Blog

  • KAPOLSEK BATU SOPANG PIMPIN LANGSUNG GAKTIBPLIN PERSONILPenekanan Disiplin, Cegah Judi Online dan Pinjol di Kalangan Anggota

    BATU SOPANG – Kapolsek Batu Sopang IPTU Agus Fahrur Rozi, S.H. memimpin langsung kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin atau Gaktibplin kepada seluruh personelnya. Kegiatan dilaksanakan Senin, 23 Agustus 2026 usai pelaksanaan Apel Pagi Jam Pimpinan di Halaman Apel Polsek Batu Sopang.

    Gaktibplin ini dipelopori oleh personel Provost Polsek Batu Sopang dan berlangsung di bawah pengawasan langsung Kapolsek. Seluruh anggota tanpa terkecuali mengikuti pemeriksaan secara menyeluruh.

    Pemeriksaan meliputi sikap tampang, kerapian dan performa personel. Selain itu dilakukan pengecekan surat-surat kelengkapan baik data diri maupun kelengkapan kendaraan dinas dan pribadi.

    Tak hanya itu, Kapolsek juga memerintahkan pemeriksaan terhadap telepon genggam personel. Pemeriksaan difokuskan pada aplikasi yang terpasang di dalamnya.

    IPTU Agus Fahrur Rozi, S.H. menegaskan bahwa personel Polsek merupakan garda terdepan Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

    “Anggota harus menjadi contoh dan teladan dalam hal kedisiplinan, bersikap sopan dan humanis kepada masyarakat. Kita tidak boleh ada celah untuk melakukan pelanggaran,” tegas Kapolsek.

    Lebih lanjut, Kapolsek juga melakukan pengecekan langsung terhadap akun media sosial dan aplikasi di ponsel personel. Langkah ini untuk memastikan seluruh anggota tidak terlibat dan tidak menjadi korban perjudian online maupun pinjaman online ilegal.

    “Kami cek satu per satu. Ini bentuk pencegahan dini agar personel terhindar dari jeratan judi online dan pinjol yang dapat merusak nama baik institusi,” tambahnya.

    Kegiatan Gaktibplin berjalan aman, tertib dan lancar. Diharapkan dengan kegiatan rutin ini, disiplin dan integritas personel Polsek Batu Sopang semakin meningkat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    #HUMAS POLSEK BATU SOPANG

  • Polda Kaltim Berangkatkan 190 Personel Brimob ke Kalbar Tangani Karhutla

    SIARAN PERS

    BALIKPAPAN – Polda Kalimantan Timur memberangkatkan 190 personel Pasukan Brimob II Korbrimob Polri untuk melaksanakan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) ke Polda Kalimantan Barat dalam rangka Satgas Operasi Aman Nusa II “Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan” (Karhutla), Senin (24/8/2026).

    Upacara pemberangkatan berlangsung di area parkir Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, dan dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H. Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Kaltim didampingi Dansat Brimob Polda Kaltim, Kabid Propam Polda Kaltim, serta Kabid Humas Polda Kaltim.

    Sebanyak 190 personel yang diberangkatkan berada di bawah komando Kombes Pol Iwan Hidayat, S.I.K. selaku Danmen Penugasan, untuk melaksanakan BKO di wilayah hukum Polda Kalimantan Barat. Penugasan tersebut menjadi bagian dari langkah Polri dalam memperkuat personel dan kemampuan operasional menghadapi bencana karhutla yang membutuhkan penanganan intensif.

    Dalam sambutannya, Kapolda Kaltim menyampaikan bahwa penugasan tersebut merupakan wujud nyata kepercayaan pimpinan Polri kepada Pasukan Brimob II Korbrimob Polri sekaligus amanah kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

    “Kehadiran Korps Brimob Polri sebagai satuan pamungkas dituntut untuk senantiasa siap, tanggap, dan cepat hadir di mana pun negara membutuhkan,” tegas Kapolda.

