Author: admin

  • KEMBALI BERAKSI! Tim Elang Polres Paser Gagalkan Peredaran 49,44 Gram Sabu di Tanah Grogot!

    PASER Tanah Grogot — Tim Elang Sat Resnarkoba Polres Paser kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Seorang pria berinisial TJ alias U (41) berhasil diamankan di sebuah rumah Desa Tanah Periuk, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, pada Selasa (4/8/2026) sekira pukul 05.00 WITA.

    Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H. melalui Kasat Narkoba AKP Hadi Purwanto, S.H. membenarkan penangkapan tersebut.

    Pengungkapan berawal dari informasi yang didapat tim terkait maraknya transaksi narkoba di wilayah Tanah Grogot. Saat dilakukan penggeledahan di lokasi, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa 62 paket plastik klip berisi sabu dengan berat bruto 49,44 gram, dua unit timbangan digital, uang tunai senilai Rp8.350.000,-, serta barang bukti pendukung lainnya.

    Atas perbuatannya, tersangka TJ (41) dijerat Pasal 114 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, atau Pasal 609 Ayat (2) Huruf a UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

    HumasPolresPaser

  • Jaga Keselamatan Siswa, Personel Polsek Paser Belengkong Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas di Sekolah

    PASER – Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi para siswa serta pengguna jalan, personel Polsek Paser Belengkong secara rutin melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas di area penyeberangan sekolah saat jam rawan pagi hari.

    Kegiatan ini berfokus pada titik-titik sekolah yang berada di sepanjang jalan utama. Selain mengatur arus lalu lintas yang padat di pagi hari, personel juga mem bantu menyeberangkan para siswa, guru, serta orang tua yang mengantar anak sekolah.

    Kapolsek Paser Belengkong Iptu Widodo S.H menyampaikan bahwa kehadiran anggota di lapangan merupakan bentuk pelayanan prima kepolisian untuk mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas (laka lantas) serta meminimalisir kemacetan.

    “Kami berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah, untuk memastikan anak-anak kita dapat menyeberang dan masuk sekolah dengan aman dan lancar,” ungkapnya.

    Dengan adanya kegiatan strong point pagi ini, diharapkan tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di wilayah hukum Polsek Paser Belengkong.

  • Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Daerah Kaltim Salurkan Bantuan Sosial kepada Masyarakat di Balikpapan

    SIARAN PERS

    Balikpapan – Sebagai wujud kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, Polisi Wanita (Polwan) Polda Kalimantan Timur bersama Bhayangkari Daerah Kalimantan Timur menggelar kegiatan “Polwan dan Bhayangkari Polda Kaltim Berbagi” dengan menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat di Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota, pada Senin (3/8/2026).

    Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut dilaksanakan oleh personel Polwan dari Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolair), Direktorat Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti), serta Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Kalimantan Timur, bersama jajaran Bhayangkari Daerah Kalimantan Timur.

    Dalam kegiatan tersebut, Polwan dan Bhayangkari menyalurkan bantuan kepada warga berupa 50 amplop berisi santunan yang merupakan bantuan dari Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Timur, serta 35 amplop berisi santunan yang berasal dari Ibu Bhayangkari Direktorat Polairud Polda Kalimantan Timur.

    Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan solidaritas.

    Kegiatan ini turut diikuti oleh personel Polwan dari Ditpolair, Dittahti, dan SPKT Polda Kalimantan Timur bersama pengurus Bhayangkari dari masing-masing satuan kerja yang secara bersama-sama terlibat dalam proses penyaluran bantuan kepada warga.

    Pakor Polwan Polda Kalimantan Timur menyampaikan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen Polwan dan Bhayangkari untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui kegiatan kemanusiaan yang memberikan manfaat secara langsung.

    “Melalui kegiatan Polwan dan Bhayangkari Berbagi ini, kami ingin menumbuhkan semangat kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat serta semakin mempererat hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.

    Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Masyarakat menyambut baik pelaksanaan bakti sosial tersebut serta menyampaikan apresiasi atas kepedulian Polwan dan Bhayangkari Polda Kalimantan Timur yang terus hadir dan berbagi kepada masyarakat.

    Humas Polda Kalimantan Timur

  • Lahan Terbakar Dekat Permukiman, Polsek Paser Belengkong & Damkar Bergerak Cepat!

