Blog

  • Tokoh Pemuda Papua Apresiasi Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz, Ajak Generasi Muda Jaga Kedamaian

    JAYAPURA, Papua – Tokoh Pemuda Papua, Marco Buefar, mengapresiasi pelaksanaan Operasi Damai Cartenz-2026 dalam menjaga keamanan di Tanah Papua. Ia menilai upaya pengamanan yang dilakukan aparat dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat, terutama di wilayah yang masih menghadapi potensi gangguan keamanan.

    Pernyataan tersebut disampaikan Marco Buefar di Abepura, Kota Jayapura, Rabu (26/8/2026). Menurutnya, terciptanya keamanan dan kedamaian di Papua tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

    “Saya sangat mengapresiasi kehadiran Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dalam menjaga keamanan di Tanah Papua. Kami mendukung penuh pelaksanaan operasi ini karena kehadiran personel di tengah masyarakat dapat memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya bagi warga yang berada di wilayah rawan gangguan keamanan,” ujar Marco.

    Marco menilai komunikasi dan interaksi antara aparat keamanan dengan masyarakat juga penting dalam mendukung terciptanya situasi yang kondusif. Menurutnya, ruang komunikasi yang terbuka dapat membantu masyarakat menyampaikan berbagai persoalan sekaligus memberikan informasi mengenai kondisi keamanan di lingkungan mereka.

    Ia menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat. Tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta generasi muda memiliki peran dalam menjaga hubungan sosial dan mencegah munculnya konflik di lingkungan masing-masing.

    “Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, khususnya generasi muda Papua, untuk bersama-sama bergandengan tangan menjaga rumah kita bersama, yaitu Tanah Papua. Mari kita menjaga kedamaian dan menjauhkan Papua dari segala bentuk kekerasan serta konflik bersenjata,” katanya.

    Marco secara khusus mengajak generasi muda Papua untuk mengambil peran positif dalam menjaga persatuan. Ia meminta pemuda tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi dan dapat memperkeruh hubungan antarmasyarakat.

    “Pemuda harus menjadi bagian dari solusi dengan menjaga persatuan, mengedepankan dialog, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memicu konflik,” ujarnya.

    Menurut Marco, lingkungan yang aman akan memberikan ruang lebih besar bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan sosial dan ekonomi. Karena itu, menjaga keamanan dan kedamaian dinilai sebagai bagian penting dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.

    Ia berharap kolaborasi antara masyarakat dan aparat keamanan dapat terus diperkuat melalui komunikasi yang terbuka dan saling menghormati. Dengan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, Marco optimistis Tanah Papua dapat terus bergerak menuju kondisi yang lebih aman, damai, dan sejahtera.

  • Polri: Ruang Publik Adalah Ruang Bersama, Seluruh Kepentingan Masyarakat Harus Tetap Berjalan

    JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya untuk menjaga ruang publik agar tetap menjadi ruang bersama yang aman, tertib, damai, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

    Ruang publik tidak hanya menjadi tempat bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi, tetapi juga menjadi ruang tempat berbagai kepentingan masyarakat berlangsung secara bersamaan. Di dalamnya terdapat aktivitas ekonomi, pendidikan, pemerintahan, pelayanan publik, hingga berbagai kegiatan sosial masyarakat yang seluruhnya perlu mendapatkan ruang untuk tetap berjalan.

    Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, mengatakan bahwa menjaga ruang publik berarti menjaga keseimbangan antara hak setiap warga negara dan kepentingan masyarakat secara menyeluruh.

    “Ruang publik adalah ruang bersama. Setiap masyarakat memiliki kebutuhan dan kepentingan yang harus berjalan. Ada yang bekerja, menjalankan kegiatan ekonomi, menempuh pendidikan, memperoleh pelayanan pemerintahan, dan ada pula yang menggunakan ruang publik untuk menyampaikan pendapat. Semua memiliki hak yang harus kita hormati bersama,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

    Menurutnya, penyampaian pendapat di muka umum merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang dilindungi dan harus dihormati. Namun dalam pelaksanaannya, seluruh pihak juga perlu memiliki kesadaran bahwa ruang publik digunakan secara bersama-sama oleh masyarakat dengan beragam kebutuhan.