    Kapolda menjelaskan, ancaman karhutla bukan hanya persoalan bencana ekologis lokal, tetapi telah menjadi isu strategis yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat, kelangsungan ekosistem, hingga perekonomian. Karena itu, diperlukan kesiapsiagaan dan sinergi seluruh unsur dalam melakukan penanganan di lapangan.

    Kepada personel yang diberangkatkan, Kapolda berpesan agar tugas dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, dedikasi, dan loyalitas. Setiap kerja keras dalam penanganan karhutla diharapkan menjadi bagian dari pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.

    Selain itu, personel diminta mematuhi seluruh SOP penanggulangan karhutla, mengutamakan keselamatan, serta menjaga soliditas regu. Kapolda juga menekankan pentingnya koordinasi dan kolaborasi dengan jajaran Polda Kalbar, TNI, Manggala Agni, BPBD, relawan, maupun masyarakat setempat.

    “Jangan ada langkah individual tanpa koordinasi komandan atau perwira pengendali,” pesan Kapolda dalam arahannya.

    Kapolda Kaltim juga mengingatkan personel agar menjaga sikap selama menjalankan tugas, menghindari pelanggaran maupun arogansi, serta mengedepankan pendekatan humanis saat berinteraksi dengan masyarakat.

    Ia turut menitipkan pesan kepada Danmen Penugasan dan para komandan kompi agar memimpin anggota dengan bijaksana, menegakkan disiplin dan aturan, serta memastikan keselamatan dan kebutuhan operasional seluruh personel tetap terjaga.

    Pemberangkatan 190 personel Brimob tersebut menjadi wujud komitmen Polda Kaltim dalam mendukung tugas kemanusiaan dan penanggulangan bencana lintas wilayah. Kehadiran personel diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan, pemadaman, respons cepat, serta perlindungan masyarakat dan lingkungan dari dampak karhutla di Kalimantan Barat.

    Mengakhiri sambutannya, Kapolda Kaltim memberikan semangat kepada seluruh personel yang berangkat untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

    “Selamat bertugas prajurit kebanggaan, jiwa ragaku demi kemanusiaan.”

    Dengan semangat tersebut, 190 personel Pasukan Brimob II Korbrimob Polri diberangkatkan untuk mengemban tugas BKO Operasi Aman Nusa II Tahun 2026 di wilayah hukum Polda Kalimantan Barat, dengan harapan seluruh personel dapat menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan kembali ke kesatuan dalam keadaan lengkap dan selamat.

    Humas Polda Kaltim

  • Polres Paser Gelar Sholat Istisqa, Berdoa Turunnya Hujan Hadapi Kemarau dan Karhutla

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Paser – Menghadapi kondisi kemarau yang berlangsung cukup panjang, Polres Paser bersama Forkopimda Kabupaten Paser melaksanakan Sholat Istisqa sebagai ikhtiar memohon pertolongan Allah SWT agar segera diturunkan hujan.

    Sholat sunnah tersebut digelar di Halaman Apel Mako Polres Paser, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Tanah Grogot, Kecamatan Tanah Grogot, Senin (24/8/2026). Pelaksanaan berlangsung sekitar pukul 07.45 hingga 08.15 WITA dan diikuti kurang lebih 200 jemaah.

    Dalam pelaksanaan tersebut, Ustadz Muhammad As’ad bertindak sebagai imam sekaligus khatib. Dalam khutbahnya, ia mengajak seluruh jemaah untuk meningkatkan ketakwaan dengan memperbanyak istighfar, bersedekah, serta memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala kesalahan dan kekhilafan.

    Sholat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar ketika terjadi kekeringan berkepanjangan. Pelaksanaan ibadah tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi kondisi kemarau.

    Kapolres Paser AKBP Sofyan mengatakan, doa bersama tersebut secara khusus dipanjatkan agar hujan segera turun sehingga kondisi lingkungan yang mulai mengering dapat kembali mendapatkan pasokan air.