    PASER BELENGKONG — Sinergi cepat ditunjukkan oleh personel Polsek Paser Belengkong bersama Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Paser dan Kecamatan Paser Belengkong. Kobaran api yang membakar lahan sawit/hutan seluas kurang lebih 1 hektar di Desa Sangkuriman berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke rumah warga, Minggu (2/8/2026).

    Kronologi Kejadian

    • Waktu & Lokasi: Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00 WITA di RT 05 Desa Sangkuriman, Kecamatan Paser Belengkong, Kabupaten Paser.
    • Awal Semak: Api bermula dari arah lahan/hutan yang belum dikelola warga, lalu menjalar cepat mendekati area permukiman, tepatnya di sekitar kediaman Ibu Norsinah.
    • Penanganan: Mengetahui hal tersebut, tim gabungan Polsek Paser Belengkong dan Damkar mengerahkan 2 unit mobil pemadam (1 unit Damkar Kab. Paser & 1 unit Damkar Kec. Paser Belengkong).
    • Hasil Akhir: Berkat kesiapsiagaan di lapangan, kobaran api berhasil dikuasai dan dipadamkan total dalam waktu sekitar 45 menit.

    Beruntung, berkat respons cepat petugas gabungan, tidak ada korban jiwa maupun kerugian harta benda dalam insiden ini. Api berhasil dicegat tepat sebelum menyentuh bangunan rumah warga.
    Saat ini penyebab pasti munculnya titik api masih dalam proses penyelidikan pihak berwajib.

    Guna mencegah kejadian serupa terulang, Kapolsek Paser Belengkong IPTU Widodo, S.H menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak membakar lahan secara sembarangan, terutama di musim kering/angin kencang.
    “Ke depan, kami akan melakukan sosialisasi bahaya Karhutla secara lebih intensif dan masif kepada seluruh warga di wilayah Kecamatan Paser Belengkong,” tegas Iptu Widodo.

    Jika melihat adanya titik api atau potensi kebakaran di sekitar Anda, segera laporkan di CALLCENTER 110 BEBAS PULSA .

    HumasPolresPaser

  • Pastikan Kesiapan Operasional, Kapolres Paser Pimpin Apel Jam Pimpinan dan Pemeriksaan Alut Serta Ranmor Dinas

    TANAH GROGOT – Kepolisian Resor (Polres) Paser menggelar Apel Pagi Jam Pimpinan yang dilanjutkan dengan pemeriksaan menyeluruh terhadap kelayakan kendaraan dinas serta persenjataan inventaris, Senin (3/8/2026) pagi.

    Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WITA di Mako Polres Paser, Jl. Jendral Sudirman, Kelurahan Tanah Grogot ini dipimpin langsung oleh Kapolres Paser, AKBP Sofyan, S.I.K., M.H., serta dihadiri oleh seluruh jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kasat, Kapolsek, hingga personel Bintara Polres Paser dan Polsek jajaran.

    Pemeriksaan ini meliputi kelayakan fisik serta administrasi pemegang pucuk senjata api (senpi) pendek maupun senpi panjang. Selain itu, pengecekan ketat juga dilakukan terhadap armada kendaraan operasional dinas roda dua (R2), roda empat (R4), hingga roda enam (R6) beserta dokumen pendukungnya seperti STNK dan BPKB.

    “Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana kita benar-benar dalam kondisi fit dan siap pakai. Kehadiran kita di tengah masyarakat harus didukung oleh peralatan yang optimal agar pelayanan keamanan berjalan efektif,” tegas Kapolres Paser, AKBP Sofyan, S.I.K., M.H., dalam arahannya.

    Dari hasil pemeriksaan di lapangan, secara umum seluruh kendaraan dinas maupun persenjataan milik personel Polres Paser dan Polsek jajaran berada dalam kondisi baik, bersih, dan siap digerakkan untuk menunjang tugas-tugas kepolisian. Bagi kendaraan yang membutuhkan perbaikan kecil atau kelengkapan administrasi senpi yang perlu diperbarui, petugas terkait telah didata untuk segera ditindaklanjuti.

