Blog

  • POLSEK BATU SOPANG SOSIALISASIKAN MAKLUMAT KAPOLDA KALTIM


    Larangan Membakar Hutan dan Lahan Ditempel di Desa Legai dan Kasungai

    BATU SOPANG – Polsek Batu Sopang melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pemasangan maklumat Kapolda Kalimantan Timur tentang larangan membakar hutan dan lahan. Kegiatan berlangsung Senin 7 September 2026 pukul 15.00 WITA s.d 17.00 WITA di wilayah hukum Kecamatan Batu Sopang.

    Sosialisasi dipimpin Briptu Jefri Sembiring bersama Bripda Thomas Aristo dan Bripda Dani Sinaga. Petugas memasang maklumat Kapolda Kaltim di dua titik, yakni Desa Legai dan Desa Kasungai.

    Pemasangan maklumat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait sanksi hukum dan bahaya kebakaran hutan dan lahan. Warga juga diimbau agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

    Kapolsek Batu Sopang IPTU Hasanuddin, S.H menegaskan, kegiatan ini merupakan langkah preventif Polres Paser dalam menekan potensi Karhutla di wilayah pedesaan, khususnya saat cuaca cerah dan rawan kebakaran.

    #HumasPolresPaser

  • TIM ELANG SATRESNARKOBA GAGALKAN PEREDARAN 7,54 GRAM SABU DI MUARA KOMAM


    Pria Asal Blitar Diamankan di Warung Desa Uko, Terancam 20 Tahun Penjara

    TANAH GROGOT – Satuan Reserse Narkoba Polres Paser kembali membongkar jaringan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Paser. Seorang pria berinisial KR alias Udin, 48, diringkus di sebuah warung Desa Uko, Kecamatan Muara Komam, Senin 7 September 2026 pukul 19.30 WITA.

    Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H. melalui Kasat Narkoba AKP Hadi Purwanto, S.H. membenarkan penangkapan tersebut saat dihubungi Humas Polres Paser.

    Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti 29 paket plastik klip berisi serbuk kristal warna putih bening yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 7,54 gram. Selain itu turut disita 2 plastik klip kosong, 1 kantong plastik warna putih bening, 1 kantong plastik kecil warna hitam putih, 1 unit handphone merk Nokia RM-1187 warna hitam dengan nomor IMEI 354851082842145 dan nomor HP 081549222894, serta uang tunai Rp650.000.

    KR merupakan warga Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Ia juga berdomisili di Desa Uko, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser.

    Kronologi Penangkapan
    Penangkapan bermula dari hasil informasi terkait maraknya transaksi narkotika di Kecamatan Muara Komam. Menindaklanjuti laporan itu, Tim Opsnal Satresnarkoba melakukan penyelidikan sejak Minggu 6 September 2026.

    Pada Senin 7 September 2026 pukul 19.30 WITA, petugas menggerebek sebuah warung di Desa Uko. Saat dilakukan penggeledahan yang disaksikan warga setempat, petugas menemukan 1 kantong plastik putih bening yang berisi kantong kecil hitam putih. Di dalamnya terdapat 20 paket sabu dan 9 paket sabu yang digantung di dinding tengah warung.

    Petugas juga menemukan handphone di atas kasur warung dan uang tunai Rp650.000 di kantong celana depan sebelah kiri tersangka. Seluruh barang bukti diakui milik KR.

    Saat ini tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolres Paser untuk proses hukum lebih lanjut.

    Pasal dan Ancaman Hukuman
    KR dijerat Pasal 114 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, atau Pasal 609 Ayat (1) huruf a UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. UU No. 1 Tahun 2026.

    Ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun penjara.

    #HumasPolresPaser

  • Operasi Aman Nusa II, Brimob Kaltim Perkuat Deteksi Dini Karhutla di Muara Muntai

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kukar – Upaya menjaga lingkungan dari ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus dilakukan personel BKO Polres Kutai Kartanegara dari Satbrimob Polda Kaltim yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II Penanganan dan Penanggulangan Karhutla.

    Patroli preventif dilaksanakan di wilayah Desa Muara Aloh, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu (6/9/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.45 WITA.