    Menurutnya, kondisi kemarau tidak hanya berdampak terhadap ketersediaan air, tetapi juga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, upaya pencegahan tetap harus dilakukan secara maksimal melalui kerja sama lintas sektor.

    Selain melakukan ikhtiar melalui doa, Polres Paser juga terus mengambil langkah konkret dengan meningkatkan patroli di kawasan yang berpotensi terjadi Karhutla. Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat juga terus dilakukan agar warga tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar.

    Melalui pelaksanaan Sholat Istisqa dan berbagai langkah pencegahan di lapangan, Polres Paser berharap hujan segera turun serta seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga lingkungan agar terhindar dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

    Humas Polda Kaltim

  • Polsek Muara Pahu dan Bhayangkari Salurkan Bantuan untuk Korban Tanah Longsor di Muara Baroh

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kubar – Kepedulian terhadap masyarakat yang tengah dilanda musibah kembali ditunjukkan jajaran Polsek Muara Pahu bersama Bhayangkari. Mereka turun langsung menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak tanah longsor di Kampung Muara Baroh, Kecamatan Muara Pahu.

    Kegiatan sosial tersebut menjadi wujud nyata solidaritas dan kepedulian Polri bersama Bhayangkari terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana. Bantuan diserahkan secara langsung kepada warga terdampak sebagai upaya membantu memenuhi sebagian kebutuhan mereka pascabencana.

    Selain menyerahkan bantuan, personel Polsek Muara Pahu bersama Bhayangkari juga memberikan dukungan moril kepada para korban. Warga yang terdampak diajak untuk tetap tabah dan kuat menghadapi musibah yang terjadi.

    Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan serta memberikan pelayanan ketika warga membutuhkan bantuan.

    Kapolsek Muara Pahu bersama Bhayangkari menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri untuk senantiasa hadir dalam berbagai situasi, termasuk ketika masyarakat menghadapi bencana dan kesulitan.

    “Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kami kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Semoga bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban warga dan memberikan semangat agar tetap tabah dalam menghadapi kondisi ini,” ungkapnya.

    Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara kepolisian dan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial. Sinergi dan kepedulian yang terjalin diharapkan dapat terus dipertahankan sehingga masyarakat tidak merasa sendiri ketika menghadapi musibah.

    Melalui kegiatan ini, Polsek Muara Pahu bersama Bhayangkari berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para korban tanah longsor sekaligus menjadi bukti bahwa Polri senantiasa berupaya hadir, peduli, dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan.

    Humas Polda Kaltim

  • Hadapi Ancaman Karhutla, Polres PPU Bersama TNI dan BPBD Gelar Apel Kesiapsiagaan

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Penajam – Mengantisipasi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan di tengah kondisi cuaca kering yang dipengaruhi fenomena El Nino, Polres PPU bersama TNI, BPBD, dan sejumlah unsur terkait memperkuat kesiapsiagaan melalui Apel Gabungan Siaga Karhutla.

    Kegiatan tersebut digelar di depan Kantor BPBD Kecamatan Penajam, Sabtu (22/8/2026), sebagai langkah awal memperkuat koordinasi dan memastikan kesiapan personel maupun sarana pendukung dalam menghadapi kemungkinan terjadinya Karhutla.

    Apel diikuti Kepala Pelaksana BPBD Nurlaila, Kabag Ops Polres PPU AKP Aan Suharmanto, S.T., Kasat Samapta Polres PPU AKP Wiji Santosa, S.H., personel Samapta Polres PPU, jajaran TNI, Dokes Polres PPU, serta personel BPBD.

    Kabag Ops Polres PPU AKP Aan Suharmanto mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyatukan langkah seluruh pihak dalam menghadapi ancaman Karhutla yang sewaktu-waktu dapat terjadi akibat kondisi lahan dan cuaca yang semakin kering.

