Blog

  • Satlantas Polres PPU Tingkatkan Pengaturan Lalu Lintas Pagi Demi Kelancaran Aktivitas Warga

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, PPU – Guna mendukung kelancaran aktivitas masyarakat pada jam-jam sibuk, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Penajam Paser Utara terus mengintensifkan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik yang memiliki tingkat mobilitas tinggi. Kegiatan pelayanan tersebut dilaksanakan pada Rabu (5/8/2026) sebagai bagian dari upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.

    Sejak pagi hari, personel Satlantas telah disiagakan di berbagai lokasi strategis, seperti persimpangan jalan, kawasan sekolah, pusat perkantoran, hingga area pasar. Selain mengatur pergerakan kendaraan agar tetap lancar, petugas juga membantu masyarakat yang hendak menyeberang jalan, terutama pelajar dan warga yang berangkat bekerja.

    Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., melalui Kasat Lantas AKP Dedik I. Prasetyo, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan pengaturan lalu lintas merupakan salah satu bentuk pelayanan yang secara konsisten diberikan kepada masyarakat setiap hari.

    Menurutnya, keberadaan personel di lapangan tidak hanya bertujuan mengurangi kepadatan kendaraan, tetapi juga sebagai langkah pencegahan terhadap potensi pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas yang rawan terjadi pada waktu masyarakat memulai aktivitas.

    “Pelayanan pengaturan lalu lintas menjadi bagian dari komitmen kami dalam memberikan rasa aman kepada pengguna jalan. Dengan kehadiran personel di lapangan, diharapkan arus kendaraan tetap tertib sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan lebih nyaman,” ujar AKP Dedik.

    Ia menambahkan bahwa meningkatnya volume kendaraan setiap hari menuntut kesiapan personel untuk terus hadir di titik-titik rawan kepadatan. Karena itu, selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, anggota Satlantas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mematuhi rambu-rambu, menggunakan helm berstandar SNI, menghindari penggunaan telepon genggam saat berkendara, serta selalu mengutamakan keselamatan di jalan.

    Dalam pelaksanaannya, Satlantas Polres PPU mengedepankan pendekatan yang persuasif dan humanis. Melalui cara tersebut, masyarakat diharapkan semakin sadar bahwa tertib berlalu lintas bukan semata-mata karena adanya pengawasan petugas, melainkan menjadi bagian dari budaya keselamatan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Kehadiran personel di sejumlah lokasi juga mendapat respons positif dari masyarakat. Pengguna jalan mengaku merasa lebih terbantu karena arus kendaraan menjadi lebih teratur, sehingga aktivitas pagi dapat berlangsung lebih lancar dan aman.

    Satlantas Polres PPU akan terus mengoptimalkan berbagai langkah preventif dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif sekaligus memperkuat budaya disiplin berlalu lintas di Kabupaten Penajam Paser Utara.

    Humas Polda Kaltim

  • Polsek Loa Kulu Perkuat Sinergi dengan Komunitas Seni Lewat Forum Ngopi Bareng

    Melalui Ngopi Bareng, Polsek Loa Kulu Ajak Komunitas Seni Berkolaborasi Menjaga Kondusivitas Kamtibmas

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kukar – Dalam upaya mempererat hubungan kemitraan dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, Polsek Loa Kulu menggelar kegiatan Ngopi Bareng bersama paguyuban seni dan budaya Desa Margahayu. Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Margahayu, Selasa malam (04/08/26).

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, serta dihadiri unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, pelaku seni budaya, mahasiswa KKN Unikarta, dan personel Polsek Loa Kulu. Forum dialog santai ini menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi sekaligus menyerap berbagai aspirasi masyarakat sebagai langkah membangun sinergi dalam menjaga keamanan wilayah.

    Dalam kesempatan itu, AKP Hari Supranoto menyampaikan apresiasi kepada seluruh komunitas seni budaya yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga persatuan di tengah masyarakat. Menurutnya, tingginya antusiasme peserta menjadi bukti kuatnya hubungan harmonis antara Polri dengan masyarakat.