    Patroli dilakukan dengan menyambangi sejumlah kawasan yang dinilai memiliki potensi terjadinya kebakaran, khususnya lahan kering dan area perkebunan masyarakat. Personel melakukan pemantauan kondisi lingkungan sekaligus memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda munculnya titik api.

    Selain melakukan pemantauan, personel juga berinteraksi langsung dengan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, warga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

    Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memperkuat langkah deteksi dini sekaligus membangun kepedulian masyarakat agar bersama-sama menjaga wilayahnya dari ancaman Karhutla, terutama saat kondisi cuaca cenderung kering.

    Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Ronny Suseno, S.I.K., M.H., mengatakan patroli preventif menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga wilayah tetap aman dari potensi kebakaran.

    “Upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini. Melalui patroli dan sambang masyarakat, personel dapat memantau kondisi lingkungan sekaligus mengajak warga untuk berperan aktif menjaga wilayahnya. Ini merupakan bagian dari bakti Brimob dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujarnya.

    Sementara itu, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., mengajak masyarakat untuk ikut mengambil peran dalam menjaga lingkungan, khususnya di tengah kondisi musim kemarau.

    “Kami mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan menghindari kegiatan yang dapat memicu kebakaran. Apabila melihat adanya asap, titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan Karhutla, segera sampaikan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin,” imbaunya.

    Patroli Operasi Aman Nusa II tersebut akan terus dilakukan secara berkala di wilayah-wilayah yang memiliki potensi Karhutla. Selain sebagai langkah pemantauan, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan. Selama pelaksanaan patroli berlangsung, situasi di wilayah Desa Muara Aloh terpantau aman dan kondusif.

    Humas Polda Kaltim

  • Polri Peduli Kesehatan, Polresta Balikpapan Bagikan Ribuan Masker kepada Warga dan Pengendara

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat terus diwujudkan di tengah kondisi musim kemarau yang berlangsung cukup panjang. Polresta Balikpapan melalui jajaran kewilayahan membagikan ribuan masker secara gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan, Minggu (6/9/2026).

    Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah Polresta Balikpapan dalam mendukung penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui Operasi Aman Nusa II. Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri turut memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan warga yang beraktivitas di luar rumah.

    Pembagian masker dilaksanakan oleh personel Polsek jajaran di sejumlah wilayah Kota Balikpapan. Sasaran kegiatan meliputi pengendara roda dua, pengemudi kendaraan roda empat, serta masyarakat yang tengah beraktivitas di ruang terbuka.

    Dalam pelaksanaannya, para Bhabinkamtibmas bersama unsur tiga pilar Kamtibmas turut turun langsung menyapa masyarakat sekaligus membagikan masker. Langkah tersebut menjadi bentuk kepedulian untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi udara yang panas, debu, maupun kemungkinan paparan asap akibat Karhutla.

    “Polri hadir bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Kami mengajak warga untuk tetap menjaga kondisi tubuh, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta menyesuaikan aktivitas dengan kondisi kesehatan masing-masing,” ujar salah satu Bhabinkamtibmas saat ditemui di lokasi kegiatan.

    Selain membagikan masker, personel juga mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla. Warga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran serta segera menyampaikan informasi kepada petugas apabila menemukan adanya titik api.

    Polresta Balikpapan juga membuka akses pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian. Warga dapat menghubungi Call Center 110 Pamapta Polresta Balikpapan secara gratis untuk mendapatkan bantuan atau kehadiran petugas.

    Kegiatan pembagian masker berlangsung dengan aman dan lancar. Kehadiran personel di tengah masyarakat mendapat respons positif sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi kondisi musim kemarau dan potensi dampak Karhutla.

    Humas Polda Kaltim

  • Polri Hadir Tangani Karhutla, Polsek Damai Bersama Warga Jinakkan Api di Tepulang

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kubar – Personel Polsek Damai bersama unsur gabungan bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Kampung Tepulang, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat, Sabtu (5/9/2026).