    “Apel ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan seluruh unsur, baik personel maupun koordinasi di lapangan. Pencegahan harus menjadi prioritas dan apabila ditemukan titik api, penanganan harus dilakukan dengan cepat, tepat dan terkoordinasi,” ujar AKP Aan Suharmanto.

    Ia menjelaskan, kondisi cuaca yang dipengaruhi fenomena El Nino dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran. Karena itu, langkah antisipasi perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pemantauan wilayah rawan, patroli, edukasi kepada masyarakat, serta koordinasi lintas instansi.

    Menurutnya, penanganan Karhutla tidak dapat dibebankan kepada satu institusi. Kolaborasi antara Polri, TNI, BPBD, pemerintah daerah, pemadam kebakaran, serta masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah api berkembang dan meluas.

    “Sinergitas seluruh unsur sangat dibutuhkan. Kita harus memiliki kesiapan yang sama, sehingga ketika terjadi Karhutla seluruh pihak dapat langsung bergerak sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing,” katanya.

    Selain mengancam kelestarian lingkungan, Karhutla juga dapat menimbulkan dampak yang luas terhadap masyarakat. Asap yang ditimbulkan berpotensi mengganggu kesehatan, khususnya pernapasan, sekaligus memengaruhi aktivitas sosial dan perekonomian warga.

    Dalam pelaksanaan tugas, AKP Aan juga menekankan pentingnya memperhatikan keselamatan personel. Kesiapan kesehatan, kondisi anggota, peralatan, serta komunikasi antarinstansi harus dipastikan sebelum petugas diterjunkan ke lokasi kebakaran.

    Di sisi lain, peran masyarakat dinilai sangat penting dalam upaya pencegahan. Warga diminta tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar, terlebih ketika kondisi cuaca panas dan kering.

    “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Apabila menemukan adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, segera laporkan kepada aparat maupun instansi terkait agar dapat ditindaklanjuti sedini mungkin,” imbaunya.

    Melalui pelaksanaan Apel Gabungan Siaga Karhutla tersebut, Polres PPU bersama TNI, BPBD dan seluruh stakeholder mempertegas komitmen untuk meningkatkan kesiapan menghadapi potensi Karhutla sepanjang musim kemarau dan dampak fenomena El Nino Tahun 2026.

    Kesiapsiagaan, koordinasi dan kepedulian seluruh elemen diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan sehingga potensi kebakaran dapat diminimalkan dan lingkungan serta masyarakat di Kabupaten Penajam Paser Utara tetap terlindungi.

    Humas Polda Kaltim

  • Tim Gabungan Bergerak Cepat Padamkan Karhutla di Labanan Makmur Berau

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Berau – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian di Kabupaten Berau. Kali ini, kobaran api terpantau membakar area perkebunan yang berada di Jalan Ahmad Yani KM 12, Kampung Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur.

    Mendapat informasi adanya titik api, Kapolsek Teluk Bayur AKP Budi Witikno, S.H., langsung turun memimpin penanganan di lapangan. Upaya pemadaman dilakukan bersama personel gabungan yang melibatkan unsur kepolisian, TNI, pemadam kebakaran, pengelola kehutanan, masyarakat peduli api, hingga warga setempat.

    Gabungan personel Polsek Teluk Bayur, Sat Samapta Polres Berau, TNI, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat), Hutan Sanggam Berau (HSB), MPA KPHP serta masyarakat bahu-membahu melokalisasi api agar tidak merambat ke area lainnya.

    “Setelah mendapat informasi mengenai titik api, kami bersama seluruh unsur terkait segera menuju lokasi dan melakukan pemadaman. Setelah berhasil dikendalikan, petugas tetap melakukan pengecekan serta pemantauan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala,” kata AKP Budi Witikno.

