Category: Uncategorized

  • Satgas Ops Amanusa Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Sangkuriman

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Paser – Satgas Ops Amanusa Posko Polsek Paser Belengkong bersama tim gabungan bergerak cepat menangani kebakaran hutan di RT 01 Desa Sangkuriman, Kecamatan Paser Belengkong, Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 13.30 WITA.

    Kebakaran terjadi di kawasan hutan kayu gelam dengan kondisi tanah rawa. Lokasi tersebut sebelumnya sempat terbakar pada Selasa (1/9/2026), namun bara api yang masih berada di dalam tanah kembali menyala akibat tiupan angin kencang.

    Menerima laporan dari Kepala Desa Sangkuriman, personel Polsek Paser Belengkong bersama Tim Posko Karhutla langsung menuju lokasi dan melakukan pemadaman. Sebanyak 5 personel PMK, 3 personel Polsek, 2 personel BKO Polda Kaltim, 2 personel Koramil, Kepala Desa serta sekitar 8 warga turut terlibat dalam penanganan.

    Hasil pengecekan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 0,8 hektare. Kondisi lahan yang dipenuhi daun kering serta karakter tanah rawa membuat api mudah kembali membesar. Berkat kerja sama tim gabungan, api berhasil dipadamkan. Petugas kemudian melakukan pendinginan dan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

    Kapolsek Paser Belengkong mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan asap atau titik api guna mencegah kebakaran meluas.

  • Sigap Tangani Karhutla, Polsek Balikpapan Timur Bersama Warga Padamkan Api di Manggar

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Kebakaran lahan kosong terjadi di kawasan Jalan PJHI Dalam RT 81, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 13.00 WITA. Respons cepat warga bersama unsur terkait berhasil mengendalikan kobaran api sehingga tidak merembet ke kawasan permukiman dan bangunan di sekitar lokasi.

    Kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh dua orang saksi berinisial AA dan S. Saat berada di rumah, keduanya mendengar suara gemuruh dari arah luar. Setelah melakukan pengecekan, saksi melihat kobaran api telah membakar lahan kosong milik warga dengan luas terdampak diperkirakan mencapai sekitar 1.500 meter persegi.

    Mengetahui adanya kebakaran, warga sekitar tidak tinggal diam. Bersama unsur Katana Kelurahan Manggar, masyarakat langsung bergotong royong melakukan upaya pemadaman secara swadaya menggunakan peralatan yang tersedia. Langkah cepat tersebut dilakukan untuk mencegah api semakin membesar sembari menunggu bantuan armada pemadam.

    Kesigapan masyarakat menjadi bagian penting dalam penanganan awal kebakaran. Api yang sempat membesar berhasil dikendalikan sehingga tidak menjalar menuju permukiman maupun bangunan yang berada di sekitar lahan.

    Menerima informasi kejadian tersebut, personel Polsek Balikpapan Timur yang dipimpin Kapolsek Balikpapan Timur AKP Muhamad Chusen, S.H., M.H., segera melakukan koordinasi dengan BPBD Balikpapan Timur. Koordinasi dilakukan untuk memastikan proses pemadaman dan penanganan di lokasi berjalan secara cepat dan terpadu.

    Kapolsek Balikpapan Timur mengapresiasi respons masyarakat yang segera mengambil langkah awal ketika mengetahui adanya kebakaran. Menurutnya, kepedulian dan kecepatan masyarakat dalam memberikan informasi maupun melakukan penanganan awal sangat membantu mencegah api meluas.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Apabila menemukan asap atau titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan secepat mungkin dan tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,” ujar AKP Muhamad Chusen.

    Sementara itu, penyebab pasti munculnya titik api hingga saat ini masih belum diketahui. Petugas masih melakukan pengumpulan informasi dan pendalaman untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran tersebut.

    Polsek Balikpapan Timur kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, termasuk membakar sampah atau membuka lahan dengan cara dibakar. Kewaspadaan dan kepedulian bersama menjadi langkah penting untuk mencegah Karhutla, khususnya saat kondisi lahan dan cuaca berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

  • Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Polresta Kawasan IKN Gelar Apel dan Simulasi Pemadaman

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, IKN- Polresta Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) menggelar apel kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Apel Polresta Kawasan IKN, Kamis (3/9/2026).

    Apel dipimpin Kapolresta Kawasan IKN Kombes Pol Supriyanto, S.I.K., M.Si., dan diikuti personel Polri bersama unsur pemerintah, pemadam kebakaran, perusahaan, tokoh adat serta tokoh masyarakat. Dalam arahannya, Kapolresta menegaskan kesiapsiagaan dan pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui patroli terpadu, deteksi dini serta koordinasi lintas sektor.

