Blog

  • Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Salurkan 150 Paket Gula untuk Warga Karang Joang

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Kepedulian terhadap masyarakat terus diwujudkan oleh Polwan Polda Kaltim bersama Bhayangkari Daerah Kaltim melalui kegiatan sosial berbagi di Jalan Sehati, RT 13 No. 09, KM 11, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan, Selasa (18/8/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, personel Polwan Ditpamobvit Polda Kaltim yang dipimpin Iptu Harpiyah bersama Bhayangkari turun langsung menyapa dan berbagi dengan masyarakat setempat.

    Sebanyak 150 paket gula pasir dengan berat masing-masing 2 kilogram dibagikan kepada warga Kelurahan Karang Joang RT 13. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi bentuk perhatian dan kepedulian Polwan Polda Kaltim serta Bhayangkari terhadap kebutuhan masyarakat.

    Kegiatan berbagi ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Kehadiran Polwan dan Bhayangkari tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah warga.

    Iptu Harpiyah menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polwan Polda Kaltim bersama Bhayangkari untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui aksi-aksi sosial yang memberikan manfaat secara langsung.

    “Semoga bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian dan perhatian kami kepada warga, sekaligus mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.

    Sementara itu, warga Kelurahan Karang Joang RT 13 menyambut baik kegiatan sosial tersebut. Masyarakat mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Polwan Polda Kaltim bersama Bhayangkari.

    “Terima kasih kepada Ibu-Ibu Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari yang sudah datang dan berbagi dengan kami. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi keluarga kami,” ungkap salah seorang warga.

    Warga berharap kegiatan sosial serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan karena selain membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, kehadiran Polwan dan Bhayangkari juga membuat hubungan antara aparat Kepolisian dengan warga semakin dekat dan harmonis.

    Melalui kegiatan tersebut, Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Daerah Kaltim kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir, peduli, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

  • Ziarah Nasional HUT ke-81 RI di Berau, Kapolres Ajak Kenang Jasa Pahlawan dan Perkuat Semangat Kebangsaan

    SIARAN PERS

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Berau – Suasana penuh khidmat mewarnai pelaksanaan Ziarah Nasional dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wijaya Kusuma, Kabupaten Berau, Senin (17/8/2026).

    Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Kemerdekaan RI yang dilaksanakan setelah Upacara Detik-Detik Proklamasi. Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto dipercaya memimpin upacara sebagai Inspektur Upacara.

    Ziarah nasional diikuti sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda Berau. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Wakil Bupati Berau Gamalis, Ketua DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto, jajaran TNI-Polri, pemerintah daerah, serta tamu undangan lainnya.

    Prosesi dimulai dengan laporan Perwira Upacara kepada Inspektur Upacara, dilanjutkan penghormatan kepada arwah para pahlawan. Seluruh peserta kemudian mengikuti Apel Kehormatan dan mengheningkan cipta untuk mengenang perjuangan serta pengorbanan para pejuang bangsa.

    Sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan, Kapolres Berau selaku Inspektur Upacara melakukan peletakan karangan bunga di makam pahlawan. Prosesi dilanjutkan dengan doa bersama untuk para pejuang yang telah gugur dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

    Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan dan laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara.

    Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto menyampaikan bahwa ziarah nasional memiliki makna penting dalam membangun kesadaran generasi penerus terhadap sejarah perjuangan bangsa.

    Menurutnya, mengenang jasa pahlawan tidak cukup hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk tindakan nyata dengan menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat, serta memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.

    “Semangat dan pengorbanan para pahlawan harus menjadi inspirasi bagi kita untuk terus menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan melalui karya serta pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

    Ia menambahkan, nilai-nilai perjuangan seperti keberanian, persatuan, rela berkorban dan cinta Tanah Air perlu terus ditanamkan kepada generasi muda agar semangat kebangsaan tetap tumbuh di tengah perkembangan zaman.

