Blog

  • Empat Unsur Bersatu Jinakkan Api di Sisi Tol Balsam, Padam Setelah Berjibaku 3 Jam

    Kukar – Kebakaran lahan di sisi Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam) KM 31+400 B, Kelurahan Sungai Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, ditangani secara bersama-sama hingga api berhasil dipadamkan, Jumat (25/9/2026) malam.

    Begitu api terdeteksi sekitar pukul 20.00 WITA, Polsek Samboja langsung bergerak ke lokasi, empat personel kepolisian menjadi bagian dari tim lapangan yang melakukan penanganan sekaligus memastikan api tidak menjalar ke area sekitar.

    MPA Sungai Merdeka turut berada di garis depan dengan mengoperasikan mesin pompa air untuk membantu menyemprot dan membasahi area yang terbakar. Sementara Yayasan Jejak Pulang mendukung dengan mobil tandon berkapasitas 1.000 liter untuk menjaga ketersediaan pasokan air selama pemadaman.

    Dukungan juga datang dari Jasa Marga Tol Balsam. Enam personel diterjunkan bersama satu unit tangki air berkapasitas 5.000 liter, sekaligus membantu pengamanan dan penanganan kebakaran di area yang berdekatan dengan jalur tol.

    Dengan dukungan sarana tersebut, seluruh unsur bekerja bergantian menyisir lahan dan melakukan penyemprotan, terutama pada bagian yang masih mengeluarkan asap. Kondisi lahan gambut menjadi tantangan tersendiri karena bara berpotensi muncul kembali dari dalam tanah.

    Setelah berjibaku lebih dari tiga jam, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.15 WITA. Petugas kemudian melakukan pengecekan ulang untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali menyala.

    Kolaborasi Polsek Samboja, MPA Sungai Merdeka, Yayasan Jejak Pulang dan Jasa Marga Tol Balsam menjadi kunci penanganan kebakaran hingga api dapat dikendalikan.

  • Api di Lahan Gambut Tak Mudah Ditaklukkan, Petugas Samboja Berjibaku 6,5 Jam

    Kukar – Memadamkan kebakaran lahan gambut bukan perkara menyiram api lalu selesai. Di balik kobaran yang terlihat, panas dan bara dapat bertahan di dalam tanah sehingga sewaktu-waktu kembali memunculkan asap maupun api.

    Kondisi itu dihadapi personel gabungan saat menangani kebakaran lahan di RT 16 Kelurahan Sungai Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kutai Kartanegara, Jumat (25/9/2026).

    Api yang mulai terlihat sekitar pukul 16.30 WITA baru berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 23.00 WITA. Artinya, petugas harus berjibaku sekitar 6,5 jam untuk memastikan api tidak kembali menjalar.

    Lokasi kebakaran berjarak sekitar 20 kilometer dari Mako Polsek Samboja, dengan luas area terbakar diperkirakan mencapai 1.000 meter persegi.

    Polsek Samboja menjadi salah satu unsur yang bergerak langsung dalam penanganan di lapangan, bersama 13 personel UPTD Provinsi, lima personel Damkar Samboja, empat personel PMI Samboja dan empat personel Pramuka Peduli.

    Perjuangan pemadaman juga ditopang sarana yang dikerahkan ke lokasi, yakni tangki air berkapasitas 5.000 liter milik PMI Samboja, mobil double cabin berkapasitas 1.000 liter milik UPTD Provinsi Kaltim, serta dua mesin pompa air.

    Medan gambut menjadi tantangan tersendiri. Api tidak selalu terlihat di permukaan. Ketika bagian yang terbakar tampak sudah padam, bara di dalam tanah masih berpotensi memunculkan asap dan kembali menyala, terlebih dalam kondisi cuaca panas.

    Karena itu, pekerjaan petugas tidak berhenti saat kobaran utama berhasil dipadamkan. Area harus terus disisir, disiram dan dipastikan tidak menyisakan titik panas yang dapat kembali menjadi sumber api.