    “Kita tidak boleh menunggu sampai kebakaran terjadi. Seluruh unsur harus siap bergerak sewaktu-waktu apabila dibutuhkan,” tegasnya.

    Setelah apel dilaksanakan, personel melakukan pengecekan sarana dan prasarana pemadaman Karhutla, dilanjutkan dengan simulasi penanganan kebakaran. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan kesiapan personel sekaligus kemampuan dalam menggunakan peralatan pemadaman secara cepat dan tepat.

    Kapolresta juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

    Melalui kegiatan tersebut, Polresta Kawasan IKN bersama seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi dan respons cepat guna mengantisipasi Karhutla, sekaligus menjaga kawasan IKN tetap aman, nyaman dan terlindungi dari ancaman kebakaran.

  • Satgas Karhutla Brimob Kaltim Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan di Berau

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Berau – Upaya cepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilakukan Tim Satgas Karhutla Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim setelah menerima laporan adanya kebakaran di wilayah Kabupaten Berau, Jumat (4/9/2026).

    Personel yang dipimpin Danki 3 AKP Rizky Chaniago langsung menuju kawasan Jalan Ahmad Yani Km. 17, Kelurahan Labanan, Kecamatan Teluk Bayur, untuk melakukan pengendalian terhadap kobaran api. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah api menjalar lebih luas dan mengganggu lingkungan maupun aktivitas masyarakat.

    Setibanya di lokasi, personel Brimob bersama tim pemadam gabungan dan masyarakat peduli api segera melakukan penanganan. Petugas menyisir area yang dipenuhi vegetasi kering, mengisolasi bagian lahan yang terbakar serta melakukan penyemprotan air pada titik-titik api yang masih aktif.

    Kondisi lahan yang cukup kering membuat proses pemadaman membutuhkan perhatian dan kewaspadaan ekstra. Tim di lapangan terus melakukan pemantauan sekaligus pendinginan pada area yang telah berhasil dikuasai untuk mengantisipasi munculnya kembali bara api.

    Dari hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diperkirakan telah berdampak pada lahan seluas ±5 hektare. Meski api sempat membakar area cukup luas, proses penanganan dapat dilakukan dengan cepat sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

    Sementara itu, penyebab awal terjadinya kebakaran masih menjadi bagian dari penyelidikan pihak Kepolisian guna memastikan sumber api dan faktor yang memicu kejadian tersebut.

    Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Ronny Suseno, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa personel Brimob akan terus mengambil peran dalam setiap upaya penanggulangan bencana yang berdampak terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan.

    “Personel Brimob harus selalu siap hadir ketika masyarakat membutuhkan, termasuk dalam menghadapi ancaman karhutla. Upaya pemadaman bukan hanya untuk menghentikan api, tetapi juga melindungi masyarakat serta mencegah dampak yang lebih luas akibat kebakaran dan asap,” ujarnya.

    Kombes Ronny juga mengingatkan masyarakat agar turut berperan aktif dalam mencegah terjadinya karhutla. Warga diminta tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar serta lebih berhati-hati ketika berada di kawasan yang memiliki vegetasi kering.

    “Jangan membuka lahan dengan cara dibakar dan jangan membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di area yang kering. Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama agar alam Kalimantan Timur tetap terpelihara dan aman bagi generasi mendatang,” pungkasnya

    Humas Polda Kaltim

  • Satgas Aman Nusa II Polres Kubar Sigap Tangani Karhutla di Simpang Raya

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kubar – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Kutai Barat dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Jalan Purai Ngeriman, RT IV, Kampung Simpang Raya, Kabupaten Kutai Barat, Jumat (4/9/2026).

    Laporan mengenai kebakaran tersebut diterima setelah seorang warga, Tresia Nova, menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menyampaikan adanya titik api. Informasi itu kemudian segera ditindaklanjuti dengan pengerahan personel Satgas Aman Nusa II Mahakam Polres Kutai Barat menuju lokasi kejadian.

    Setibanya di lokasi, personel yang dipimpin Kabag Ops Polres Kutai Barat langsung melakukan pemeriksaan terhadap kondisi lahan sekaligus memastikan area sekitar tetap aman. Berdasarkan informasi awal, lahan yang terdampak kebakaran diketahui merupakan milik warga bernama Kinam.

    Petugas bersama unsur terkait kemudian melakukan langkah pemadaman dan pengendalian api. Upaya tersebut dilakukan secara bertahap dengan menyasar titik-titik yang masih terbakar sekaligus mencegah kobaran api merambat ke area lain di sekitar lokasi.