    Kebakaran terjadi di kawasan pinggir jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Damai dengan Kampung Besiq. Informasi mengenai munculnya titik api diterima personel Polsek Damai sekitar pukul 17.00 WITA.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Damai segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus berkoordinasi dengan unsur terkait dalam penanganan kebakaran. Sejumlah personel yang terlibat di antaranya Brigpol Fendi Harnawan, S.H. dan Bripda Septian W., bersama perwakilan Kecamatan Damai, Petinggi Kampung Tepulang Lipinus Birip, petugas pemadam Kecamatan Damai serta sekitar 10 warga setempat.

    Selain fokus pada penanganan kebakaran, personel Polsek Damai turut memberikan pengamanan di sekitar lokasi. Kondisi asap yang sempat mengurangi jarak pandang pengguna jalan membuat petugas melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas mulai sekitar pukul 18.00 WITA.

    Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keselamatan bagi pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di kawasan terdampak asap.

    Memasuki pukul 20.00 WITA, proses pemadaman dilakukan secara bersama-sama oleh personel kepolisian, petugas pemadam dan masyarakat. Guna memenuhi kebutuhan air selama proses pemadaman, tim kemudian melakukan pengisian tangki air dari Sungai Idant yang berada tidak jauh dari lokasi sekitar pukul 21.00 WITA.

    Berkat kerja sama seluruh unsur, titik api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.35 WITA. Upaya penanganan kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan pada pukul 22.00 WITA untuk memastikan area yang sebelumnya terbakar benar-benar aman dan tidak menyisakan bara yang dapat kembali memicu api.

    Dari hasil pengecekan sementara di lapangan, lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai kurang lebih 3 hektare. Kondisi vegetasi berupa perkebunan dan lahan masyarakat yang terdapat akar gambut, dedaunan serta pepohonan kering membuat kawasan tersebut masih memiliki potensi munculnya kembali titik api.

    Asap akibat kebakaran juga sempat mengganggu jarak pandang kendaraan yang melintas di jalan poros menuju Kampung Besiq. Meski demikian, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun laporan kerugian materiil.

    Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Berdasarkan informasi dari warga di sekitar lokasi, api diketahui telah terlihat menyala sebelum kemudian merambat ke area lahan lainnya.

    Kapolsek Damai IPDA Gery Purnomo, S.H. mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya Karhutla.

    “Dalam kondisi cuaca yang cenderung kering dan berangin, kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan. Jika melihat adanya titik api, segera informasikan kepada kepolisian atau instansi terkait sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin,” imbaunya.

    Polsek Damai bersama unsur terkait juga akan terus melakukan pemantauan terhadap lokasi kebakaran maupun wilayah lain yang memiliki potensi Karhutla. Apabila kembali ditemukan asap atau bara, petugas akan segera melakukan langkah pendinginan dan penanganan.

    Penanganan tersebut menjadi wujud sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah kampung, petugas pemadam dan masyarakat dalam menjaga lingkungan, mengendalikan kebakaran serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dan pengguna jalan.

    Hingga seluruh rangkaian pemadaman, pendinginan dan pemantauan selesai dilaksanakan, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali.

    Humas Polda Kaltim

  • Sigap Bersama Warga, Polsek Maratua Bergerak Cepat Tangani Kebakaran Lahan

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Berau – Respons cepat ditunjukkan personel Polsek Maratua bersama Koramil Maratua dan masyarakat dalam menangani kebakaran lahan yang terjadi di Jalan Sampah RT 001, Kampung Teluk Harapan, Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau, Sabtu (5/9/2026).

    Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 11.45 WITA setelah adanya laporan dari masyarakat terkait munculnya kebakaran lahan di wilayah Kampung Teluk Harapan. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Maratua segera mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi sekaligus melakukan penanganan.

    Kapolsek Maratua Ipda Sunarto menjelaskan, hasil pengecekan di lapangan menemukan adanya dua titik api yang berada di kawasan lahan terbakar.
    “Setelah menerima informasi dari masyarakat, personel langsung mendatangi lokasi untuk memastikan situasi. Sesampainya di tempat, ditemukan dua titik api dan selanjutnya dilakukan pemadaman bersama,” jelasnya.