    Pelaksanaan Ziarah Nasional di TMP Wijaya Kusuma Kabupaten Berau pun menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan hasil perjuangan panjang para pahlawan. Momentum tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi seluruh elemen masyarakat untuk meneruskan perjuangan melalui pengabdian, persatuan dan kontribusi positif bagi kemajuan daerah serta Indonesia.

    Humas Polda Kaltim

  • Satlantas Polres PPU Edukasi Pelajar SMKN 2 Penajam, Gabungkan Keselamatan Berlalu Lintas dan Literasi AI

    SIARAN PERS

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Penajam – Upaya membangun kedekatan dengan generasi muda terus dilakukan Satuan Lalu Lintas Polres Penajam Paser Utara (PPU) melalui program Polantas Karib Police Goes To School. Kali ini, kegiatan edukatif tersebut menyasar siswa dan guru SMKN 2 Penajam, Selasa (18/8/2026).

    Tak hanya memberikan pemahaman mengenai keselamatan dan ketertiban berlalu lintas, kegiatan tersebut turut membekali para pelajar dengan wawasan mengenai perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

    Kasat Lantas Polres PPU AKP Dedik I. Prasetyo, S.H., M.H., selaku penanggung jawab kegiatan, bersama personel Satlantas dan Trainer Paham AI Polres PPU, memberikan edukasi mengenai manfaat sekaligus potensi risiko penggunaan teknologi AI dalam kehidupan sehari-hari.

    Para siswa diajak memahami bahwa pesatnya perkembangan teknologi harus diiringi kemampuan berpikir kritis dan sikap bertanggung jawab. Kemudahan teknologi AI dalam menghasilkan gambar, video maupun informasi, menurut kepolisian, perlu disikapi secara bijak agar tidak disalahgunakan sebagai sarana penyebaran informasi palsu maupun hoaks.

    AKP Dedik I. Prasetyo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk hadir lebih dekat dengan kalangan pelajar sekaligus menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya literasi digital dan keselamatan berlalu lintas.

    “Pesan Bapak Kapolres PPU, kami ingin generasi muda tidak hanya cerdas dalam menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga keselamatan diri dan orang lain, termasuk saat berada di jalan raya. Teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal positif, sementara informasi yang diterima di media sosial perlu disaring terlebih dahulu sebelum dipercaya maupun dibagikan,” ujar AKP Dedik.

    Ia menambahkan, pelajar memiliki peran penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di lingkungan masyarakat. Kesadaran untuk mematuhi aturan, kata dia, tidak cukup hanya ditanamkan ketika seseorang telah dewasa, tetapi perlu dibentuk sejak berada di bangku sekolah.

    “Keselamatan berlalu lintas bukan sekadar soal mematuhi aturan karena takut ditilang. Lebih dari itu, disiplin berlalu lintas adalah bentuk kepedulian terhadap diri sendiri, keluarga dan sesama pengguna jalan,” lanjutnya.

    Dalam kesempatan tersebut, personel Satlantas juga menyampaikan sejumlah materi terkait pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas, memahami aturan berkendara, menjaga kedisiplinan serta selalu mengutamakan keselamatan selama berada di jalan raya.

    Para pelajar juga didorong untuk menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya dengan menerapkan perilaku tertib berlalu lintas dan turut mengajak keluarga maupun teman sebaya untuk bersama-sama menciptakan budaya keselamatan di jalan.

    Melalui program Police Goes To School, Polres PPU terus membangun komunikasi yang dekat, humanis dan edukatif dengan generasi muda. Pendekatan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran hukum para pelajar, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang bijak memanfaatkan teknologi serta bertanggung jawab dalam berlalu lintas.

    Polres PPU berharap pengetahuan yang diberikan dalam kegiatan tersebut tidak berhenti di lingkungan sekolah, melainkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, edukasi tersebut diharapkan turut berkontribusi dalam menciptakan situasi Kamseltibcarlantas yang semakin baik di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.