    Berdasarkan hasil pengecekan sementara, luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 0,4 hektare. Lokasi kebakaran dapat ditempuh sekitar 10 menit dari Pospol Labanan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

    Dalam penanganan tersebut, sebanyak 35 personel diterjunkan. Kekuatan gabungan terdiri atas delapan personel Polsek Teluk Bayur, lima personel BKO Sat Samapta Polres Berau, dua personel TNI, sembilan personel Disdamkarmat, satu personel Radcar, tiga personel HSB, satu personel MPA KPHP, serta enam warga.

    Untuk menunjang proses pemadaman, petugas mengoperasikan satu unit kendaraan patroli Turjawali Sat Samapta Polres Berau dan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Labanan.

    Berkat respons cepat dan kerja sama seluruh unsur, titik api berhasil dilokalisasi dan dipadamkan. Setelah api dinyatakan terkendali, petugas melanjutkan penyisiran di sekitar lokasi guna mengantisipasi munculnya kembali bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

    Di tengah kondisi cuaca yang panas dan minim hujan, Kapolsek Teluk Bayur mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta tidak membuka, membersihkan, maupun mengelola lahan menggunakan metode pembakaran.

    “Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Saat kondisi lahan kering dan cuaca panas, api dapat dengan cepat menjalar dan sulit dikendalikan,” tegasnya. Selain mengancam lingkungan, asap akibat karhutla juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan.

    Hingga saat ini, penyebab munculnya api masih dalam proses penelusuran. Petugas akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui sumber kebakaran, termasuk kemungkinan api berasal dari aktivitas masyarakat maupun faktor lainnya.

    Polres Berau bersama TNI, pemerintah daerah, petugas pemadam kebakaran, pengelola kawasan hutan dan masyarakat berkomitmen memperkuat langkah pencegahan karhutla. Pemantauan di sejumlah kawasan rawan akan terus dilakukan agar setiap kemunculan titik api dapat segera diketahui dan ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

    Humas Polda Kaltim

  • Jelang Kemarau, Polsek Balikpapan Timur Intensifkan Edukasi Warga Cegah Karhutla

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Mengantisipasi meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) saat memasuki puncak musim kemarau, Polresta Balikpapan melalui Polsek Balikpapan Timur terus memperkuat langkah pencegahan dengan mengedukasi masyarakat secara langsung.

    Upaya tersebut dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Lamaru, Aiptu Khoirul Anam, dengan menyambangi sejumlah warga di wilayah binaannya. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diajak meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta bersama-sama mencegah munculnya titik api yang dapat berkembang menjadi Karhutla.

    Dalam penyampaiannya, Aiptu Khoirul Anam mengingatkan warga agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya ketika kondisi cuaca panas dan lingkungan mulai mengering.

    Masyarakat diminta tidak membuka maupun membersihkan lahan menggunakan api. Warga juga diingatkan untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di kawasan yang dipenuhi rumput kering dan semak belukar.

    Selain itu, masyarakat diimbau memastikan tidak ada sumber api yang ditinggalkan tanpa pengawasan di area terbuka. Benda-benda seperti botol atau pecahan kaca juga diminta tidak dibuang sembarangan karena pantulan sinar matahari dalam kondisi tertentu berpotensi memicu munculnya api pada material yang mudah terbakar.

    “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan melakukan pencegahan sejak dini. Jangan sampai kelalaian kecil menimbulkan kebakaran yang berdampak luas,” ujar Aiptu Khoirul Anam.

    Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang dicurigai dapat menyebabkan kebakaran. Laporan dapat disampaikan kepada pihak kepolisian melalui Call Center 110 yang dapat diakses masyarakat secara gratis.

    Polresta Balikpapan menilai keterlibatan masyarakat memiliki peran penting dalam upaya mencegah Karhutla. Kesadaran dan kepedulian warga menjadi salah satu kunci untuk menjaga kawasan permukiman, lahan, serta lingkungan dari ancaman kebakaran selama musim kemarau.