    Karena itu, diperlukan sikap saling menghargai dan saling memahami agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan baik tanpa mengabaikan hak masyarakat lainnya untuk tetap menjalankan aktivitas sehari-hari.

    “Pada prinsipnya, semua ingin ruang publik yang nyaman, aman, dan tertib. Karena itu, diperlukan kesadaran bersama untuk menjaga harmonisasi. Hak untuk menyampaikan pendapat harus tetap dihormati, demikian pula hak masyarakat lainnya untuk bekerja, belajar, berusaha, mendapatkan pelayanan, dan menjalankan aktivitas sehari-hari,” jelasnya.

    Irjen Pol. Johnny menegaskan, Polri memiliki tanggung jawab untuk menjaga seluruh kepentingan tersebut agar dapat berjalan secara seimbang. Kehadiran Polri di ruang publik bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat.

    “Polri berkomitmen untuk menjaga ruang publik agar seluruh kepentingan masyarakat dapat berjalan. Ketika masyarakat menyampaikan aspirasi, Polri hadir untuk menjaga dan melayani. Pada saat yang sama, kami juga memastikan masyarakat lainnya tetap dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman dan nyaman,” katanya.

    Menurutnya, keseimbangan antara kebebasan menyampaikan pendapat dan keberlangsungan aktivitas masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan demokrasi yang dewasa.

    “Demokrasi memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Namun ruang demokrasi itu juga harus dijaga bersama dengan rasa tanggung jawab dan saling menghormati. Dengan begitu, ruang publik tetap menjadi ruang yang harmonis bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

    Polri pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan di ruang publik. Dengan saling menghargai setiap hak dan kepentingan, seluruh aktivitas masyarakat diharapkan dapat berjalan dengan baik dalam suasana yang aman, damai, dan kondusif.

    “Menjaga ruang publik adalah tanggung jawab kita bersama. Polri akan terus berkomitmen untuk memastikan ruang bersama ini tetap aman, tertib, damai, dan nyaman, sehingga seluruh masyarakat dapat menjalankan hak, kebutuhan, dan kepentingannya dengan baik,” pungkas Irjen Pol. Johnny.

  • Polri Tegaskan Komitmen Jaga Demokrasi, Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kesatuan

    JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan sekaligus menjamin ruang demokrasi bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

    Menjelang rencana penyampaian aspirasi masyarakat, Polri mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan serta mengedepankan cara-cara yang damai, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa penyampaian aspirasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati. Namun demikian, pelaksanaannya diharapkan tetap menjunjung tinggi ketertiban dan tidak mengganggu hak masyarakat lainnya.

    “Polri menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi. Namun, mari kita bersama-sama memastikan penyampaian aspirasi tersebut dilakukan secara tertib, damai, dan bertanggung jawab,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

    Menurutnya, dinamika demokrasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, perbedaan pandangan maupun penyampaian aspirasi tidak seharusnya menjadi alasan untuk memecah persatuan.

    “Persatuan dan kesatuan adalah modal utama bangsa. Perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi kepentingan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia harus tetap menjadi semangat kita bersama,” katanya.

    Irjen Pol. Johnny juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, khususnya informasi yang berpotensi memicu kekhawatiran atau memperkeruh situasi menjelang kegiatan penyampaian aspirasi.

    Polri, kata dia, akan menjalankan tugas pelayanan masyarakat secara profesional dengan mengedepankan pendekatan humanis. Pelayanan dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman, sekaligus menjamin penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara tertib.

    “Polri hadir untuk menjaga seluruh kepentingan masyarakat. Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif, menghormati hak satu sama lain, serta tidak memberikan ruang bagi tindakan yang dapat merugikan kepentingan masyarakat luas,” jelasnya.

    Ia menambahkan, kedewasaan dalam berdemokrasi perlu terus diperkuat dengan mengedepankan dialog, penghormatan terhadap perbedaan, serta komitmen menjaga ketertiban bersama.

    “Melalui semangat persatuan dan kedewasaan berdemokrasi, kita berharap setiap aspirasi dapat disampaikan dengan baik tanpa mengorbankan keamanan, ketertiban, dan persaudaraan sesama anak bangsa,” pungkas Irjen Pol. Johnny.