    Penanganan tersebut menjadi gambaran bahwa satu titik kebakaran lahan dapat membutuhkan waktu, personel, air, peralatan dan koordinasi lintas unsur yang tidak sedikit.

    Polsek Samboja mengimbau masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Dalam kondisi cuaca panas dan lahan yang mudah terbakar, api yang awalnya kecil dapat berkembang dan membutuhkan penanganan panjang untuk dikendalikan.

  • Ngaji Gus Baha Satukan Santri dan Jajaran Polri Se-Indonesia, 42 Ribu Peserta Gaungkan Semangat Kebangsaan

    REMBANG – Ratusan santri dan personel Polri duduk bersama di Rembang, sementara puluhan ribu jajaran kepolisian terhubung secara virtual dari berbagai wilayah Indonesia. Ngaji Kebangsaan bersama K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menjadi ruang kebersamaan untuk memperkuat persatuan, semangat kebangsaan, dan pengabdian kepada masyarakat.

    Kegiatan yang berlangsung di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an LP3IA, Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026), diikuti 700 peserta secara langsung, terdiri atas 100 Polwan, 300 Polki, dan 300 santri. Pada saat yang sama, 41.449 peserta mengikuti secara virtual, termasuk jajaran kepolisian dari berbagai daerah.

    Kehadiran santri dan personel Polri dalam satu ruang, serta keterhubungan puluhan ribu peserta dari berbagai penjuru negeri, memberikan makna tersendiri. Mereka dipertemukan dalam pesan yang sama: menjaga persatuan, merawat keberagaman, dan memperkuat kebersamaan ulama dan umara dalam menjaga Indonesia.

    Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyampaikan terima kasih kepada Gus Baha dan seluruh pengurus pesantren yang telah memberikan kesempatan kepada keluarga besar Polri untuk mengikuti Ngaji Kebangsaan.

    Di hadapan para peserta, Kapolri mengingatkan bahwa ulama dan umara memiliki sejarah panjang perjuangan bersama, mulai dari merebut hingga mempertahankan kemerdekaan. Semangat tersebut kini diteruskan melalui tanggung jawab bersama untuk menjaga persatuan sekaligus membangun bangsa.

    Kapolri menggambarkan ulama sebagai lentera dan kompas yang memberikan arah, nasihat, serta doa bagi bangsa dan negara. Sementara itu, Polri menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban serta memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat agar pembangunan dapat terus berjalan.

    Di tengah berbagai tantangan global, Kapolri juga mengajak seluruh peserta menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bangsa. Perbedaan harus dikelola dengan baik agar tidak berkembang menjadi konflik yang merugikan masyarakat dan negara.

    Kapolri turut menyampaikan bahwa tugas anggota Polri penuh risiko. Karena itu, ia memohon doa dan bimbingan para ulama, khususnya bagi personel yang sedang menjalankan tugas, agar senantiasa diberikan keselamatan, kekuatan, dan kemudahan.

    Ngaji Kebangsaan pun menjadi lebih dari sekadar pertemuan di Rembang. Ratusan santri dan personel Polri yang hadir langsung serta puluhan ribu jajaran yang terhubung secara virtual menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membawa semangat persatuan ke berbagai penjuru Indonesia.

    Dari pesantren di Rembang hingga jajaran Polri di seluruh Indonesia, lebih dari 42 ribu peserta dipersatukan oleh satu semangat: ulama memberi arah, Polri menjaga keamanan, dan bersama-sama merawat persatuan untuk Indonesia yang aman, kuat, dan terus maju.

  • Tingkatkan Pemahaman Publik, Satlantas Bontang Sosialisasikan Prosedur Pengurusan SIM

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Bontang – Satlantas Polres Bontang terus mendorong pemahaman masyarakat mengenai pelayanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM). Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan sosialisasi mekanisme pembuatan SIM yang berlangsung di Kantor Polres Bontang, Jumat (25/9/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait sejumlah tahapan yang harus dilalui dalam proses penerbitan SIM. Penyampaian informasi dilakukan secara terbuka, humanis, dan mudah dipahami agar masyarakat memperoleh gambaran yang jelas sebelum mengajukan permohonan.

