunikasi langsung antara polisi dan masyarakat. Interaksi yang terjalin diharapkan mampu memperkuat hubungan serta menumbuhkan rasa saling peduli.

    “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat mempererat silaturahmi antara anggota Polri dan masyarakat. Selain berbagi, kami juga dapat mendengar secara langsung berbagai kondisi dan kebutuhan warga,” tambahnya.

    Program Warung Berkah dan bakti kesehatan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Polres Berau setiap Jumat. Melalui kegiatan tersebut, jajaran Kepolisian berupaya menghadirkan pelayanan yang humanis sekaligus menanamkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

    Polres Berau berharap kegiatan rutin ini dapat terus memberikan manfaat, khususnya bagi warga yang membutuhkan, sekaligus memperkuat kemitraan antara Kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan harmonis.

    Humas Polda Kaltim

  • Lima Hektare Lahan Gambut Terbakar, Polres Paser Bergerak Lakukan Pemadaman

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Paser – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali dilakukan jajaran Polres Paser bersama personel Polsek Tanah Grogot dan sejumlah unsur terkait. Kebakaran terjadi di kawasan lahan gambut dan semak belukar milik warga di Jalan Pulau Sungkai, Desa Jone RT 08, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Jumat (4/9/2026).

    Penanganan dimulai sekitar pukul 14.25 WITA setelah tim menerima informasi adanya titik api di kawasan tersebut. Petugas langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan pemadaman untuk mengantisipasi kobaran api menjalar ke area lainnya.

    Dari hasil pengecekan sementara, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai ±5 hektare. Area tersebut terdiri dari beberapa bidang lahan milik warga, masing-masing sekitar satu hektare.

    Pemadaman dipimpin Kabag Ops Polres Paser Kompol Toni Joko Purnomo, S.H., M.M., dengan melibatkan Kasat Samapta AKP Agus Sanyoto, S.H., Kapolsek Tanah Grogot IPTU Suparman, Kasi Dokes IPTU Ari Munandar, personel BKO Polda Kaltim, Brimob Kompi C, BPBD Kabupaten Paser, Manggala Agni serta personel Koramil Tanah Grogot.

    Untuk mempercepat proses penanganan, petugas mengerahkan sejumlah sarana pendukung, di antaranya kendaraan Hilux, armada pemadam Manggala Agni, kendaraan BPBD, truk pemburu api milik Sat Samapta Polres Paser serta tiga unit mesin pemadam air.

    Tim gabungan menyasar titik-titik api yang masih dapat dijangkau. Setelah kobaran berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan penyiraman dan pendinginan pada area terdampak guna memastikan tidak terdapat bara yang dapat kembali menimbulkan api.

    Berkat kerja sama seluruh unsur di lapangan, kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.57 WITA. Petugas tetap melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya titik api baru.

    Selain melakukan pemadaman, personel juga memberikan edukasi kepada warga sekitar mengenai bahaya pembakaran lahan. Koordinasi bersama pemerintah desa turut dilakukan untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam mendeteksi dan mencegah karhutla sejak dini.

    Hasil pemeriksaan awal di lokasi belum menemukan adanya aktivitas pembukaan lahan menggunakan metode pembakaran. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak Kepolisian.

    Kapolsek Tanah Grogot IPTU Suparman mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi cuaca panas dan lahan dalam keadaan kering.

    “Kami akan tetap siaga dan melakukan pemantauan. Kondisi cuaca cerah serta karakter lahan gambut cukup rawan terbakar. Apabila masyarakat melihat adanya asap maupun titik api, segera laporkan agar dapat ditangani sedini mungkin,” tegasnya.

    Humas Polda Kaltim

  • Polsek Palaran Bersama Tim Gabungan Bergerak Cepat Padamkan Karhutla di Lahan Gambut

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id,Samarinda – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali dilakukan secara cepat oleh jajaran Polsek Palaran bersama sejumlah unsur terkait dan masyarakat. Kebakaran terjadi di kawasan lahan gambut Jalan Tegal Rejo, RT 50, Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran, Kamis (3/9/2026) sore.

    Api yang muncul di area tersebut dengan cepat menjalar ke beberapa bagian lahan. Kondisi angin yang cukup kencang turut memperbesar potensi meluasnya kobaran api, sehingga petugas langsung melakukan langkah penanganan guna mencegah kebakaran merambat ke wilayah lainnya.

    Mendapat laporan kejadian, personel Polsek Palaran bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, Beat 110 Polresta Samarinda, BPBD, petugas pemadam kebakaran, relawan serta warga setempat segera mendatangi lokasi.

    Petugas kemudian membagi kekuatan untuk menjangkau titik-titik api. Karakteristik lahan gambut dan keterbatasan sumber air menjadi kendala dalam proses pemadaman. Meski demikian, upaya tetap dilakukan dengan mengoptimalkan kendaraan water tank dan penyemprotan air secara berkala.