    Humas Polda Kaltim

  • Polsek Damai Bersama Damkar Bergerak Cepat Padamkan Karhutla di Kampung Sentalar Kutai Barat

    SIARAN PERS

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kubar – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda kawasan lahan di Kampung Sentalar, Kecamatan Nyuatan, Kabupaten Kutai Barat, Senin (17/8/2026) sore. Peristiwa tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 15.00 WITA dan langsung mendapat penanganan dari personel gabungan.

    Menerima informasi adanya kebakaran, personel Polsek Damai bersama Koramil Damai, Tim Pemadam Kebakaran Kecamatan Nyuatan, BPBD Kabupaten Kutai Barat, serta warga setempat segera bergerak menuju lokasi. Langkah cepat dilakukan untuk mengendalikan api agar tidak merambat ke area yang lebih luas.

    Personel kepolisian yang terlibat dalam penanganan di antaranya Bripda Danu Putra dari Polsek Damai, sedangkan dari unsur TNI turut diterjunkan Kopda Mediansyah dari Koramil Damai. Tim gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 WITA dan langsung melakukan pemadaman.

    Sekitar pukul 15.50 WITA, Tim BPBD Kabupaten Kutai Barat tiba dan bergabung dengan petugas lainnya. Proses pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan mengerahkan sejumlah sarana pendukung, termasuk dua kendaraan roda dua, satu unit Hilux Damkar Kecamatan Nyuatan, dua unit Hilux BPBD Kutai Barat, satu kendaraan roda enam milik BPBD, serta tiga kendaraan roda empat milik masyarakat yang telah dilengkapi baby tank.

    Petugas menghadapi tantangan karena sebagian lahan yang terbakar merupakan kawasan gambut. Kondisi tersebut membuat api lebih mudah menjalar melalui material kering dan akar yang berada di dalam tanah. Berdasarkan hasil pemantauan awal, area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar tujuh hektare.

    Selain vegetasi kering, keberadaan akar gambut, tumpukan daun dan pepohonan yang mengering di sekitar lokasi turut meningkatkan risiko munculnya titik api baru. Karena itu, petugas tidak hanya melakukan pemadaman terhadap api yang terlihat di permukaan, tetapi juga melakukan pemantauan di sekitar area terdampak.

    Untuk mempercepat penanganan, Polsek Damai terus menjalin koordinasi dengan pemerintah kampung, masyarakat, BPBD Kabupaten Kutai Barat, Kecamatan Nyuatan, Koramil Damai, serta Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Damai. Sinergi lintas sektor tersebut dilakukan guna mencegah api kembali membesar dan meluas ke wilayah lainnya.

    Kapolsek Damai mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan meningkatnya potensi lahan kering. Warga juga diminta tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan yang dapat memicu terjadinya Karhutla.

    “Masyarakat diharapkan tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan adanya titik api atau asap yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin,” imbaunya.

    Hingga laporan ini dibuat, personel gabungan masih berada di lokasi untuk melanjutkan proses pemadaman sekaligus memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali membesar.

    Polsek Damai bersama unsur terkait juga akan terus melakukan pemantauan di wilayah-wilayah yang memiliki tingkat kerawanan Karhutla sebagai langkah antisipasi sekaligus memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.

    Humas Polda Kaltim

  • Satlantas Polres Paser Tingkatkan Patroli Malam, Antisipasi Pelanggaran dan Balap Liar

    SIARAN PERS

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Paser – Upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) terus dilakukan Satuan Lalu Lintas Polres Paser. Salah satunya melalui pelaksanaan Patroli Rutin yang Ditingkatkan di sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan gangguan lalu lintas.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (17/8/2026) malam mulai pukul 23.00 WITA, dengan menyasar kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Tanah Grogot. Patroli dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Paser AKP Weny Wahyuningsih, S.H., bersama enam personel.

    Pemilihan lokasi patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan, terutama pelanggaran lalu lintas, kecelakaan serta aktivitas balap liar yang kerap terjadi pada malam hari.

    Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan situasi arus lalu lintas sekaligus memberikan imbauan kepada para pengguna jalan. Pendekatan persuasif dan humanis dikedepankan agar masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan saat berkendara.

