Blog

  • Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Perbatasan Tering-Mook Manaar Bulatn, Luas Lahan Terbakar Capai 10 Hektare

    KUTAI BARAT — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di kawasan KM 10 yang berada di perbatasan Kampung Muyub Aked, Kecamatan Tering, dengan Kampung Muara Batuq, Kecamatan Mook Manaar Bulatn, Kabupaten Kutai Barat, Selasa (22/9/2026). Tim gabungan berhasil mengendalikan kobaran api setelah melakukan pemadaman hingga dini hari.

    Kebakaran diketahui pada malam hari dan langsung mendapat penanganan dari personel Polsek Melak bersama tim gabungan. Upaya pemadaman dilakukan secara intensif hingga sekitar pukul 03.00 Wita, saat kobaran api mulai berhasil dikendalikan. Petugas kemudian melanjutkan dengan proses pendinginan guna memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang berpotensi kembali menyala.

    Dalam penanganan tersebut, Polsek Melak bersinergi dengan lima personel Brimob Kompi 2 Sat Brimob Polda Kaltim, 16 personel BPBD Kutai Barat dan KPHP Mook Manaar Bulatn (MMB), serta sekitar lima orang warga yang turut membantu proses pemadaman di lapangan.

    Upaya pemadaman turut didukung berbagai sarana dan armada, di antaranya tiga unit mobil tangki air milik PT TDJ, satu unit water tank PT MIL, empat unit kendaraan pemadam BPBD Kutai Barat serta dua unit kendaraan pemadam KPHP MMB.

    Setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai, sekitar pukul 07.30 Wita kondisi lokasi dinyatakan aman. Seluruh personel kemudian kembali ke satuan masing-masing. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai kurang lebih 10 hektare.

    Lokasi kebakaran diketahui merupakan lahan yang diduga milik warga, namun hingga saat ini belum diketahui secara pasti pemiliknya. Kondisi medan yang dipenuhi semak belukar, berada di kawasan bergambut serta terdapat banyak daun pakis kering menyebabkan vegetasi di sekitar lokasi mudah terbakar dan berpotensi mempercepat penyebaran api.

    Selain melakukan pemadaman, petugas juga berkoordinasi dengan pihak perusahaan dan unsur terkait, memberikan imbauan kepada masyarakat mengenai pencegahan Karhutla, serta melakukan pengambilan titik koordinat lokasi sebagai bagian dari pemantauan dan penanganan lebih lanjut.

    Polsek Melak bersama unsur gabungan juga akan meningkatkan patroli serta pengawasan di sekitar lokasi, khususnya pada area yang memiliki tingkat kerawanan tinggi, sebagai langkah antisipasi munculnya kembali titik api.
    Kapolsek Melak menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari kepolisian, BPBD, KPHP, pihak perusahaan hingga masyarakat.

    “Sinergi dan respons cepat seluruh unsur sangat diperlukan dalam penanganan Karhutla. Dengan koordinasi yang baik, api dapat segera dikendalikan sehingga tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” ujar Kapolsek Melak.

    Kepolisian mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mencegah Karhutla dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau kepulan asap di kawasan hutan dan lahan.

  • Polres PPU Perkuat Edukasi dan Sinergi Cegah Karhutla

    PENAJAM PASER UTARA— Polres Penajam Paser Utara (PPU) Polda Kaltim bersama jajaran Polsek Waru, Babulu, Sepaku dan Penajam terus memperkuat langkah preventif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa (22/9/2026).

    Upaya pencegahan dilakukan melalui edukasi dan imbauan langsung kepada masyarakat, pemantauan lingkungan, serta pemasangan stiker Maklumat Kapolda Kaltim tentang pencegahan dan penegakan hukum terhadap pembakaran hutan dan lahan di sejumlah lokasi strategis.

    Personel mengingatkan masyarakat agar tidak membuka, membersihkan maupun mengelola lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

    Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat.

    “Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat,” ujar AKBP Andreas.