    Berkat kerja sama dan koordinasi seluruh unsur yang terlibat, kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 20.55 WITA. Setelah api dinyatakan padam, petugas masih melakukan pendinginan di sejumlah bagian lahan untuk memastikan tidak terdapat bara yang dapat kembali memicu kebakaran.

    Kapolsek Palaran AKP Wawan Gunawan, S.H., M.H., melalui personelnya menyampaikan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kecepatan serta sinergi lintas unsur.

    “Setelah informasi diterima, personel langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan seluruh unsur yang ada. Kondisi medan, angin, serta karakter lahan gambut memang menjadi tantangan, namun pemadaman terus dilakukan secara maksimal untuk mencegah api meluas,” ujarnya.

    Dari hasil penanganan sementara, kebakaran diperkirakan menghanguskan lahan sekitar ±3 hektare. Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara itu, mengenai penyebab munculnya api, pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber awal kebakaran.

    Polresta Samarinda kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan, khususnya ketika kondisi cuaca panas dan angin kencang, karena dapat menyebabkan api mudah menjalar dan sulit dikendalikan.

    Humas Polda Kaltim

  • Polda Kaltim Sidak Pasar Pandan Sari, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Satgas Pangan yang terdiri dari Ditreskrimsus Polda Kaltim, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Balikpapan, serta Bulog Kaltim-Kaltara melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pandan Sari, Kota Balikpapan, Jumat (4/9/2026).

    Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah pengawasan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok, perkembangan harga, serta kelancaran distribusi kebutuhan pangan masyarakat tetap terkendali di tengah adanya perubahan harga pada sejumlah komoditas.

    Dalam pelaksanaannya, tim Satgas Pangan mendatangi sejumlah pedagang dan kios untuk melakukan pengecekan secara langsung terhadap harga jual dan ketersediaan berbagai kebutuhan pokok. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, secara umum stok bahan pokok di Pasar Pandan Sari masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

    Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Kaltim mengatakan, dari hasil pemantauan ditemukan adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas pangan. Meski demikian, kenaikan tersebut masih berada dalam batas kewajaran dan belum menunjukkan adanya lonjakan harga yang signifikan.

    Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga di antaranya beras, daging beku, daging sapi segar, dan daging ayam. Untuk beras jenis Mangga, misalnya, harga yang sebelumnya berada di kisaran Rp84.000 mengalami kenaikan menjadi Rp89.000. Sementara itu, harga daging ayam potong yang sebelumnya sekitar Rp76.000 per ekor kini mencapai Rp85.000 per ekor.

    Kenaikan juga terjadi pada harga daging sapi segar. Komoditas tersebut sebelumnya dijual sekitar Rp135.000 per kilogram, sedangkan berdasarkan hasil pemantauan terbaru berada pada kisaran Rp140.000 hingga Rp145.000 per kilogram.

    Meski terdapat perubahan harga, kondisi pasokan bahan pokok secara keseluruhan masih terpantau stabil. Tim juga memastikan distribusi komoditas pangan tetap berjalan sehingga tidak terjadi kekurangan pasokan yang dapat memicu kenaikan harga secara tidak terkendali.

    Polda Kaltim bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap harga, ketersediaan stok, maupun jalur distribusi bahan pokok di sejumlah pasar.

    Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan pemerintah bersama aparat penegak hukum untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia, mencegah terjadinya lonjakan harga yang tidak wajar, sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

    Dengan pengawasan langsung di lapangan, Satgas Pangan berharap stabilitas pangan di Kota Balikpapan tetap terjaga dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang masih dalam batas kewajaran.

    Humas Polda Kaltim

  • Kapolda Jambi Hadir Langsung ke Kejati, Sampaikan Ucapan Selamat Hari Lahir Kejaksaan RI

    JAMBI – Sebagai wujud penghormatan sekaligus memperkuat sinergitas dan soliditas antar-aparat penegak hukum, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., hadir secara langsung di Kantor Kejaksaan Tinggi Jambi, Rabu (2/9/2026).

    Kehadiran Kapolda Jambi tersebut secara khusus untuk menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Polda Jambi dan Kejaksaan Tinggi Jambi dalam mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum di Provinsi Jambi.

    Setibanya di Kantor Kejaksaan Tinggi Jambi, Kapolda Jambi disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi Bapak Sugeng Hariadi, S.H., M.H beserta jajaran. Penyambutan tersebut mencerminkan eratnya hubungan serta sinergitas yang telah terjalin antara Polda Jambi dan Kejaksaan Tinggi Jambi.

    Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Jambi didampingi oleh Dirreskrimum, Dirreskrimsus, Dirresnarkoba, Ditpolair dan Dirlantas Polda Jambi.