  • Tokoh Pemuda Papua Apresiasi Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz, Ajak Generasi Muda Jaga Kedamaian

    JAYAPURA, Papua – Tokoh Pemuda Papua, Marco Buefar, mengapresiasi pelaksanaan Operasi Damai Cartenz-2026 dalam menjaga keamanan di Tanah Papua. Ia menilai upaya pengamanan yang dilakukan aparat dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat, terutama di wilayah yang masih menghadapi potensi gangguan keamanan.

    Pernyataan tersebut disampaikan Marco Buefar di Abepura, Kota Jayapura, Rabu (26/8/2026). Menurutnya, terciptanya keamanan dan kedamaian di Papua tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

    “Saya sangat mengapresiasi kehadiran Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dalam menjaga keamanan di Tanah Papua. Kami mendukung penuh pelaksanaan operasi ini karena kehadiran personel di tengah masyarakat dapat memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya bagi warga yang berada di wilayah rawan gangguan keamanan,” ujar Marco.

    Marco menilai komunikasi dan interaksi antara aparat keamanan dengan masyarakat juga penting dalam mendukung terciptanya situasi yang kondusif. Menurutnya, ruang komunikasi yang terbuka dapat membantu masyarakat menyampaikan berbagai persoalan sekaligus memberikan informasi mengenai kondisi keamanan di lingkungan mereka.

    Ia menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat. Tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta generasi muda memiliki peran dalam menjaga hubungan sosial dan mencegah munculnya konflik di lingkungan masing-masing.

    “Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, khususnya generasi muda Papua, untuk bersama-sama bergandengan tangan menjaga rumah kita bersama, yaitu Tanah Papua. Mari kita menjaga kedamaian dan menjauhkan Papua dari segala bentuk kekerasan serta konflik bersenjata,” katanya.

    Marco secara khusus mengajak generasi muda Papua untuk mengambil peran positif dalam menjaga persatuan. Ia meminta pemuda tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi dan dapat memperkeruh hubungan antarmasyarakat.

    “Pemuda harus menjadi bagian dari solusi dengan menjaga persatuan, mengedepankan dialog, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memicu konflik,” ujarnya.

    Menurut Marco, lingkungan yang aman akan memberikan ruang lebih besar bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan sosial dan ekonomi. Karena itu, menjaga keamanan dan kedamaian dinilai sebagai bagian penting dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.

    Ia berharap kolaborasi antara masyarakat dan aparat keamanan dapat terus diperkuat melalui komunikasi yang terbuka dan saling menghormati. Dengan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, Marco optimistis Tanah Papua dapat terus bergerak menuju kondisi yang lebih aman, damai, dan sejahtera.

  • PATROLI SINERGITAS SIAGA KARHUTLA, POLSEK KUARO GENCAR BERIKAN HIMBAUAN


    Kapolsek Tekankan Pendekatan Humanis Dalam Edukasi Masyarakat

    KUARO – Menjelang puncak musim kemarau, Polsek Kuaro bersama Koramil Kuaro meningkatkan intensitas patroli. Kegiatan Patroli Cipta Kondisi digelar Selasa, 25 Agustus 2026 mulai pukul 23.00 WITA hingga selesai.

    Patroli gabungan ini menyasar titik-titik keramaian di wilayah Kecamatan Kuaro. Personel yang terlibat yakni Briptu Afton Ilman Huda dan Briptu Rahmat Ihsan dari Polsek Kuaro, serta Serka Iwan Setiawan dan Serka Hadi Mulyanto dari Koramil Kuaro.

    Dalam patroli tersebut, petugas tidak hanya memantau situasi kamtibmas, tetapi juga aktif memberikan himbauan terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan kepada masyarakat.

    Kapolsek Kuaro AKP Hermawan, S.H., M.H. menegaskan pentingnya edukasi yang dilakukan dengan pendekatan humanis. “Kami minta personel saat memberikan himbauan karhutla dan kamtibmas agar tetap mengedepankan etika humanis. Sampaikan pesan dengan santun agar masyarakat dapat menerima dengan baik,” ujarnya.

    Selain sosialisasi bahaya karhutla, petugas juga mengingatkan warga untuk segera melapor di CALLCENTER 110 atau petugas terdekat jika melihat titik api atau aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan.

    Kegiatan patroli berjalan dengan aman, tertib dan kondusif. Sinergitas TNI-Polri di lapangan diharapkan dapat menekan potensi terjadinya kebakaran lahan sekaligus menjaga stabilitas keamanan di Kecamatan Kuaro.

