Tekankan Bijak Bermedia Sosial dan Waspada Penyalahgunaan AI di Era Digital
TANAH GROGOT – Subdit Bintibsos Ditbinmas Polda Kaltim bersama Sat Binmas Polres Paser menggelar sosialisasi kepada para santri dan santriwati Pondok Pesantren Al-Ihsan, Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot. Kegiatan dilaksanakan Jumat, (11/9/ 2026 ) di Masjid Ponpes Al-Ihsan.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda Kaltim Pembina TK. I Setur, S.H. Hadir pula Pimpinan Ponpes Al-Ihsan DR. H. Badruddin, HD., S.Ag, Kanit Bintibsos IPTU Muh. Tahir, Paur Sibinpenakta IPDA Supriadi, S.H., para guru, Bamin Bintibsos, personel Sat Binmas Polres Paser, serta ratusan santri dan santriwati.
Mengusung tema Bahaya Narkoba, Judi Online, Pinjaman Online, Penipuan Online dan Stop Berita Hoaks, serta Himbauan Bijak Menggunakan AI dan Waspada Penyalahgunaan AI, kegiatan ini bertujuan membekali generasi muda pesantren dengan pemahaman tentang ancaman di era digital.
Dalam pemaparannya, pemateri mengingatkan bahaya narkoba terhadap kesehatan, pendidikan, dan masa depan para santri. Selain itu disampaikan pula risiko judi online dan pinjaman online yang dapat memicu masalah ekonomi, sosial, hingga hukum. Para santri juga diingatkan untuk waspada terhadap berbagai modus penipuan online dan tidak mudah memberikan data pribadi di ruang digital.
Khusus terkait informasi, para santri diajak untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan berita yang belum terverifikasi. “Stop berita hoaks. Mari bersama-sama menjaga ruang digital agar tidak menjadi sumber perpecahan dan keresahan di masyarakat,” ujar salah satu pemateri.
Materi lain yang menjadi sorotan adalah penggunaan Artificial Intelligence atau AI. Santri diberikan pemahaman agar menggunakan AI secara bijak, etis, dan bertanggung jawab untuk hal-hal positif. Sekaligus diingatkan potensi penyalahgunaan AI seperti pembuatan konten palsu berupa gambar, video, maupun informasi yang dapat digunakan untuk menipu dan memfitnah.
Pimpinan Ponpes Al-Ihsan DR. H. Badruddin mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berharap para santri dapat menjadi pengguna media sosial dan teknologi yang cerdas, kritis, serta menjaga etika dalam berkomunikasi.
Melalui kegiatan ini, Polri berupaya mempererat silaturahmi dengan pesantren dan meningkatkan peran tokoh agama dalam menyampaikan pesan Kamtibmas. Tujuannya untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba, judi online, penipuan digital, hoaks, serta penyalahgunaan teknologi.
#HumasPolresPaser
Leave a Reply