    Kehadiran jajaran tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Polda Jambi dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi bersama Kejaksaan, khususnya dalam mendukung penegakan hukum yang profesional, transparan dan berkeadilan.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jambi menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada jajaran Kejaksaan Tinggi Jambi sekaligus memberikan apresiasi atas pengabdian dan kontribusi Kejaksaan dalam penegakan hukum serta memberikan kepastian dan keadilan bagi masyarakat.

    “Saya hadir langsung ke Kejaksaan Tinggi Jambi untuk menyampaikan ucapan Selamat Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia. Semoga Kejaksaan RI semakin profesional, berintegritas dan semakin kuat dalam menjalankan tugas penegakan hukum serta memberikan keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat,” ujar Irjen Pol. Krisno H. Siregar.

    Kapolda Jambi menegaskan bahwa sinergitas antara Polri dan Kejaksaan merupakan bagian penting dalam mendukung terwujudnya penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.

    “Polri dan Kejaksaan memiliki peran strategis dalam sistem penegakan hukum. Karena itu, sinergitas, koordinasi dan kolaborasi yang telah terjalin harus terus kita perkuat. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, kita dapat memberikan pelayanan serta kepastian hukum yang terbaik bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Jambi,” ungkapnya.

  • Kapolri: Pramuka PUI Wadah Strategis Cetak Generasi Muda Berkarakter dan Pemimpin Masa Depan

    Sukabumi – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) 2026 di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 5.499 peserta, yang terdiri atas anggota Pramuka, pelajar, mahasiswa, pemuda PUI, guru, pengurus, serta tokoh PUI. 0309 – MEMBERIKAN SAMBUTAN PADA APEL KEBANGSAAN KEMAH NASIONAL PRAMUKA PUI 2026.pdf

    Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada Persatuan Ummat Islam (PUI) dan Gerakan Pramuka yang selama ini konsisten menjadi wadah pembinaan generasi muda. Menurutnya, pendidikan kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berkarakter, disiplin, mandiri, terampil, peduli terhadap sesama, serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

    Kapolri menegaskan bahwa Pramuka merupakan wadah strategis dalam mempersiapkan generasi penerus sekaligus calon pemimpin bangsa. Nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, gotong royong, kemandirian, dan kepedulian sosial yang ditanamkan melalui kegiatan Pramuka menjadi modal penting bagi generasi muda untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan.

    Terlebih, Indonesia akan menghadapi momentum bonus demografi yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Menurut Kapolri, besarnya jumlah penduduk usia produktif akan menjadi kekuatan bangsa apabila diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, penguasaan keterampilan, pembentukan karakter, serta peningkatan daya saing.

    Sejalan dengan hal tersebut, Kapolri menyampaikan bahwa pemerintah terus membuka dan memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan berkualitas melalui berbagai program, antara lain Sekolah Rakyat, sekolah unggulan, sekolah transformasi, LPDP, serta berbagai program pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia lainnya.

    Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Kapolri juga mengingatkan para pelajar dan generasi muda agar bijak dalam memanfaatkan teknologi dan media sosial. Kemajuan teknologi harus digunakan untuk belajar, mengembangkan kreativitas, memperluas wawasan, dan menghasilkan karya yang bermanfaat.

    Pada saat yang sama, generasi muda diminta untuk menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan, seperti judi online, penyalahgunaan narkoba, tawuran, keterlibatan dalam geng, serta penyebaran berbagai konten maupun paham negatif melalui ruang digital.

    Kapolri turut mengajak keluarga besar PUI untuk terus mengambil bagian dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan memperkuat nilai Islam wasathiyah, serta menjaga komitmen terhadap Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semangat kebangsaan dan nilai keagamaan yang moderat dinilai menjadi fondasi penting dalam merawat keberagaman Indonesia.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyampaikan dukungan terhadap usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh pendiri PUI, sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan, pengabdian, dan kontribusinya bagi bangsa dan negara.

    Selain membentuk karakter, Kapolri berharap gerakan Pramuka semakin hadir dan memberikan manfaat nyata di tengah masyarakat. Anggota Pramuka didorong untuk terlibat aktif dalam pelayanan sosial, penanggulangan bencana, membantu pengamanan berbagai kegiatan masyarakat, menjaga kebersihan, serta melestarikan lingkungan.

    “Semangat Pramuka harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Jadilah generasi yang tidak hanya memiliki cita-cita besar, tetapi juga peduli terhadap sesama, siap membantu masyarakat, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya,” pesan Kapolri.

    Kapolri menegaskan bahwa Polri siap menjadi sahabat generasi muda dalam mengembangkan potensi dan meraih cita-cita. Sinergi antara Polri, PUI, Gerakan Pramuka, dunia pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mempersiapkan generasi muda yang unggul dan berkarakter.