    #HUMASPOLRESPASER

  • GARDA TERDEPAN POLRI HADIR DI TENGAH MASYARAKAT


    Bhabinkamtibmas Polsek Long Ikis Amankan Pengajian Umum Peringati Maulid Nabi

    LONG IKIS – Sebagai wujud pelayanan dan kedekatan dengan masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Sekurou Jaya hadir mengamankan kegiatan pengajian umum dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M.

    Kegiatan “Tingkeng Bersholawat” tersebut dilaksanakan Selasa, 25 Agustus 2026 pukul 20.00 WITA di Langgar Miftahul Jannah RT 05 Desa Sekurou Jaya, Kecamatan Long Ikis.

    Pengajian dihadiri sekitar 250 jemaah. Tampak hadir Kasi Trantib Kecamatan Long Ikis H. Mahmud, S.KM, Kanit Binmas Polsek Long Ikis Ipda Aditya Romi Rimbawan, KUA Long Ikis Ust. Yanto, Kepala Desa Sekurou Jaya Hardimansyah, Kepala Desa Sawit Jaya Nasrulah, serta tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda. Penceramah agama disampaikan oleh Ustadz Fathul Amin dengan tema “Surga Disiapkan Bagi Pengikut Nabi Muhammad Yang Gemar Bersholawat”.

    Kapolsek Long Ikis Iptu Slamet Hafidin, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas Brigpol Prabowo Putra Praptama, S.H. merupakan bentuk nyata Polri sebagai garda terdepan dalam memberikan rasa aman.

    “Kegiatan keagamaan seperti ini harus kita dukung dan amankan. Bhabinkamtibmas hadir bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga untuk menjalin silaturahmi dan mendengar langsung aspirasi masyarakat,” ujarnya.

    Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, pembacaan doa, ayat suci Al-Qur’an, sambutan, sholawatan, dan ceramah agama. Kegiatan berakhir pukul 23.00 WITA dalam keadaan aman, tertib dan lancar.

    #HUMASPOLRESPASER

  • SINERGITAS POLSEK TANAH GROGOT DAN DESA SEMPULANG BENTUK POSKO TANGGAP DARURAT KARHUTLA


    Sarana Pemadaman Disiapkan, Kesiapsiagaan Ditingkatkan Hadapi Musim Kemarau

    TANAH GROGOT – Polsek Tanah Grogot bersama Pemerintah Desa Sempulang memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Kedua instansi bersinergi mendirikan Posko Tanggap Darurat Karhutla di wilayah Desa Sempulang.

    Pembentukan posko ini merupakan bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla di musim kemarau. Pemerintah Desa Sempulang menyatakan kesiapannya untuk mengoperasikan posko tersebut secara aktif.

    Berbagai sarana dan prasarana pendukung telah disiapkan untuk mendukung operasional di lapangan. Perlengkapan yang tersedia di antaranya 1 unit Alkon, 3 buah baju APD, 3 pasang sepatu bot, 3 buah pemukul bara api, 3 buah waterjet, 1 buah selang, dan 1 buah nozzle spray.

    Dengan adanya posko dan kelengkapan peralatan ini, diharapkan penanganan dini dapat dilakukan apabila terjadi titik api di wilayah Desa Sempulang. Polsek Tanah Grogot juga akan terus melakukan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

    Langkah sinergi ini diharapkan dapat meminimalisir dampak karhutla dan menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan di Kecamatan Tanah Grogot.

    #HumasPolresPaser

  • PATROLI KARHUTLA BERSAMA DIGENCARKAN DI LONG KALITNI-Polri, Trantib dan PMK Gabung Berikan Himbauan Langsung ke Warga

    LONG KALI – Sinergitas unsur Forkopimcam terus digiatkan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan. Patroli Karhutla Bersama dilaksanakan Rabu, 26 Agustus 2026 di wilayah Kelurahan Long Kali dan Desa Sebakung, Kecamatan Long Kali.

    Kegiatan diawali dengan apel bersama di Posko Karhutla yang bertempat di Kantor Camat Long Kali. Usai apel, tim gabungan langsung bergerak melakukan patroli ke titik-titik rawan di RT 07 Kelurahan Long Kali dan RT 08 Desa Sebakung.

