Personel Polsek Jajaran Turun Langsung Patroli ke Titik Terdeteksi
TANAH GROGOT – Kabupaten Paser terpantau memiliki 28 titik hotspot pada Jumat, 28 Agustus 2026. Dari jumlah tersebut, 14 titik terdeteksi berada di wilayah Kabupaten Paser berdasarkan data NASA yang diterima pukul 00.17 WITA hingga 01.41 WITA.
Seluruh hotspot di wilayah Paser memiliki tingkat kepercayaan medium dan terpantau melalui satelit NOAA20 dan SNPP. Penyebaran titik terpantau di beberapa desa, antara lain Muara Pasir, Legai, Muara Lambakan, Samuranggau, dan Biu.
Di Desa Muara Pasir terdeteksi 1 titik pada koordinat 1° 50′ 23.78″ LS, 116° 21′ 53.03″ BT. Di Desa Legai 1 titik pada koordinat 1° 52′ 50.59″ LS, 115° 59′ 1.28″ BT. Sementara di Desa Muara Lambakan juga terpantau 1 titik pada koordinat 1° 15′ 13.68″ LS, 116° 7′ 6.2″ BT.
Konsentrasi terbanyak berada di wilayah Samuranggau dengan 8 titik yang semuanya terakuisisi pukul 01.41 WITA. Kemudian di Desa Biu terpantau 3 titik pada pukul 00.00 WITA dan 01.41 WITA.
Menindaklanjuti data tersebut, Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H. langsung menginstruksikan seluruh personel Polsek jajaran untuk meningkatkan patroli dan mendatangi titik-titik hotspot yang terdeteksi.
Tim gabungan dari Polres Paser, TNI, Damkar dan BPBD telah disiagakan dan mulai melakukan pengecekan serta pemantauan langsung ke lapangan untuk memastikan tidak ada potensi kebakaran yang meluas.
“JAGA HUTAN. JAGA UDARA. JAGA PASER. Kami minta seluruh personel di lapangan aktif melakukan patroli dialogis, beri edukasi kepada warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” tegas Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H.
Kapolres juga menghimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika melihat asap atau titik api melalui Call Center 110 atau Posko Karhutla terdekat.
Hingga berita ini diturunkan, status verifikasi dan penanganan di lapangan masih dalam proses. Situasi wilayah secara umum terpantau aman dan kondusif.
#HumasPolresPaser
Leave a Reply