    Dalam kesempatan tersebut, AKBP Sofyan juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh anggota atas kondusifitas wilayah Kabupaten Paser yang terjaga dengan baik selama sepekan terakhir. Pihaknya menghimbau agar kedekatan dengan masyarakat terus ditingkatkan sehingga rasa aman dapat dirasakan hingga ke pelosok.

    Di akhir arahannya, Kapolres menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan bagi seluruh personel. Ia meminta anggota yang merasa kurang sehat untuk segera memanfaatkan program kontrol kesehatan rutin yang telah disiapkan oleh Kasi Dokkes Polres Paser.

    HumasPolresPaser

  • Langkah Kecil, Rasa Aman yang Besar: Patroli Humanis Satgas Ops Damai Cartenz Hangatkan Kenyam

    Nduga, Papua Pegunungan – Langkah kaki personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 yang menyusuri jalanan Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, pada Sabtu (1/8/2026), bukan sekadar patroli rutin. Di balik setiap langkah, hadir upaya membangun kedekatan, menyapa masyarakat, mendengarkan cerita warga, dan memastikan rasa aman benar-benar dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

    Patroli dialogis dilaksanakan di sekitar Gereja GKI Sion hingga kawasan permukiman warga. Sepanjang perjalanan, personel tidak hanya memantau situasi keamanan, tetapi juga berhenti untuk berbincang dengan warga, menyapa anak-anak, serta mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat mengenai kondisi lingkungan mereka.

    Suasana hangat tampak ketika warga menyambut personel dengan senyum dan sapaan. Percakapan sederhana di pinggir jalan, tawa anak-anak yang menghampiri, hingga dialog ringan bersama tokoh masyarakat menjadi gambaran bahwa kehadiran personel keamanan tidak hanya dirasakan sebagai pelindung, tetapi juga sebagai sahabat yang hadir di tengah masyarakat.

    Salah seorang masyarakat Kenyam yang enggan disebutkan namanya, mengaku senang dengan pendekatan yang dilakukan personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026.

    “Kami senang karena bapak-bapak polisi sering datang menyapa dan berbicara langsung dengan masyarakat. Mereka tidak hanya lewat, tetapi mau berhenti, mendengar cerita kami, dan menanyakan keadaan warga. Kehadiran mereka membuat kami merasa lebih tenang dan lebih dekat dengan aparat. Kami berharap hubungan baik seperti ini terus dipertahankan,” ujarnya.

    Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa membangun kepercayaan masyarakat merupakan bagian penting dari upaya menjaga keamanan yang berkelanjutan.

    “Keamanan tidak hanya dibangun melalui kehadiran personel, tetapi juga melalui hubungan yang baik dengan masyarakat. Karena itu, kami terus mendorong seluruh personel untuk hadir secara humanis, berdialog, mendengarkan aspirasi warga, dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Ketika kepercayaan tumbuh, maka stabilitas keamanan juga akan semakin kuat,” ujar Kaops.

    Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa patroli dialogis akan terus menjadi bagian dari pendekatan preventif yang dikedepankan dalam pelaksanaan Operasi Damai Cartenz.

    “Kami ingin setiap personel hadir tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat. Melalui patroli jalan kaki, personel dapat berinteraksi secara langsung, memahami kondisi masyarakat, dan membangun komunikasi yang lebih akrab. Kedekatan seperti inilah yang menjadi fondasi dalam menciptakan rasa aman dan memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat,” kata Wakaops.

    Patroli humanis ini menjadi bukti bahwa menjaga keamanan tidak selalu dilakukan melalui tindakan represif, tetapi juga melalui kehadiran yang tulus, komunikasi yang hangat, dan kepedulian terhadap masyarakat. Langkah-langkah kecil personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 yang menyapa, mendengar, dan berjalan bersama warga telah menghadirkan rasa aman yang lebih besar sekaligus memperkuat ikatan kepercayaan antara Polri dan masyarakat di Kenyam.

    Melalui patroli jalan kaki yang dilaksanakan secara rutin, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 berkomitmen untuk terus mengedepankan pendekatan humanis sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di Papua. Dengan sinergi dan kepercayaan yang terus terbangun, diharapkan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman, nyaman, dan penuh optimisme menuju Papua yang damai dan sejahtera.