    “Mari kita jaga lingkungan bersama dan lindungi keberlangsungan kehidupan untuk generasi mendatang. Jangan biarkan lingkungan rusak akibat kebakaran maupun pembukaan lahan dengan cara yang tidak bertanggung jawab,” imbau pihak Polresta Balikpapan.

    Kegiatan sambang dan edukasi tersebut merupakan bagian dari langkah preventif Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus memperkuat kesiapsiagaan warga menghadapi potensi Karhutla di wilayah Balikpapan Timur.

    Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini sehingga lingkungan tetap aman, sehat, dan terbebas dari ancaman bencana asap.

    Humas Polda Kaltim

  • Polri Kerahkan 300 Personel Brimob dari Kaltim dan Bali untuk Tangani Karhutla di Kalbar

    Jakarta, Senin (24/8/2026) — Polri memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat dengan mengerahkan 300 personel Brimob dari Kalimantan Timur dan Bali. Pengerahan pasukan tersebut merupakan bagian dari langkah cepat Polri dalam menghadapi ancaman karhutla sekaligus memastikan penanganan di lapangan berjalan secara terpadu dan terukur.

    Dari Kalimantan Timur, sebanyak 190 personel Pasukan Brimob II Korbrimob Polri diberangkatkan untuk melaksanakan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) ke wilayah hukum Polda Kalimantan Barat dalam rangka Satgas Operasi Aman Nusa II Penanganan Karhutla.

    Upacara pemberangkatan digelar di area parkir Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, dan dipimpin langsung Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro.

    Sebanyak 190 personel itu berada di bawah komando Kombes Pol Iwan Hidayat, selaku Danmen Penugasan. Mereka akan memperkuat jajaran Polda Kalbar dalam menghadapi ancaman karhutla yang membutuhkan respons cepat, terukur, dan terpadu.

    Pada waktu yang sama, Polda Bali turut mengerahkan satu satuan setingkat kompi (SSK) dengan kekuatan 110 personel Satuan Brimob Polda Bali. Pemberangkatan dipimpin langsung Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya dalam upacara yang berlangsung di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung.

    Pasukan yang dipimpin PS. Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Bali Kompol Nyoman Supartha tersebut selanjutnya diberangkatkan menggunakan sarana angkutan udara menuju Pontianak untuk bergabung dalam operasi penanganan karhutla di Kalimantan Barat.

    Pengerahan 300 personel Brimob dari dua wilayah tersebut menjadi bagian dari strategi Polri untuk memperkuat respons terhadap eskalasi kebakaran, khususnya di kawasan yang memiliki potensi titik api dan lahan gambut. Personel akan mendukung upaya pencegahan, pemadaman, respons cepat, serta perlindungan masyarakat dan lingkungan.

    Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan pengerahan personel tersebut merupakan bentuk respons cepat Polri dalam menerjemahkan kebijakan nasional ke dalam langkah operasional di lapangan.

    “Polri terus memperkuat mitigasi sejak dini melalui patroli terpadu, penguatan deteksi dini, kesiapsiagaan personel, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya adalah mencegah kebakaran sebelum meluas sekaligus mengurangi dampak terhadap masyarakat,” ujar Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

    Menurut Isir, penanganan karhutla tidak hanya berhenti pada upaya pemadaman ketika kebakaran terjadi, tetapi juga mencakup pencegahan, penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran, hingga pemulihan pascabencana.

    Pemberangkatan personel dari Kaltim dan Bali sekaligus menunjukkan solidaritas dan kesiapsiagaan Polri dalam mendukung penanganan bencana lintas wilayah. Mobilisasi kekuatan Brimob ini diharapkan dapat membantu Polda Kalbar bersama TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam mengendalikan titik api serta meminimalkan dampak karhutla terhadap masyarakat dan lingkungan.