    Upaya penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel Polsek Maratua, Koramil Maratua, serta warga sekitar. Kolaborasi tersebut dilakukan agar api dapat segera dikendalikan dan kondisi lingkungan di sekitar lokasi tetap aman.

    Ipda Sunarto mengapresiasi kepedulian masyarakat yang turut membantu proses penanganan kebakaran sekaligus mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan.

    “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran, segera sampaikan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat,” ujarnya.

    Setelah dilakukan pemadaman secara bersama-sama, api berhasil ditangani. Dalam kejadian tersebut tidak ditemukan adanya korban jiwa maupun laporan kerugian materiel.

    Sementara itu, terkait sumber maupun penyebab munculnya api, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Petugas terus mengumpulkan keterangan dan informasi dari lapangan untuk mengetahui awal mula terjadinya kebakaran.
    “Untuk sumber api masih kami dalami. Sampai saat ini tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiel yang dilaporkan,” ungkap Ipda Sunarto.

    Kapolsek Maratua juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api, terlebih pada kondisi cuaca yang relatif kering.

    “Kesadaran dan kepedulian bersama sangat penting dalam menjaga lingkungan. Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” pungkasnya.

    Humas Polda Kaltim

  • Amankan Situasi, Polsek Loa Janan dan Tim Gabungan Sigap Tangani Kebakaran di Batuah

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kukar – Personel Polsek Loa Janan bersama tim gabungan bergerak cepat menangani kebakaran yang terjadi di area disposal tambang PT TMU, Dusun Batuah RT 09, Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (5/9/2026).

    Kebakaran diketahui bermula dari material batu bara yang berada di kawasan disposal sebelum kemudian menjalar ke area semak belukar di sekitar lokasi. Kondisi tersebut segera mendapat penanganan guna mengantisipasi api meluas ke kawasan hutan dan lahan di sekitarnya.

    Setibanya di lokasi sekitar pukul 15.30 WITA, personel Polsek Loa Janan langsung melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak yang terlibat dalam upaya pemadaman. Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Kepala Desa Tani Harapan, pihak eksternal PT TMU, security dan 10 orang karyawan PT TMU, Tim Rescue PT KE, serta dukungan mobil pemadam milik Desa Tani Harapan dan water tank PT KE.

    Kondisi medan yang cukup sulit membuat proses pemadaman dilakukan dengan berbagai metode. Petugas dan tim gabungan secara manual memadamkan titik-titik api menggunakan ranting pohon, sementara alat berat dozer dikerahkan untuk membuat sekat bakar di sekitar lokasi guna menghambat pergerakan api.

    Upaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan hingga kobaran api berhasil dikendalikan. Setelah itu, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi, melainkan melakukan penyisiran di sejumlah titik terdampak untuk memastikan tidak terdapat bara maupun sumber api yang dapat kembali memicu kebakaran.

    Kapolsek Loa Janan AKP Abdillah Dalimunthe mengatakan, kesigapan personel dan sinergi dengan seluruh unsur terkait menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran di lapangan.

    “Penanganan dilakukan dengan mengutamakan agar api tidak menyebar ke area lainnya. Seluruh unsur bergerak bersama mulai dari pemadaman hingga pengecekan kembali untuk memastikan situasi benar-benar aman,” ungkapnya.

    Setelah melalui proses pemadaman dan penyisiran, kondisi di lokasi dinyatakan aman dan terkendali. Seluruh rangkaian penanganan kebakaran berakhir sekitar pukul 21.30 WITA dengan situasi tetap aman, tertib dan kondusif.

    Humas Polda Kaltim

  • Pastikan Situasi Kondusif, Brimob Kaltim Patroli Objek Vital dan Amankan Rumah Ibadah

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur terus memperkuat kehadiran personelnya di tengah masyarakat melalui patroli pengamanan objek vital dan pengamanan kegiatan ibadah Minggu di wilayah Balikpapan dan Samarinda, Minggu (6/9/2026).

    Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah preventif Brimob Kaltim dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memastikan fasilitas strategis dan aktivitas masyarakat dapat berlangsung dalam suasana aman, tertib dan kondusif.