    Materi yang disampaikan mencakup persyaratan administrasi yang perlu dipersiapkan, pemeriksaan kesehatan, pelaksanaan ujian teori, hingga tahapan ujian praktik. Setiap proses dijelaskan secara berurutan sehingga masyarakat dapat memahami prosedur yang berlaku.

    Sosialisasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya kepolisian meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan informasi yang jelas mengenai mekanisme penerbitan SIM, masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan seluruh persyaratan dan mengikuti setiap tahapan tanpa mengalami kebingungan.

    Satlantas Polres Bontang menekankan bahwa pelayanan kepada masyarakat terus diarahkan agar berlangsung secara transparan, profesional, dan mudah diakses. Edukasi mengenai prosedur juga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk mengurus SIM sesuai ketentuan yang berlaku.

    Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Bontang berkomitmen menghadirkan pelayanan Polri yang Presisi, dengan mengedepankan kemudahan, keterbukaan, profesionalitas, serta pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    Humas Polda Kaltim

  • Warga Muara Bengkal Sampaikan Keluhan Karhutla dan Knalpot Brong Dalam Jumat Curhat

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kutim – Upaya memperkuat komunikasi dengan masyarakat terus dilakukan Polsek Muara Bengkal melalui kegiatan Jumat Curhat di Kantor Desa Mulupan, Kecamatan Muara Bengkal, Kutai Timur, Jumat (25/9/2026).

    Warga menyampaikan sejumlah persoalan kamtibmas, di antaranya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta penggunaan knalpot brong.

    Forum tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai kondisi yang dinilai dapat mengganggu keamanan, ketertiban dan kenyamanan lingkungan. Masukan dari warga kemudian menjadi bahan bagi kepolisian dalam menentukan langkah pencegahan dan penanganan di wilayah hukum Polsek Muara Bengkal.

    Salah satu perhatian utama warga adalah meningkatnya potensi karhutla. Kondisi lahan yang cenderung kering selama musim kemarau dikhawatirkan dapat memperbesar risiko kebakaran, terutama apabila terjadi aktivitas pembukaan atau pembersihan lahan dengan menggunakan api.

    Menanggapi hal itu, Kapolsek Muara Bengkal Iptu Agus Fahrur Rozi mengatakan pihaknya akan meningkatkan upaya pencegahan melalui patroli dan pemantauan pada lokasi-lokasi yang dianggap rawan terjadi kebakaran.

    Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar. Langkah tersebut penting untuk mencegah api menjalar ke area lain dan menimbulkan dampak yang lebih luas.

    “Kami akan melaksanakan patroli di daerah rawan karhutla dan terus mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apabila masyarakat mendapatkan informasi mengenai adanya karhutla, segera laporkan agar dapat ditindaklanjuti,” ujar Iptu Agus Fahrur Rozi.

    Selain persoalan karhutla, masyarakat turut mengeluhkan penggunaan knalpot brong yang menghasilkan suara bising. Aktivitas kendaraan dengan knalpot tidak sesuai ketentuan tersebut dinilai mengganggu ketenangan, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan permukiman.

    Polsek Muara Bengkal menyatakan akan menggandeng pemerintah desa untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Penyampaian imbauan akan dilakukan secara persuasif, khususnya kepada kalangan generasi muda, agar menggunakan kendaraan yang memenuhi ketentuan dan tidak mengganggu pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.

    “Kami akan bekerja sama dengan kepala desa untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak lagi menggunakan knalpot brong,” tegasnya.

    Pada kegiatan tersebut, jajaran Polsek Muara Bengkal juga memperkenalkan layanan kepolisian Hotline 110. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk menyampaikan laporan, memberikan informasi terkait gangguan kamtibmas maupun meminta bantuan kepolisian ketika membutuhkan kehadiran petugas.