  • Kapolri: Jaga Semangat Hoegeng, Lahirkan Hoegeng-Hoegeng Berikutnya

    Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh anggota Polri terus menjaga semangat keteladanan Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    Pesan tersebut disampaikan Kapolri setelah menghadiri malam Penganugerahan Hoegeng Awards 2026 di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026).

    “Seluruh anggota Polri harus terus menjaga semangat Hoegeng, merawat institusi yang kita cintai, serta menjadi polisi yang benar-benar dicintai masyarakat,” kata Kapolri.

    Kapolri juga mengajak seluruh jajaran menjadikan semangat Hoegeng sebagai pedoman dalam menjaga integritas dan profesionalisme, baik ketika menjalankan tugas di hadapan masyarakat maupun saat tidak berada dalam pengawasan.

    Menurutnya, anggota Polri harus tetap bekerja sepenuh hati untuk institusi dan masyarakat dalam setiap situasi. Konsistensi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga marwah organisasi sekaligus memperkuat kepercayaan publik.

    “Semangat tersebut harus terus kita jaga sebagai obor yang akan melahirkan Hoegeng-Hoegeng berikutnya,” ujar Kapolri.

    Hoegeng Awards 2026 merupakan penyelenggaraan kelima sejak pertama kali digelar pada 2022. Tahun ini, sebanyak 9.125 anggota Polri diusulkan masyarakat dalam lima kategori penghargaan.

    Ribuan usulan tersebut kemudian melalui proses verifikasi, seleksi Dewan Pakar, dan uji publik hingga terpilih lima anggota Polri sebagai penerima Hoegeng Awards 2026.

    Kapolri menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar almarhum Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso, Detikcom, Dewan Pakar, panitia, serta seluruh pihak yang telah mendampingi dan berkontribusi dalam menghadirkan figur-figur polisi berdedikasi, inovatif, dan berintegritas.

    “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendampingi dan berkontribusi dalam menghadirkan sosok-sosok polisi yang memiliki dedikasi, inovasi, dan integritas, baik saat diawasi maupun ketika menjalankan tugas tanpa pengawasan, dengan tetap bekerja sepenuh hati untuk institusi,” tutur Kapolri.

    Kategori Polisi Berdedikasi dianugerahkan kepada Kombes Pol. Eko Budhi Purwono, S.I.K., Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau. Ia dikenal melalui program Green Policing yang memadukan edukasi lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

    Kategori Polisi Inovatif diberikan kepada Brigadir Polisi Renita Rismayanti, S.H., anggota Divisi Hubungan Internasional Polri. Renita mengembangkan sistem basis data kriminal saat menjalankan Misi MINUSCA di Republik Afrika Tengah dan menjadi Polwan Indonesia pertama yang menerima penghargaan Women Police of the Year 2023 dari Perserikatan Bangsa-Bangsa.

    Penghargaan Polisi Pelindung Perempuan, Anak, dan Kelompok Rentan diberikan kepada AKP Siti Elminawati, S.H., M.H., dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tengah. Ia telah mengabdi dalam penanganan perkara perempuan dan anak sejak 2002, termasuk mengawal perlindungan dan pemulihan korban kekerasan.

    Kategori Polisi Tapal Batas dan Pedalaman diraih Iptu Motalip Litiloly, Kasat Samapta Polres Nduga, Polda Papua. Kedekatannya dengan masyarakat dan tokoh adat membuatnya dipercaya membantu menyelesaikan berbagai konflik melalui dialog serta pendekatan kekeluargaan.

    Sementara itu, penghargaan Polisi Berintegritas diberikan kepada Kombes Pol. Norul Hidayat, S.I.K., Kepala Sekolah Polisi Negara Polda Kepulauan Bangka Belitung. Ia menertibkan praktik pungutan liar, menerapkan transparansi, menolak segala bentuk pemberian, serta memperkuat pendidikan karakter di lingkungan pendidikan kepolisian.

    Keteladanan para peraih Hoegeng Awards 2026 tidak berhenti sebagai capaian personal, tetapi menjadi rujukan nyata bagi seluruh jajaran Polri untuk meningkatkan kualitas pengabdian, memperbaiki pola kerja, dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

    Praktik baik yang ditunjukkan para penerima juga menjadi contoh bahwa pembenahan institusi dapat tumbuh dari sikap dan tindakan setiap personel. Keberanian berinovasi, kepedulian terhadap kelompok rentan, kedekatan dengan masyarakat, serta keteguhan menolak penyimpangan menjadi nilai yang perlu diperkuat di seluruh jajaran.