    Selain edukasi, Polres PPU terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, pemadam kebakaran, TNI, Satpol PP, perangkat desa dan kelurahan serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla.

    Melalui kegiatan preventif yang dilakukan secara berkelanjutan, Polres PPU berkomitmen menekan potensi Karhutla sejak dini demi menjaga keselamatan masyarakat, kesehatan, serta kelestarian lingkungan.

  • Sinergi Respon Bencana, Brimob Kaltim Koordinasikan Penanganan Karhutla di Kutai Barat

    KUTAI BARAT – Tim Respon Bencana Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim bergerak cepat melakukan koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di area perkebunan masyarakat di Kampung Linggang Muara Batuq, Kecamatan Mook Manaar Bulatn, Kabupaten Kutai Barat, Senin (21/9/2026).

    Kegiatan yang dipimpin Brigpol Sigit tersebut berlangsung mulai pukul 16.00 WITA hingga selesai. Tim menyasar lokasi kebakaran dengan luasan sekitar 10 hektare yang berada cukup jauh dari permukiman warga.

    Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Ronny Suseno, S.I.K., M.H., mengatakan, respons cepat dan koordinasi lintas pihak menjadi bagian penting dalam upaya mencegah meluasnya kebakaran.

    “Personel di lapangan tidak hanya melakukan penanganan, tetapi juga memastikan koordinasi dengan berbagai pihak dapat berjalan cepat dan tepat. Meski lokasi kebakaran berada jauh dari permukiman, potensi penyebaran api tetap harus diantisipasi dan dilokalisir untuk mencegah dampak yang lebih luas,” ujarnya.

    Sementara itu, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa penanganan karhutla pada area yang cukup luas memerlukan pemantauan, pemetaan lokasi, serta komunikasi yang baik antarunsur di lapangan.

    “Tim Respon Bencana terus berkoordinasi dengan aparatur kampung dan masyarakat setempat untuk memantau titik-titik api serta memastikan penanganan dapat dilakukan secara aman dan terukur,” jelasnya.

    Berkat koordinasi dan sinergi yang dilakukan bersama unsur terkait serta masyarakat, situasi di lokasi dapat terpantau dengan baik. Hingga kegiatan selesai, kondisi kawasan tersebut dilaporkan aman dan kondusif.

  • Bahu-Membahu Padamkan Karhutla, Brimob Kaltim Tangani Kebakaran Lahan Gambut 20 Hektare di Sangkulirang

    KUTAI TIMUR – Personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim dikerahkan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Kolek, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, Senin (21/9/2026).

    Tim tanggap darurat yang dipimpin Aipda Simson bersama empat personel melaksanakan pemadaman secara intensif sejak pukul 16.30 WITA hingga Selasa (22/9/2026) pukul 01.30 WITA. Kebakaran diketahui melanda area lahan gambut dengan luas kurang lebih 20 hektare.
    Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Ronny Suseno, S.I.K., M.H., mengapresiasi kesiapsiagaan dan ketangguhan personel dalam menangani kebakaran di lapangan.

    “Penanganan karhutla, khususnya di lahan gambut, membutuhkan ketahanan fisik dan kewaspadaan tinggi karena api dapat merambat hingga ke bawah permukaan. Respons cepat personel merupakan bagian dari komitmen Brimob Polda Kaltim dalam mencegah kebakaran meluas dan meminimalkan dampaknya terhadap lingkungan,” ujarnya.

    Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemadaman sekaligus penyisiran dan pendinginan pada area terdampak untuk memastikan tidak terdapat titik api yang kembali menyala. Meskipun lokasi kebakaran berada cukup jauh dari permukiman warga, upaya penanganan tetap dilakukan secara maksimal mengingat karakteristik lahan gambut yang memiliki potensi penyebaran api di bawah permukaan.

    Setelah kurang lebih sembilan jam penanganan, seluruh titik api berhasil dikendalikan dan dipadamkan. Situasi di lokasi selanjutnya terpantau aman dan kondusif, sementara personel tetap melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi munculnya kembali titik api.