    Kasat Lantas Polres Paser AKP Weny Wahyuningsih mengatakan, kehadiran personel di lapangan merupakan bagian dari pelayanan kepolisian sekaligus upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.

    “Patroli ini kami lakukan untuk memastikan situasi lalu lintas tetap aman dan kondusif. Kami juga mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan, menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, mematuhi rambu-rambu serta menerapkan safety riding maupun safety driving,” ungkapnya.

    Petugas juga menemukan sejumlah pengendara yang belum memenuhi ketentuan keselamatan, khususnya tidak menggunakan helm. Terhadap pelanggaran tersebut, personel memberikan teguran dan edukasi agar pengendara tidak mengulangi tindakan yang dapat membahayakan keselamatan.

    Selain penertiban secara persuasif, patroli juga diarahkan untuk mencegah aksi balap liar. Aktivitas tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan, mengganggu ketertiban pengguna jalan dan membahayakan masyarakat di sekitar lokasi.

    Satlantas Polres Paser memastikan kegiatan patroli akan terus dilakukan secara berkala dengan peningkatan intensitas pada waktu dan lokasi yang dianggap rawan. Langkah tersebut diharapkan mampu menekan potensi kecelakaan maupun pelanggaran lalu lintas sekaligus menciptakan situasi jalan raya yang lebih aman dan tertib.

    Melalui kehadiran personel secara langsung di lapangan, Polres Paser mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas serta menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan.

    Humas Polda Kaltim

  • Ratusan Botol Miras Dimusnahkan, Polsek Tabang Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

    SIARAN PERS

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kukar – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus diperkuat di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara. Polsek Tabang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tabang memusnahkan berbagai jenis minuman keras (miras) yang sebelumnya diamankan dalam kegiatan operasi dan penertiban, Senin (17/8/2026).

    Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan setelah rangkaian Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Upacara Kecamatan Tabang. Kegiatan upacara berakhir sekitar pukul 09.00 WITA dan dilanjutkan dengan agenda pemusnahan barang bukti.

    Upacara kemerdekaan dipimpin Camat Tabang Azmi Riyandi Elvander selaku inspektur upacara. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Tabang Iptu Yohan Lihu, Danramil Tabang Kapten Inf. Priyanto, jajaran personel TNI-Polri, para kepala desa dan kepala adat, perwakilan perusahaan serta unsur masyarakat Kecamatan Tabang.

    Setelah upacara selesai, jajaran Polsek Tabang bersama Forkopimcam langsung melaksanakan pemusnahan barang bukti miras. Proses tersebut turut disaksikan para kepala desa dan kepala adat dari 19 desa yang berada di wilayah Kecamatan Tabang.

    Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil kegiatan penertiban terhadap peredaran minuman beralkohol di wilayah Kecamatan Tabang. Adapun barang bukti tersebut meliputi 669 botol miras berbagai merek, 63 kaleng miras, 87 botol alkohol 70 persen ukuran 100 mililiter, 25 liter minuman tradisional jenis Jakan, serta 64 botol minuman tradisional Cap Tikus dalam kemasan botol air mineral berukuran 600 mililiter.

    Pemusnahan tersebut menjadi salah satu langkah konkret dalam mencegah peredaran minuman keras secara ilegal sekaligus meminimalkan potensi gangguan keamanan yang dapat ditimbulkan akibat penyalahgunaan alkohol di tengah masyarakat.

    Kapolsek Tabang Iptu Yohan Lihu mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh adat dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan kondisi wilayah yang aman dan kondusif.

    “Pemusnahan barang bukti ini menjadi bentuk nyata sinergitas Polsek Tabang bersama Forkopimcam, pemerintah desa dan tokoh adat dalam menjaga situasi kamtibmas. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah peredaran maupun penyalahgunaan minuman keras yang dapat memicu terjadinya gangguan keamanan,” tegasnya.