    Melalui Jumat Curhat, Polsek Muara Bengkal berharap komunikasi dua arah dengan masyarakat dapat terus terjalin sehingga berbagai persoalan kamtibmas di tingkat desa dapat diketahui dan ditindaklanjuti secara cepat.

    Humas Polda Kaltim

  • Jumat Berkah, Sipropam Polres Paser Bagikan 200 Nasi Kotak kepada Jamaah

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Paser – Semangat berbagi dan kepedulian terhadap masyarakat diwujudkan Sipropam Polres Paser melalui kegiatan sosial pada momentum Jumat. Sebanyak 200 kotak nasi dibagikan kepada jamaah usai melaksanakan Salat Jumat di Masjid Baiturrahim, Kabupaten Paser, Jumat (25/9/2026).

    Kegiatan tersebut dipimpin Kasipropam Polres Paser AKP Suradin, didampingi P.s. Kanit Paminal Aiptu Faisal bersama sejumlah personel Sipropam Polres Paser. Kegiatan turut dihadiri Ketua Masjid Baiturrahim Drs. Azhar Baharuddin beserta jajaran pengurus masjid.

    Pembagian nasi kotak menyasar masyarakat yang datang menunaikan ibadah Salat Jumat di Masjid Baiturrahim. Selain menjadi bentuk kepedulian sosial, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat.

    AKP Suradin mengatakan, berbagi dengan sesama merupakan salah satu bentuk kepedulian yang dapat memberikan manfaat sekaligus menghadirkan keberkahan. Menurutnya, kegiatan sosial juga menjadi momentum bagi personel Polri untuk menumbuhkan rasa syukur dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

    “Berbagi kepada sesama dapat mendatangkan keberkahan, membuka pintu rezeki, serta mengajarkan kita untuk menjauhkan diri dari sifat serakah. Selain itu, berbagi juga dapat memberikan kebahagiaan dan ketenangan bagi personel Polri,” ujar AKP Suradin.

    Sementara itu, pengurus Masjid Baiturrahim menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepedulian yang diberikan melalui kegiatan tersebut.

    Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Sipropam Polres Paser terus berupaya menghadirkan nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.

    Humas Polda Kaltim

  • Jaga Lingkungan Tetap Bersih, Polsek Teluk Bayur Gelar Gotong Royong Bersama

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Berau – Semangat menjaga kebersihan lingkungan ditunjukkan Polsek Teluk Bayur bersama TNI, pemerintah daerah dan masyarakat melalui kegiatan kerja bakti dalam rangka memperingati World Cleanup Day di kawasan Gerbang Kota Tangap, Kecamatan Teluk Bayur, Jumat (25/9/2026).

    Kegiatan gotong royong ini menjadi langkah bersama untuk mengatasi persoalan sampah yang masih ditemukan di sejumlah titik, khususnya tumpukan sampah liar di sepanjang akses jalan poros lintas wilayah. Keberadaan sampah tersebut tidak hanya mengganggu estetika lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan persoalan kesehatan apabila tidak segera ditangani.

    Sejumlah unsur turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau H. Zulkifli Ashari, Camat Teluk Bayur Edy Baskoro, jajaran Kodim 0902/BRU, Skadron 13/ABY, Brimob Yon C Polda Kaltim, personel Polsek Teluk Bayur, aparat kelurahan serta masyarakat sekitar.

    Kasihumas Polres Berau AKP Suradi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud kolaborasi berbagai pihak dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman bagi masyarakat.

    Menurutnya, momentum World Cleanup Day menjadi kesempatan untuk mengingatkan kembali pentingnya kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Penanganan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun petugas kebersihan, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat.

    “Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi nyata antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian serta kebersihan lingkungan. Melalui momentum World Cleanup Day, kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya mengelola sampah dengan baik dan tidak membuang sampah sembarangan,” ujar AKP Suradi.