  • Parade 450 Polwan dari 43 Negara Meriahkan IAWP 2026 di Bali

    BALI – Sebanyak 450 Polisi Wanita (Polwan) dari 43 negara mengikuti parade dalam rangkaian International Association of Women Police (IAWP) Training Conference 2026 di Lapangan Puputan Renon, Denpasar, Bali, Minggu (20/9/2026).

    Parade tersebut menampilkan barisan Polwan dari berbagai negara dengan seragam kepolisian masing-masing serta atraksi dan tradisi khas negara peserta. Kegiatan ini disaksikan antusias oleh masyarakat yang memadati kawasan Jl. Raya Puputan Renon hingga Monumen Bajra Sandhi.

    Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pelaksanaan IAWP 2026 tidak hanya menjadi ajang pertemuan Polwan dari berbagai negara, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, berbagi pengalaman, dan membangun kerja sama kepolisian internasional.

    “IAWP ini tidak hanya menjadi parade, tetapi juga momentum bagi Polwan dari berbagai negara untuk memperkuat komunikasi, berbagi pengalaman, dan membangun kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan kepolisian yang semakin kompleks,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya, Senin (21/9/2026).

    Ia menjelaskan, sejumlah isu kepolisian menjadi pembahasan dalam rangkaian konferensi selama lima hari, di antaranya kepemimpinan perempuan, investigasi kompleks, identifikasi korban bencana, perdagangan orang, kontra-terorisme, kekerasan berbasis teknologi, transformasi teknologi kepolisian, hingga kejahatan transnasional terorganisasi.

    Menurut Trunoyudo, kehadiran ratusan Polwan dari berbagai negara di Bali juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata sekaligus menunjukkan kesiapan Bali sebagai destinasi penyelenggaraan kegiatan berskala internasional.

    “Kita berharap pertemuan ini dapat menghasilkan pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik yang bisa diterapkan di masing-masing negara. Kehadiran ratusan Polwan dari berbagai negara di Bali juga menunjukkan bahwa kerja sama kepolisian tidak mengenal batas negara, terutama dalam menghadapi kejahatan yang terus berkembang,” katanya.

    Kelancaran parade dan rangkaian IAWP 2026 tidak terlepas dari pengamanan personel Polda Bali dan jajaran, dukungan masyarakat, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait.

    Pelaksanaan IAWP 2026 di Bali menjadi penyelenggaraan kedua konferensi tersebut di Indonesia. Rangkaian kegiatan kali ini dipusatkan di Nusa Dua, Bali.

  • Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Kegiatan Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz di Sinak

    SINAK – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 terus memperhatikan kondisi psikologis personel yang bertugas di wilayah operasi, termasuk di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan dukungan psikologi sekaligus interaksi humanis dengan masyarakat sebagai bagian dari menjaga kesiapan personel dalam menjalankan tugas.

    Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (20/9/2026) tersebut diikuti oleh 36 personel Satgas Tindak Ops Damai Cartenz-2026 Sektor Sinak. Kegiatan dipimpin Wakasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026 AKBP Andria, S.I.K., didampingi Iptu Reldo Imanuel Indey, S.Tr.K., Iptu Amelia Mega Kartika Kawilarang, S.Psi., Ipda dr. Robertus Sindhu Guntara serta Ipda Moh. Arsyad Hafid Affandy, S.Psi.

    Dalam kegiatan tersebut, tim psikologi memberikan ruang kepada personel untuk memahami dan mengelola kondisi psikologis selama menjalankan tugas di wilayah operasi. Pendekatan dilakukan secara komunikatif agar personel dapat menyampaikan pengalaman maupun situasi yang mereka hadapi selama bertugas.

    Selain dukungan psikologi, kegiatan dilanjutkan dengan interaksi humanis bersama masyarakat Sinak. Personel menyapa warga yang ditemui serta berbagi makanan ringan sebagai bentuk komunikasi sosial dan upaya membangun kedekatan antara aparat keamanan dengan masyarakat.

    Wakasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, S.I.K., mengatakan perhatian terhadap kondisi mental personel merupakan bagian penting dalam menjaga kesiapan pelaksanaan tugas di lapangan.

    “Personel yang bertugas memiliki tantangan dan dinamika yang berbeda-beda. Karena itu, kami ingin memastikan mereka memiliki ruang untuk berkomunikasi, saling memberikan dukungan, serta memahami pentingnya menjaga kondisi psikologis selama menjalankan tugas,” ujar Wakasatgas Humas.

    Menurutnya, dukungan psikologi tidak hanya berkaitan dengan penanganan ketika personel menghadapi persoalan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan, kebersamaan, dan kesiapan personel selama berada di wilayah tugas.

    “Kami juga mengajak personel untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Menyapa, berbicara, dan berbagi makanan ringan mungkin terlihat sederhana, tetapi interaksi seperti ini dapat menjadi bagian dari pendekatan humanis dalam membangun hubungan yang baik dengan warga,” katanya.

    Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan dukungan terhadap kondisi psikologis personel menjadi bagian dari upaya menjaga kesiapan seluruh anggota selama melaksanakan tugas di wilayah operasi.

    “Personel merupakan bagian penting dalam pelaksanaan Operasi Damai Cartenz. Karena itu, kondisi mental dan kesiapan mereka perlu diperhatikan secara berkelanjutan. Dengan adanya pendampingan psikologi, kami berharap personel dapat menjalankan tugas dengan tetap menjaga ketenangan, kebersamaan, dan kemampuan berkomunikasi secara baik,” ujar Kaops.

    Ia menambahkan, pendekatan humanis terhadap masyarakat juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan tugas Satgas di lapangan. Menurutnya, hubungan yang baik dengan masyarakat dapat dibangun melalui komunikasi sederhana dan interaksi langsung yang dilakukan secara konsisten.

    Sementara itu, Wakaops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara kesiapan personel dan pendekatan humanis kepada masyarakat.

    “Dalam melaksanakan tugas, personel tidak hanya dituntut memiliki kesiapan operasional, tetapi juga harus mampu menjaga komunikasi dan membangun hubungan yang baik dengan masyarakat. Kegiatan seperti ini menjadi ruang bagi personel untuk menjaga kondisi psikologis sekaligus berinteraksi secara langsung dengan warga,” kata Wakaops.

    Wakaops menegaskan bahwa setiap personel diharapkan dapat menjalankan tugas dengan tetap mengedepankan sikap humanis, menghormati masyarakat, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah penugasan.

    Sementara itu, tim psikologi Satgas Ban Ops Damai Cartenz-2026 memberikan pendampingan kepada personel dengan mengedepankan komunikasi dan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Personel juga diarahkan untuk saling mendukung serta menjaga komunikasi positif di lingkungan penugasan.

    Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman personel terhadap pentingnya menjaga kondisi psikologis, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membangun suasana kebersamaan di antara anggota Satgas Tindak Sektor Sinak.

    Di tengah pelaksanaan tugas di wilayah operasi, personel juga terus didorong untuk menjaga hubungan yang baik dengan masyarakat. Interaksi sederhana melalui sapaan, komunikasi langsung, maupun berbagi makanan ringan menjadi bagian dari upaya menghadirkan sosok aparat yang dekat dan terbuka terhadap masyarakat.

    Melalui kegiatan tersebut, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 menunjukkan bahwa kesiapan menjalankan tugas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dan operasional, tetapi juga oleh kondisi mental personel serta kemampuan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

    Pendekatan psikologis terhadap personel dan interaksi humanis dengan masyarakat diharapkan dapat terus menjadi bagian dari pelaksanaan tugas Satgas Ops Damai Cartenz-2026 di Sektor Sinak, sehingga personel dapat menjalankan tugas secara optimal dengan tetap mengedepankan sikap humanis, komunikasi, dan kepedulian terhadap masyarakat.

