Blog

  • Polres Berau Ungkap Kasus Karhutla, 12 Hektare Lahan di Tanjung Batu Terbakar

    SIARAN PERS

    BERAU – Kepolisian Resor Berau bergerak cepat menindaklanjuti kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan. Dalam penanganan perkara tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial BS yang diduga menjadi pelaku pembakaran lahan hingga api meluas dan menghanguskan area sekitar 12 hektare.

    Pengungkapan kasus tersebut disampaikan Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Berau, Jumat (21/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Kasat Reskrim Polres Berau AKP Muhammad Fajri dan Kasihumas AKP Suradi.

    Kapolres menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah Satgas Karhutla Kabupaten Berau mendeteksi adanya titik panas atau hotspot di kawasan Tanjung Batu. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan Polres Berau bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan serta mengamankan tempat kejadian perkara.

    Dari hasil pemeriksaan di lokasi dan pendalaman terhadap sejumlah saksi, petugas menemukan adanya dugaan bahwa kebakaran tersebut bukan disebabkan faktor alam. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi dan mengamankan BS.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan, BS mengaku melakukan pembakaran setelah mendapat perintah dari pemilik lahan. Pembakaran tersebut dilakukan dengan tujuan membuka dan menyiapkan lahan yang rencananya akan digunakan untuk penanaman kelapa sawit.

    “Dari hasil pemeriksaan mendalam, tersangka BS mengaku bergerak atas perintah dari seorang pemilik lahan perorangan. Awalnya, BS disuruh menyiapkan tanah untuk ditanami kelapa sawit dengan cara dibakar, dengan alasan praktis untuk menyuburkan tanah,” jelas AKBP Ridho Tri Putranto.

    Aksi pembakaran dilakukan pada Sabtu (8/8/2026) dengan menyalakan api di lima titik pada kawasan lahan tersebut. Namun, kondisi cuaca yang panas, vegetasi yang kering serta hembusan angin menyebabkan api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.

    Kobaran api kemudian meluas hingga melewati batas lahan dan turut membakar area konsesi perusahaan pengelolaan hasil hutan yang berada di sekitar lokasi. Atas kejadian tersebut, pihak perusahaan yang terdampak kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada kepolisian.

    Kebakaran tersebut mengakibatkan lahan seluas kurang lebih 12 hektare terdampak dengan estimasi kerugian material mencapai Rp1,2 miliar. Upaya penanganan dan pemadaman melibatkan berbagai unsur, di antaranya personel kepolisian, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Manggala Agni, relawan serta masyarakat setempat.

    Di sisi lain, Polres Berau juga terus meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi karhutla di sejumlah wilayah rawan.

    “Saat ini seluruh personel telah kami siagakan, termasuk anggota Polsek di wilayah-wilayah rawan seperti Kampung Kasai, Tanjung Batu, Teluk Bayur, Sambaliung, dan Kelay. Kami juga membentuk tim gerak cepat yang disiagakan selama 24 jam penuh untuk langsung melakukan pemadaman begitu titik api terdeteksi,” ungkap Kapolres.

    Dalam perkara tersebut, proses hukum terhadap BS telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Penyidik menerapkan ketentuan pidana dalam Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH), Undang-Undang Cipta Kerja terkait sektor perkebunan dan kehutanan, serta Pasal 305 KUHP.

    Atas sangkaan tersebut, pelaku terancam pidana penjara maksimal 12 tahun serta denda hingga Rp10 miliar, sesuai ketentuan pasal yang diterapkan penyidik.

    Kapolres Berau menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik pembakaran hutan maupun lahan yang dapat menimbulkan dampak luas bagi lingkungan dan masyarakat. Hal tersebut berlaku baik terhadap pembakaran yang dilakukan dengan sengaja maupun aktivitas pembukaan lahan yang dilakukan tanpa memperhitungkan risiko kebakaran.

    Masyarakat juga diminta tidak menggunakan metode pembakaran dalam membuka lahan, termasuk untuk kepentingan pertanian maupun perkebunan, mengingat kondisi cuaca dan vegetasi yang dapat meningkatkan risiko penyebaran api.

    Terlebih, kondisi iklim dan cuaca pada 2026 perlu menjadi perhatian bersama. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengulangi kejadian karhutla besar yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

    “Dampak karhutla ini sangat merugikan kita semua, mulai dari bahaya kesehatan akibat asap, kerugian ekonomi, hingga gangguan pada moda transportasi udara. Kami mengimbau masyarakat untuk menjadi mata dan telinga bagi aparat. Jangan ragu untuk segera melaporkan jika melihat adanya aktivitas pembakaran lahan atau titik api sekecil apa pun di lingkungan sekitar,” pungkas AKBP Ridho.