    Langkah tersebut juga menegaskan komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat, dengan mengedepankan kecepatan respons, sinergi lintas instansi, serta upaya pencegahan agar kebakaran hutan dan lahan tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

  • KAPOLSEK MUARA KOMAM HADIRI DAN AMANKAN PAWAI HUT RI KE-81Dukungan Penuh Demi Kelancaran dan Keamanan Masyarakat

    MUARA KOMAM – Kapolsek Muara Komam AKP Alimuddin, S.H. hadir langsung dan memberikan dukungan pelayanan keamanan serta pengaturan arus lalu lintas dalam rangka menyemarakkan peringatan HUT RI Ke-81 di Kecamatan Muara Komam, Sabtu 22 Agustus 2026.

    Kehadiran Kapolsek beserta personel merupakan bentuk komitmen Polri dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan pawai karnaval berjalan aman, tertib, dan lancar.

    Pengaturan arus lalu lintas dilakukan di sepanjang rute mulai dari depan Kantor Polsek Muara Komam hingga finish di Lapangan Banteng. Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada peserta pawai dan masyarakat yang menyaksikan.

    “Polsek Muara Komam siap mendukung penuh kegiatan masyarakat. Keamanan dan kelancaran lalu lintas menjadi prioritas kami agar peringatan HUT RI dapat berjalan dengan khidmat dan meriah,” ujar AKP Alimuddin, S.H.

    Semangat kebersamaan antara Polri, TNI, pemerintah, dan masyarakat terlihat kental dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

    HUMAS POLRES PASER

  • POLSEK BATU ENGAU AMANKAN PERINGATAN MAULID NABI DI DESA LANGGAI“Syafaat dari Nabi Muhammad SAW” Jadi Tema Utama Ceramah Habib dari Malaysia

    BATU ENGAU – Ratusan warga Desa Langgai memadati Rumah Dai Masjid Al-Hidayah dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H / 2026 M, Sabtu 22 Agustus 2026 pukul 09.30 WITA.

    Kegiatan yang mengusung tema “Syafaat dari Nabi Muhammad SAW” ini diselenggarakan oleh Panitia Desa Batu Engau. Suasana khidmat dan religius terasa sejak awal acara dimulai.

    Kapolsek Batu Engau AKP Hadi Yudhi Ismanto, S.H. diwakili Bhabinkamtibmas BRIPTU Ahmad Suhaimi hadir langsung untuk memberikan pelayanan keamanan. Pendampingan juga dilakukan BRIPDA Lalu Bentas A. guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.

    Turut hadir dalam kegiatan, Kepala Desa Langgai beserta jajaran, Kepala BPD Desa Langgai, para Ketua RT se-Desa Langgai, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama. Penceramah utama pada peringatan kali ini adalah Habib Abdurrahman Al Musawa yang datang khusus dari Malaysia, didampingi Al Ustadz H. Salim. Hadir pula Grup Habsy Ruhi Fidak dari Tanah Paser yang melantunkan sholawat, serta sekitar 200 warga masyarakat.

    Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan sholawat Nabi, pembukaan, pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an, sambutan-sambutan, hingga ceramah agama. Dalam tausiyahnya, Habib Abdurrahman Al Musawa mengajak jamaah untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dan memperbanyak sholawat sebagai jalan meraih syafaat di hari akhir.

    Penyelenggaraan Maulid Nabi merupakan bentuk kegembiraan dan rasa syukur umat Islam atas kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat bagi seluruh alam.

    BRIPTU Ahmad Suhaimi menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan keagamaan ini merupakan wujud pelayanan dan kedekatan dengan masyarakat.

    “Kami dari Polsek Batu Engau siap mengamankan setiap kegiatan masyarakat. Harapannya kegiatan keagamaan seperti ini dapat mempererat ukhuwah dan menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya.

    Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa bersama dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta penuh kekhidmatan.

    HUMAS POLRES PASER