    Di Kota Balikpapan, personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kaltim melaksanakan patroli pengamanan objek vital mulai pukul 01.00 WITA hingga selesai. Kegiatan yang dipimpin Brigpol Yayan Hermawan tersebut menyasar sejumlah fasilitas strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan dan kebutuhan masyarakat.

    Patroli dilakukan di tiga lokasi, yakni Gudang Bulog, Kantor PDAM MT Haryono dan Kantor Telkom Regional 6. Personel melakukan pemantauan serta penyisiran di area sekitar objek untuk memastikan situasi tetap aman dan tidak terdapat indikasi gangguan keamanan.

    Pengamanan terhadap fasilitas tersebut dinilai penting mengingat keberadaannya berkaitan dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari ketersediaan logistik pangan, pelayanan air bersih hingga jaringan telekomunikasi.

    Sementara itu, di Kota Samarinda, personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim melaksanakan pengamanan rangkaian ibadah Minggu di sejumlah gereja. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WITA .

    Pengamanan dilakukan di Gereja Katedral Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Jawa, yang dihadiri sekitar 150 jemaat. Selain itu, personel juga melakukan pengamanan di Gereja Katolik Hati Kudus dan Gereja Kibaid yang berada di kawasan Jalan SMPN 8, Rapak Dalam, dengan masing-masing jumlah jemaat sekitar 100 orang.

    Kehadiran personel di lokasi ibadah tidak hanya ditujukan untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa nyaman kepada masyarakat sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan tenang dan khidmat.

    Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Ronny Suseno, S.I.K., M.H., mengatakan pengamanan objek vital dan rumah ibadah merupakan bagian dari komitmen Brimob dalam memberikan pelayanan serta perlindungan kepada masyarakat.

    “Brimob akan terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan preventif, baik dengan melakukan patroli di fasilitas strategis maupun pengamanan kegiatan masyarakat. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menjaga seluruh aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.

    Ditempat terpisah, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan patroli dan pengamanan akan dilaksanakan secara rutin sebagai langkah menjaga stabilitas kamtibmas.

    “Personel kami terus melakukan pemantauan di sejumlah lokasi yang memiliki aktivitas masyarakat maupun fasilitas strategis. Kami juga mengajak petugas keamanan internal dan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan serta segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan hal yang mencurigakan,” ungkapnya.

    Dalam pelaksanaannya, seluruh kegiatan pengamanan dan patroli berlangsung dengan aman dan lancar. Situasi di sekitar objek vital maupun rumah ibadah terpantau kondusif hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

    Melalui kehadiran personel di berbagai ruang aktivitas masyarakat, Satbrimob Polda Kaltim menunjukkan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan, pelayanan dan rasa aman bagi masyarakat di wilayah Kalimantan Timur.

    Humas Polda Kaltim

  • Brimob Polda Metro Jaya Semprot Jalan dan Bagikan Masker Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau

    Jakarta — Satuan Brimob Polda Metro Jaya bergerak cepat mengantisipasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dengan mengerahkan personel dan sarana pendukung ke sejumlah wilayah Jakarta, Tangerang Selatan hingga Kabupaten Bekasi, Minggu (6/9/2026).

    Personel Batalyon A, B, C dan D Pelopor dikerahkan untuk melakukan penyemprotan sejumlah ruas jalan menggunakan kendaraan taktis Armored Water Cannon (AWC), sekaligus membagikan masker dan menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak sebaran abu vulkanik.

    Di Jakarta Pusat, penyemprotan dilakukan dari kawasan Patung Kuda, Bank Indonesia, Sarinah hingga Bundaran HI. Batalyon B menangani jalur Cipinang-Rawangmangun hingga Pulogadung. Sementara Batalyon C menyemprot Jl. RE Martadinata dan Jl. Pondok Cabe Raya di Tangerang Selatan, sedangkan Batalyon D menangani Jl. Raya Tegal Danas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

    AWC berkapasitas 6.000 liter air digunakan untuk membasahi permukaan jalan agar endapan abu tidak mudah beterbangan akibat aktivitas kendaraan. Di sejumlah lokasi, personel juga membagikan masker kepada warga serta menyampaikan imbauan melalui pengeras suara agar masyarakat tetap tenang, menggunakan masker dan meningkatkan kewaspadaan.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan langkah tersebut merupakan respons cepat jajaran untuk membantu mengurangi dampak sebaran material vulkanik sekaligus melindungi masyarakat.