    Polres Berau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melakukan pencegahan karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api. Sinergi antara aparat, pemerintah, dunia usaha dan masyarakat menjadi langkah penting dalam menjaga lingkungan serta mencegah dampak karhutla yang lebih luas.

    Humas Polda Kaltim

  • Jumat Berkah di Masjid Al-Muttaqin Aspol Segara, Polwan Polda Kaltim Bagikan Nasi Kotak dan Al-Qur’an

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan jajaran Polwan Polda Kaltim bersama Bhayangkari Daerah Kaltim melalui kegiatan bakti sosial. Kali ini, aksi berbagi digelar di Masjid Al-Muttaqin, Aspol Segara, Kota Balikpapan, Jumat (21/8/2026).

    Kegiatan tersebut dipimpin Polwan Biro Rena Polda Kaltim Kompol Rosa Asmiranty N, S.Sos, bersama sejumlah anggota Bhayangkari. Dalam kegiatan itu, sebanyak 100 kotak nasi dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan antara Polri dan warga.

    Selain berbagi makanan, Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari juga menyerahkan 20 buah Al-Qur’an untuk Masjid Al-Muttaqin. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat dan jamaah untuk menunjang kegiatan ibadah serta pembelajaran keagamaan.

    Kompol Rosa Asmiranty menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Polwan dan Bhayangkari terhadap masyarakat. Menurutnya, berbagi bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi juga menghadirkan kebersamaan dan memperkuat silaturahmi.

    “Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan jamaah Masjid Al-Muttaqin. Semoga kegiatan sederhana ini dapat terus menumbuhkan semangat kepedulian dan kebersamaan,” ujarnya.

    Beranda – News – Jumat Berkah di Masjid Al-Muttaqin Aspol Segara, Polwan Polda Kaltim Bagikan Nasi Kotak dan Al-Qur’an
    News
    Jumat Berkah di Masjid Al-Muttaqin Aspol Segara, Polwan Polda Kaltim Bagikan Nasi Kotak dan Al-Qur’an
    Syamsul HudaBy Syamsul Huda21 August 2026No Comments2 Mins Read
    WhatsApp Image 2026 08 21 at 14.28.58
    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan jajaran Polwan Polda Kaltim bersama Bhayangkari Daerah Kaltim melalui kegiatan bakti sosial. Kali ini, aksi berbagi digelar di Masjid Al-Muttaqin, Aspol Segara, Kota Balikpapan, Jumat (21/8/2026).

    Kegiatan tersebut dipimpin Polwan Biro Rena Polda Kaltim Kompol Rosa Asmiranty N, S.Sos, bersama sejumlah anggota Bhayangkari. Dalam kegiatan itu, sebanyak 100 kotak nasi dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan antara Polri dan warga.

    Selain berbagi makanan, Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari juga menyerahkan 20 buah Al-Qur’an untuk Masjid Al-Muttaqin. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat dan jamaah untuk menunjang kegiatan ibadah serta pembelajaran keagamaan.

    BACA JUGA Semarak HUT Polairud Ke-72, Ditpolairud Polda Kaltim Gelar Lomba Burung Berkicau
    Kompol Rosa Asmiranty menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Polwan dan Bhayangkari terhadap masyarakat. Menurutnya, berbagi bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi juga menghadirkan kebersamaan dan memperkuat silaturahmi.

    WhatsApp Image 2026 08 21 at 14.28.59

    “Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan jamaah Masjid Al-Muttaqin. Semoga kegiatan sederhana ini dapat terus menumbuhkan semangat kepedulian dan kebersamaan,” ujarnya.

    Kehadiran Polwan dan Bhayangkari mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga menilai kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian nyata dari jajaran kepolisian kepada masyarakat, khususnya melalui aksi sosial yang langsung menyentuh kebutuhan warga.

    Salah seorang warga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari yang telah meluangkan waktu untuk berbagi bersama masyarakat.

    “Terima kasih kepada Ibu-Ibu Polwan dan Bhayangkari yang sudah datang dan berbagi nasi serta Al-Qur’an kepada kami. Bantuan ini sangat berarti dan tentunya bermanfaat bagi masyarakat maupun jamaah masjid. Semoga kebaikan dan kepedulian yang diberikan mendapat balasan yang berlipat,” ungkapnya

    Melalui aksi berbagi ini, Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Daerah Kaltim kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan kemanusiaan.