    “Seni dan budaya memiliki peran penting dalam mempererat persaudaraan sekaligus menjadi sarana membangun kebersamaan. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap dapat terus menjalin komunikasi yang baik sehingga berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat dideteksi dan diselesaikan sejak dini,” ungkap AKP Hari.

    Selain berdiskusi mengenai situasi kamtibmas, Kapolsek juga mengajak seluruh komunitas seni untuk terus berkolaborasi dalam berbagai kegiatan positif, termasuk mempersiapkan agenda kebudayaan dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada 17 Agustus 2026 mendatang.

    Perwakilan paguyuban seni dan budaya menyambut baik inisiatif yang dilakukan Polsek Loa Kulu. Mereka menilai kegiatan tersebut menjadi sarana efektif dalam mempererat silaturahmi, memperkuat komunikasi, serta meningkatkan sinergi antara Polri dan masyarakat.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Margahayu Rusdi, Bhabinkamtibmas Polsek Loa Kulu Aiptu Sunardi, Brigpol Eko Heryanto, Briptu M. Haikal, para Ketua RT, pelaku seni budaya Desa Margahayu, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta).

    Humas Polda KaltimKukar – Polsek Loa Kulu terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis. Salah satunya diwujudkan lewat kegiatan Ngopi Bareng bersama komunitas seni dan budaya Desa Margahayu yang berlangsung di Kantor Desa Margahayu, Selasa (4/8/2026). Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara kepolisian dan masyarakat untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Forum tersebut dipimpin oleh Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto dan diikuti oleh Kepala Desa Margahayu Rusdi, jajaran Polsek Loa Kulu, para Ketua RT, pelaku seni dan budaya, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta). Melalui suasana diskusi yang santai, para peserta saling bertukar pandangan mengenai berbagai isu yang berkembang di lingkungan masyarakat sekaligus membahas langkah-langkah bersama dalam menciptakan situasi yang aman dan harmonis.

    Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto mengungkapkan bahwa komunitas seni dan budaya memiliki peran penting dalam memperkuat persatuan serta membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat. Oleh karena itu, komunikasi yang baik antara kepolisian dan para pelaku seni perlu terus dipelihara agar berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini.

    “Kami mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang hadir. Kebersamaan seperti ini menjadi modal penting untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat. Semoga komunikasi yang telah terjalin dapat terus berjalan sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui musyawarah dan kerja sama yang baik,” ujar AKP Hari Supranoto.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga mengajak seluruh komunitas seni untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang akan digelar menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, keterlibatan masyarakat melalui kegiatan seni dan budaya dapat menjadi sarana mempererat persatuan sekaligus menumbuhkan semangat kebangsaan.

    Perwakilan komunitas seni menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum tersebut. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai media komunikasi yang memperkuat hubungan antara masyarakat dan kepolisian, sekaligus menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas Polsek Loa Kulu Aiptu Sunardi, Brigpol Eko Heryanto, Briptu M. Haikal, para Ketua RT, pelaku seni budaya Desa Margahayu, serta mahasiswa KKN Universitas Kutai Kartanegara. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, aman, dan kondusif sebagai wujud komitmen bersama menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kecamatan Loa Kulu.

    Humas Polda Kaltim

  • Polri Perkuat Kapasitas Personel Hadapi Modus Love Scamming yang Kian Kompleks

    Jakarta – Polri memperkuat kapasitas internal dalam menghadapi perkembangan kejahatan digital yang semakin kompleks melalui Dialog Penguatan Internal Polri ke-2 bertema “Transformasi Penanganan Tindak Pidana Love Scamming dalam Penguatan Kapasitas Polri Menghadapi Modus Kejahatan Digital” yang digelar secara hybrid di Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2026).

    Kegiatan ini diinisiasi Divisi Humas Polri sebagai wadah peningkatan kapasitas penyidik dan personel Polri dalam memahami perkembangan modus kejahatan digital, khususnya love scamming, yang terus berevolusi seiring kemajuan teknologi.

    Kabag Mitra Biro Penmas Divhumas Polri Kombes Pol. Hadi Wahyudi mengatakan perkembangan teknologi digital telah melahirkan berbagai modus operandi baru yang membutuhkan kesiapan seluruh pemangku kepentingan, tidak hanya Polri.