    Selain pemadaman, tim juga melakukan pendataan terhadap kondisi lahan yang terdampak serta mengumpulkan informasi mengenai kemungkinan penyebab terjadinya kebakaran. Pemantauan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa.

    Personel juga memberikan imbauan kepada pemilik lahan maupun masyarakat sekitar agar tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar. Hal tersebut dinilai penting mengingat kondisi cuaca yang relatif kering dapat membuat api dengan mudah menyebar.

    Hingga proses penanganan berlangsung, personel Satgas Aman Nusa II Mahakam masih melakukan pemantauan dan pendinginan di lokasi. Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi munculnya kembali titik api setelah kobaran utama berhasil dikendalikan.

    Kapolres Kutai Barat melalui Kabag Ops mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama di tengah kondisi kemarau.

    “Cuaca saat ini cukup rawan terhadap terjadinya kebakaran. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat meluas apabila tidak segera ditangani. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kutai Barat agar tetap aman dari ancaman karhutla dan asap,” tegasnya.

    Polres Kutai Barat juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan asap maupun titik api di sekitar lingkungan mereka. Laporan dapat disampaikan melalui Call Center 110 maupun dengan mendatangi kantor Kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti.

    Humas Polda Kaltim

  • Warung Berkah Polres Berau Hadirkan Makanan Gratis dan Layanan Kesehatan bagi Warga

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Berau – Kepedulian terhadap masyarakat terus diwujudkan jajaran Polres Berau melalui program Warung Berkah dan bakti kesehatan. Kegiatan yang digelar Jumat (4/9/2026) tersebut menghadirkan makanan gratis, pemeriksaan kesehatan tanpa biaya, serta pembagian masker bagi masyarakat di Kecamatan Tanjung Redeb.

    Kegiatan dipusatkan di halaman Mako Polsek Tanjung Redeb, Jalan Pemuda, Kelurahan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Sejumlah warga turut hadir dan menerima manfaat, mulai dari masyarakat kurang mampu, pengemudi ojek daring, hingga petugas kebersihan yang sehari-hari bekerja di jalanan.

    Wakapolsek Tanjung Redeb Iptu Supian Nur menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian jajaran Kepolisian terhadap kondisi masyarakat sekaligus upaya membangun kedekatan dengan warga.

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. Kehadiran Polri diharapkan tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mampu memberikan kepedulian dan membantu warga yang membutuhkan,” ungkapnya.

    Dalam pelaksanaannya, sebanyak 50 porsi makanan disiapkan melalui program Warung Berkah untuk dibagikan kepada masyarakat. Tidak hanya mendapatkan makanan, warga juga memperoleh kesempatan melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis yang diberikan oleh personel Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Berau.

    Untuk mendukung upaya menjaga kesehatan masyarakat, petugas turut membagikan masker kepada para penerima manfaat. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari perhatian Polri terhadap kesehatan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

    Menurut Supian, kegiatan tersebut memiliki nilai lebih karena dapat menjadi ruang komunikasi langsung antara polisi dan masyarakat. Interaksi yang terjalin diharapkan mampu memperkuat hubungan serta menumbuhkan rasa saling peduli.

    “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat mempererat silaturahmi antara anggota Polri dan masyarakat. Selain berbagi, kami juga dapat mendengar secara langsung berbagai kondisi dan kebutuhan warga,” tambahnya.

    Program Warung Berkah dan bakti kesehatan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Polres Berau setiap Jumat. Melalui kegiatan tersebut, jajaran Kepolisian berupaya menghadirkan pelayanan yang humanis sekaligus menanamkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

    Polres Berau berharap kegiatan rutin ini dapat terus memberikan manfaat, khususnya bagi warga yang membutuhkan, sekaligus memperkuat kemitraan antara Kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan harmonis.

    Humas Polda Kaltim

  • Lima Hektare Lahan Gambut Terbakar, Polres Paser Bergerak Lakukan Pemadaman

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Paser – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali dilakukan jajaran Polres Paser bersama personel Polsek Tanah Grogot dan sejumlah unsur terkait. Kebakaran terjadi di kawasan lahan gambut dan semak belukar milik warga di Jalan Pulau Sungkai, Desa Jone RT 08, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Jumat (4/9/2026).

    Penanganan dimulai sekitar pukul 14.25 WITA setelah tim menerima informasi adanya titik api di kawasan tersebut. Petugas langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan pemadaman untuk mengantisipasi kobaran api menjalar ke area lainnya.

    Dari hasil pengecekan sementara, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai ±5 hektare. Area tersebut terdiri dari beberapa bidang lahan milik warga, masing-masing sekitar satu hektare.