    Menurutnya, peran masyarakat sangat diperlukan dalam membantu kepolisian menjaga situasi keamanan di lingkungan masing-masing. Warga diharapkan tidak terlibat dalam aktivitas penjualan miras secara ilegal maupun mengonsumsi minuman keras yang dapat berpotensi menimbulkan tindakan yang meresahkan masyarakat.

    Polsek Tabang juga meminta masyarakat segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran minuman keras ilegal atau kegiatan lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

    Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan dapat terus dipertahankan sehingga upaya menciptakan Kecamatan Tabang yang aman, tertib dan kondusif dapat berjalan secara berkelanjutan.

    Humas Polda Kaltim

  • Astamaops Polri Cek Langsung Posko Pengungsi Gempa NTT, Siapkan Dukungan SAR hingga Layanan Medis

    Manggarai — Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Polri) Komjen Pol. Muhammad Fadil Imran mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto meninjau Posko Bencana Gempa dan Posko Pengungsi Barang Kolo, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok, Nusa Tenggara Timur, Senin (17/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan masyarakat terdampak gempa mendapatkan pelayanan dan bantuan yang dibutuhkan selama masa tanggap darurat.

    Dalam kunjungan tersebut, Astamaops Polri mengecek secara langsung kondisi posko pengungsian, ketersediaan logistik, layanan kesehatan, sarana pendukung, serta kebutuhan warga yang masih berada di lokasi penampungan. Polri juga menyiapkan tenda tanggap darurat bagi masyarakat yang membutuhkan tempat perlindungan sementara.

    Di lokasi pengungsian, Polri memberikan berbagai dukungan, mulai dari tenaga kesehatan, personel Korps Brimob dengan kemampuan SAR, dapur lapangan, tim trauma healing, hingga sarana komunikasi dan kelistrikan berupa Starlink dan genset.

    Astamaops Polri Komjen Pol. Dr. Muhammad Fadil Imran mengatakan penanganan bencana dilakukan secara terpadu di bawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dengan melibatkan pemerintah, TNI, Polri, serta seluruh unsur terkait.

    “Intinya di bawah koordinasi BNPB, kita akan terus menyempurnakan dan memenuhi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di masa tanggap darurat ini,” ujar Fadil dalam keterangannya, Senin (17/8/2026).

    Menurut Fadil, sejumlah kebutuhan masyarakat yang masih menjadi perhatian di posko antara lain dukungan listrik dan genset, penampungan serta pasokan air, tenaga dokter, hingga ketersediaan obat-obatan.

    “Kita bahu-membahu, semua unsur pemerintah, kemudian lembaga TNI-Polri bersinergi untuk mengatasi persoalan yang dihadapi,” katanya.

    Dalam peninjauan itu, Fadil juga melihat langsung kondisi salah seorang korban gempa yang mengalami patah tulang. Polri kemudian menawarkan bantuan evakuasi agar korban mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, baik melalui jalur darat maupun menggunakan helikopter.

    “Tadi kita sudah menawarkan untuk dievakuasi, baik melalui darat maupun menggunakan helikopter. Keluarga sedang rembuk, nanti kita mengangkut atau merawat ke rumah sakit terdekat di sini,” jelas Fadil.

    Ia menambahkan, keputusan evakuasi masih menunggu persetujuan dari pihak keluarga. Namun, Polri memastikan siap memberikan bantuan apabila korban dan keluarga menyetujui proses evakuasi tersebut.

    Dukungan pelayanan kesehatan juga diperkuat dengan kehadiran dokter Pusdokkes Polri. Sebanyak empat dokter Pusdokkes diterjunkan untuk memberikan pelayanan medis kepada masyarakat di posko pengungsian.

    “Sekalian di samping personel dari Korbrimob sudah bawa ke sini dengan kemampuan SAR dan dapur lapangan, serta dokter Brimob. Kemudian dari dokter Pusdokkes sendiri ada empat, teman-teman bisa lihat melakukan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Fadil.

    Selain dukungan personel dan layanan kesehatan, Polri juga menyiapkan tiga unit helikopter untuk mendukung distribusi bantuan ke wilayah yang sulit dijangkau.

    “Kemudian untuk dropping angkutan logistik, helikopter Polri juga ada tiga unit yang akan kita operasionalkan di sini,” kata Fadil.

    Bantuan berupa sembako dan kebutuhan dasar lainnya terus didorong ke lokasi pengungsian dan disalurkan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

    Penanganan bencana tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Satgas Ops Aman Nusa II Bencana Alam NTT. Polri memastikan seluruh personel yang terlibat bekerja secara maksimal, sinergis, dan responsif dalam memberikan perlindungan serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

    Polri bersama BNPB, TNI, pemerintah daerah, relawan, dan seluruh unsur terkait akan terus memperkuat koordinasi dalam penanganan masa tanggap darurat, khususnya untuk memastikan kebutuhan logistik, pelayanan kesehatan, dukungan SAR, serta perlindungan masyarakat dapat terpenuhi.

  • Mengenal Sosok Kombes Jerrold, Danup Penurunan Bendera Merah Putih HUT RI ke-81 di Istana

    Upacara penurunan Bendera Merah Putih Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana akan segera diselenggarakan. Kali ini, upacara dipimpin Komandan Upacara Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy dari Polri.

    Kombes Pol Jerrold merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 2003. Pria kelahiran Tomohon Manado, 22 Februari 1979, ini menjabat sebagai Kapolresta Balikpapan, Kalimantan Timur.

    Dalam perjalanan karirnya, ia memulai dari satuan Korbrimob Polri sejak 2004-2009. Kemudian, ia sempat menjabat di beberapa posisi pada Satbrimob Polda Metro Jaya sejak 2010-2017.

    Ia kemudian menjalani pendidikan Sespimmen dan kembali ke Korbrimob Polri pada 2018. Kemudian, ia menjadi Kapolsek Kelapa Gading Polda Metro Jaya pada 2019-2020.

    Selanjutnya, pada 2020-2021, beliau sempat menjabat sebagai Danyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya. Ia kemudian dipromosikan ke posisi Kapolres Kubu Raya Polda Kalimantan Barat pada 2021-2022.

    Kemudian, ia menjabat sebagai Kapolres Karanganyar Polda Jawa Tengah pada 2022-2024. Lalu, ia dipromosikan kembali sebagai Kabagbinkar Biro SDM Polda Jawa Tengah pada 2024-2025. Hingga akhirnya menjabat sebagai Kapolres Balikpapan sampai saat ini.

    Sejumlah prestasi pun telah diraihnya, mulai dari tanda kehormatan dari Presiden, yakni Satyalencana Pengabdian 8 Tahun pada 2015 dan Satyalencana Pengabdian 16 Tahun pada 2021.

    Ada juga piagam penghargaan dari Bupati pada 2021dan piagam penghargaan Kapolri pada 2004.

    Sebelumnya, ia mengatakan bahwa tugas ini sekaligus menjadi bentuk kehormatan bagi masyarakat Kalimantan Timur. Dengan restu dan dukungan Kapolda Kalimantan Timur, serta penunjukan Wakapolresta sebagai pelaksana tugas harian, Kombes Jerrold memastikan stabilitas keamanan dan pelayanan masyarakat di Kota Balikpapan tetap berjalan optimal.

    “Kini tanggung jawab ini bukan lagi sekadar membawa nama Balikpapan, melainkan kehormatan Provinsi Kalimantan Timur di kancah nasional,” ucapnya.

  • Presiden Puji Tertibnya Upacara Penurunan Bendera, Danup Diminta Langsung Menghadap

    Upacara penurunan bendera merah putih dalam rangka HUT RI ke-81 selesai dilaksanakan di Istana Negara, sore tadi. Dalam proses penurunan bendera merah putih tersebut Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy bertugas selaku komandan upacara (Danup).