    Humas Polda Kaltim

  • Divkum Polri Perkuat Fungsi Hukum di Jajaran Polres Kukar, Kubar dan Mahulu

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kukar – Divisi Hukum (Divkum) Polri melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Fungsi Hukum di jajaran Polres Kutai Kartanegara (Kukar), Polres Kutai Barat (Kubar), dan Polres Mahakam Ulu (Mahulu), Jumat (21/8/2026) pagi.

    Kegiatan yang berlangsung di Ruang Tribrata Polres Kukar tersebut dipimpin Ketua Tim Divkum Polri KBP Heri Tri Maryadi, didampingi AKBP M.J.H. David dan Pembina Victor Wales. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Divkum Polri dalam memastikan pelaksanaan fungsi hukum di tingkat kewilayahan berjalan sesuai ketentuan sekaligus meningkatkan kompetensi personel.

    Monev diikuti oleh para Wakapolres, Kasikum, serta operator Fungsi Hukum dari Polres Kukar, Kubar, dan Mahulu. Dalam kesempatan tersebut, Tim Divkum Polri memberikan sejumlah arahan dan penguatan mengenai pelaksanaan tugas serta tanggung jawab Fungsi Hukum di lingkungan kepolisian.

    Selain melakukan evaluasi, Tim Divkum Polri juga memberikan pemahaman mengenai struktur jabatan dan kepangkatan dalam Fungsi Hukum, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga jajaran kewilayahan. Materi pembinaan juga mencakup tata cara persidangan dalam proses penanganan perkara.

    Ketua Tim Divkum Polri menekankan pentingnya setiap personel memiliki pengetahuan dan pemahaman yang memadai mengenai aspek hukum dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Pemahaman tersebut dinilai penting untuk mendukung profesionalisme personel sekaligus memastikan setiap pelaksanaan tugas tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan.

    Sementara itu, Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra menyambut baik pelaksanaan Monev Fungsi Hukum yang digelar di Polres Kukar. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kemampuan serta profesionalisme personel dalam menjalankan tugas di bidang hukum.

    “Kehadiran Tim Divkum Polri tentunya menjadi kesempatan yang sangat baik bagi kami untuk mendapatkan arahan, evaluasi, serta penguatan terkait pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Fungsi Hukum, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian agar tetap berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Kompol Izdiharuddin.

    Melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi tersebut, diharapkan pelaksanaan Fungsi Hukum di Polres Kukar, Kubar, dan Mahulu semakin optimal, profesional, serta mampu memberikan dukungan hukum yang tepat dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

    Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan lancar serta menjadi bagian dari komitmen Divkum Polri bersama jajaran kewilayahan dalam memperkuat pemahaman hukum dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

  • Polwan Ditsamapta Polda Kaltim dan Bhayangkari Berbagi 110 Paket Beras untuk Warga Karang Joang

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Sebagai wujud kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, Polwan Ditsamapta Polda Kalimantan Timur bersama Bhayangkari Daerah Kaltim melaksanakan kegiatan Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Daerah Kaltim Berbagi dengan menyalurkan bantuan sembako kepada warga di Kampung Wanatirta, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, Sabtu (22/8/2026).

    Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WITA tersebut menyasar masyarakat di Jalan Giri Mulyo RT 24, RT 25, dan RT 26 Kampung Wanatirta. Sebanyak 110 warga menerima bantuan berupa beras kemasan 5 kilogram sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya meringankan kebutuhan masyarakat.

    Dalam kegiatan tersebut, Polwan Ditsamapta Polda Kaltim yang terlibat yakni Aiptu Nanik, Briptu Elvinka Fatma Silitonga, Bripda Puput Ruriyanti, Bripda Marshella Dwi Putri, dan Bripda Komang Sunade. Sementara dari unsur Bhayangkari turut hadir Ny. Irma Nurkholis, Ny. Asih Lantau, dan Ny. Rini Panjaitan.

    Adapun bantuan yang disalurkan terdiri dari 100 karung beras masing-masing 5 kilogram dari Ibu Asuh Polwan Polda Kaltim serta 10 karung beras masing-masing 5 kilogram dari Dirsamapta Polda Kaltim, sehingga total bantuan yang diberikan mencapai 550 kilogram beras.

    Kegiatan berbagi tersebut menjadi bagian dari komitmen Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Daerah Kaltim untuk terus membangun kepedulian sosial serta mempererat hubungan dengan masyarakat. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada warga sebagai bentuk nyata semangat berbagi dan gotong royong.

    Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H. melalui jajaran Polda Kaltim terus mendorong agar personel Polri tidak hanya hadir dalam pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mampu memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara Polri, Bhayangkari, dan masyarakat.

    Seluruh rangkaian kegiatan Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Daerah Kaltim Berbagi berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata semangat Polri untuk terus hadir, peduli, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

  • Gerak Cepat Tim Respons Bencana Brimob Kaltim Tangani Kebakaran di Kutai Barat

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kubar – Kesigapan jajaran Brimob Polda Kalimantan Timur kembali ditunjukkan dalam merespons musibah kebakaran. Tim Respons Bencana Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim bergerak cepat menuju lokasi kebakaran yang terjadi di kawasan Jalan Sendawar Raya, Kelurahan Busur, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, Sabtu (22/8/2026).

    Tim yang dipimpin Danki 2 Batalyon B Pelopor, Ipda Abdullah Hadi Iswanto, bersama empat personel langsung diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses penanganan dan pemadaman api. Kehadiran personel Brimob dilakukan sebagai bentuk respons cepat kepolisian dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat.
    Kobaran api diketahui melanda kawasan permukiman dan pertokoan. Akibat kejadian tersebut, sebanyak satu unit rumah warga dan dua bangunan toko mengalami kerusakan akibat terbakar.

    Dalam penanganannya, personel Brimob bersama unsur terkait dan masyarakat berjibaku melakukan upaya pemadaman serta melokalisir kobaran api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.

    Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Ronny Suseno, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kecepatan dan kesiapsiagaan personel merupakan bagian penting dalam memberikan perlindungan serta bantuan kepada masyarakat saat menghadapi bencana maupun kondisi darurat.

    “Kesiapsiagaan personel dalam setiap situasi darurat merupakan prioritas. Respons cepat diperlukan untuk membantu meminimalkan dampak kebakaran sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami juga mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing,” ujar Kombes Pol. Ronny Suseno.

    Berkat respons cepat dan sinergi antara personel Brimob, unsur terkait, serta masyarakat, penanganan kebakaran dapat dilakukan sehingga kobaran api tidak semakin meluas. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa, sementara penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.
    Jajaran Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kecepatan respons dalam menghadapi berbagai situasi darurat sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan, pelayanan, dan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat di wilayah Kalimantan Timur.

  • Cegah Dampak Kabut Asap Karhutla, Polsek Tanjung Redeb Bagikan 350 Masker kepada Masyarakat

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Berau – Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjung Redeb Polres Berau menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kabupaten Berau.

    Sebagai langkah preventif, Polsek Tanjung Redeb membagikan sebanyak 350 masker secara gratis kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Kelurahan Gunung Panjang dan Mako Polsek Tanjung Redeb dengan melibatkan sejumlah unsur masyarakat di wilayah hukum Polsek Tanjung Redeb.

    Kapolsek Tanjung Redeb AKP Amin Maulani, S.H., M.H., bersama personelnya turun langsung dalam kegiatan tersebut. Turut hadir dan berpartisipasi Lurah Gunung Panjang, Ketua LPM, Ketua Forum RT, tokoh pemuda, staf kelurahan, serta anggota LPM Gunung Panjang.

    Pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya membantu masyarakat mengurangi risiko paparan partikel dan polutan yang terkandung dalam kabut asap. Terutama bagi warga yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan, penggunaan masker diharapkan dapat menjadi salah satu langkah perlindungan diri.

    Kapolsek Tanjung Redeb menyampaikan bahwa kondisi kabut asap perlu disikapi dengan meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan, khususnya terhadap gangguan pada saluran pernapasan.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, terutama saat kondisi udara dipengaruhi kabut asap. Penggunaan masker merupakan salah satu langkah sederhana untuk membantu mengurangi paparan partikel yang dapat mengganggu kesehatan,” ujar AKP Amin Maulani.

    Selain membagikan masker, personel Polsek Tanjung Redeb juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar memperhatikan kondisi kesehatan selama kabut asap masih terjadi. Warga yang mengalami keluhan, terutama gangguan pernapasan, diimbau segera mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.

    Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat serta meningkatkan kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan selama kondisi udara terdampak kabut asap karhutla.

    Polsek Tanjung Redeb juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan.