  • Polri Sukses Gelar Dua Kejuaraan Indoor Skydiving Internasional di Wind Tunnel Brimob

    CIKEAS, BOGOR — Indonesia sukses menjadi tuan rumah dua kejuaraan indoor skydiving tingkat internasional yang digelar di Gedung Soemardhi Wind Tunnel Korps Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, yakni International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II Tahun 2026 dan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championship (AISC) 2026. Rangkaian kejuaraan tersebut resmi ditutup pada Minggu (20/9/2026).

    International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II Tahun 2026 berlangsung 17–20 September 2026 dan diikuti total 382 peserta yang terdiri dari 156 peserta tim serta peserta luar negeri dari 9 negara, yaitu Singapura, China, Malaysia, Korea Selatan, Thailand, Rusia, Jepang, Polandia dan Jerman.

    Kejuaraan tersebut merupakan kolaborasi Korps Brimob Polri, Komite Olahraga Polri, Persatuan Terjun Payung Polri, serta Komite Terjun Payung FASI. Penutupan dilakukan oleh Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat yang mewakili Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

    Dalam sambutannya, Dankorbrimob menyampaikan apresiasi kepada seluruh juri, panitia, pelatih, ofisial dan peserta dari Indonesia maupun mancanegara. Ia menyebut peningkatan jumlah peserta dari sekitar 200 orang pada tahun sebelumnya menjadi lebih dari 300 peserta menunjukkan perkembangan olahraga indoor skydiving sekaligus munculnya atlet dan generasi baru.

    “Ke depan, khususnya tim Indonesia, kita berharap dapat meningkatkan kemampuan dan menjadi pesaing yang lebih kuat bagi atlet-atlet internasional. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh dewan juri, baik nasional maupun internasional, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Apabila masih terdapat kekurangan, kami mohon maaf dan akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan yang lebih baik ke depan,” ujar Dankorbrimob.

    Sementara itu, 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championship 2026 juga resmi ditutup di fasilitas Wind Tunnel Brimob, Bogor. Kejuaraan tersebut diikuti lebih dari 200 atlet dari 9 negara Asia dan berlangsung aman serta lancar tanpa kecelakaan (zero accident).

    Ketua Pelaksana Ardya Rifiantara menyampaikan apresiasi kepada FAI, IAC, FASI, para juri, FAI Control Room, Presiden Juri, serta seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kejuaraan. Ia menyebut pengembangan indoor skydiving di Indonesia telah dimulai sejak kompetisi nasional pada 2022 hingga akhirnya mampu menyelenggarakan event Category 1 FAI, dengan dukungan Wind Tunnel Brimob dan Korps Brimob Polri.

    Ketua Komite Terjun Payung FASI Irvan Zuladry juga menyampaikan apresiasi kepada PB FASI, Korps Brimob Polri, delegasi dan juri FAI, serta para atlet dan ofisial dari berbagai negara Asia, seperti China, Korea, Malaysia, Singapura, Jepang dan Thailand. Ia mendorong negara-negara Asia terus berkolaborasi dalam mengembangkan olahraga indoor skydiving melalui penyelenggaraan kejuaraan yang berkelanjutan.

    Mewakili Ketua PB FASI Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono yang berhalangan hadir, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto menyampaikan bahwa kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari dan diikuti lebih dari 200 atlet dari 9 negara Asia tersebut sukses berjalan aman dan lancar. Kejuaraan dinilai menunjukkan perkembangan olahraga indoor skydiving di Asia serta potensinya melahirkan atlet berkaliber dunia.