    Ia diketahui merupakan anggota Polri yang bertugas sebagai Kapolresta Balikpapan, Kalimantan Timur. Tugas itu dijalaninya dengan sangat baik hingga sampai pada momen laporan kepada Presiden Prabowo Subianto.

    “Upacara telah dilaksanakan, laporan selesai,” ujar Kombes Pol Jerrold, Senin (17/8/2026).

    Presiden Prabowo Subianto pun memuji jalannya pelaksanaan upacara penurunan bendera merah putih. Menurut Presiden, semua berjalan dengan tertib.

    Kepada Jerrold, Presiden kemudian menyampaikan agar dirinya menghadap bersama para komandan yang bertugas lainnya setelah pelaksanaan upacara. Presiden Prabowo pun menyampaikan terima kasih atas kerja kerasnya memimpin pelaksanaan upacara penurunan bendera merah putih.

    “Terima kasih dalam pelaksanaan upacara yang tertib dan hikmad. Komandan upacara, komandan korsik, dan komandan kesatuan menghadap saya, lanjutkan, kerjakan,” tutur Presiden Prabowo.

    “Kerjakan,” kata Jerrold dengan tegas.

    Diketahui, dalam prosesi penurunan bendera pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, para putra-putri terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia yang bertugas tergabung dalam tim bernama “Indonesia Adil Makmur. Dalam formasi utama, Neeltje Deliana Insjowi Werimon, perwakilan Provinsi Papua, dipercaya sebagai pembawa bendera Merah Putih.

    Pelajar SMA Negeri 8 Jayapura tersebut akan mengemban salah satu tugas penting dalam prosesi penurunan Sang Merah Putih di halaman Istana Merdeka. Sementara itu, posisi cadangan pembawa baki dipercayakan kepada Ismi Ulfaida, Paskibraka putri asal Provinsi Sulawesi Barat yang merupakan siswi Sekolah Rakyat.

    Pada unsur formasi lainnya, Atanasius Meyllano Frans Yogar dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), siswa SMA Katolik Giovanni Kupang, didaulat sebagai Komandan Kelompok 8. Sedangkan tugas sebagai pengerek bendera diamanahkan kepada Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana, Paskibraka perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menempuh pendidikan di SMAN 1 Taliwang.

    Sementara itu, Mirza Rafi Navazani dari Provinsi Kalimantan Barat, pelajar SMAN 1 Sintang, dipercaya menjalankan tugas sebagai pembentang bendera.

    Untuk formasi lainnya, posisi Komandan Kelompok 17 dipercayakan kepada Baruno Wicaksono, Paskibraka asal Provinsi Jawa Barat yang bersekolah di SMA Taruna Nusantara Cimahi. Sementara itu, tugas sebagai Komandan Kompi Paskibraka dipercayakan kepada Kapten Pnb Bagus Setianto, yang saat ini menjabat sebagai Kapokops Flight FGS Skadud 5 Wingud 5 Lanud Sultan Hasanuddin.

  • Upacara HUT ke-81 RI di Yahukimo Berlangsung Khidmat, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Pastikan Keamanan dan Kelancaran Jalannya Upacara

    YAHUKIMO, Papua Pegunungan – Upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Yahukimo berlangsung khidmat dan lancar di halaman Kantor Bupati Yahukimo, Jalan Cenderawasih, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Senin (17/8/2026).

    Upacara yang mengangkat subtema “Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur” tersebut dipimpin Bupati Yahukimo Didimus Yahuli, S.H., M.H., selaku Inspektur Upacara dan diikuti sekitar 500 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, organisasi kepemudaan, pelajar, serta masyarakat Kabupaten Yahukimo.

    Rangkaian upacara dimulai sekitar pukul 09.30 WIT dan berakhir pada pukul 10.55 WIT. Prosesi pengibaran Bendera Merah Putih berlangsung dengan tertib dan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh penghormatan hingga upacara selesai.

    Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 turut melaksanakan pengamanan di sekitar lokasi Kantor Bupati Yahukimo. Kehadiran personel diarahkan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memastikan peserta dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi dapat mengikuti momentum peringatan kemerdekaan dengan aman dan nyaman.