  • Turnamen Domino PORDI di Bontang Jadi Ajang Perkuat Silaturahmi Polri dan Masyarakat


    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Bontang – Polres Bontang membuka secara resmi Turnamen Domino Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kota Bontang dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Kegiatan berlangsung di Aula Parama Satwika Polres Bontang, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara, Sabtu (22/8/2026) pukul 09.00 WITA.

    Pembukaan turnamen dihadiri Wakapolres Bontang Kompol Awan Kurnianto, S.H., Ketua Panitia AKP M. Rakib Rais, S.H., M.A.P., Ketua PORDI Kota Bontang H. Fahruddin Ismail, S.E., panitia, tamu undangan, serta sebanyak 228 peserta yang turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

    Rangkaian pembukaan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars PORDI, dilanjutkan dengan pembacaan doa serta laporan dari Ketua Panitia. Dalam laporannya, panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen sekaligus mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan.

    Ketua PORDI Kota Bontang H. Fahruddin Ismail menyampaikan bahwa organisasi PORDI saat ini telah memiliki 60 gardu dengan jumlah anggota mencapai 1.203 orang. Turnamen yang digelar tersebut menjadi kompetisi ke-19 selama masa kepengurusan PORDI Kota Bontang.

    Menurutnya, olahraga domino tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun harmonisasi antaranggota maupun dengan masyarakat.

    Dalam kesempatan tersebut, PORDI juga diharapkan dapat mengambil peran positif dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui kepedulian serta penyampaian informasi apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing.

    Sementara itu, Wakapolres Bontang Kompol Awan Kurnianto, S.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai turnamen domino dapat menjadi sarana memperkuat kedekatan dan komunikasi antara Polri dengan masyarakat.

    “Polres Bontang adalah rumah masyarakat. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu berkomunikasi dengan kepolisian apabila menemukan permasalahan atau kejadian yang membutuhkan penanganan. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center 110 yang aktif selama 24 jam dan tidak dipungut biaya,” ujar Kompol Awan Kurnianto.

    Lebih lanjut, Wakapolres menilai keberadaan PORDI dengan jumlah anggota yang cukup besar merupakan potensi positif dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Bontang. Para anggota PORDI diharapkan dapat menjadi mitra kepolisian dengan turut menjaga keamanan lingkungan dan menyampaikan informasi yang berkaitan dengan kamtibmas.

    Turnamen domino tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan, membangun komunikasi, serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.

    Kegiatan pembukaan berlangsung aman, tertib, dan lancar, dengan seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti pertandingan secara sportif serta menjadikan turnamen sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan semangat persatuan.

  • Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla, Polda Kaltim Ikuti Pengecekan Terpadu Bersama TNI dan Stakeholder

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur bersama unsur TNI, BNPB, BPBD, BMKG, Otorita IKN dan sejumlah stakeholder terkait memperkuat sinergi dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Timur. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengecekan penanganan karhutla yang dilaksanakan secara virtual conference (Vicon) di Aula Base Ops Lanud Dhomber, Sepinggan, Balikpapan, Sabtu (22/8/2026).

    Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.00 WITA tersebut dipimpin oleh Wakil Panglima TNI dan Dankorbrimob Polri, serta diikuti jajaran Polda Kaltim dan stakeholder terkait. Dari Polda Kaltim hadir Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., Irwasda Polda Kaltim Kombes Pol. Aloysius Suprijadi, S.I.K., M.H., M.Han., Karo Ops Polda Kaltim Kombes Pol. Dedi Suryadi, S.I.K., M.Han., Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Ronny Suseno, S.I.K., M.H., serta sejumlah Pejabat Utama Polda Kaltim.

    Turut hadir Danmen I Gegana Pas Brimob II Kombes Pol. Agung Danargito, S.I.K., M.Si., Dirbinmas Polda Kaltim Kombes Pol. Arman, S.I.K., M.Si., Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., Kabid Dokkes Polda Kaltim Kombes Pol. dr. Mardi Sudarman, M.M., dan Kabid TIK Polda Kaltim Kombes Pol. Chandra Hermawan, S.H., S.I.K., M.H.

    Dalam kegiatan tersebut, Karo Ops Polda Kaltim memaparkan perkembangan situasi karhutla di wilayah Kaltim. Berdasarkan pemantauan hingga 21 Agustus 2026, sejumlah wilayah masih menjadi perhatian, dengan Kabupaten Berau tercatat sebagai wilayah dengan luasan lahan terbakar terbesar, disusul Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Kutai Timur dan Paser.