    Chairman CT Corp Chairul Tanjung menyebut semakin banyak anggota Polri berintegritas yang muncul dan mendapat pengakuan masyarakat. Hal tersebut tercermin dari meningkatnya jumlah personel yang diusulkan publik dalam Hoegeng Awards setiap tahunnya.

    “Semoga Hoegeng Awards dapat menjadi penyemangat bagi seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan integritas, profesionalisme, dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Chairul Tanjung.

    Melalui Hoegeng Awards, semangat keteladanan Jenderal Hoegeng terus dirawat agar hidup dalam sikap, keputusan, dan cara kerja setiap anggota Polri. Nilai tersebut menjadi fondasi untuk menghadirkan polisi yang profesional, berintegritas, dan benar-benar dicintai masyarakat.

  • Jakarta – Kanit 1 Subdit 4 Ditreskrimum Polda Sulawesi Tengah AKP Siti Elminawati meraih Hoegeng Awards 2026 kategori Polisi Pelindung Perempuan dan Anak (PPA). Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi dan konsistensinya dalam menangani berbagai kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan mengedepankan perspektif korban serta nilai-nilai kemanusiaan.

    Penghargaan diserahkan pada malam puncak Hoegeng Awards 2026 yang digelar di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta, Jumat (31/7). Acara tersebut dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., jajaran pejabat negara, serta tokoh masyarakat.

    AKP Siti Elminawati telah mengabdikan diri di bidang perlindungan perempuan dan anak sejak awal tahun 2000-an. Selama bertugas sebagai penyidik, ia menangani berbagai perkara yang menjadi perhatian publik, di antaranya pengungkapan kasus pemerkosaan terhadap seorang remaja perempuan yang dilakukan oleh 11 pelaku, termasuk seorang kepala desa dan oknum anggota Brimob, serta penanganan kasus perdagangan anak.

    Dalam setiap penanganan perkara, AKP Siti mengedepankan perlindungan terhadap korban dengan memastikan proses hukum berjalan profesional sekaligus memberikan ruang yang aman bagi korban untuk memperoleh keadilan. Dedikasinya mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk lembaga yang bergerak di bidang perlindungan perempuan dan anak.

    Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan Hoegeng Awards merupakan bentuk apresiasi kepada anggota Polri yang menunjukkan dedikasi, integritas, dan keberpihakan kepada masyarakat melalui pelaksanaan tugas yang profesional dan humanis.

    “Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan kepada anggota Polri yang bekerja dengan hati dan menjadikan perlindungan terhadap masyarakat sebagai prioritas. Dedikasi AKP Siti Elminawati dalam menangani perkara perempuan dan anak menunjukkan komitmen Polri untuk menghadirkan keadilan, memberikan rasa aman kepada korban, serta memastikan setiap proses penegakan hukum dilakukan secara profesional dan berperspektif kemanusiaan,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir di Jakarta (31/07).

    Hoegeng Awards merupakan ajang penghargaan bagi anggota Polri yang dinilai memiliki integritas, dedikasi, inovasi, dan kepedulian tinggi dalam menjalankan tugas. Penghargaan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik, melindungi masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

  • Polisi Tapal Batas dan Pedalaman Hoegeng Awards 2026 Diraih Iptu Motalip Litiloly, Bukti Pengabdian Humanis di Nduga

    Jakarta, 31 Juli 2026 – Iptu Motalip Litiloly berhasil meraih Hoegeng Awards 2026 kategori Polisi Tapal Batas dan Pedalaman. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Motalip dalam menjaga keamanan serta membangun kepercayaan masyarakat di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, melalui pendekatan humanis dan kekeluargaan.

    Iptu Motalip telah bertugas di Nduga sejak 2012, saat Pospol Kenyam mulai dibentuk. Di wilayah yang memiliki tantangan geografis dan dinamika keamanan yang kompleks, ia memilih mengedepankan pendekatan persuasif dengan mendatangi rumah-rumah warga, berdialog, hingga mengajak masyarakat berkumpul di pos polisi untuk membangun komunikasi dan kepercayaan.