    Dalam pelaksanaannya, personel gabungan bersama warga menyisir kawasan yang menjadi lokasi pembuangan sampah liar. Sampah yang berserakan kemudian dikumpulkan, diangkut dan diamankan agar kawasan tersebut kembali bersih dan tertata.

    Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Seluruh peserta terlihat saling membantu dalam membersihkan lingkungan hingga rangkaian kerja bakti selesai dengan aman, tertib dan kondusif.

    Polres Berau juga mengajak masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari. Kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya serta menjaga lingkungan secara bersama-sama diharapkan dapat mencegah munculnya kembali titik-titik pembuangan sampah liar.

    Melalui kolaborasi lintas instansi dan masyarakat tersebut, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih sehat, bersih dan nyaman sekaligus memperkuat kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan.

    Humas Polda Kaltim

  • Api Bakar Kawasan Bukit Soeharto, Polisi dan Relawan Bergerak Padamkan Karhutla

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kukar – Kebakaran hutan dan lahan terjadi di kawasan Hutan Lindung Bukit Soeharto, tepatnya di sekitar Km 57 dan Km 58, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, Kamis (24/9/2026). Api dilaporkan membakar area dengan luas sekitar 13 hektare.

    Menindaklanjuti informasi tersebut, jajaran Polsek Loa Janan segera mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi sekaligus melakukan langkah penanganan. Kapolsubsektor Tahura Aiptu Edi Susanto bersama personel kepolisian berkoordinasi dengan berbagai unsur yang berada di lapangan.

    Penanganan melibatkan personel Otorita IKN, relawan RSB, Masyarakat Peduli Api (MPA) serta masyarakat sekitar. Seluruh unsur bergerak bersama untuk mengendalikan api dan mencegah kebakaran meluas ke kawasan hutan lainnya.

    Proses pemadaman menghadapi tantangan karena lokasi berada di kawasan hutan lindung yang ditumbuhi semak dan vegetasi. Kondisi tersebut membuat petugas harus melakukan pemadaman secara bertahap, mulai dari menemukan titik api, mengatasi kobaran hingga melakukan pendinginan pada area yang telah terbakar.

    Untuk menunjang proses pemadaman, dukungan logistik berupa suplai air juga dikerahkan. PT Lembuswana membantu menyediakan pasokan air, sedangkan PT BSSR turut mendukung kebutuhan air bagi relawan RSB yang melaksanakan penanganan di lapangan.

    Petugas juga terus melakukan penyisiran di sejumlah bagian kawasan yang terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk menemukan bara maupun titik api yang masih berpotensi menyala kembali dan menjalar akibat kondisi lahan serta vegetasi yang mudah terbakar.

    Berdasarkan pemantauan terakhir, proses penanganan masih berlangsung. Beberapa titik api dan bara masih ditemukan sehingga personel gabungan tetap melaksanakan pemadaman serta pendinginan secara berkelanjutan.

    Kepolisian bersama unsur terkait terus memantau perkembangan situasi di lokasi. Meskipun api belum sepenuhnya dinyatakan padam, kondisi di sekitar kawasan terdampak sejauh ini masih dalam keadaan aman dan terkendali.

    Penanganan secara terpadu terus dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kebakaran tidak meluas, terutama mengingat lokasi berada di kawasan hutan lindung dengan kondisi vegetasi yang dapat mempercepat penyebaran api.

    Humas Polda Kaltim

  • JELANG HKGB KE-74, KAPOLSEK PASER BELENGKONG DAN BHAYANGKARI SALURKAN BANSOS DI PONPES AL-FURQON

    PASER BELENGKONG, PASER – Dalam rangka memperingati Hari Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74, kepedulian terhadap sesama terus ditunjukkan jajaran Polsek Paser Belengkong.

    Jum’at (25/09/2026) bertempat di Ponpes Al-Furqon Desa Suliliran Baru, Kapolsek Paser Belengkong IPTU Widodo, S.H. bersama Ketua Bhayangkari Ranting Paser Belengkong Ny. Leny Widodo beserta anggota Bhayangkari melaksanakan kunjungan dan pemberian Bantuan Sosial kepada Pondok Pesantren Al-Furqon.