    Dari data aplikasi Lembuswana Hotspot, sepanjang Januari hingga 21 Agustus 2026 terdapat ribuan titik hotspot yang terdeteksi. Namun, sebagian besar berasal dari aktivitas batubara dan flare gas industri, sementara hotspot yang teridentifikasi berkaitan dengan lahan hutan dan perkebunan berada pada jumlah yang lebih kecil.

    Untuk hotspot karhutla riil, tercatat sebanyak 1.703 titik dengan dampak luasan mencapai sekitar 963,5 hektare. Kabupaten Berau menjadi wilayah dengan jumlah titik dan luasan terdampak tertinggi, diikuti Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Kutai Timur dan Paser. Meski tren hotspot menunjukkan peningkatan, kondisi penanganan di lapangan masih berada dalam tahap siaga dan secara umum dapat dikendalikan.

    Selain melakukan pemantauan dan pencegahan, Polda Kaltim juga terus mengedepankan aspek penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan secara melawan hukum. Sepanjang 2026, telah dilakukan penanganan terhadap sejumlah kejadian karhutla, termasuk satu perkara di Kabupaten Berau yang telah menetapkan tersangka terkait dugaan pembakaran lahan seluas 12 hektare di Pulau Derawan.

    Polda Kaltim juga mengoperasikan Operasi Aman Nusa II 2026 sebagai langkah terpadu dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Operasi tersebut melibatkan 1.545 personel yang terbagi dalam enam satuan tugas, meliputi pencarian dan pertolongan, pengungsian dan perlindungan, kesehatan, penyelidikan dan penyidikan, humas, serta bantuan operasi.

    Sementara itu, BNPB dan BPBD Kaltim turut menyampaikan kondisi terkini serta strategi penanggulangan bencana. Berdasarkan data BPBD Kaltim per 20 Agustus 2026, tercatat 1.004 titik hotspot dengan konsentrasi tertinggi berada di Kabupaten Berau dan Kutai Timur. Sepanjang tahun berjalan juga tercatat 397 kejadian karhutla dengan total luasan mencapai 985,80 hektare.

    Peningkatan karhutla terlihat cukup signifikan pada Agustus 2026. Dari total kejadian sepanjang tahun, sebanyak 273 kejadian dengan luasan 752,82 hektare terjadi hanya pada periode Januari hingga Agustus, menunjukkan adanya eskalasi seiring meningkatnya kondisi kering pada musim kemarau.

    Kondisi tersebut semakin menjadi perhatian mengingat hasil pemantauan BMKG menunjukkan fenomena El Niño sangat kuat, yang menyebabkan massa udara yang melintasi wilayah Kalimantan cenderung lebih kering. Prakiraan curah hujan Dasarian III Agustus 2026 juga menunjukkan sebagian besar wilayah Kaltim berada pada kategori rendah, sehingga potensi terjadinya karhutla masih perlu diwaspadai.

    Dalam menghadapi kondisi tersebut, TNI juga menyiagakan ribuan personel beserta sarana dan prasarana pendukung untuk membantu penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Kekuatan tersebut didukung kendaraan pemadam, ambulans, kendaraan patroli, truk tangki air, peralatan kesehatan lapangan hingga perlengkapan pendukung lainnya yang ditempatkan di sejumlah wilayah rawan.

    Selain penanganan di darat, upaya mitigasi juga dilakukan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) dan sekitarnya. Otorita IKN bersama unsur terkait menyiapkan pesawat Casa A-2105 dengan bahan semai natrium klorida (NaCl) sebanyak 8.000 kilogram untuk mendukung kegiatan cloud seeding. Pelaksanaan operasi disesuaikan dengan dinamika atmosfer dan ketersediaan awan yang memenuhi persyaratan teknis.

    Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kerja sama lintas sektor serta keterlibatan aktif masyarakat. Menurutnya, kepolisian tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga mengedepankan langkah pencegahan, edukasi, pemantauan, patroli hingga penegakan hukum.

    “Polda Kaltim bersama TNI, pemerintah daerah, BNPB, BPBD, BMKG, Otorita IKN dan seluruh stakeholder terus memperkuat koordinasi dalam menghadapi potensi karhutla. Pencegahan menjadi langkah utama, namun terhadap setiap pelanggaran yang menyebabkan kebakaran lahan, proses penegakan hukum akan tetap dilakukan secara tegas dan profesional,” ujar Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi.

    Ia menambahkan, masyarakat juga memiliki peran penting dalam mencegah meluasnya karhutla, khususnya dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

    “Dengan kondisi cuaca yang cenderung kering akibat fenomena El Niño, kewaspadaan harus ditingkatkan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menerapkan prinsip zero burning dan bersama-sama menjaga lingkungan agar potensi karhutla dapat ditekan,” tambahnya.