    “Perkembangan digital tentu sudah semakin berkembang dengan modus operandinya. Oleh karena itu menjadi kewajiban kita semua, tidak hanya Polri tetapi juga para pemangku kepentingan lainnya, untuk bersama-sama bersinergi dalam mencegah maupun menangani kasus-kasus yang terkait dengan love scamming,” ujar Hadi.

    Ia menjelaskan dialog publik tersebut dirancang sebagai forum penguatan pengetahuan, wawasan, dan kompetensi penyidik Polri agar mampu menghadapi berbagai bentuk kejahatan di ruang digital secara lebih adaptif dan profesional.

    “Dialog publik yang kita bangun ini adalah untuk meningkatkan kapasitas penyidik-penyidik Polri, baik pengetahuan maupun wawasan dalam membangun kemampuan menghadapi kejahatan-kejahatan di ruang digital,” katanya.

    Untuk memperkaya perspektif penanganan perkara, Divisi Humas Polri menghadirkan narasumber dari berbagai bidang, yakni Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri, Komnas Perempuan, serta psikolog forensik. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan pemahaman yang komprehensif mulai dari aspek penegakan hukum, perlindungan korban, hingga pendekatan psikologis dalam menangani perkara love scamming.

    Melalui forum ini, Polri berharap seluruh personel semakin siap menghadapi tantangan kejahatan digital yang terus berkembang, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi masyarakat.

  • Polri Gelar Dialog Penguatan Internal untuk Hadapi Ancaman Love Scamming di Era Digital

    Jakarta – Polri menggelar Dialog Penguatan Internal Polri ke-2 bertema “Transformasi Penanganan Tindak Pidana Love Scamming dalam Penguatan Kapasitas Polri Menghadapi Modus Kejahatan Digital” di Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid dengan melibatkan personel Mabes Polri, jajaran kewilayahan, akademisi, serta sejumlah pakar di bidang hukum dan psikologi forensik.

    Dialog tersebut diselenggarakan sebagai respons atas meningkatnya ancaman kejahatan digital yang memanfaatkan hubungan emosional sebagai sarana melakukan penipuan, pemerasan, eksploitasi seksual, hingga perdagangan orang. Perkembangan teknologi, termasuk penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence), deepfake, dan berbagai teknik social engineering, membuat modus kejahatan ini semakin kompleks dan sulit dideteksi.

    Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa transformasi digital telah menghadirkan tantangan baru bagi aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan ruang siber.

    “Love scamming tidak lagi sekadar menjadi bentuk penipuan konvensional, tetapi telah berkembang menjadi kejahatan yang memanfaatkan hubungan emosional untuk melakukan penipuan, pemerasan, eksploitasi seksual, hingga tindak pidana lintas negara,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

    Ia menjelaskan bahwa para pelaku kini memanfaatkan media sosial, aplikasi perpesanan, platform kencan daring, hingga teknologi kecerdasan buatan untuk membangun kedekatan dengan korban sebelum melakukan eksploitasi.

    Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi dinamika kejahatan digital yang terus berkembang.

    “Penanganan love scamming memerlukan pendekatan yang komprehensif dengan mengintegrasikan kemampuan penyelidikan dan penyidikan, analisis forensik digital, perlindungan korban, serta kerja sama lintas sektor, baik di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

    Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri Kombes Pol. Sinta, Asisten Koordinator Resource Center Komnas Perempuan Robby Kurniawan, serta Psikolog Klinis Forensik Dra. A. Kasandra Putranto.

    Dalam paparannya, Kombes Pol. Sinta menegaskan bahwa kekerasan berbasis gender elektronik telah memiliki landasan hukum yang kuat melalui Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Ia juga menekankan pentingnya penguatan sinergi lintas sektor dalam penanganan kasus yang melibatkan unsur kekerasan berbasis gender secara daring.

    “Love scamming dalam konteks kekerasan berbasis gender elektronik bukan sekadar penipuan biasa, melainkan kejahatan digital terorganisasi yang mengeksploitasi emosi, kepercayaan, dan kerentanan korban,” ujarnya.