    Selama pelaksanaan pengamanan, personel juga memperhatikan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi. Kehadiran personel tidak hanya terlihat melalui penjagaan, tetapi juga melalui komunikasi dengan warga dan peserta yang berada di sekitar area kegiatan.

    Suasana kebersamaan semakin terasa setelah rangkaian utama upacara selesai. Sejumlah kegiatan tambahan turut mewarnai peringatan HUT ke-81 RI di Yahukimo, antara lain ucapan terima kasih dari siswi Yahukimo Cerdas, penampilan drumband siswa SD Negeri 1 Dekai, yel-yel Paskibra Kabupaten Yahukimo, serta sesi foto bersama peserta upacara dan tamu undangan.

    Bagi masyarakat yang hadir, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memperingati kemerdekaan dalam suasana yang tertib sekaligus memperkuat kebersamaan. Salah seorang peserta upacara yang enggan disebutkan namanya mengaku dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tenang.

    “Upacaranya berjalan dengan baik dan suasananya khidmat. Kami bisa mengikuti seluruh rangkaian dengan tenang. Kehadiran petugas di sekitar lokasi juga membuat kami merasa lebih aman,” ujarnya.

    Ia berharap suasana kebersamaan dan keamanan yang dirasakan pada momentum HUT ke-81 RI dapat terus terjaga dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

    “Kami berharap keadaan seperti ini terus aman. Masyarakat bisa berkumpul dan mengikuti kegiatan dengan nyaman. Semoga kebersamaan seperti hari ini bisa terus dijaga,” tambahnya.

    Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan pengamanan kegiatan kemerdekaan merupakan bagian dari upaya memastikan masyarakat dapat memperingati HUT ke-81 RI dengan aman dan khidmat.

    “Kami ingin seluruh masyarakat Yahukimo dapat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan aman dan nyaman. Kehadiran personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz merupakan bagian dari upaya menjaga situasi tetap kondusif sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar,” ujar Kaops Damai Cartenz-2026.

    Menurutnya, momentum kemerdekaan juga menjadi ruang untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.

    “Kemerdekaan adalah milik seluruh masyarakat. Karena itu, menjaga keamanan juga menjadi tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk terus menjaga ketertiban, saling menghormati, dan bersama-sama mempertahankan suasana damai di Yahukimo,” tambahnya.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan personel di lapangan mengedepankan pengamanan yang humanis dengan tetap memperhatikan kenyamanan masyarakat.

    “Pengamanan kami lakukan untuk memastikan masyarakat dapat mengikuti peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan aman dan nyaman. Personel juga diarahkan untuk tetap berkomunikasi dengan masyarakat serta memberikan bantuan apabila diperlukan selama kegiatan berlangsung,” kata Wakaops Damai Cartenz-2026.

    Ia menambahkan, kelancaran kegiatan merupakan hasil dari kebersamaan seluruh pihak yang terlibat.

    “Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah bersama-sama menjaga suasana tetap tertib dan kondusif. Semangat kebersamaan seperti ini penting untuk terus dipelihara dalam kehidupan masyarakat di Yahukimo,” tambahnya.

    Selama pelaksanaan upacara, situasi di sekitar Kantor Bupati Yahukimo terpantau aman dan lancar. Tidak terdapat gangguan keamanan yang menonjol sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung sesuai dengan rencana.

    Kehadiran Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 dalam pengamanan peringatan HUT ke-81 RI di Yahukimo menjadi bagian dari komitmen untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam menjalankan berbagai kegiatan publik. Pengamanan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi personel untuk hadir dan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat.

    Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Yahukimo pun tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan kemerdekaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, dan semangat menjaga kedamaian di tengah masyarakat.

    Dengan situasi yang aman dan kondusif, masyarakat Yahukimo dapat mengikuti rangkaian peringatan kemerdekaan dengan penuh khidmat serta merasakan semangat kebersamaan dalam memperingati 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.