    Melalui kegiatan pengecekan terpadu tersebut, seluruh unsur terkait memastikan kesiapsiagaan personel, sarana prasarana, sistem koordinasi, serta mekanisme respons cepat terus diperkuat. Sinergi lintas instansi diharapkan mampu mengantisipasi

  • Polri Evakuasi Dua Warga Palue Lewat Jalur Udara, Lansia Korban Reruntuhan dan Ibu Hamil

    Maumere — Polri bersama unsur terkait terus mempercepat penanganan warga terdampak gempa bumi di wilayah Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Di tengah keterbatasan akses darat dan laut pascabencana, jalur udara dimanfaatkan untuk mengevakuasi dua warga yang membutuhkan penanganan medis segera, Kamis (20/8/2026).

    Dua warga yang dievakuasi yakni Maria Noni (71), warga Cawalo, Desa Rokirole, yang mengalami patah tulang paha kiri bagian bawah akibat tertimpa reruntuhan rumah, serta Maria Angela Ngei (30), warga Desa Rokirole, yang sedang hamil dan dalam kondisi siap bersalin.

    Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, proses evakuasi dilakukan sebagai bentuk respons cepat Polri bersama seluruh unsur terkait untuk memastikan warga terdampak yang membutuhkan pertolongan medis dapat segera mendapatkan penanganan.

    “Polri terus melakukan langkah-langkah kemanusiaan untuk memastikan masyarakat terdampak bencana, khususnya mereka yang membutuhkan penanganan medis segera, dapat dievakuasi dengan aman dan cepat. Dalam kondisi akses darat dan laut yang terbatas, jalur udara menjadi salah satu upaya untuk mempercepat korban mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya, Kamis (20/8/2026).

    Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 10.28 WITA di Lapangan Futsal Karang Mas, Dusun Mudemi, Desa Reruwairere, Kecamatan Maumere. Dua armada udara dikerahkan, yakni Helikopter BNPB Airbus H125 9292 dan Helikopter PK-CAY BEII429, untuk mendukung proses pemindahan kedua korban menuju Maumere.

    Maria Noni membutuhkan penanganan medis lanjutan akibat patah tulang paha yang dialaminya setelah tertimpa reruntuhan bangunan rumah. Sementara Maria Angela Ngei dievakuasi karena kondisi kehamilannya yang sudah siap bersalin sehingga membutuhkan pemantauan dan pelayanan kesehatan lebih lanjut.

    Jajaran Polres Sikka turut terlibat dalam proses evakuasi untuk memastikan seluruh tahapan pemindahan korban berjalan aman, tertib dan terkendali, sekaligus memberikan pendampingan selama proses menuju armada udara.

    Trunoyudo menegaskan, keterlibatan Polri dalam penanganan bencana tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga memastikan proses evakuasi dan pelayanan kemanusiaan dapat berjalan optimal.

    “Kehadiran personel Polri di lapangan merupakan bagian dari upaya bersama dalam penanganan bencana. Kami membantu memastikan proses evakuasi berlangsung aman, tertib dan lancar, serta memberikan dukungan kepada masyarakat dan tenaga kesehatan dalam menangani warga yang membutuhkan pertolongan,” jelasnya.

    Setelah seluruh persiapan selesai, kedua korban kemudian diterbangkan menuju Maumere untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut. Rangkaian proses evakuasi selesai sekitar pukul 11.35 WITA dan berlangsung aman, lancar serta kondusif.

    Evakuasi tersebut menjadi bagian dari respons cepat terhadap masyarakat terdampak gempa di Palue, terutama warga dengan kondisi rentan yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan secara segera.

    “Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Polri akan terus bersinergi dengan BNPB, pemerintah daerah, tenaga kesehatan dan seluruh unsur terkait untuk memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan bantuan serta penanganan yang dibutuhkan,” pungkas Trunoyudo.

  • Didukung 367 Ribu Warga, Polri Raih Juara III Karnaval Kemerdekaan HUT RI ke-81, Usung Tema Pesona Sulawesi Utara

    JAKARTA — Dukungan 367.315 warga mengantarkan kendaraan hias Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) meraih Juara III Karnaval Kendaraan Hias dalam rangkaian Pesta Rakyat Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

    Bersaing dengan 31 kendaraan hias dari kementerian dan lembaga lainnya, kendaraan Polri tampil membawa tema “Polri untuk Masyarakat – Pesona Sulawesi Utara.” Tema tersebut memadukan kekayaan budaya Sulawesi Utara dengan pesan tentang kedekatan Polri bersama masyarakat serta berbagai program unggulan Polri.