    Pemadaman dipimpin Kabag Ops Polres Paser Kompol Toni Joko Purnomo, S.H., M.M., dengan melibatkan Kasat Samapta AKP Agus Sanyoto, S.H., Kapolsek Tanah Grogot IPTU Suparman, Kasi Dokes IPTU Ari Munandar, personel BKO Polda Kaltim, Brimob Kompi C, BPBD Kabupaten Paser, Manggala Agni serta personel Koramil Tanah Grogot.

    Untuk mempercepat proses penanganan, petugas mengerahkan sejumlah sarana pendukung, di antaranya kendaraan Hilux, armada pemadam Manggala Agni, kendaraan BPBD, truk pemburu api milik Sat Samapta Polres Paser serta tiga unit mesin pemadam air.

    Tim gabungan menyasar titik-titik api yang masih dapat dijangkau. Setelah kobaran berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan penyiraman dan pendinginan pada area terdampak guna memastikan tidak terdapat bara yang dapat kembali menimbulkan api.

    Berkat kerja sama seluruh unsur di lapangan, kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.57 WITA. Petugas tetap melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya titik api baru.

    Selain melakukan pemadaman, personel juga memberikan edukasi kepada warga sekitar mengenai bahaya pembakaran lahan. Koordinasi bersama pemerintah desa turut dilakukan untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam mendeteksi dan mencegah karhutla sejak dini.

    Hasil pemeriksaan awal di lokasi belum menemukan adanya aktivitas pembukaan lahan menggunakan metode pembakaran. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak Kepolisian.

    Kapolsek Tanah Grogot IPTU Suparman mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi cuaca panas dan lahan dalam keadaan kering.

    “Kami akan tetap siaga dan melakukan pemantauan. Kondisi cuaca cerah serta karakter lahan gambut cukup rawan terbakar. Apabila masyarakat melihat adanya asap maupun titik api, segera laporkan agar dapat ditangani sedini mungkin,” tegasnya.

    Humas Polda Kaltim

  • Polsek Palaran Bersama Tim Gabungan Bergerak Cepat Padamkan Karhutla di Lahan Gambut

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id,Samarinda – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali dilakukan secara cepat oleh jajaran Polsek Palaran bersama sejumlah unsur terkait dan masyarakat. Kebakaran terjadi di kawasan lahan gambut Jalan Tegal Rejo, RT 50, Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran, Kamis (3/9/2026) sore.

    Api yang muncul di area tersebut dengan cepat menjalar ke beberapa bagian lahan. Kondisi angin yang cukup kencang turut memperbesar potensi meluasnya kobaran api, sehingga petugas langsung melakukan langkah penanganan guna mencegah kebakaran merambat ke wilayah lainnya.

    Mendapat laporan kejadian, personel Polsek Palaran bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, Beat 110 Polresta Samarinda, BPBD, petugas pemadam kebakaran, relawan serta warga setempat segera mendatangi lokasi.

    Petugas kemudian membagi kekuatan untuk menjangkau titik-titik api. Karakteristik lahan gambut dan keterbatasan sumber air menjadi kendala dalam proses pemadaman. Meski demikian, upaya tetap dilakukan dengan mengoptimalkan kendaraan water tank dan penyemprotan air secara berkala.

    Berkat kerja sama dan koordinasi seluruh unsur yang terlibat, kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 20.55 WITA. Setelah api dinyatakan padam, petugas masih melakukan pendinginan di sejumlah bagian lahan untuk memastikan tidak terdapat bara yang dapat kembali memicu kebakaran.

    Kapolsek Palaran AKP Wawan Gunawan, S.H., M.H., melalui personelnya menyampaikan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kecepatan serta sinergi lintas unsur.

    “Setelah informasi diterima, personel langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan seluruh unsur yang ada. Kondisi medan, angin, serta karakter lahan gambut memang menjadi tantangan, namun pemadaman terus dilakukan secara maksimal untuk mencegah api meluas,” ujarnya.

    Dari hasil penanganan sementara, kebakaran diperkirakan menghanguskan lahan sekitar ±3 hektare. Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara itu, mengenai penyebab munculnya api, pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber awal kebakaran.

    Polresta Samarinda kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan, khususnya ketika kondisi cuaca panas dan angin kencang, karena dapat menyebabkan api mudah menjalar dan sulit dikendalikan.

    Humas Polda Kaltim

  • Polda Kaltim Sidak Pasar Pandan Sari, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Satgas Pangan yang terdiri dari Ditreskrimsus Polda Kaltim, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Balikpapan, serta Bulog Kaltim-Kaltara melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pandan Sari, Kota Balikpapan, Jumat (4/9/2026).

    Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah pengawasan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok, perkembangan harga, serta kelancaran distribusi kebutuhan pangan masyarakat tetap terkendali di tengah adanya perubahan harga pada sejumlah komoditas.

    Dalam pelaksanaannya, tim Satgas Pangan mendatangi sejumlah pedagang dan kios untuk melakukan pengecekan secara langsung terhadap harga jual dan ketersediaan berbagai kebutuhan pokok. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, secara umum stok bahan pokok di Pasar Pandan Sari masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

    Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Kaltim mengatakan, dari hasil pemantauan ditemukan adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas pangan. Meski demikian, kenaikan tersebut masih berada dalam batas kewajaran dan belum menunjukkan adanya lonjakan harga yang signifikan.

    Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga di antaranya beras, daging beku, daging sapi segar, dan daging ayam. Untuk beras jenis Mangga, misalnya, harga yang sebelumnya berada di kisaran Rp84.000 mengalami kenaikan menjadi Rp89.000. Sementara itu, harga daging ayam potong yang sebelumnya sekitar Rp76.000 per ekor kini mencapai Rp85.000 per ekor.

    Kenaikan juga terjadi pada harga daging sapi segar. Komoditas tersebut sebelumnya dijual sekitar Rp135.000 per kilogram, sedangkan berdasarkan hasil pemantauan terbaru berada pada kisaran Rp140.000 hingga Rp145.000 per kilogram.

    Meski terdapat perubahan harga, kondisi pasokan bahan pokok secara keseluruhan masih terpantau stabil. Tim juga memastikan distribusi komoditas pangan tetap berjalan sehingga tidak terjadi kekurangan pasokan yang dapat memicu kenaikan harga secara tidak terkendali.

    Polda Kaltim bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap harga, ketersediaan stok, maupun jalur distribusi bahan pokok di sejumlah pasar.

    Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan pemerintah bersama aparat penegak hukum untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia, mencegah terjadinya lonjakan harga yang tidak wajar, sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

    Dengan pengawasan langsung di lapangan, Satgas Pangan berharap stabilitas pangan di Kota Balikpapan tetap terjaga dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang masih dalam batas kewajaran.

    Humas Polda Kaltim

  • Kapolda Jambi Hadir Langsung ke Kejati, Sampaikan Ucapan Selamat Hari Lahir Kejaksaan RI

    JAMBI – Sebagai wujud penghormatan sekaligus memperkuat sinergitas dan soliditas antar-aparat penegak hukum, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., hadir secara langsung di Kantor Kejaksaan Tinggi Jambi, Rabu (2/9/2026).

    Kehadiran Kapolda Jambi tersebut secara khusus untuk menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Polda Jambi dan Kejaksaan Tinggi Jambi dalam mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum di Provinsi Jambi.

    Setibanya di Kantor Kejaksaan Tinggi Jambi, Kapolda Jambi disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi Bapak Sugeng Hariadi, S.H., M.H beserta jajaran. Penyambutan tersebut mencerminkan eratnya hubungan serta sinergitas yang telah terjalin antara Polda Jambi dan Kejaksaan Tinggi Jambi.

    Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Jambi didampingi oleh Dirreskrimum, Dirreskrimsus, Dirresnarkoba, Ditpolair dan Dirlantas Polda Jambi.

    Kehadiran jajaran tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Polda Jambi dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi bersama Kejaksaan, khususnya dalam mendukung penegakan hukum yang profesional, transparan dan berkeadilan.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jambi menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada jajaran Kejaksaan Tinggi Jambi sekaligus memberikan apresiasi atas pengabdian dan kontribusi Kejaksaan dalam penegakan hukum serta memberikan kepastian dan keadilan bagi masyarakat.

    “Saya hadir langsung ke Kejaksaan Tinggi Jambi untuk menyampaikan ucapan Selamat Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia. Semoga Kejaksaan RI semakin profesional, berintegritas dan semakin kuat dalam menjalankan tugas penegakan hukum serta memberikan keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat,” ujar Irjen Pol. Krisno H. Siregar.

    Kapolda Jambi menegaskan bahwa sinergitas antara Polri dan Kejaksaan merupakan bagian penting dalam mendukung terwujudnya penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.

    “Polri dan Kejaksaan memiliki peran strategis dalam sistem penegakan hukum. Karena itu, sinergitas, koordinasi dan kolaborasi yang telah terjalin harus terus kita perkuat. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, kita dapat memberikan pelayanan serta kepastian hukum yang terbaik bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Jambi,” ungkapnya.