    “Kami mengerahkan personel dan sarana yang dimiliki untuk melakukan penanganan di sejumlah ruas jalan. Selain penyemprotan, personel juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar menggunakan masker, menjaga kesehatan dan mengikuti arahan pemerintah,” ujar Henik.

    Warga juga diminta membatasi kegiatan di luar rumah apabila tidak mendesak, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi di sekitar. Personel Brimob turut mengingatkan masyarakat agar mengikuti informasi resmi pemerintah dan instansi terkait mengenai perkembangan Gunung Anak Krakatau.

    Pengendara juga diminta mengurangi kecepatan saat melintasi jalan yang terdampak abu. Satbrimob Polda Metro Jaya terus memantau perkembangan situasi dan siap memberikan dukungan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan serta kenyamanan warga di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

  • Polri Gerak Cepat Dukung Pemadaman Karhutla Sumsel dengan Formula X-Fire

    JAKARTA – Polri terus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera Selatan. Salah satunya dengan mengirimkan sebanyak 4.000 liter formula pemadam X-Fire untuk mendukung pemadaman karhutla, khususnya di kawasan lahan gambut.

    Pengiriman dilakukan melalui Slog Polri pada Minggu (6/9/2026). Sebanyak 200 jerigen berisi formula X-Fire dengan kapasitas masing-masing 20 liter dimuat ke dalam dua unit truk dari Gudang Slog Polri.

    Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pengiriman tersebut merupakan bagian dari penguatan dukungan operasional Polri dalam penanganan karhutla di Sumatera Selatan.

    “Polri terus memperkuat dukungan terhadap jajaran di wilayah dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Salah satunya dengan mengirimkan dukungan formula pemadam X-Fire yang akan digunakan untuk membantu penanganan karhutla, terutama pada karakteristik lahan gambut yang membutuhkan penanganan secara cepat dan tepat,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Senin (7/9/2026).

    Trunoyudo menjelaskan, sebanyak 4.000 liter formula tersebut diangkut menggunakan dua unit truk. Masing-masing truk membawa 100 jerigen berkapasitas 20 liter atau sebanyak 2.000 liter.

    “Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan personel di lapangan dalam melakukan pemadaman dan pengendalian karhutla, sehingga api tidak semakin meluas dan dapat segera ditangani,” katanya.

    Formula X-Fire sebelumnya telah digunakan dalam penanganan karhutla di Sumatera Selatan. Dalam penerapannya, formula tersebut dicampurkan dengan air dengan komposisi 200 liter formula dan 800 liter air untuk setiap 1.000 liter campuran. Penggunaan formula tersebut ditujukan untuk mengoptimalkan penggunaan air ketika petugas melakukan pemadaman di medan yang sulit dijangkau.

    Selain penggunaan formula pemadam, penanganan karhutla di lahan gambut juga dilakukan dengan teknik penyiraman spiral. Metode tersebut dilakukan dari sisi luar area terbakar secara bertahap menuju titik api utama untuk membantu memutus rambatan api sekaligus mempercepat proses pendinginan.

    “Penanganan karhutla membutuhkan sinergi antara kesiapan personel, dukungan peralatan, metode pemadaman yang tepat, serta kecepatan dalam merespons setiap titik api. Polri memastikan dukungan tersebut terus diperkuat agar penanganan di lapangan dapat berjalan optimal,” jelas Trunoyudo.

    Dua truk pengangkut formula X-Fire tersebut diberangkatkan dari Slog Polri pada Minggu (6/9/2026) sekitar menuju Polda Sumatera Selatan.

    Trunoyudo menegaskan, Polri tidak hanya mengedepankan langkah pemadaman, tetapi juga memperkuat upaya pencegahan agar karhutla tidak terus meluas.

    “Upaya penanganan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan, deteksi dini, pemadaman hingga penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan. Kami mengajak seluruh masyarakat dan pihak terkait untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla,” pungkasnya.