    “Adik-adik yang hari ini berdiri sebagai anggota Pramuka adalah generasi penerus dan calon pemimpin Indonesia di masa depan. Teruslah belajar, berlatih, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Persiapkan diri sebaik-baiknya untuk membawa Indonesia menjadi bangsa yang semakin maju dan berdaya saing,” tutup Kapolri.

    Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 sendiri dilaksanakan pada Kamis, 3 September 2026, di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, dengan rangkaian kegiatan antara lain pengucapan Intisab PUI, sambutan pimpinan PUI, sambutan Kapolri, serta doa bersama.

  • Brimob Polda Jateng Kembali Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Semarang

    Polda Jateng-Kota Semarang | Keterbatasan air bersih yang masih dirasakan masyarakat di tengah musim kekeringan terus mendapat perhatian jajaran Polda Jawa Tengah. Setelah sebelumnya distribusi air dilakukan di berbagai wilayah Jawa Tengah secara serentak, kepedulian tersebut kembali berlanjut melalui Satuan Brimob Polda Jateng yang menyalurkan puluhan ribu liter air bersih kepada warga di sejumlah wilayah Kota Semarang, Jumat (4/9/2026).

    Sebanyak 50 ribu liter air bersih didistribusikan ke empat lokasi, yakni kawasan Bukit Cemara Permai I RW 10 Meteseh, Gang Gading III RW 05 Meteseh, Rowosari Kecamatan Meteseh, serta Kelurahan Jabungan. Sepuluh armada pengangkut air dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter dilepas langsung oleh Dansat Brimob Kombes Pol Noor Hudaya dari Mako Brimob Srondol untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengalami keterbatasan pasokan air.

    Dalam keterangannya, Dansat Brimob Polda Jateng Kombespol Noor Hudaya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan. Sebelumnya, jajaran Brimob Polda Jateng juga telah mengerahkan sejumlah kompi di berbagai daerah untuk mendistribusikan air bersih

    “Selama masih ada masyarakat yang membutuhkan air bersih, kami akan terus berupaya membantu sesuai dengan kemampuan dan kondisi di lapangan. Personel kami dikerahkan untuk memastikan bantuan dapat sampai dan dimanfaatkan langsung oleh masyarakat,” ujar Kombespol. Noor Hudaya.

    Tidak hanya membawa air bersih, Sat Brimob Polda Jateng juga menerjunkan dua unit kendaraan khusus (ransus) water treatment di lokasi kegiatan. Kendaraan tersebut dilengkapi peralatan canggih menggunakan teknologi filtrasi untuk mengolah air melalui beberapa tahapan penyaringan sehingga menghasilkan air yang siap dikonsumsi masyarakat.

    Pemanfaatan water treatment menjadi bentuk dukungan lain dalam menghadapi persoalan kekeringan. Jika distribusi menggunakan armada air difokuskan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, teknologi tersebut memungkinkan Brimob menyediakan air siap minum langsung di lokasi dengan proses pengolahan menggunakan sistem filtrasi.

    Kehadiran personel Brimob di sejumlah titik diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga selama sumber air masih terbatas. Distribusi juga dilakukan dengan menyesuaikan wilayah yang membutuhkan sehingga bantuan dapat diberikan secara langsung kepada masyarakat terdampak.

    Kombes Pol Noor Hudaya menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan jajaran kewilayahan untuk memantau kondisi masyarakat di daerah yang mengalami kekeringan.

    “Kami akan terus berkoordinasi dan melihat kebutuhan di lapangan. Harapannya, bantuan air ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari selama kondisi kekeringan masih berlangsung,” katanya.

    Bantuan ini mendapat apresiasi dari warga setempat, salah satunya disampaikan oleh Solikin, Ketua RW 4 Kelurahan Jabungan. Dirinya menyebut bahwa bantuan air bersih yang diberikan sangat membantu warga yang kesuktitan mendapat akses air bersih di musim kemarau.

    “Kami mengucapkan terimakasih kepada Brimob Polda Jateng yang telah memberikan bantuan air bersih bagi warga kami. Kegiatan ini sangat membantu warga kami yang kesulitan mendapat air bersih selama musim kemarau,” ungkapnya.

    Menanggapi kegiatan ini, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto mengatakan bahwa rangkaian distribusi air bersih tersebut menunjukkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat dilakukan secara berkelanjutan, terutama ketika masyarakat menghadapi situasi yang berdampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari.

    “Ketika masyarakat menghadapi kesulitan akibat kekeringan, Polri berupaya hadir memberikan bantuan sesuai kebutuhan dan kemampuan yang dimiliki. Ini bukan hanya tentang mendistribusikan air, tetapi bagaimana kehadiran Polri dapat terus dirasakan masyarakat selama persoalan tersebut masih mereka hadapi,” ujar Kombespol. Yuliyanto.