    Kegiatan tersebut disambut hangat oleh Pimpinan Ponpes K.H. Sahal Syafei beserta para santri. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan mewarnai kunjungan tersebut.

    Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dan Bhayangkari terhadap lembaga pendidikan keagamaan serta mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat.

    Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Paser Belengkong menyampaikan bahwa momentum HKGB ke-74 ini diharapkan dapat membawa keberkahan dan manfaat bagi para santri dan pengurus ponpes.

    Giat berjalan aman, tertib dan penuh kekeluargaan.

    #HumasPolresPaser

  • Brimob Kaltim Gerak Padamkan Karhutla di Paser, Edukasi Warga Diperkuat Guna Cegah Api Meluas

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Paser – Upaya penanganan sekaligus pencegahan Karhutla terus dilakukan jajaran Satbrimob Polda Kalimantan Timur di wilayah Kabupaten Paser. Selain bergerak cepat memadamkan kebakaran, personel juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat agar potensi Karhutla dapat dicegah sejak dini, Rabu (23/9/26).

    Langkah tersebut terlihat dari dua kegiatan yang dilaksanakan personel Kompi 2 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim dalam rangka penanganan dan pencegahan Karhutla di wilayah Paser. Tim Respon Bencana Kompi 2 Batalyon C Pelopor bergerak menuju lokasi kebakaran di kawasan Desa Pepara, Kecamatan Tanah Paser.

    Penanganan berlangsung sekitar pukul 13.30 hingga 16.30 WITA. Mengingat karakteristik lahan gambut yang memiliki potensi api menjalar di bawah permukaan, personel tidak hanya melakukan pemadaman, tetapi juga melaksanakan penyisiran dan pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara yang masih berpotensi menimbulkan api kembali.

    Setelah kobaran berhasil dikendalikan, kondisi di sekitar lokasi dipastikan aman dan kondusif. Respons cepat tersebut menjadi bagian dari kesiapsiagaan personel Brimob dalam menghadapi ancaman Karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki potensi kebakaran lahan.

    Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Ronny Suseno, S.I.K., M.H., menekankan pentingnya kesiapan personel dalam menghadapi setiap laporan maupun kejadian Karhutla.

    “Kesiapsiagaan personel harus terus dijaga, terlebih dalam menghadapi kebakaran di lahan gambut yang membutuhkan penanganan secara cermat. Upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat juga harus terus diperkuat agar kejadian serupa dapat diminimalkan,” ujarnya.

    Upaya pencegahan kemudian dilanjutkan pada Kamis (24/9/2026). Personel Kompi 2 Batalyon C Pelopor yang tergabung dalam Ops Aman Nusa II BKO Polres Paser melaksanakan kegiatan edukasi Karhutla di Desa Lolo, Kecamatan Kuaro. Personel memasang banner berisi imbauan larangan membakar hutan dan lahan di sejumlah titik yang mudah terlihat masyarakat dan pengguna jalan. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya kebakaran serta pentingnya menjaga lingkungan.

    Selain memasang media imbauan, personel juga berinteraksi dengan masyarakat dan tokoh setempat untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak warga berperan aktif dalam mencegah munculnya titik api.

    Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim, mengatakan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kerja bersama antara aparat dan masyarakat.

    “Penanganan Karhutla tidak hanya dilakukan ketika api sudah muncul. Pencegahan melalui edukasi dan penyampaian imbauan kepada masyarakat merupakan langkah penting untuk mengurangi potensi terjadinya kebakaran,” jelasnya.

    Menurutnya, pemasangan media informasi di lokasi strategis diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan serta lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar.

    Melalui langkah penanganan di lapangan yang diimbangi dengan upaya edukasi dan pencegahan, Satbrimob Polda Kaltim terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi Karhutla sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan di wilayah Kabupaten Paser.

    Humas Polda Kaltim