    Berikut daftar juara International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II 2026:

    Kelas Nasional

    2 Way VFS Open: Juara I Tim Lebang Satbrimob Polda Sulteng, Juara II Tim Renal Korbrimob Polri, Juara III Tim Synaero Korbrimob Polri.
    2 Way FS Female: Juara I Polwan Satbrimob Polda Metro Jaya B, Juara II Polwan Pas Pelopor Korbrimob Polri, Juara III Polwan Satbrimob Polda Metro Jaya A.
    2 Way FS Open: Juara I Tim Batis Satbrimob Polda Sulteng, Juara II Tim Orion Satbrimob Polda Sulteng, Juara III Tim Huricane Satbrimob Polda Sulteng.
    4 Way FS Female: Juara I Polwan Pas Pelopor Korbrimob, Juara II Polwan Polda Metro Jaya, Juara III Polwan Korbrimob Polri.
    4 Way FS Open: Juara I Tim Batis Satbrimob Polda Sulteng, Juara II Tim Tadulako Satbrimob Polda Sulteng, Juara III Tim Anoa Satbrimob Polda Sulteng.

    Kelas Asia Tenggara

    • Dynamic Solo Speed Open: Juara I Tim Singapore 1, Juara II Tim Malaysia, Juara III Tim Indonesia.
    • Dynamic 2 Way Open: Juara I Tim Singapore 1, Juara II Tim Malaysia, Juara III Tim Indonesia.
    • 2 Way FS Female: Juara I Tim Polwan Indonesia, Juara II Tim Singapore 1, Juara III Tim Brigade 10 Para A Malaysia.
    • 4 Way FS Female: Juara I Indonesia, Juara II Singapore, Juara III Malaysia.
    • 4 Way FS Open: Juara I Indonesia, Juara II Singapore, Juara III Thailand.

    Kelas Internasional

    • Solo Freestyle Open: Juara I Singapore, Juara II Singapore, Juara III Korea.
    • Dynamic Solo Speed Open: Juara I Singapore, Juara II Singapore, Juara III China.
    • Dynamic 2 Way Open: Juara I Singapore, Juara II Singapore, Juara III Korea Selatan.
    • Dynamic 4 Way Open: Juara I Singapore, Juara II China, Juara III Korea Selatan.
    • 2 Way VFS Open: Juara I Singapore, Juara II Singapore, Juara III Singapore.
    • 4 Way VFS Open: Juara I China, Juara II Indonesia, Juara III Singapore.
    • 2 Way FS Junior: Juara I Mario & Aufa Indonesia, Juara II Altitude x Singapore Junior, Juara III Naya & Fildza.
    • 2 Way FS Female: Juara I Polwan Korbrimob Polri, Juara II Singapore, Juara III Wara TNI AU.
    • 2 Way FS Open: Juara I Tim TB Korbrimob Polri, Juara II Tim BS Korbrimob Polri, Juara III Tim Singapore 1.
    • 4 Way FS Female: Juara I China, Juara II Indonesia, Juara III Singapore.
    • 4 Way FS Open: Juara I Tim Black Shadow Pas Pelopor Korbrimob Polri, Juara II Tim Orion Satbrimob Polda Sulteng, Juara III Tim Citraka Sarbrimob Polda Banten A.

    Adapun daftar peraih penghargaan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championship 2026 meliputi 4-Way Formation Skydive Open (Indonesia, Singapore, Thailand), 4-Way Formation Skydive Female (China, Indonesia, Singapore), 4-Way Vertical Formation Skydive Open (China, Indonesia, Singapore), Dynamic Solo Junior (Singapore, Korea Selatan, Thailand), Dynamic Solo Open (Singapore 1, Singapore 2, Korea Selatan), Dynamic 2-Way Open (Singapore 1, Singapore 2, Korea Selatan), Dynamic 4-Way Open (Singapore, Korea Selatan, China), Solo Freestyle Junior (Thailand, China, Japan), serta Solo Freestyle Open (Singapore, Singapore, Korea Selatan).

    Prosesi penutupan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championship 2026 diakhiri dengan penurunan bendera FAI yang diiringi FAI Anthem. Ketua Pelaksana Ardya Rifiantara menyerahkan bendera FAI kepada President Jury Sandy Nieuwenhoven, dilanjutkan deklarasi resmi berakhirnya kejuaraan.