    Sementara itu, Robby Kurniawan menjelaskan bahwa penanganan perkara tidak dapat hanya berorientasi pada aspek hukum, tetapi juga harus memastikan perlindungan dan pemulihan korban secara menyeluruh.

    Berdasarkan data Catatan Tahunan (CATAHU) Komnas Perempuan, jumlah laporan kekerasan berbasis gender online menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Bentuk kekerasan yang paling banyak ditemukan meliputi penyebaran konten untuk merusak citra korban, pelecehan seksual siber, eksploitasi seksual, ancaman daring, dan pelanggaran privasi.

    Di sisi lain, Psikolog Klinis Forensik Dra. A. Kasandra Putranto menyoroti pentingnya peningkatan literasi digital sebagai langkah pencegahan. Menurutnya, perkembangan teknologi telah mendorong munculnya berbagai bentuk kejahatan baru, seperti cyberflashing, online grooming, pencurian identitas, hingga penyalahgunaan teknologi deepfake.

    “Penanganan kekerasan berbasis gender online tidak hanya berfokus pada penindakan hukum terhadap pelaku, tetapi juga harus mengedepankan pencegahan, edukasi, perlindungan korban, pemulihan psikologis, serta penguatan kolaborasi lintas sektor,” jelasnya.

    Melalui forum ini, Polri berharap seluruh personel dapat meningkatkan kemampuan dalam mendeteksi berbagai modus kejahatan digital, memperkuat kapasitas penyidikan berbasis bukti elektronik, meningkatkan perlindungan terhadap korban, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna menciptakan ruang digital yang aman, inklusif, dan berkeadilan.

  • Cegah Stunting, Bhabinkamtibmas dan Polsek Muara Samu Pengawal Program Pemerintah di Desa Muara Andeh

    PASER – Guna mendukung program pemerintah dalam percepatan pencegahan dan penurunan angka stunting, Bhabinkamtibmas Desa Muara Andeh bersama jajaran Polsek Muara Samu menghadiri Musyawarah Rembuk Stunting Desa Muara Andeh, Kecamatan Muara Samu, Kabupaten Paser, Selasa (04/08/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pertemuan Desa Muara Andeh ini dihadiri oleh perwakilan Kecamatan Muara Samu Abdullah Yusuf, S.E., tim Nutrisionis Puskesmas Muser, Kepala Desa Muara Andeh Samuel Reza, Kapospol Muara Andeh Brigpol Alfiansyah, serta tokoh masyarakat dan kader Posyandu setempat.

    Selain memaparkan data terkini anak stunting, musyawarah ini menyepakati langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan gizi seimbang serta pemenuhan dan pembaruan sarana alat penunjang kegiatan di Posyandu Desa Muara Andeh.

    Kapolsek Muara Samu AKP Mar Eka, S.H., menegaskan komitmen jajarannya untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. “Kehadiran Polri tidak hanya untuk memberikan pelayanan keamanan dan ketertiban, tetapi juga siap mengawal penuh serta mensukseskan program-program strategis pemerintah demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

    HumasPolresPaser

  • Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Ditlantas Polda Kaltim Gelar Polisi Sahabat Anak di Dua Sekolah Dasar di Balikpapan

    SIARAN PERS

    Balikpapan – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Timur melalui Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan (Subdit Kamsel) terus mengintensifkan upaya edukasi keselamatan berlalu lintas kepada generasi muda melalui program Polisi Sahabat Anak (Polsanak). Pada Senin (3/8/2026), kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di SD Negeri 006 Balikpapan Kota dan SD Patra Dharma 1 Balikpapan sebagai bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

    Kegiatan dipimpin oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Kaltim Kompol Ropi, S.H. bersama personel Subdit Kamsel. Di SD Patra Dharma 1, kegiatan dimulai pukul 07.00 WITA, sedangkan di SD Negeri 006 Balikpapan Kota dilaksanakan mulai 07.30 WITA. Ratusan siswa mengikuti kegiatan dengan penuh antusias melalui berbagai materi edukasi yang disampaikan secara komunikatif, interaktif, dan menyenangkan.

    Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas, mulai dari mengenal fungsi rambu-rambu lalu lintas, tata cara menyeberang jalan yang benar, pentingnya menggunakan helm saat dibonceng sepeda motor, hingga menanamkan kebiasaan mematuhi aturan lalu lintas sejak usia sekolah dasar.

    Materi yang disampaikan dikemas secara menarik melalui komunikasi dua arah dan berbagai aktivitas interaktif sehingga mudah dipahami oleh para siswa. Suasana yang penuh keakraban antara personel kepolisian dan para pelajar diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya kepada Polri sekaligus membentuk karakter disiplin, bertanggung jawab, dan patuh terhadap aturan.

    Selain memberikan edukasi, personel Ditlantas Polda Kaltim juga mengajak para siswa untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis, program Polisi Sahabat Anak diharapkan mampu menciptakan agen-agen keselamatan yang dapat mengingatkan orang tua dan lingkungan sekitar akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas.

    Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Kalimantan Timur, Kompol Ropi, S.H., menyampaikan bahwa program Polisi Sahabat Anak merupakan salah satu strategi preventif kepolisian dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas sejak dini melalui pendidikan dan pendekatan yang ramah anak.

    “Keselamatan berlalu lintas harus ditanamkan sejak usia dini. Melalui Program Polisi Sahabat Anak, kami ingin memberikan pemahaman kepada para pelajar bahwa disiplin berlalu lintas merupakan bagian dari karakter yang harus dibangun sejak sekarang. Harapannya, mereka dapat menjadi pelopor keselamatan, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” ujar Kompol Ropi.

    Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme dari para peserta. Ditlantas Polda Kalimantan Timur berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program edukatif di lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) serta membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda.

    Humas Polda Kalimantan Timur

  • KEMBALI BERAKSI! Tim Elang Polres Paser Gagalkan Peredaran 49,44 Gram Sabu di Tanah Grogot!

    PASER Tanah Grogot — Tim Elang Sat Resnarkoba Polres Paser kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Seorang pria berinisial TJ alias U (41) berhasil diamankan di sebuah rumah Desa Tanah Periuk, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, pada Selasa (4/8/2026) sekira pukul 05.00 WITA.

    Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H. melalui Kasat Narkoba AKP Hadi Purwanto, S.H. membenarkan penangkapan tersebut.

    Pengungkapan berawal dari informasi yang didapat tim terkait maraknya transaksi narkoba di wilayah Tanah Grogot. Saat dilakukan penggeledahan di lokasi, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa 62 paket plastik klip berisi sabu dengan berat bruto 49,44 gram, dua unit timbangan digital, uang tunai senilai Rp8.350.000,-, serta barang bukti pendukung lainnya.

    Atas perbuatannya, tersangka TJ (41) dijerat Pasal 114 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, atau Pasal 609 Ayat (2) Huruf a UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

    HumasPolresPaser

  • Jaga Keselamatan Siswa, Personel Polsek Paser Belengkong Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas di Sekolah

    PASER – Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi para siswa serta pengguna jalan, personel Polsek Paser Belengkong secara rutin melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas di area penyeberangan sekolah saat jam rawan pagi hari.

    Kegiatan ini berfokus pada titik-titik sekolah yang berada di sepanjang jalan utama. Selain mengatur arus lalu lintas yang padat di pagi hari, personel juga mem bantu menyeberangkan para siswa, guru, serta orang tua yang mengantar anak sekolah.

    Kapolsek Paser Belengkong Iptu Widodo S.H menyampaikan bahwa kehadiran anggota di lapangan merupakan bentuk pelayanan prima kepolisian untuk mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas (laka lantas) serta meminimalisir kemacetan.

    “Kami berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah, untuk memastikan anak-anak kita dapat menyeberang dan masuk sekolah dengan aman dan lancar,” ungkapnya.

    Dengan adanya kegiatan strong point pagi ini, diharapkan tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di wilayah hukum Polsek Paser Belengkong.

  • Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Daerah Kaltim Salurkan Bantuan Sosial kepada Masyarakat di Balikpapan

    SIARAN PERS

    Balikpapan – Sebagai wujud kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, Polisi Wanita (Polwan) Polda Kalimantan Timur bersama Bhayangkari Daerah Kalimantan Timur menggelar kegiatan “Polwan dan Bhayangkari Polda Kaltim Berbagi” dengan menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat di Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota, pada Senin (3/8/2026).

    Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut dilaksanakan oleh personel Polwan dari Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolair), Direktorat Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti), serta Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Kalimantan Timur, bersama jajaran Bhayangkari Daerah Kalimantan Timur.

    Dalam kegiatan tersebut, Polwan dan Bhayangkari menyalurkan bantuan kepada warga berupa 50 amplop berisi santunan yang merupakan bantuan dari Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Timur, serta 35 amplop berisi santunan yang berasal dari Ibu Bhayangkari Direktorat Polairud Polda Kalimantan Timur.

    Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan solidaritas.

    Kegiatan ini turut diikuti oleh personel Polwan dari Ditpolair, Dittahti, dan SPKT Polda Kalimantan Timur bersama pengurus Bhayangkari dari masing-masing satuan kerja yang secara bersama-sama terlibat dalam proses penyaluran bantuan kepada warga.

    Pakor Polwan Polda Kalimantan Timur menyampaikan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen Polwan dan Bhayangkari untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui kegiatan kemanusiaan yang memberikan manfaat secara langsung.

    “Melalui kegiatan Polwan dan Bhayangkari Berbagi ini, kami ingin menumbuhkan semangat kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat serta semakin mempererat hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.

    Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Masyarakat menyambut baik pelaksanaan bakti sosial tersebut serta menyampaikan apresiasi atas kepedulian Polwan dan Bhayangkari Polda Kalimantan Timur yang terus hadir dan berbagi kepada masyarakat.

    Humas Polda Kalimantan Timur

  • Lahan Terbakar Dekat Permukiman, Polsek Paser Belengkong & Damkar Bergerak Cepat!

    PASER BELENGKONG — Sinergi cepat ditunjukkan oleh personel Polsek Paser Belengkong bersama Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Paser dan Kecamatan Paser Belengkong. Kobaran api yang membakar lahan sawit/hutan seluas kurang lebih 1 hektar di Desa Sangkuriman berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke rumah warga, Minggu (2/8/2026).

    Kronologi Kejadian

    • Waktu & Lokasi: Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00 WITA di RT 05 Desa Sangkuriman, Kecamatan Paser Belengkong, Kabupaten Paser.
    • Awal Semak: Api bermula dari arah lahan/hutan yang belum dikelola warga, lalu menjalar cepat mendekati area permukiman, tepatnya di sekitar kediaman Ibu Norsinah.
    • Penanganan: Mengetahui hal tersebut, tim gabungan Polsek Paser Belengkong dan Damkar mengerahkan 2 unit mobil pemadam (1 unit Damkar Kab. Paser & 1 unit Damkar Kec. Paser Belengkong).
    • Hasil Akhir: Berkat kesiapsiagaan di lapangan, kobaran api berhasil dikuasai dan dipadamkan total dalam waktu sekitar 45 menit.

    Beruntung, berkat respons cepat petugas gabungan, tidak ada korban jiwa maupun kerugian harta benda dalam insiden ini. Api berhasil dicegat tepat sebelum menyentuh bangunan rumah warga.
    Saat ini penyebab pasti munculnya titik api masih dalam proses penyelidikan pihak berwajib.

    Guna mencegah kejadian serupa terulang, Kapolsek Paser Belengkong IPTU Widodo, S.H menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak membakar lahan secara sembarangan, terutama di musim kering/angin kencang.
    “Ke depan, kami akan melakukan sosialisasi bahaya Karhutla secara lebih intensif dan masif kepada seluruh warga di wilayah Kecamatan Paser Belengkong,” tegas Iptu Widodo.

    Jika melihat adanya titik api atau potensi kebakaran di sekitar Anda, segera laporkan di CALLCENTER 110 BEBAS PULSA .

    HumasPolresPaser