    Kemenangan Polri ditetapkan melalui Keputusan Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Ekonomi Kreatif Nomor SK/HK.01.01/42/S/2026 tentang Penetapan Pemenang Karnaval Kendaraan Hias pada Kegiatan Pesta Rakyat Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

    Dalam keputusan tersebut, Kementerian Sosial meraih Juara I dengan 654.032 suara, Kementerian Pertanian Juara II dengan 518.103 suara, dan Polri Juara III dengan 367.315 suara.

    Voting dibuka untuk masyarakat pada 17 Agustus 2026 pukul 12.00 WIB hingga 18 Agustus 2026 pukul 24.00 WIB.

    Pesona Sulawesi Utara, Pesan Polri untuk Masyarakat

    Kendaraan hias Polri dirancang sebagai representasi Polri yang hadir di tengah masyarakat, menjaga persatuan, melindungi keberagaman, serta bersama-sama membangun Indonesia yang aman, maju dan sejahtera.

    Nuansa Sulawesi Utara ditampilkan melalui ornamen budaya dan kekayaan kerajinan tenun yang dipadukan dengan program-program unggulan Polri, seperti MBG/SPPG, Ketahanan Pangan, layanan 110, Desk Ketenagakerjaan, SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Jembatan Merah Putih Presisi, Gerakan Asri, Polri Super App Presisi, Smart City dan Road Safety Policing, hingga Hunian Tetap Presisi Aceh.

    Penampilan karnaval semakin semarak dengan kehadiran Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo yang kompak mengenakan pakaian adat Dayak Kalimantan.

    Keduanya diiringi pasukan adat Bali dan pasukan berkuda, menciptakan perpaduan budaya Nusantara dalam satu barisan.

    Pesan yang ingin disampaikan jelas: Indonesia kaya akan perbedaan, tetapi tetap satu dalam semangat persatuan.

    32 Kendaraan Hias Ramaikan Monas

    Karnaval kendaraan hias menjadi bagian dari rangkaian Malam Merdeka di kawasan Monas, Senin (17/8/2026).

    Sebanyak 32 kendaraan hias dari berbagai kementerian dan lembaga melintas bergantian dari Monas menuju Bundaran HI. Masing-masing menampilkan kreativitas, budaya dan pesan dari program yang dijalankan.

    Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan jajaran Kabinet Merah Putih menyaksikan langsung parade tersebut.

    Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang jalur karnaval. Sorak-sorai dan tepuk tangan pecah setiap kendaraan melintas. Presiden Prabowo juga tampak memberikan hormat dan membalas lambaian tangan para peserta.

    Karnaval kemudian ditutup dengan pesta kembang api yang menghiasi langit kawasan Monas.

    Polri: Terima Kasih untuk 367 Ribu Suara Masyarakat

    Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan.

    “Polri menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah memilih dan mendukung kendaraan karnaval Polri. Juara III ini bukan sekadar penghargaan, tetapi merupakan bentuk kepercayaan dan apresiasi masyarakat kepada Polri,” ujar Trunoyudo.

    Menurutnya, 367.315 suara yang diberikan masyarakat menjadi energi bagi Polri untuk terus meningkatkan pengabdian.

    “Setiap suara adalah bentuk dukungan. Setiap dukungan menjadi motivasi bagi kami untuk terus hadir, bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

    Trunoyudo menegaskan, penghargaan tersebut harus menjadi pemacu bagi seluruh anggota Polri untuk terus menghadirkan manfaat nyata.

    “Kepercayaan masyarakat adalah amanah. Karena itu, penghargaan ini menjadi energi bagi Polri untuk terus berbenah, berinovasi dan semakin dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

    Ia juga mengapresiasi seluruh personel Polri, seniman, kreator, perancang serta berbagai pihak yang terlibat dalam mempersiapkan kendaraan karnaval.

    “Terima kasih Indonesia. Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memilih dan mendukung Polri. Penghargaan ini kami terima dengan penuh rasa syukur dan kami persembahkan kembali untuk masyarakat,” ucap Trunoyudo.

    Kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa kreativitas dapat menjadi jembatan untuk mendekatkan institusi dengan masyarakat.

    Polri hadir di tengah masyarakat.
    Polri tumbuh bersama masyarakat.
    Polri mengabdi untuk Indonesia.

    🇮🇩 Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Merdeka!