    Dua kejuaraan tersebut sekaligus menjadi wadah kompetisi, pembinaan atlet, serta silaturahmi bagi komunitas indoor skydiving Indonesia dan mancanegara dalam semangat sportivitas dan persahabatan internasional.

  • DVI Polri Terus Perkuat Proses Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8

    JAKARTA – Polri melalui Tim Disaster Victim Identification (DVI) terus memperkuat proses identifikasi korban KM Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Masalembu, Laut Jawa. Hingga Selasa (22/9/2026), sebanyak 18 korban meninggal dunia telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 9 korban telah teridentifikasi dan diserahkan kepada keluarga, sedangkan 9 korban lainnya masih dalam proses identifikasi.

    Berdasarkan data Basarnas hingga Selasa (22/9/2026) pukul 11.30 WITA, dari total 243 orang dalam manifes, sebanyak 126 orang telah ditemukan, terdiri dari 108 korban selamat dan 18 korban meninggal dunia. Sementara itu, 117 orang masih dalam pencarian.

    Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, setiap korban meninggal yang ditemukan akan ditangani Tim DVI melalui tahapan identifikasi dengan mencocokkan data ante mortem dari keluarga dengan data post mortem hasil pemeriksaan jenazah.

    “Polri melalui DVI terus memberikan pelayanan identifikasi kepada korban KM Virgo Transport 8. Setiap korban yang ditemukan dilakukan proses identifikasi dengan mengacu pada data ante mortem dan post mortem. Setelah identitas korban dipastikan, korban segera diserahkan kepada keluarga,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (22/9/2026).

    Dalam mendukung proses tersebut, Polri juga melakukan pengumpulan data ante mortem dari keluarga korban serta pengambilan sampel DNA untuk digunakan sebagai data pembanding. Sebelumnya, Biddokkes Polda Jawa Barat mengambil sampel DNA dari keluarga korban untuk kemudian dikirimkan ke Pusdokkes Polri guna pemeriksaan lebih lanjut.

    Sementara itu, Tim DVI Polda Kalimantan Selatan bersama Pusdokkes Polri dan Inafis terus melakukan pemeriksaan terhadap jenazah yang telah dievakuasi. Pemeriksaan dapat meliputi rekam medis, sidik jari, gigi, properti, serta pemeriksaan DNA apabila diperlukan.

    Trunoyudo menegaskan, proses identifikasi dilakukan secara cermat untuk memastikan kepastian identitas sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga.

    “Data ante mortem yang dikumpulkan dari keluarga menjadi bagian penting dalam proses rekonsiliasi. Polri terus memastikan setiap data diperiksa dan dicocokkan secara cermat sehingga identitas korban dapat dipastikan sebelum diserahkan kepada keluarga,” katanya.

    Di sisi lain, operasi pencarian korban masih terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan. Pada Selasa pagi, tiga jasad kembali ditemukan oleh tim penyelam gabungan. Ketiga jasad tersebut telah dievakuasi untuk selanjutnya menjalani proses identifikasi.

    Polri memastikan jajaran DVI dan Dokkes tetap memberikan pelayanan identifikasi serta dukungan kepada keluarga korban, seiring dengan berlanjutnya operasi pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan.

  • SINERGITAS TNI-POLRI, POLRES PASER IKUTI BAKTI SOSIAL DONOR DARAH DALAM RANGKA HUT TNI KE-81 DI KODIM 0904

    TANAH GROGOT – Dalam rangka memperingati HUT TNI ke-81 Tahun 2026, jajaran TNI-Polri bersama instansi terkait menggelar kegiatan Bhakti Sosial Kesehatan Donor Darah yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna Kodim 0904 Tanah Grogot, pada Minggu (20/09/2026) pukul 10.00 Wita hingga selesai.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dandim 0904 Tanah Grogot yang diwakili Kasdim Mayor Cpl Agus Suratmaja, Kapolres Paser yang diwakili Kasi Dokkes Iptu Ari Munandar, dan Danki Brimob yang diwakili Wadanki Ipda Miftah.

    Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H. melalui Kasi Dokkes Iptu Ari Munandar menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan wujud nyata sinergitas dan soliditas TNI-Polri serta instansi terkait dalam kegiatan kemanusiaan.

    Kegiatan donor darah tersebut tidak hanya diikuti oleh personel TNI-Polri, namun juga diikuti oleh personel Satpol PP dan Damkar Kabupaten Paser dengan jumlah peserta kurang lebih 70 orang.

    “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk membantu sesama yang membutuhkan darah, sekaligus mempererat kebersamaan TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam rangka HUT TNI ke-81,” ujarnya.

    Secara keseluruhan kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.

    #HumasPolresPaser #HUTTNI81

  • Polsek Balikpapan Timur Bagikan 500 Masker kepada Warga, Antisipasi Dampak Asap Karhutla

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Upaya menjaga kesehatan masyarakat di tengah potensi dampak Karhutla terus dilakukan Polsek Balikpapan Timur bersama Bhayangkari Ranting Balikpapan Timur bagikan ratusan masker pengguna jalan, Sabtu (19/9/2026).

    Sebanyak 500 masker dibagikan secara langsung kepada warga yang melintas di sekitar Mapolsek. Selain memberikan masker, personel juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi kesehatan, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan saat kualitas udara menurun akibat asap maupun debu.

    Kapolsek Balikpapan Timur AKP M. Chusen, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap keselamatan masyarakat sekaligus bagian dari langkah antisipasi terhadap dampak Karhutla.
    “Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan berhati-hati ketika beraktivitas di luar rumah.

    Masker dapat digunakan sebagai perlindungan awal dari paparan asap dan debu. Di sisi lain, upaya pencegahan juga harus menjadi perhatian bersama dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan,” kata AKP M. Chusen.

    Ia menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pencegahan sejak dini menjadi langkah penting untuk menghindari munculnya titik api yang dapat berkembang menjadi kebakaran lebih luas.

    “Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif menjaga lingkungan. Jika menemukan adanya titik api atau melihat kepulan asap yang mencurigakan, segera informasikan kepada petugas sehingga dapat dilakukan penanganan secepat mungkin,” ujarnya.

    Di sela pembagian masker, petugas juga memberikan edukasi sederhana mengenai pentingnya menggunakan pelindung pernapasan apabila kondisi lingkungan dipenuhi asap atau debu. Warga juga diimbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara semakin tidak mendukung.

    Tak hanya berfokus pada perlindungan kesehatan, Polsek Balikpapan Timur turut memperkuat pesan pencegahan Karhutla. Masyarakat diminta tidak membakar sampah maupun lahan secara sembarangan, terlebih ketika kondisi lahan kering dan mudah terbakar.

    Peran Bhabinkamtibmas di masing-masing wilayah juga terus dioptimalkan untuk melakukan pemantauan sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat. Informasi sekecil apa pun terkait potensi kebakaran diharapkan dapat segera disampaikan agar langkah penanganan dapat dilakukan sejak dini.

    Pembagian masker juga dimanfaatkan sebagai momentum mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Kehadiran petugas secara langsung di tengah warga diharapkan dapat membuka ruang komunikasi yang lebih baik, baik terkait kesehatan, keselamatan maupun situasi kamtibmas di lingkungan sekitar.

    Polsek Balikpapan Timur berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan instansi terkait dalam menghadapi potensi Karhutla. Edukasi dan imbauan kepada masyarakat akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan.

    Melalui kolaborasi antara Polri, Bhayangkari, pemerintah dan masyarakat, langkah antisipasi Karhutla diharapkan semakin optimal. Kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan dari potensi kebakaran tidak hanya penting bagi kelestarian alam, tetapi juga untuk melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat.
    dengan

    Humas Polda Kaltim