    Personel yang terlibat dalam patroli ini terdiri dari Aiptu Susirmanto dan Bripka A. Faisal dari Polsek Long Kali, Serma Kamal Husain dari Koramil Long Kali, Bpk. Lutfie selaku Kasi Trantib, Bpk. Zainal dan Bpk. Nur Hadi dari Trantib, serta Bpk. Amat, Bpk. Arul dan Bpk. Rahmad dari unsur PMK.

    Dalam patroli tersebut, petugas memberikan himbauan dan edukasi secara langsung kepada warga. Masyarakat diingatkan untuk tidak melakukan pembakaran lahan, hutan, pekarangan, maupun semak belukar yang dapat memicu kebakaran.

    “Kami terus turun ke lapangan untuk mengingatkan warga. Pencegahan lebih baik daripada pemadaman. Mari jaga lingkungan kita bersama-sama,” ujar salah satu personel patroli di lokasi.

    Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, tertib dan terkendali. Patroli serupa akan terus dilakukan secara rutin sebagai upaya deteksi dini potensi karhutla di wilayah Long Kali.

    #HumasPolresPaser

  • KEBAKARAN LAHAN 0,5 HEKTAR DI PASER BELENGKONG BERHASIL DIPADAMKAN


    Tim Gabungan Lakukan Penyekatan, Polsek Perkuat Sosialisasi Cegah Karhutla

    PASER BELENGKONG – Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di wilayah Kecamatan Paser Belengkong. Api berhasil dipadamkan Rabu dini hari, 26 Agustus 2026 sekitar pukul 01.00 WITA, setelah mendapat laporan dari masyarakat.

    Titik kebakaran berada di RT 009 Desa Pasir Belengkong. Lahan yang terbakar diketahui seluas ± 0,5 hektar. Hingga saat ini penyebab kebakaran masih belum diketahui.

    Proses pemadaman dilakukan oleh Tim Damkar Kecamatan Paser Belengkong bersama personel Polsek Paser Belengkong. Dalam operasi tersebut dikerahkan 1 unit mobil pemadam milik BPBD Kabupaten Paser.

    Petugas tidak hanya memadamkan api, tetapi juga melakukan penyekatan di beberapa titik untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran ke area sekitar.

    Kapolsek Paser Belengkong menyampaikan bahwa pihaknya akan meningkatkan kegiatan sosialisasi bahaya kebakaran hutan dan lahan secara intensif dan masif kepada masyarakat Kecamatan Paser Belengkong.

    “Kami himbau kepada seluruh warga agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Jika melihat titik api segera laporkan agar bisa segera ditangani,” tegasnya.

    Selama kegiatan pemadaman berlangsung situasi terpantau aman dan kondusif.

    #HumasPolresPaser

  • LAHAN 3 HEKTAR DI TANJUNG PINANG TERBAKAR, TIM GABUNGAN PADAMKAN API HINGGA MALAM


    Polsek Muara Samu, Koramil, Damkar dan Warga Bersinergi Lakukan Pemadaman

    MUARA SAMU – Kebakaran lahan terjadi di wilayah Desa Tanjung Pinang, Kecamatan Muara Samu. Api berhasil dipadamkan setelah upaya pemadaman selama hampir 5 jam oleh tim gabungan.

    Kebakaran dilaporkan warga terjadi Selasa, 25 Agustus 2026 pukul 14.30 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Muara Samu bersama Kanit Intelkam, 2 personel Polsek, 2 personel Koramil, 6 personel Damkar Muara Samu, Kepala Desa Tanjung Pinang dan warga langsung mendatangi TKP.

    Setibanya di lokasi, petugas mendapati lahan milik warga yang berdomisili di Batu Sopang telah terbakar. Tim langsung melakukan penyemprotan pada titik api menggunakan selang Damkar. Kobaran sempat meluas, namun berkat kerja keras petugas gabungan dan warga, api akhirnya dapat dipadamkan sekitar pukul 19.00 WITA.

    Lahan yang terbakar diperkirakan seluas ± 3 hektar. Penyebab kebakaran hingga saat ini masih dalam penyelidikan.

    “Saat ini kami bersama Koramil, Damkar dan warga masih melakukan pemantauan di lokasi untuk mengantisipasi munculnya titik api baru,” ujar salah satu personel di lapangan.

    #HumasPolresPaser