Ratusan Personel Disebar ke 5 Polsek Titik Rawan Karhutla
TANAH GROGOT – Dalam rangka memperkuat upaya pencegahan dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan, Polres Paser menerima 30 personel Bantuan Kendali Operasi dari Polda Kalimantan Timur. Penerimaan dilakukan Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 03.00 WITA.
Ke-30 personel BKO yang tiba terdiri dari 10 personel Brimob, 10 personel Polair, dan 10 personel Samapta Polda Kaltim. Seluruh personel dilaporkan dalam keadaan lengkap dan sehat.
Pukul 08.30 WITA dilanjutkan apel pengecekan personel BKO yang dipimpin langsung oleh Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H. Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya sinergitas dan kecepatan dalam merespon setiap laporan potensi karhutla di wilayah hukum Polres Paser.
“Kami minta seluruh personel BKO bersinergi dengan Polsek jajaran, TNI, Damkar dan pemerintah desa. Laksanakan patroli dialogis, beri himbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” tegas Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H.
Sebelum diterjunkan, seluruh personel BKO terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Tim Dokkes Polres Paser pada pukul 09.00 WITA. Hasilnya, 30 personel dinyatakan dalam kondisi baik dan sehat.
Pukul 11.00 WITA, pasukan BKO kemudian digeser ke 5 Polsek yang menjadi titik rawan karhutla. Rinciannya, Polsek Batu Engau 7 personel, Polsek Tanah Grogot 7 personel, Polsek Pasir Belengkong 6 personel, Polsek Muara Samu 6 personel, dan Polsek Kuaro 4 personel.
Dengan tambahan kekuatan ini, diharapkan patroli dan sosialisasi pencegahan karhutla dapat lebih intensif hingga ke pelosok desa. Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor melalui Call Center 110 jika melihat titik api.
Selama kegiatan berlangsung situasi aman, lancar dan tertib.
#HumasPolresPaser
Leave a Reply