    Pendekatan tersebut perlahan mengubah hubungan antara polisi dan masyarakat. Sosok Motalip kini dikenal luas oleh warga Nduga dengan panggilan akrab “Pak Salib”, sebagai bentuk penghormatan atas kedekatan dan pengabdiannya kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

    Selama bertugas, Iptu Motalip juga berulang kali hadir di tengah konflik antarkelompok masyarakat untuk mendorong perdamaian. Keberaniannya turun langsung ke lokasi konflik, serta konsistensinya menjalin komunikasi dengan tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat, menjadikan dirinya sebagai sosok yang dipercaya dan dihormati oleh berbagai kalangan di Nduga.

    Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, penghargaan Hoegeng Awards merupakan bentuk apresiasi terhadap anggota Polri yang menunjukkan keteladanan, integritas, dan pengabdian nyata kepada masyarakat.

    “Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi dan keteladanan anggota Polri yang bekerja dengan hati, mengedepankan pendekatan kemanusiaan, serta menghadirkan rasa aman bagi masyarakat, termasuk di wilayah tapal batas dan pedalaman. Sosok Iptu Motalip Litiloly menunjukkan bahwa kehadiran Polri dapat diterima melalui kepercayaan, kepedulian, dan pelayanan yang tulus,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

    Hoegeng Awards merupakan ajang penghargaan bagi anggota Polri yang dinilai memiliki integritas, dedikasi, inovasi, dan kepedulian tinggi dalam menjalankan tugasnya. Penghargaan ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh personel Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di daerah terpencil, perbatasan, dan pedalaman.

  • Brigadir Renita Rismayanti Raih Hoegeng Awards 2026 Kategori Polisi Inovatif Berkat Inovasi Digitalisasi Data Kriminal Misi PBB

    Jakarta, 31 Juli 2026 – Anggota Divisi Hubungan Internasional Polri Brigadir Renita Rismayanti meraih Hoegeng Awards 2026 kategori Polisi Inovatif atas kontribusinya menghadirkan inovasi digitalisasi pendataan kriminal saat bertugas sebagai personel United Nations Police (UNPOL) dalam Misi Stabilisasi Terintegrasi Multidimensi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Republik Afrika Tengah (MINUSCA).

    Penghargaan tersebut diberikan pada malam puncak Hoegeng Awards 2026 yang berlangsung di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta, Jumat (31/7). Acara tersebut dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., jajaran pejabat negara, serta tokoh masyarakat.

    Brigadir Renita menjalankan penugasan dalam misi MINUSCA pada 2023–2024 sebagai Crime Database Officer. Dalam penugasannya, ia melihat proses pendataan tindak pidana di Republik Afrika Tengah masih dilakukan secara manual. Melalui inovasi yang dikembangkannya, sistem pendataan kemudian dimigrasikan ke platform digital sehingga pencatatan kasus kriminal menjadi lebih efektif, terintegrasi, dan terhubung langsung dengan Markas UNPOL.

    Atas inovasi tersebut, Brigadir Renita memperoleh apresiasi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa karena dinilai mampu meningkatkan kualitas pengelolaan data kriminal dalam mendukung pelaksanaan misi perdamaian internasional.

    Hoegeng Awards merupakan bentuk penghargaan kepada anggota Polri yang mampu menghadirkan inovasi dan memberikan kontribusi nyata, baik di tingkat nasional maupun internasional.

    Dalam keterangannya, Brigadir Renita Rismayanti mengaku tantangan terbesar saat menjalankan misi di Republik Afrika Tengah adalah kondisi negara yang masih dilanda konflik serta sistem pendataan kriminal yang masih dilakukan secara manual.

    “Sebagai officer di unit database kriminal, pekerjaan saya sehari-hari melakukan registrasi seluruh tindak pidana kriminal yang ada di negara tersebut. Saat melihat proses pendataan masih manual, saya berupaya melakukan migrasi data ke sistem digital agar lebih efektif dan dapat terhubung langsung dengan Markas UNPOL,” ujar Brigadir Renita Rismayanti.

    Hoegeng Awards merupakan ajang penghargaan bagi anggota Polri yang dinilai memiliki integritas, dedikasi, inovasi, dan kepedulian tinggi dalam menjalankan tugas. Penghargaan ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh personel Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik sekaligus menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan dunia internasional.