2 TITIK HOTSPOT DI MUARA PASIR DIVERIFIKASI POLSEK TANAH GROGOT

Written by

in


1 Titik Sudah Padam, 1 Titik Lainnya Masih Menyala Karena Terhalang Sungai

TANAH GROGOT – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan terus dilakukan jajaran Polres Paser. Minggu 30 Agustus 2026, Polsek Tanah Grogot melakukan verifikasi terhadap 2 titik hotspot dengan tingkat kepercayaan Medium di Desa Muara Pasir/Rantau Panjang, Kecamatan Tanah Grogot.

Verifikasi dimulai pukul 10.00 WITA hingga 12.30 WITA. Tim yang turun ke lapangan dipimpin Bripka Yakop Muslihin, bersama Brigpol Alfando Sembiring, Briptu Yusuf Kurniawan, Bripda Irwan Wahyunu dan Bripda Muhammad Rizky dari personel BKO Polda Kaltim.

Berdasarkan data Aplikasi Lembuswana Polda Kaltim sumber NASA, kedua titik tersebut berada di koordinat 1° 50′ 54.06″ S, 116° 16′ 59.63″ E dan 1° 50′ 37.57″ S, 116° 16′ 59.88″ E.

Setelah dilakukan pengecekan langsung, petugas memastikan sumber panas berasal dari lahan gambut yang terbakar. Luas area yang terdampak diperkirakan mencapai ±10 hektar.

“Titik api pertama sudah terbakar sejak 2 hari lalu. Alhamdulillah sudah bisa kita padamkan dan saat ini dalam tahap pendinginan,” ujar Kapolsek Tanah Grogot.

Namun untuk titik api kedua, petugas terkendala akses. Lokasi terhalang sungai dan semak belukar yang lebat sehingga belum bisa dilakukan pemadaman. Hingga laporan ini dibuat, titik api kedua masih menyala.

Selain melakukan pemadaman, tim juga memberikan himbauan kepada para petani di sekitar lokasi agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Penyebab kebakaran sendiri masih dalam penyelidikan.

Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H. menegaskan jajaran akan terus memantau titik-titik rawan Karhutla.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Musim kemarau ini sangat rawan. Satu tindakan kecil membakar bisa berdampak besar,” tegasnya.

#HumasPolresPaser

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *